Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : CJPP

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN NADHIFAH ELFITASARI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling total sehingga keseluruhan anggota populasi menjadi subjek penelitian yang berjumlah 114 karyawan yang berstatus sebagai karyawan tetap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala persepsi terhadap beban kerja dan skala work engagement. Jenis instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Data hasil penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0.285. Hubungan kedua variabel terbukti berlawanan arah karena nilai koefisien korelasi menunjukkan tanda negatif, artinya semakin tinggi skor beban kerja maka persepsi karyawan terhadap beban kerja semakin negatif sehingga work engagement pada karyawan semakin rendah, begitu pula sebaliknya jika semakin rendah skor beban kerja maka semakin positif persepsi karyawan terhadap beban kerja sehingga work engagement karyawan semakin tinggi
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN NADHIFAH ELFITASARI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling total sehingga keseluruhan anggota populasi menjadi subjek penelitian yang berjumlah 114 karyawan yang berstatus sebagai karyawan tetap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala persepsi terhadap beban kerja dan skala work engagement. Jenis instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Data hasil penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0.285. Hubungan kedua variabel terbukti berlawanan arah karena nilai koefisien korelasi menunjukkan tanda negatif, artinya semakin tinggi skor beban kerja maka persepsi karyawan terhadap beban kerja semakin negatif sehingga work engagement pada karyawan semakin rendah, begitu pula sebaliknya jika semakin rendah skor beban kerja maka semakin positif persepsi karyawan terhadap beban kerja sehingga work engagement karyawan semakin tinggi
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN NADHIFAH ELFITASARI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling total sehingga keseluruhan anggota populasi menjadi subjek penelitian yang berjumlah 114 karyawan yang berstatus sebagai karyawan tetap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala persepsi terhadap beban kerja dan skala work engagement. Jenis instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Data hasil penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi terhadap beban kerja dengan work engagement pada karyawan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0.285. Hubungan kedua variabel terbukti berlawanan arah karena nilai koefisien korelasi menunjukkan tanda negatif, artinya semakin tinggi skor beban kerja maka persepsi karyawan terhadap beban kerja semakin negatif sehingga work engagement pada karyawan semakin rendah, begitu pula sebaliknya jika semakin rendah skor beban kerja maka semakin positif persepsi karyawan terhadap beban kerja sehingga work engagement karyawan semakin tinggi
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KARYAWAN PADA PERAWAT SUCI GITA MAWARNI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32914

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan pada perawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik korelasi yakni untuk mengetahui sejauh mana variabel bebas berhubungan dengan variabel terikat. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni sampel memiliki kriteria dengan masa kerja minimal 2 tahun sehingga sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 32 perawat tetap. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan karyawan. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah product moment correlation yang menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p>0,05) yang maknanya adalah terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan. Koefisien korelasi dalam penelitian ini adalah 0,657 (r=0,657) yang menunjukkan kategori korelasi antara variabel persepsi dukungan organisasi dan keterikatan karyawan yang masuk dalam kategori kuat. Penelitian ini memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin positif persepsi dukungan organisasi karyawan maka semakin tinggi keterikatan karyawan yang dimiliki. Hal ini berlaku sebaliknya, apabila persepsi dukungan organisasi yang dimiliki negatif maka semakin rendah keterikatan karyawan yang dimiliki oleh perawat.Kata Kunci : persepsi dukungan organisasi, keterikatan karyawan, perawat
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KARYAWAN PADA PERAWAT SUCI GITA MAWARNI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32915

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan pada perawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik korelasi yakni untuk mengetahui sejauh mana variabel bebas berhubungan dengan variabel terikat. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni sampel memiliki kriteria dengan masa kerja minimal 2 tahun sehingga sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 32 perawat tetap. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan karyawan. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah product moment correlation yang menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p>0,05) yang maknanya adalah terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan. Koefisien korelasi dalam penelitian ini adalah 0,657 (r=0,657) yang menunjukkan kategori korelasi antara variabel persepsi dukungan organisasi dan keterikatan karyawan yang masuk dalam kategori kuat. Penelitian ini memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin positif persepsi dukungan organisasi karyawan maka semakin tinggi keterikatan karyawan yang dimiliki. Hal ini berlaku sebaliknya, apabila persepsi dukungan organisasi yang dimiliki negatif maka semakin rendah keterikatan karyawan yang dimiliki oleh perawat.Kata Kunci : persepsi dukungan organisasi, keterikatan karyawan, perawat
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KARYAWAN PADA PERAWAT SUCI GITA MAWARNI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32916

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan pada perawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik korelasi yakni untuk mengetahui sejauh mana variabel bebas berhubungan dengan variabel terikat. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni sampel memiliki kriteria dengan masa kerja minimal 2 tahun sehingga sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 32 perawat tetap. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan karyawan. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah product moment correlation yang menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p>0,05) yang maknanya adalah terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan. Koefisien korelasi dalam penelitian ini adalah 0,657 (r=0,657) yang menunjukkan kategori korelasi antara variabel persepsi dukungan organisasi dan keterikatan karyawan yang masuk dalam kategori kuat. Penelitian ini memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin positif persepsi dukungan organisasi karyawan maka semakin tinggi keterikatan karyawan yang dimiliki. Hal ini berlaku sebaliknya, apabila persepsi dukungan organisasi yang dimiliki negatif maka semakin rendah keterikatan karyawan yang dimiliki oleh perawat.Kata Kunci : persepsi dukungan organisasi, keterikatan karyawan, perawat
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KARYAWAN PADA PERAWAT SUCI GITA MAWARNI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32917

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan pada perawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik korelasi yakni untuk mengetahui sejauh mana variabel bebas berhubungan dengan variabel terikat. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni sampel memiliki kriteria dengan masa kerja minimal 2 tahun sehingga sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 32 perawat tetap. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan karyawan. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah product moment correlation yang menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p>0,05) yang maknanya adalah terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan. Koefisien korelasi dalam penelitian ini adalah 0,657 (r=0,657) yang menunjukkan kategori korelasi antara variabel persepsi dukungan organisasi dan keterikatan karyawan yang masuk dalam kategori kuat. Penelitian ini memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin positif persepsi dukungan organisasi karyawan maka semakin tinggi keterikatan karyawan yang dimiliki. Hal ini berlaku sebaliknya, apabila persepsi dukungan organisasi yang dimiliki negatif maka semakin rendah keterikatan karyawan yang dimiliki oleh perawat.Kata Kunci : persepsi dukungan organisasi, keterikatan karyawan, perawat
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KARYAWAN PADA PERAWAT SUCI GITA MAWARNI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32918

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan pada perawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik korelasi yakni untuk mengetahui sejauh mana variabel bebas berhubungan dengan variabel terikat. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni sampel memiliki kriteria dengan masa kerja minimal 2 tahun sehingga sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 32 perawat tetap. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan karyawan. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah product moment correlation yang menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p>0,05) yang maknanya adalah terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan. Koefisien korelasi dalam penelitian ini adalah 0,657 (r=0,657) yang menunjukkan kategori korelasi antara variabel persepsi dukungan organisasi dan keterikatan karyawan yang masuk dalam kategori kuat. Penelitian ini memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin positif persepsi dukungan organisasi karyawan maka semakin tinggi keterikatan karyawan yang dimiliki. Hal ini berlaku sebaliknya, apabila persepsi dukungan organisasi yang dimiliki negatif maka semakin rendah keterikatan karyawan yang dimiliki oleh perawat.Kata Kunci : persepsi dukungan organisasi, keterikatan karyawan, perawat
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KARYAWAN PADA PERAWAT SUCI GITA MAWARNI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i1.32919

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan pada perawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik korelasi yakni untuk mengetahui sejauh mana variabel bebas berhubungan dengan variabel terikat. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni sampel memiliki kriteria dengan masa kerja minimal 2 tahun sehingga sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 32 perawat tetap. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan instrumen skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan karyawan. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah product moment correlation yang menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p>0,05) yang maknanya adalah terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan karyawan. Koefisien korelasi dalam penelitian ini adalah 0,657 (r=0,657) yang menunjukkan kategori korelasi antara variabel persepsi dukungan organisasi dan keterikatan karyawan yang masuk dalam kategori kuat. Penelitian ini memiliki arah hubungan positif yang artinya semakin positif persepsi dukungan organisasi karyawan maka semakin tinggi keterikatan karyawan yang dimiliki. Hal ini berlaku sebaliknya, apabila persepsi dukungan organisasi yang dimiliki negatif maka semakin rendah keterikatan karyawan yang dimiliki oleh perawat.Kata Kunci : persepsi dukungan organisasi, keterikatan karyawan, perawat
Hubungan antara Karakteristik Pekerjaan dengan Keterlibatan Kerja pada Karyawan NOVIA ANGGRAINI; OLIEVIA PRABANDINI MULYANA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i2.33282

Abstract