Khairunnisa Khairunnisa
Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, Jln. A. Yani KM 4,5 Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN BERMAKNA DI MI PERWANIDA BLITAR Makherus Sholeh; Raihanatul Jannah; Mahmudah Mahmudah; Khairunnisa Khairunnisa
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.387 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v6i2.4301

Abstract

Abstrak: Riset ini bermaksud untuk menjelaskan pengembangan model pembelajaran efektif dan bermakna di Madrasah Ibtidaiyah Perwanida Blitar. Tipe riset ini kualitatif deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis informasi dicoba dengan mereduksi, menguraikan serta merumuskan. Keabsahan informasi diuji dengan kredibilitas, triangulasi informasi serta member check. Hasil riset menunjukkan perencanaan model pembelajaran efektif dan bermakna ditentukan oleh  kemampuan pedagogi guru dan dukungan sumber daya manusia; 1) kemampuan pedagogis terdiri dari; a) pembuatan silabus, b) menentukan tujuan intrusksional umum dan tujuan intruksional khusus, c) pengintegrasian kurikulum, d) menentukan penilaian, e) menentukan waktu pelaksanaan, f) menentukan sumber belajar, g) menentukan media yang digunakan 2) Dukungan sumber daya manusia dengan memberikan a) pelatihan, b) workshop dan c) seminar. Sedangkan pelaksanaan model pembelajaran efektif dan bermakna dengan menekankan pada  a) kedisiplinan, b) menjaga kebersihan kelas, c) menumbuhkan motivasi individu guru dan peserta didik, d) menciptakan komunikasi efektif, e) menggunakan media pembelajaran yang bervariasi, f) menggunakan model pembelajaran yang bervariasi, dan g) pembelajan kolaboratif. Sedangkan evaluasi atau penilaian untuk mengembangkan pembelajaran efektif dan bermakna terdiri penilaian pengetahuan menggunakan teknik test, penilaian sikap dengan teknik non test dan penilaian keterampilan dengan teknik performa. Penilaian pengetahuan dikemas  dalam computer basic test  dengan memperhatikan instrumen penilaian yang meliputi Lower Order Thinking Skills , Midle Order Thinking Skills dan Higher Order Thinking Skills. Penilaian sikap  dengan menggunakan instrument rubrik. Sedangkan penilaian keterampilan menggunakan instrumen kriteria.DEVELOPMENT OF EFFECTIVE AND MEANINGFUL LEARNING MODELS IN MI PERWANIDA BLITARAbstract: This research intends to explain the development of an effective and meaningful learning model in Madrasah Ibtidaiyah Perwanida Blitar. This type of research is qualitative descriptive. Information is collected through in-depth interviews, participant observation and documentation. The analysis of information is attempted by reducing, describing and formulating. The validity of the information is tested by credibility, information triangulation and member check. The research results show that planning an effective and meaningful learning model is determined by the pedagogical ability of teachers and human resource support; 1) pedagogical ability consists of; a) making a syllabus, b) determining general intrusional goals and specific instructional goals, c) integrating the curriculum, d) determining the assessment, e) determining the implementation time, f) determining learning resources, g) determining the media used 2) Human resources support by providing a) training, b) workshops and c) seminars. While the implementation of the learning model is effective and meaningful by emphasizing a) discipline, b) maintaining classroom cleanliness, c) fostering individual motivation for teachers and students, d) creating effective communication, e) using a variety of learning media, f) using a learning model that varied, and g) collaborative learning. Meanwhile, evaluation or assessment to develop effective and meaningful learning consists of assessment of knowledge using test techniques, assessment of attitudes using non-test techniques and assessment of skills using performance techniques. Assessment of knowledge is packaged in a computer basic test with attention to assessment instruments which include Lower Order Thinking Skills, Midle Order Thinking Skills and Higher Order Thinking Skills. Attitude assessment using a rubric instrument. Meanwhile, the assessment of skills uses criteria instruments.
HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN IMPROVING THE QUALITY OF TEACHERS IN INDONESIAN ISLAMIC PRIMARY EDUCATION INSTITUTIONS Makherus Sholeh; Raihanatul Jannah; Khairunnisa Khairunnisa; Nur Kholis; Ghada Tosson
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 13, No 1 (2021): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v13i1.628

Abstract

Human Resource Management (HRM) problems are familiar at all educational institutions, such as the Islamic Basic Educational Institution. This study aims to reveal and introduce the concept of HRM in improving the quality of teachers at the SDI (Islamic elementary education) Qurrota A'yun Tulungagung, Indonesia, to show the importance of HR in improving the quality of teachers in Islamic Primary Educational Institutions. Furthermore, this research involves ten informants, including a school principal, teachers, committees, parents, and community leaders. Subsequently, data were collected through in-person interviews (via telephone and online by WhatsApp messaging services), participant observation, and documentation. The results show the process of human resource management in improving the quality of teachers through planning, training, and evaluation. Firstly, the planning strategy is conducted through pre-service education or recruitment, while the training strategy is conducted by making on-the-job and off-the-job training programs. Lastly, Every week, semester, and year, the evaluation is completed, and rewards are given. In conclusion, the findings imply that human resource management has an important role in determining the quality of teachers.
Keterampilan Proses Sains (KPS) Mahasiswa Tadris Biologi pada Mata Kuliah Biologi Umum Khairunnisa Khairunnisa; Ita Ita; Istiqamah Istiqamah
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 1, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.122 KB) | DOI: 10.20527/binov.v1i2.7858

Abstract

Jumlah mahasiwa di program studi biologi berjumlah 35 orang yang terdiri dari 91,43% berasal dari lulusan kelas IPA, 8,57% dari lulusan kelas non IPA (keagamaan, adminstrasi, IPS). Keterampilan Proses Sains yang dimiliki mahasiswa tersebut belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains mahasiswa Program Studi Tadris Biologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini akan menghasilkan data yang akan dianalisis secara deskriptif dan diukur secara kategorikal. Data penelitian berupa nilai tes keterampilan proses sains yang diambil dari nilai hasil belajar mahasiswa pada perkuliahan Biologi Umum. Hasil penelitian menunjukkan KPS yang dimiliki mahasiswa cukup memuaskan yaitu pada aspek mengamati/ observasi sebesar 65,23% kategori “baik”, mengklasifikasi sebesar 69,28% kategori “baik”, menafsirkan data sebesar 64,20% kategori “baik”, meramalkan/memprediksi sebesar 60,43% kategori “cukup”, berhipotesis sebesar 41,50% kategori “cukup”, menganalisis sebesar 67,25% kategori “baik”, merencanakan percobaan/penelitian sebesar 41,50% pada kategori “cukup”, menggunakan alat/bahan sebesar 41,50% kategori “cukup”, menerapkan konsep sebesar 41,50% kategori “cukup”, dan berkomunikasi sebesar 41,50% kategori “cukup”.
Etnobotani Kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Basawang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Hellyatunisa Hellyatunisa; Agustina Ambar Pertiwi; Khairunnisa Khairunnisa
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol 2, No 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v1i3.7403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnobotani kelapa (Cocos nucifera L.) pada masyarakat Desa Basawang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Etnobotani yang dimaksud meliputi kajian botani, etnofarmakologi, etnoantropologi, etnoekonomi, etnolinguistik, dan etnoekologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan  (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data hasil wawancara etnobotani kelapa, data observasi kajian botani, dan data pendukung lainnya. Sumber data adalah 6 orang responden, 6 orang informan, dan dokumentasi yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data deskriptif kualitatif dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Basawang. Peranan penting kelapa tersebut dalam hal kajian botani, etnofarmakologi, etnoantropologi, etnoeonomi, etnolinguistik, dan etnoekologi. Kajian botani kelapa yaitu habitus pohon, periodisitas pirenial dan sistem perakaran serabut. Kajian etnofarmakologi kelapa banyak digunakan sebagai obat tradisional. Kajian etnoantropologi kelapa digunakan dalam upacara adat. Kajian etnoekonomi kelapa dijadikan sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat Desa Basawang dengan cara diolah dan kemudian dijual. Kajian etnolinguistik kelapa masyarakat Desa Basawang tidak ada yang mengetahui asal usul nama kelapa di Desa Basawang, penamaan kelapa atau nyiur sudah turun temurun. Kajian etnoekologi kelapa yaitu hasil pengukuran parameter lingkungan sesuai dan mendukung untuk pertumbuhan kelapa di Desa Basawang.
VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN BUKU ILMIAH POPULER LIMBAH AIR KELAPA TUA SEBAGAI ZPT ALAMI PERTUMBUHAN SAWI (Brassica juncea L.) Nida Zahra Al Banna; Najimatul Ilmiyah; Khairunnisa Khairunnisa
Bioilmi: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Bioilmi: Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/bioilmi.v9i2.16646

Abstract

Popular scientific books are included in the learning resources. Popular scientific books are types of knowledge books whose discussion is based on research results. This book has a simple, short, and clear language arrangement to make it easier for all people to understand. This study aims to describe the validity and practicality of popular scientific books of old coconut water waste as a natural growth regulator for mustard green (Brassica juncea L.) growth. This research uses the type of EDR (Educational Design Research) research with Tessmer's formative evaluation design which is limited in several stages, namely self-evaluation, expert review, and one-to-one evaluation. This study used validity and practicality instruments. The results showed that the validity of popular scientific books was declared very valid with a value of 85.80%. Meanwhile, for the practicality of popular scientific books, it obtained a score of 88.33% with an excellent category.
Exploring Pre-Service Teachers' Readiness to Embrace Digital Literacy Skills in English Instructional Settings Oktaviani Oktaviani; Khairunnisa Khairunnisa
TEFLA Journal (Teaching English as Foreign Language and Applied Linguistics Journal) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/tefla.v4i1.638

Abstract

This study examines the implementation of digital literacy skills by pre-service teachers in English language classes in the context of the fourth industrial revolution (IR 4.0). Through qualitative methods including interviews and Likert scale questionnaires, data was collected from 24 pre-service teachers at UIN Antasari Banjarmasin. The findings reveal that pre-service teachers actively utilize digital technology in their classrooms and prioritize credible sources for teaching materials. However, they face challenges related to limited network access, inadequate facilities, and students' limited digital technology knowledge. The study highlights the importance of integrating media technology in class to foster student interest in learning, while emphasizing that it is a teaching technique rather than a crucial factor. It concludes that even without media technology, classes can still be effectively conducted. These insights contribute to understanding the digital literacy skills of pre-service teachers and the implications for English language instruction.
Problematika dan Rekonstruksi Kebijakan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mutia Rahmah; Khairunnisa Khairunnisa; Aisyah Maulidia; Nuryadin Nuryadin
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.544

Abstract

This study aims to analyze the problems underlying Islamic Religious Education (IRE) learning policies and formulate a reconstruction framework from the perspective of Islamic Education Management. Despite its strategic role in character development, IRE continues to face challenges related to curriculum rigidity, limited teacher professionalism, digital transformation, and policy implementation. This study employed a qualitative library research approach through literature review and policy document analysis. Data were collected from fifteen relevant academic sources, including journal articles, books, and educational policy documents published between 2019 and 2026. The findings reveal that the implementation of IRE learning policies is constrained by four major managerial weaknesses: inadequate human resources, limited digital adaptation, weak stakeholder collaboration, and the absence of systematic strategic planning. To address these issues, the study proposes a policy reconstruction framework based on four principles of Islamic Education Management: itqan (professionalism), syura (consultation), taghyir (adaptive change), and tashwir (strategic planning). The framework integrates Islamic values with contemporary managerial functions to support more effective and sustainable policy implementation. The study recommends the development of flexible, technology-oriented, and collaborative IRE policies to improve the quality and relevance of Islamic education in the contemporary era.
Pendampingan Pemanfaatan Ekosistem Perairan Lokal sebagai Sumber Belajar Biologi melalui Praktikum Mikroorganisme Ita Ita; Istiqamah Istiqamah; Nurul Himmah; Agustina Ambar Pertiwi; Sari Indriyani; Khairunnisa Khairunnisa; Febrianawati Yusup; Meyninda Destiara; Norfajrina Norfajrina; Mia Mualidiya Rohima
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v5i1.21013

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran biologi yang kontekstual dan bermakna. Namun, keterbatasan kegiatan praktikum menyebabkan siswa belum memperoleh pengalaman langsung dalam mengamati organisme mikroskopis yang terdapat di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep biologi dan keterampilan proses sains siswa melalui pemanfaatan ekosistem perairan lokal sebagai sumber belajar. Kegiatan dilaksanakan di MAN 5 Barito Kuala dengan melibatkan 65 peserta yang terdiri dari 5 orang guru dan 50 siswa MAN 5 Barito Kuala, 8 dosen, 1 alumni, dan 1 mahasiswa dari Program Studi Tadris Biologi. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR) melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan mikroskop, praktikum pengamatan mikroorganisme dari sampel air Sungai Anjir dan air sawah, diskusi, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa berpartisipasi aktif, mampu menggunakan mikroskop secara sederhana, mengamati mikroorganisme, serta memahami perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, kegiatan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kualitas lingkungan perairan. Dengan demikian, pemanfaatan ekosistem perairan lokal melalui praktikum mikroorganisme efektif mendukung pembelajaran biologi yang kontekstual, sekaligus mengembangkan keterampilan proses sains dan kepedulian lingkungan siswa.
Validitas Pengembangan Buku Ilmiah Populer Berkearifan Lokal tentang Pengaruh Tingkat Konsentrasi Kunyit terhadap Mutu Bekasam Ikan Papuyu (Anabas testudineus) Hadijah Hadijah; Khairunnisa Khairunnisa
Celebes Science Education Volume 2 Number 3 October 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/cse.v2i3.54136

Abstract

The local wisdom food product industry is increasingly developing, one of which is bekasam. Bekasam is a fermented product that is applied to fish to produce a distinctive taste and aroma. Information about this needs to be known by the general public and learners such as students in the form of teaching materials. Therefore, it is very necessary to develop interesting teaching materials such as popular scientific books (BIP) in order to provide knowledge about the importance of besam fermentation products. The aim of this research is to describe the validity of a popular scientific book based on local wisdom about the effect of turmeric concentration levels on the quality of papuyu fish (Anabas testudineus) tamarind. This research uses the Educational Development Research (EDR) type of research with the Plomp design method which is limited to the prototype development stage (Prototyping phase) in the self-evaluation and expert review steps. Research data was obtained from validity instruments. The research results were obtained from the validity of the BIP by experts with an average percentage of 87.97% with a very valid category. These results prove that BIP can be used as additional teaching material that can increase students' understanding of the topic of fermentation.