Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran menggunakan Canva bagi Guru Sekolah Renaldi, Dram; Edy; Pataropura, Amesanggeng; Subhana, Muhammad; Edward Edison; Andrian Febri Handoko; Rafael Ferdianto; Matthew L.F. Korompis
Abdi Dharma Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v4i1.2783

Abstract

Media pembelajaran adalah bagian penting dari proses pendidikan yang dapat meningkatkan hasil belajar. Dalam era teknologi saat ini, penggunaan teknologi dalam pembelajaran menjadi semakin penting. Canva, sebuah platform desain grafis online yang mudah digunakan. Jurnal ini membahas tentang implementasi media pembelajaran menggunakan Canva bagi guru sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru dalam mengintegrasikan teknologi Canva ke dalam proses pembelajaran mereka. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru dalam menggunakan Canva untuk membuat materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Selain itu, penggunaan Canva juga meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. Partisipasi guru dalam pelatihan ini juga memiliki dampak positif terhadap motivasi dan kreativitas dalam mengajar. Kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi media pembelajaran digital seperti Canva menjadi suatu alternatif dalam pendidikan saat ini untuk mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan dunia digital. Kesimpulannya, implementasi Canva sebagai media pembelajaran memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan mempersiapkan guru untuk menjadi fasilitator pembelajaran yang efektif di era digital.
Heuristic Evaluation of UI/UX to Enhance Experience and Sales in E-commerce Andika, Rendi; Renaldi, Dram
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1730

Abstract

User experience and interface (UI/UX) are critical elements in e-commerce websites, where an unattractive design and lack of user engagement can negatively impact potential sales. This study was conducted to evaluate the effectiveness of the UI/UX on a company's e-commerce website, which has received complaints from users regarding the interface design and low purchase interest. The evaluation was conducted using the Heuristic Evaluation method, applying Nielsen's 10 principles with three evaluators to identify interface issues affecting user experience. The results of the study revealed significant weaknesses in three main principles: "Visibility of System Status," "Match Between System and the Real World," and "Help and Documentation." Each of these principles received a score of category 2 on the Likert Scale, indicating substantial usability weaknesses in the UI. Solutions implemented included improving icon visibility, providing clearer system feedback, using more understandable language, and adding comprehensive online guidance. After these improvements, a re-evaluation showed score increases: "Visibility of System Status" improved from 38.4% to 49.6%, "Match Between System and the Real World" from 38.4% to 51.2%, and "Help and Documentation" from 37.6% to 48.8%. These findings indicate that UI/UX improvements based on Heuristic Evaluation can enhance the overall user experience, which is expected to help the company attract potential buyers and increase sales potential through the e-commerce website.
The IMPLEMENTASI MEDIA INTERAKTIF EDUKASI PENGENALAN DEWA-DEWI PADA KELENTENG BOEN TEK BIO Renaldi, Dram; Edy; Wijaya, Hartana; Beane, Listia
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 12 No. 2 (2025): Prosisko Vol. 12 No. 2 Juli 2025
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/xbga9w19

Abstract

Sejarah menuliskan bahwa kelenteng Boen Tek Bio telah ada sejak tahun 1684 yang silam di kota Tangerang, Indonesia. Kelenteng adalah sebuah tempat ibadah bagi umat Buddha, Kong Hu Cu, dan Tao di Indonesia. Di mana tempat tersebut terdapat berbagai jenis dewa-dewi objek pemujaan. Hingga sampai saat ini edukasi terkait objek pemujaan dewa-dewi kepada generasi muda semakin menurun, maka dalam penelitian ini berfokus pada edukasi pengenalan dewa-dewi di kelenteng Boen Tek Bio yang memanfaatkan teknologi aplikasi mobile berbasis Android dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle. Menggunakan metode tersebut untuk pengembangan aplikasi edukasi pengenalan Dewa-Dewi di kelenteng Boen Tek Bio sangat bermanfaat karena MDLC menyediakan pendekatan yang terstruktur dan sistematis untuk mengembangkan konten multimedia.
Pengembangan Karakter Dengan Model Experiental Learning Pada Pemuda Tridharma Indonesia Cabang Wihara Maha Bodhi Tangerang Renaldi, Dram; Edy; Pataropura, Amesanggeng; Subhana, Muhammad; Adhinugraha, Daniel
Abdi Dharma Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v2i2.1735

Abstract

Pengembangan karakter mencakup semua kegiatan yang meningkatkan rasa percaya diri dan jati diri, mengembangkan bakat dan potensi, mengembangkan individu yang meningkatkan kinerja, meningkatkan kualitas hidup, dan berkontribusi pada terwujudnya impian dan tujuan. Tidak ada batasan untuk pengembangan karakter. Konsep ini mencakup kegiatan formal dan informal untuk mengembangkan orang lain menjadi peran sebagai guru, mentor, penasehat, manajer, pelatih atau mentor. Ketika datang ke pengembangan pribadi organisasi, itu mengacu pada metode, program, alat, teknik, dan sistem penilaian yang mendukung pengembangan manusia di tingkat individu dalam suatu organisasi. Dalam sebuah organisasi khususnya kepemudaan pengembangan karakter penting bagi kemajuan kaderisasi organisasi tersebut. Pemuda Tridharma Indonesia cabang Wihara Maha Bodhi adalah salah satu organisasi kepemudaan yang sudah cukup lama melayani masyarakat khususnya daerah Tangerang. Kemajuan jaman saat ini membentuk karakter seseorang berbeda dengan pendahulunya, tentunya mempengaruhi mentalitas dan sifat pribadi seseorang tersebut. Semakin maju jaman maka semakin maju teknologi, dan dengan banyak teknologi yang maju maka banyak pula dampak positif maupun negatif terhadap kepribadian seseorang, khususnya bagi pemuda yang usianya masih dibawah 30 tahun yang masih mencari jati diri. Oleh sebab itu pembentukan karakter dengan mengembangkan potensi dan hal – hal yang bersifat positif dapat menarik kemampuan diri kearah yang lebih baik. Pelatihan pengembangan karakter ini efektif menggunakan metode Experiental Learning. Metode tersebut adalah sebuah model holistik dari proses pembelajaran di mana manusia belajar, tumbuh dan berkembang. Pelatihan tersebut dibalut dengan sebuah seminar dengan tema “How to Self-Development to be Good Person in Daily Life.”
Information and Communication Technology Learning Assistance Training with the Drill method Edy; Renaldi, Dram; Subhana, Muhammad
Abdi Dharma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v3i1.1909

Abstract

Indonesia adalah negara yang cukup baik memperhatikan sistem pendidikan. Di dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003, tertuang tentang sistem Pendidikan Nasional yang menjelaskan bahwa pendidikan adalah tempat atau wadah untuk mengembangkan seluruh potensi diri pada manusia. Juga telah terbukti atas kebijakan pemerintah tentang sistem pendidikan jarak jauh secara dalam jaringan selama pandemi Covid 19 yang sedang berlangsung. Keadaan tersebut mendesak masyarakat Indonesia harus menjadi “melek” akan teknologi infomasi dan komunikasi (TIK). Dan tak dipungkiri TIK berkembang pesat selama pandemi. Oleh sebab itu, siswa – siswa di sekolah pun harus diberikan materi pembelajaran TIK yang lebih efektif, agar perkembangan pengetahuan TIK tersebut dapat dengan mudah diserap. Salah satu metode pembelajaran yang efektif agar siswa – siswa tersebut dapat memahami materi dengan baik adalah metode Drill. Metode tersebut adalah salah satu model pembelajaran pada kegiatan Latihan yang dilakukan berulang – ulang secara terus menerus. Melalui latihan yang diulang suatu keterampilan dapat dikuasai setahap demi setahap hingga keterampilan dapat dikuasai secara menyeluruh.
Penerapan Teknologi Artificial Intelligence (AI) Face Swap sebagai Media Pembelajaran Interaktif pada Anak Usia Dini di TK Perguruan Buddhi Renaldi, Dram; Akbar, Junaidi; Edy; Dyah Safitri, Ramona; Lasut, Desiyanna; Rino; Hariyanto, Susanto; Fenriana, Indah; Daniawan, Benny; Suyitno, Amin; Masyshe
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9289

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah merambah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan anak usia dini. Pengenalan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi AI melalui aplikasi face swap sebagai media pembelajaran interaktif TK Perguruan Buddhi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif terhadap siswa usia 4-6 tahun. Pengenalan teknologi face swap dapat meningkatkan kreativitas dan pemahaman konsep identitas diri pada anak, aplikasi ini memungkinkan anak - anak untuk mengeksplorasi berbagai ekspresi wajah sambil mengenali emosi, karakter dan menggambarkan cita - cita. Namun, implementasi teknologi ini memerlukan pendampingan intensif dari pendidik untuk memastikan penggunaan yang aman dan edukatif. Hasil menunjukkan peningkatkan antusiasme siswa sangat sebesar 4,89 menunjukkan kegiatan menarik yang disukai anak, interaktivitas kemampuan pengenalan emosi anak sebesar 4,78 dan media pembelajaran interaktif dinilai sebesar 4,67. Meskipun demikian, perlu adanya protokol keamanan digital dan pedoman etis dalam penggunaan AI untuk anak usia dini. Pengenalan ini merekomendasikan pengembangan kurikulum digital yang terstruktur untuk memaksimalkan manfaat teknologi AI dalam pendidikan anak usia dini.