Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kualitas Air Berdasarkan Paremeter Fisika dan Kimia di Perairan Sungai Patrean Kabupaten Sumenep Ainayah Alfatihah; Latuconsina, Husain; Hamdani Dwi Prasetyo
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i2.9174

Abstract

Sungai Patrean merupakan salah satu sungai di Sumunep yang aliran sungainya mengaliri Kecamatan Manding, Batuputih, Dasuk, Kecamatan Gapura, dan Kecamatan Kota. Dalam pemanfaatannya, sungai Patrean sering kali digunakan oleh masyarakat sebagai aktivitas pertanian, mencuci atau mandi, drainase, dan pembuangan sampah baik organik maupun anorganik. Adanya berbagai aktivitas antropogenik tersebut dapat memberikan beban pencemaran terhadap lingkungan hidup salah satunya yaitu menurunnya kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air pada perairan sungai Patrean Kabupaten Sumenep. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel air dilakukan pada tiga titik yang berpotensi mengalami pencemaran. Analisa data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk tabel dengan membandingkan dengan baku mutu kualitas air berdasarkan PP Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kondisi kualitas air sungai Patrean Kabupaten Sumenep dilihat dari hasil pengukurannya nilai DO dan COD pada stasiun 1 yaitu 2,74 mg/l dan 51,2 mg/l, nilai COD pada stasiun 3 yaitu 48 mg/l tidak memenuhi baku mutu kaulitas air yang telah ditetapkan. Sementara untuk nilai parameter lainnya masih memenuhi baku mutu. Dapat disimpulkan bahwa dari hulu ke hilir kualitas air sungai Patrean mengalami peningkatan pada parameter kualitas airnya.
Inventory of Potential and Community Structure of Mudskipper at Coast of Bahak Indah, Probolinggo- East Java: Inventarisasi Komunitas Ikan Gelodok (Mudskipper) pada Habitat Berbeda di Pantai Bahak Indah, Probolinggo –Jawa Timur Maghfirah, Lailatul; Latuconsina, Husain; Dwi Prasetyo, Hamdani
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management (on progress)
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i1.43815

Abstract

Pantai Bahak Indah merupakan salah satu pantai di Kabupaten Probolinggo yang banyak ditemukan berbagai jenis ikan gelodok (mudskipper), namun hingga saat ini kajian ekologis terkait komunitas ikan glodok belum banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi komunitas ikan gelodok sebagai informasi ilmiah untuk tujuan konservasi habitatnya di pantai Bahak Indah, Tongas, Probolinggo-Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2022. Penentuan stasiun pengamatan secara purposive berdasarkan ada tidaknya vegetasi mangrove. Pengamatan di setiap stasiun menggunakan metode sistematik sampling dengan bantuan line transek dan plot. Data yang diperoleh dianalisis meliputi ukuran panjang dan bobot ikan, komposisi jenis, kelimpahan, frekuensi kehadiran dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian ditemukan empat spesies ikan gelodok, yaitu: Boleophthalmus pectinirostris, Boleophthalmus boddarti, Periophthalmus chrysospilos dan Periophthalmodon schlosseri. Semua populasi ikan gelodok pada habitat mangrove memiliki ukuran panjang dan berat yang lebih besar dibandingkan habitat pantai tanpa vegetasi mangrove. Jumlah, komposisi spesies, kelimpahan, dan frekuensi kehadiran spesies ikan gelodok tertinggi ditemukan pada habitat yang bervegetasi mangrove. Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi pada habitat dengan vegetasi mangrove yaitu spesies B. boddarti dengan nilai 66,69%, sedangkan pada habitat pantai tanpa vegetasi mangrove spesies P. chrysospilos dengan nilai 73,62%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vegetasi mangrove memiliki peranan yang penting sebagai habitat yang ideal bagi ikan gelodok, sehingga keberadaan vegetasi mangrove perlu dipertahankan keberadaannya melalui upaya konservasi maupun rehabilitasi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN MINAT WIRAUSAHA SAMPAH SISWA SMA DIPONEGORO NEGARA DAN MAN 1 JEMBRANA, BALI Hamdani Dwi Prasetyo; Majida Ramadhan; Saimul Laili
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan wisata publikasi ilmiah, dilakukan upaya peningkatan  pengetahuan pengolahan sampah dan motivasi jiwa kewirausahaan siswa SMA Diponegoro Negara dan MAN 1 Jembrana, Bali. Metode penyuluhan dalam kegiatan ini dilakukan melalui tahap penyebaran kuesioner pra penyuluhan, tahap penyuluhan pengolahan limbah dan minat wirausaha, tahap pasca kuesioner pasca penyuluhan. Data kuesioner dianalisis menggunakan skala likert serta uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui kevalidan instrumen kuesioner. Hasil kuesioner sebelum penyuluhan diperoleh bahwa pemahaman siswa terhadap klasifikasi, jenis dan dampak sampah. Pengetahuan siswa terhadap sampah organik dan anorganik telah dipahami, namun siswa masih sedikit memahami jenis sampah. Dampak yang ditimbulkan oleh sampah juga dipahami oleh siswa, namun masih sedikit siswa yang mengetahui cara pengolahan dan manfaat sampah. Hal ini menyebabkan minat wirausaha sampah menjadi minim. Upaya penyuluhan memberikan penjelasan terkait sampah dan pengelolaan serta menumbuhkan minat wirausaha sampah menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa sebesar 6% dari hasil penyuluhan. Hasil uji validitas dan reliabilitas juga menunjukkan bahwa instrumen valid dan reliabel. Peningkatan pemahaman terhadap pengelolaan sampah dan minat wirausaha sampah oleh siswa disebabkan oleh siswa telah memahami cara pengolahan sampah, sehingga siswa berminat untuk membuat kreativitas dari sampah disekitarnya. Dengan demikian, peserta telah memperoleh peningkatan pengetahuan terhadap cara pengolahan sampah dan minat wirausaha sampah.
PROGRAM KEWIRAUSAHAAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN PADA KOMPLEK PERUMAHAN BARU DENGAN PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK Agus Suryono; Imam Hanafi; Riyanto Riyanto; Sama' Iradat Tito; Hamdani Dwi Prasetyo; Muhammad Ma’ruf; Ghomamul Karim
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan Griya Tama Pakis merupakan salah satu perumahan yang terletak di Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Perumahan ini dikelola langsung oleh PT. Griya Karya Tama dan menjadi perumahan baru didaerah tersebut Dengan itu, perumahan baru akan menghasilkan permasalahan lingkungan yang cukup kompleks terhadap permasalah sampah yang berasal dari rumah tangga maupun daun-daun dari tumbuhan yang terdapat di setiap rumah ini. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan lingkungan yakni dengan melakukan pengolahan sampah tersebut menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan langsung, ceramah dan praktek. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang ada di Perumahan Griya Tama Pakis. Metode ceramah dilakukan memberikan informasi tentang manfaat dari pupuk organik. Metode praktek dilakukan untuk memberikan pelatihan pengolahan pupuk organik yang baik dan benar. Hasil yang didapat melalui kuisioner uji organoleptik didapat 13 dari 20 panelis menyatakan sangat suka terhadap tekstur dari pupuk organik dengan persentase (65%), kemudian 12 dari 20 panelis menyatakan sangat suka terhadap aroma dari pupuk organik dengan persentase (60%), dan 12 dari 20 panelis menyatakan sangat suka terhadap warna dari pupuk organik dengan persentase (60%)
Status Kualitas Air Sungai Tumapel di Kawasan Singosari Kabupaten Malang dengan Metode Biotilik dan FBI (Family Biotic Index): Status Kualitas Air Sungai Tumapel di Kawasan Singosari Kabupaten Malang Erlangga, Mohamad Erik; Prasetyo, Hamdani Dwi; Latuconsina, Husain
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v3i2.18698

Abstract

Sungai Tumapel di Malang digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari sehingga berpotensi menurunkan kualitas air. Penelitian ini bertujuan menilai kondiai kualitas air sungai Tumapel menggunakan metode Biotilik dan FBI. Metode eksploratif digunakan dengan pengambilan sampel di empat stasiun pengmatan sebanyak 5 kali ulangan, dan analisis biologis menggunakan indeks Biotilik dan FBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode biologis tersebut sama-sama menunjukkan bahwa air Sungai Tumapel telah tercemar. Aliran sungai pada kawasan Riparian alami menunjukan kondisai kualitas air tercemar sedang. Tercemar berat pada kawasan Pertanian dan pemukiman. Sedangkan untuk aliran sungai pada kawasan Peternakan Kualitas air tercemar sangat berat. Penelitian ini merekomendasikan pemantauan rutin kualitas air, peningkatan metode Biotilik dengan melibatkan akademisi, identifikasi sumber pencemaran, edukasi masyarakat, dan pengelolaan sungai secara berkelanjutan.
Status Kualitas Air Sungai Tumapel di Kawasan Singosari Kabupaten Malang dengan Metode Biotilik dan FBI (Family Biotic Index): Status Kualitas Air Sungai Tumapel di Kawasan Singosari Kabupaten Malang Erlangga, Mohamad Erik; Prasetyo, Hamdani Dwi; Latuconsina, Husain
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v3i2.18698

Abstract

Sungai Tumapel di Malang digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari sehingga berpotensi menurunkan kualitas air. Penelitian ini bertujuan menilai kondiai kualitas air sungai Tumapel menggunakan metode Biotilik dan FBI. Metode eksploratif digunakan dengan pengambilan sampel di empat stasiun pengmatan sebanyak 5 kali ulangan, dan analisis biologis menggunakan indeks Biotilik dan FBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode biologis tersebut sama-sama menunjukkan bahwa air Sungai Tumapel telah tercemar. Aliran sungai pada kawasan Riparian alami menunjukan kondisai kualitas air tercemar sedang. Tercemar berat pada kawasan Pertanian dan pemukiman. Sedangkan untuk aliran sungai pada kawasan Peternakan Kualitas air tercemar sangat berat. Penelitian ini merekomendasikan pemantauan rutin kualitas air, peningkatan metode Biotilik dengan melibatkan akademisi, identifikasi sumber pencemaran, edukasi masyarakat, dan pengelolaan sungai secara berkelanjutan.
Effectiveness and Efficiency of Ipomoea aquatica and Ludwigia adscendens as Phytoremediators in Home Industry Tofu Liquid Waste Indrawati, Rinda; Prasetyo, Hamdani Dwi; Latuconsina, Husain
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 17 No. 2 (2024): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/agrikan.v17i2.2322

Abstract

Tofu industries that do not have processing facilities often dump their waste water into river bodies, so that it can pollute the water and the surrounding environment. One way to improve water quality resulting from tofu liquid waste is phytoremediation which utilizes aquatic plants. This research aims to determine the effectiveness and efficiency of water spinach (Ipomoea aquatica) and water spinach (Ludwigia adscendens) in reducing water quality in household tofu liquid waste. The method used was experimental using a Randomized Block Design (RAK) consisting of 5 treatments and 4 replications. Data analysis uses ANOVA PAST descriptively using graphs or diagrams. The research results show that water spinach plants are the most effective for reducing pH, temperature, TDS, TSS and BOD levels. This shows that in general aquatic plants are able to neutralize tofu liquid waste in the Jilu River and still comply with the quality standards of PP RI No. 22 of 2021 Class III, except for TSS levels.
DAUR ULANG AIR MENGGUNAKAN PEMURNI AIR BUATAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA MTS BUSTANUL ULUM PAKISAJI Shoimatul Umi Badria; Hamdani Dwi Prasetyo; Hilda Wahyu Faiza; Mieta Widya Ramadhani; Shinta Nuriyah Wahidah; Nabiilah Rifda Harmono Putri; Thoifatus Syarivah; Putri Arismaduri Letsoin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penggunaan air yang arif dan bijak terkadang tidak diimplementasikan karena pengetahuan yang masih minim. Menghadapi ancaman pencemaran yang terjadi maka ditemukan teknologi homemade water purifier yang merupakan teknologi sederhana dalam mengendalikan kekeruhan dan potensi polutan yang dihasilkan dari air limbah domestik yang ringan. Hasil air daur ulang homemade water purifer diharapkan dapat mengurangi cemaran di air limbah dan bisa dimanfaatkan kembali untuk aktivitas sehari-hari yang non konsumsi. Metode water purifier merupakan salah satu teknologi softener yang sederhana untuk memurnikan air agar terbebas dari kotoran seperti bakteri, parasit. Hasil penyuluhan peningkatan pemahaman siswa MTS Bustanul Ulum terkait pengetahuan penyebab terjadinya penurunan kualitas air sebesar 62,5% , keinginan untuk meningkatkan kualitas air dilingkungan sekitar sebanyak 33,3%, keinginan untuk penerapan teknologi di lingkungan sekitar sebanyak 66,6% , ketertarikan responden terhadap kualitas air yang baik sebanyak 8,33% , dan ketertarikan terhadap teknologi untuk meningkatkan kualitas air sebesar 83,3%. Hasil kuisioner sebelum dilakukan penyuluhan menyatakan peserta belum cukup memahami terkait penggunaan daur ulang menggunakan pemurni buatan. Setelah dilakukan penyuluhan hasil menunjukkan peningkatan pemahaman, ketertarikan dan keinginan siswa untuk mengetahui daur air menggunakan pemurni buatan
River Water Quality Status Based on Variation in Family Biotic Index in Jilu River Malang City - East Java: Status Kualitas Air Sungai Berdasarkan Variasi Famili Biotik Indeks di Sungai Jilu Kota Malang – Jawa Timur Vikriansyah, Muchammad Faruq; Prasetyo, Hamdani Dwi; Latuconsina, Husain
Habitus Aquatica Vol 6 No 1 (2025): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.6.1.9

Abstract

Biological indicators utilize animals as markers to assess water quality in specific water bodies. Among various bioindicators, benthos is widely used for evaluating river water quality due to its sensitivity to environmental changes and its tendency to remain in specific areas. This study aimed to determine the water quality status of the Jilu River. Sampling was conducted using a purposive sampling method, with macroinvertebrates collected using a grab sampler to extract sediment from the riverbed. The sediment was then sieved to isolate benthic organisms from five locations with varying characteristics: industrial area, rice fields, natural riparian zone, residential area, and educational tourism park. The Family Biotic Index (FBI) was used to analyze the benthic macroinvertebrates, identifying 11 families: Thiaridae, Tubificidae, Chironomidae, Viviparidae, Simuliidae, Philopotamidae, Baetidae, Heptageniidae, Gecarcinucoidea, Caenidae, and Coenagrionidae. The Thiaridae family dominated across all locations. Based on FBI analysis, water quality along the Jilu River ranged across three categories: good, moderate, and very poor. The findings highlight the need for effective management strategies to mitigate pollutant loads and preserve the river’s water quality.
Biomass Estimation of Brantas Riparian Zone Tree, Batu City, East Java Hamdani Dwi Prasetyo; Ari Hayati
Jurnal Biodjati Vol 10 No 1 (2025): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v10i1.38444

Abstract

Research to estimate carbon absorption using ecosystem productivity models carried out in riparian zones is still rare. This research aims to determine the carbon and biomass potential in the Brantas River riparian zone, Batu City. The data obtained was retrieved using Microsoft Excel 2013 software. The data was tested differently using Paleontological Statistics, through normality and homogeneity tests, and continued with a different test. Different tests are carried out to determine the quality of the riparian zone between the observation stations. In addition, the Principal Component Analysis (PCA) is continued with Biplot and Cluster Analysis to understand the differences between the stations and to know the characteristics between stations. The biomass in the village of Sidomulyo is bigger than any other location. The biomass is about 8760 tons/ha with a carbon potential of 4380 tons. This value is very high compared to the entire location. The average potential carbon at each location ranges from 67 to 285 tons. Sidomulyo village's riparian zone, rich in carbon and biomass, requires preservation to prevent global warming due to carbon emissions. The closure of land at the site of the village of Sidomulyo did not cause the riparian zone in the village to become less. The results showed that although the village of Sidomulyo has a savage land cover and settlements, the carbon storage from trees in the riparian zone is huge. This research aids in developing conservation strategies for riparian zones with high carbon storage potential, supports climate change mitigation, and informs policymakers on sustainable land management practices in the Brantas River watershed.