Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Game Pembelajaran Lagu Anak-Anak Untuk TK Mutiara Hati Mataram Menggunakan Smartphone Android Madani, Miftahul; Rahman, Mochamad Farhan Caesar; Rosanensi, Melati; Mayadi, Mayadi; Mardedi, Lalu Zazuli Azhar; Hairani, Hairani; Innuddin, Muhammad
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5541

Abstract

Pemanfaatan teknologi multimedia memegang peranan penting dalam pendidikan. Saat ini, proses pembelajaran musik di TK Mutiara Hati Mataram masih dilakukan secara konvensional menggunakan buku lirik, sehingga memicu kebosanan dan penurunan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan merancang "Game Edukasi Bernyanyi Lagu Anak-Anak" untuk mengatasi masalah tersebut. Metode pengembangan sistem menggunakan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Hasil pengujian menunjukkan bahwa responden sangat setuju aplikasi ini diterapkan sebagai media edukasi. Kesimpulannya, penggunaan aplikasi ini efektif meningkatkan minat belajar anak-anak di TK Mutiara Hati Mataram. 
Branding and Digital Promotion to Increase Kub Ziae's Competitiveness in the Sembalun Tourism Area Ondi Asroni; Angga Radlisa Samsudin; Dading Oktaviadi Resmiranta; Muhammad Innuddin; Naufal Hanif; Muhammad Tahir
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i4.2000

Abstract

KUB ZIAE Sembalun Bumbung is a souvenir center located on the main tourist route of Sembalun, offering products such as black garlic, organic red rice, Rinjani coffee, and dried beans. However, this business faces challenges including weak brand identity, low visibility, and the absence of digital presence. Limited digital literacy among managers also results in reliance on conventional promotion methods. This community service program aimed to enhance KUB ZIAE’s competitiveness through two key strategies: (1) strengthening offline visual identity with signboards, banners, and product labels; and (2) developing digital assets such as Google Business Profile, Instagram, and Facebook accounts, along with content creation training. A participatory approach was applied, including needs assessment, co-design, intensive training, and on-site mentoring. The results showed improved business visibility with the installation of signboards and banners, while new product labels increased consumer trust. On the digital side, the Google Business account successfully appeared in search results, Instagram posts reached hundreds of accounts, and members gained skills in creating and managing promotional content. Although challenges remain, such as limited digital literacy and internet connectivity, the intervention effectively enhanced visibility, expanded market reach, and strengthened KUB ZIAE’s image as a leading souvenir center in the Rinjani tourism area