Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Salvinia molesta, Marsilea crenata dan Azolla pinnata Sebagai Agent Fitoremediasi Insektisida Diazinon Dwi Prasetyo, Hamdani; Fajar N, Afida; Amelia K, Anindya; Nazirah, Yuni; P, Viska; Hapsari L, Nurina
Journal of Biotropical Research and Nature Technology Vol. 1 No. 1 (2022): Borneo
Publisher : Prodi Biologi FMIPA Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/borneo.v1i1.5645

Abstract

Bioremidiasi dapat mengunakan tumbuhan dalam penuruanan polutan yang ada dilingkunganm. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi tumbuhan Salvinia molesta, Marsilea crenata dan Azolla pinnata sebagai agent fitoremidiasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2022 di Laboratorium Terpadu, Universitas Islam Malang, dengan mengunakan tanaman semanggi (Marsilea crenata), azolla (Azolla pinnata) dan apu-apu (Salvinia molesta). Pestisida yang digunakan adalah Diazinon 600 EC, dengan rancangan acak lengkap dengan ulangan sebanyak tiga kali dengan dua konsentrasi berbeda. Parameter yang diamati adalah pH, TDS dan EC. Hasil analisis tiga jenis tanaman dan beda konsentrasi dengan mencari Mean dan Standart Devisiasi diperoleh hasil pengukuran pH dengan beda konsentrasi yaitu pada tanaman Ap/Azollaprinata (K1: 6,92 ± 0.20 dan K2: 6,83 ± 0.13), tanaman Mc/Marsileacrenata (K1: 6,84 ± 0.19 dan K2: 6,87 ± 0.18) dan tanaman P/Salviniamolesta (K1: 6,78 ± 01,4 dan K2: 6,90 ± 0.18). sehingga menunjukkan semakin tinggi konsentrasi larutan, maka akan semakin cepat terjadinya layu pada ketiga jenis tanaman.
Efektivitas Variasi Biomassa Ipomoea aquatica terhadap Penurunan Parameter Kualitas Air Limbah Domestik Indrawati, Rinda; Prasetyo, Hamdani Dwi
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas biomassa kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam fitoremediasi air limbah domestik dari Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Supit Urang, Malang. Empat taraf biomassa diuji: kontrol (0 g), 100 g, 150 g, dan 200 g, masing-masing dengan empat kali ulangan. Parameter kualitas air yang diamati meliputi pH, suhu, total padatan terlarut (TDS), dan konduktivitas listrik (DK), sementara kinerja instalasi dinilai melalui perubahan biomassa. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan untuk pH (F = 18,31, p < 0,001), TDS (F = 23,86, p < 0,001), dan DK (F = 23,14, p < 0,001). Perlakuan biomassa 200 g (P3) mencapai efisiensi remediasi tertinggi, mengurangi TDS sekitar 38% dan EC sebesar 40% dibandingkan dengan kontrol. Lebih lanjut, biomassa tanaman meningkat sebesar 14%, menunjukkan penyerapan nutrisi dan polutan secara aktif melalui zona akar. Secara keseluruhan, I. aquatica menunjukkan potensi tinggi sebagai biofilter alami yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas air limbah domestik dan mengurangi beban polutan.
Efektivitas dan EfiseiensiTanaman Genjer (Limnocharis flava) dan Teratai (Nymphaea alba) Sebagai Fitoremediator Kualitas Air Vina Fitria Wulandari; Hamdani Dwi Prasetyo; Husain Latuconsina
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 4 No. 2 (2024): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/s90e6831

Abstract

Industri tahu biasanya tidak memiliki sistem pengelolaan limbah yang baik, maka dari itu limbah cair tahu dibuang ke sungai, yang mengandung berbagai polutan mengakibatkan perairan menjadi bau, tingkat kekeruhan yang tinggi, dan kerusakan ekologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanaman genjer (Limnocharis flava) dan teratai (Nymphaea alba) sebagai agen fitoremediatorefisiensi dan efektif dalam menurunkan kadar pencemaran limbah industri tahu. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak kelompok (RAK) parameter meliputi : TDS, EC, suhu, TSS, DO, BOD, dan pH. Pengujian sampel dilaksanakan di Laboratorium Terpadu dan Halal center UNISMA, dan analisis data dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama proses fitoremediasi tanaman genjer dan teratai efektif dan efisien dalam menyisihkan kadar pencemar yang ditandai dengan penurunan pada parameter suhu, pH, DO, BOD, dan TSS, dengan presentase nilai efiensi tertinggi pada BOD sebesar 77%., DO 32%, TSS 22%, EC 16%, dan suhu 4%. Nilai parameter kualitas air masih sesuai standar baku mutu air sehingga baik untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Evaluating Environmental Service of Trisula Waterfall as Nature-based Tourism Attraction in Bromo Tengger Semeru National Park Prasetyo, Hamdani Dwi; Hakim, Luchman; Retnaningdyah, Catur
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2017.005.02.05

Abstract

Tourism activity in Trisula waterfall (locally called Coban Trisula) is growing significantly. The environmental management is important to perform the sustainable use of waterfall as tourism attraction. The aim of the research is to identify the ecosystem services of Trisula waterfall. In this study, three indices were calculated, namely Environmental Services Index, Hemeroby Index, and Naturalness index. This study found that the use of lands and natural resources in Trisula waterfall was low compared the upper and lower area. Lower and upper area was used for intensive agriculture and daily needs by local community. Those activities were influencing the environmental services of Trisula waterfall. Management towards sustainable use of Coban Trisula area was required. It is also important and should be able to promote security and satisfaction aspects for tourist. Anthropogenic activities such as plantation activities should be controlled by a persuasive approach to minimize disruption to the ecosystem. There are needs for environmental management to ensure the sustainability use of waterfall resources and its surrounding area.Keywords: sustainable tourism, waterfall management, water conservation.
Analisis Kualitas Fisikokimia Air di Daerah Aliran Sungai Jilu Kabupaten Malang Jawa Timur: Analisis Kualitas Fisikokimia sungai Jilu Muchammad Faruq Vikriansyah; Hamdani Dwi Prasetyo; Husain Latuconsina
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v3i1.15701

Abstract

Sungai Jilu merupakan salah satu sungai di Kabupaten Malang – Jawa Timur yang melewati Desa Sekarpuro, Desa Cemorokandang, Desa Madyopuro, Desa Sawojajar, Desa Lesanpuro, dan Desa Kedungkandang. Sungai Jilu mempunyai aliran yang mengalir sepanjang tahun, dimana potensinya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mandi, mencuci, mengairi sawah dan membuang limbah cair pabrik. Berbagai kegiatan tersebut dapat merusak lingkungan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, salah satunya adalah penurunan kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air sungai Jilu saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling yang dilakukan pada 5 stasiun dengan aktivitas antropogenik yang berbeda. Analisis data fisikokimia dilakukan secara deskriptif dengan membandingkannya dengan baku mutu air berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. kondisi kualitas air sungai Jilu berdasarkan parameter fisikokimia masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan PP No. 22 Tahun 2021. Nilai TDS, pH, DO, dan BOD sehingga masih aman dan sesuai untuk berbagai kebutuhan.  
Analisis Kualitas Fisikokimia Air di Daerah Aliran Sungai Jilu Kabupaten Malang Jawa Timur: Analisis Kualitas Fisikokimia sungai Jilu Muchammad Faruq Vikriansyah; Hamdani Dwi Prasetyo; Husain Latuconsina
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v3i1.15701

Abstract

Sungai Jilu merupakan salah satu sungai di Kabupaten Malang – Jawa Timur yang melewati Desa Sekarpuro, Desa Cemorokandang, Desa Madyopuro, Desa Sawojajar, Desa Lesanpuro, dan Desa Kedungkandang. Sungai Jilu mempunyai aliran yang mengalir sepanjang tahun, dimana potensinya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mandi, mencuci, mengairi sawah dan membuang limbah cair pabrik. Berbagai kegiatan tersebut dapat merusak lingkungan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, salah satunya adalah penurunan kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air sungai Jilu saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling yang dilakukan pada 5 stasiun dengan aktivitas antropogenik yang berbeda. Analisis data fisikokimia dilakukan secara deskriptif dengan membandingkannya dengan baku mutu air berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. kondisi kualitas air sungai Jilu berdasarkan parameter fisikokimia masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan PP No. 22 Tahun 2021. Nilai TDS, pH, DO, dan BOD sehingga masih aman dan sesuai untuk berbagai kebutuhan.  
Understory Vegetation and Aerial Insect Diversity in The Fragmented Riparian Zones of The Glatik River, East Java Syarivah, Thoifatus; Prasetyo, Hamdani Dwi; Putri, Nabiilah Rifda Harmono; Lutfi, Afifi; Fauziah, Yusni Nur; Saresti, Navisyah Rahma; Mudhaffar, Adham Hammam
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2026.014.01.04

Abstract

Riparian forests, vegetation areas located along rivers and other water bodies, play a crucial role in maintaining the ecological integrity of a landscape. This study aimed to examine vegetation and insect diversity and analyze soil and water conditions in the Toyomarto, Candirenggo, and Ardimulyo riparian forest areas. An experimental method was used, establishing 16 plots at 8 stations in the designated area. The results showed 14 species of riparian vegetation, dominated by species such as Oryza sativa, Synedrella nodiflora, and Phyllanthus urinaria, with diversity levels varying from moderate to low. The aerial insect community consisted of 20 species with 39 individuals, with the highest diversity at stations with more complex vegetation structures. Stations with low vegetation showed the dominance of one insect species, indicating severe habitat degradation. Abiotic factors such as pH, temperature, and humidity influenced insect activity but played a secondary role compared to vegetation structure. This study demonstrated that habitat fragmentation can lead to ecological imbalance, decreased biodiversity, and disrupted ecosystem function.