Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Kemampuan Deteksi Dini Kelebihan Berat Badan Pada Anggota Jemaat GBI Khairos Kota Kupang Anita Christina Sembiring; Juni Gressilda L; Astuti Nur; Meirina S Loaloka
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i1.1244

Abstract

Di masa pandemic yang sudah berlangsung hampir 2 tahun menunjukkan adanya kecenderungan perubahan status gizi seperti peningkatan berat badan pada individu. Hal ini karena kurangnya aktivitas fisik karena sebagian besar masyarakat bekerja dari rumah (Work From Home) serta meningkatnya konsumsi makanan yang dibeli dari luar rumah. Obesitas dan kelebihan berat badan akan menyebabkan gangguan kardiorespirasi sehingga meningkatkan resiko terinfeksi COVID 19. Salah satu langkah untuk menurunkan tingkat obesitas dan kelebihan berat badan adalah dengan mengkampanyekan gizi seimbang dan aktifitas fisik. Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya berat badan ideal dan hubungannya dengan kesehatan. Masyarakat juga belum dapat mengukur secara mandiri status gizinya. Hasil pengukuran status gizi pada jemaat GBI Khairos Kupang menunjukkan 8% peserta memiliki status gizi kurus (underweight), 28% status gizi Normal, 16% status gizi lebih (overweight) dan 48% Obesitas. Peserta sangat antusias mendengarkan edukasi yang diberikan, hal ini dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Artinya rasa ingin tahu peserta sangat tinggi. Peserta juga aktif dalam mempraktekkan cara penggunaan cakram gizi untuk melihat status gizinya.
GAMBARAN KARAKTERISTIK KELUARGA, ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI BALITA DI DESA OELBUBUK KECAMATAN MOLLO TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Astuti Nur; Demu, Yohanes Don Bosko; Humba, Ima Suryanti
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 4 No. 1 (2023): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/kjfnr.v4i1.1133

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik keluarga, asupan zat gizi makro dan status gizi balita di Desa Oelbubuk Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 70 balita di Desa Oelbubuk Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Status gizi balita diukur dengan metode antropometri, asupan zat gizi makro dihitung menggunakan Nutrisurvey dan karakteristik keluarga menggunakan kuisioner.Dari penelitian ini diperoleh asupan zat gizi makro balita yaitu energy di Desa Oelbubuk adalah Defisit (72,9%), protein adalah Defisit (42,9%), lemak adalahdeficit (84,3%), karbohidrat adalah Defisit (75,7%). Status gizi balita di Desa Oelbubuk berdasarkan indikator BB/U adalah berat badan normal (80,0%), indikator TB/U adalahnormal(62,9%), indikator BB/TB adalah gizi normal (82,9%), indikator IMT/U adalahgizinormal(78,6%). Pendidikan ayah balita di Desa Oelbubuk adalah tamat SD (20,0%), pendidikan ibu balita adalah tamat SD (34,3%), pekerjaan ayah balita adalah petani (45,7%), pekerjaan ibu balita adalah IRT(75,7%). Diharapkan bagi peniliti selanjutnya dapat melanjutkan penilitian ini dengan jumlah sampel yang lebih besar dengan tempat yang berbeda. Kata Kunci: Karakteristik keluarga, Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN TINGKAT KECEMASAN IBU: KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KOTA KUPANG Santa Luciana Diaz Vera da Costa; Jane Austen Peni; Astuti Nur; Asweros Umbu Zogara
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8501

Abstract

Stunting is a nutritional problem that adversely affects the quality of life of children in achieving optimal growth and development according to their genetic potential. An important period in child development is the toddler period, because during this time basic growth will affect the child's further development. A mother does not easily face the problem of stunting in her child, so good emotional intelligence is needed. Lack of adaptability in dealing with changes can cause psychosocial problems, one of which is anxiety. Mothers who are unable to adapt to changes in themselves who are married and have stunted toddlers can affect a mother's anxiety level. The purpose of the study was to determine the relationship between emotional intelligence and maternal anxiety to the incidence of stunting. The research method uses a cross sectional design. The sampling technique was accidental sampling, a total sample of 370 toddlers in Kupang City. Data analysis using chi-square test (p value <0.05).  The results showed that there was a relationship between maternal anxiety and the incidence of stunting with a p value = 0.000 and there was no relationship between maternal emotional intelligence and the incidence of stunting with a p value = 0.787