Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Teaching at The Right Level sebagai Wujud Pemikiran Ki Hadjar Dewantara di Era Paradigma Baru Pendidikan Faradila, Anisa; Priantari, Ika; Qamariyah, Farizatul
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i1.101

Abstract

Ki Hadjar Dewantara, a descendant of the aristocracy of the Yogyakarta Palace, with a profound concern for education, has given rise to a philosophical concept of National Education. According to Ki Hadjar Dewantara, education is a process of guiding every inherent potential in each student to achieve the highest level of well-being and happiness as part of society. Education, as a guidance in the growth of a child's life, reflects Ki Hadjar Dewantara's belief that every development of a student is something beyond the control or will of a teacher. Just as National Education, based on Ki Hadjar Dewantara's thoughts, the government is currently constructing a new paradigm of education that is flexible for teachers in creating classroom learning through the Teaching at The Right Level (TaRL) approach. The alignment of the flexible characteristics in the new paradigm of education with the philosophical education of Ki Hadjar Dewantara is a new hope in the development of education in Indonesia. To determine the compatibility of the concept of the new education paradigm with the implementation in the field, it is necessary to further examine the alignment of Ki Hadjar Dewantara's thoughts with the implementation of TaRL in the new education paradigm. This study employs literature review research. The results show that there is alignment between the philosophical thinking of Ki Hadjar Dewantara and the implementation of TaRL in the new education paradigm at the Senior High School level. Based on this literature review research, it can be concluded that the implementation of TaRL in schools can be considered as a manifestation of Ki Hadjar Dewantara's thoughts.
MENGATASI KEKERINGAN MENAHUN DENGAN TEKNOLOGI WETLAND DI KECAMATAN PATRANG JEMBER Galuh, Senki Desta; Priantari, Ika; Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2461

Abstract

Setelah dilakukan pemetaan oleh Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Jember dan MCC-LKSA Nurul Husna, disepakati bahwa ada permasalahan prioritas yang akan diselesaikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Permasalahan prioritas tersebut diantaranya Pengurus dan Santri  MCC-LKSA Nurul Husna belum memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menerapkan teknologi wetland untuk mengatasi kekeringan disekitar lokasi MCC-LKSA Nurul Husna. Solusi yang diberikan adalah memberikan pendampingan pembuatan teknologi wetland kepada Pengurus dan Santri  MCC-LKSA Nurul Husna untuk mengatasi kekeringan disekitar lokasi MCC-LKSA Nurul Husna. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan Pengurus dan Santri  MCC-LKSA Nurul Husna dalam membuat menerapkan teknologi wetland untuk mengatasi kekeringan disekitar lokasi MCC-LKSA Nurul Husna. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi penerapan teknologi Wetland. Kedua, Pelatihan Pembuatan teknologi Wetland. Ketiga, penerapan teknologi Wetland. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan teknologi Wetland. Kelima pembentukan Tim khusus pemanfaatan teknologi Wetland. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan Pengurus dan Santri  MCC-LKSA Nurul Husna Kabupaten Jember rata-rata sebesar 35. Setelah diberi pelatihan kemampuan Pengurus dan Santri  MCC-LKSA Nurul Husna Kabupaten Jember meningkat menjadi 85,71. Kegiatan pengabdian mendampingi pembuatan teknologi wetland bagi Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna Jember berhasil meningkatkan kemampuan peserta. Evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata 50,71%, dari kategori tidak terampil menjadi terampil dalam memanfaatkan teknologi wetland untuk mengatasi kekeringan di sekitar lokasi. Oleh karenanya, Pemanfaatan teknologi wetland harus dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam menanggulangi banjir dan kekeringan.
AUGMENTED REALITY (AR) BASED KIDNEY ORGAN HANDOUT IS PRACTICAL IN HELPING CLASSICAL LEARNING OUTCOME OF HIGH SCHOOL STUDENTS Wulandari, Siti; Priantari, Ika; Prafitasari, Aulya Nanda
ScienceEdu Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/se.v8i1.53700

Abstract

Biology learning is often perceived as difficult by students due to the abundance of abstract material, including the topic of kidney organs in the excretory system. This topic requires specific visualization to help students understand the concepts more easily and thoroughly. Therefore, this study aims to develop an Augmented Reality (AR)-based kidney organ handout as a practical learning medium to help high school students achieve mastery learning. This research employed a practicality instrument in the form of student response questionnaires and learning outcomes through a post-test. The students' practicality assessment showed a "very practical" category, with a percentage of 91.45%. Student learning outcomes after using the handout showed a minimum mastery criterion of 82.75%, exceeding the minimum threshold. Based on these results, it can be concluded that the AR-based kidney organ handout is a highly practical learning medium that can support high school students in achieving learning mastery.
Pemberdayaan “Komunitas Belajar” (Learning Community) Bagi Guru Untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Laeli, Anita Fatimatul; Dzarna, Dzarna; Eurika, Novy; Priantari, Ika; Hanafi, Hanafi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6011

Abstract

Program Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dan kesadaran guru tentang pentingnya komunitas belajar sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi pendidikan. Pelaksanaan program dibagi menjadi dua tahap utama: pendampingan guru dan pendampingan PIC sekolah. Pada tahap pertama, guru diberikan pelatihan berbasis alur MERRDEKA yang disesuaikan, meliputi refleksi diri, eksplorasi konsep, kolaborasi, demonstrasi, dan aksi nyata. Sedangkan pada tahap kedua, PIC sekolah didampingi untuk menyusun tahapan optimalisasi komunitas belajar yang melibatkan pembentukan tim kecil, penciptaan komitmen bersama, hingga berbagi praktik baik melalui PMM (Platform Merdeka Mengajar). Program ini berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang komunitas belajar, terbukti dari peningkatan hasil post-test yang menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pemahaman. Para guru juga berhasil menyusun rencana tindak lanjut untuk mengintegrasikan komunitas belajar dalam aktivitas sekolah. Bagi PIC sekolah, pendampingan menghasilkan pedoman operasional yang lebih terstruktur untuk keberlanjutan program. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah penguatan kompetensi guru dan peningkatan kualitas pembelajaran berbasis kolaborasi di SMK Islam Bustanul Ulum.
Disclosure of Biology Teacher Technological Pedagogical Content Knowledge as an Indicator of Learning Quality in Jember, Indonesia Usman*, Ali; Eurika, Novy; Priantari, Ika
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 4 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v11i4.33040

Abstract

Understanding the quality of biology learning implemented by teachers in Jember is essential to pay attention to. This study aims to identify biology teachers' technological pedagogical content knowledge (TPACK) ability profiles. The research method combines quantitative and qualitative approaches with an explanatory sequential design. At the quantitative research stage, the questionnaire method was used as the main instrument, which was then strengthened with a qualitative approach through interviews and documentation studies. Data collection was carried out through surveys and interviews. The population of this study were biology teachers in Jember, Indonesia, with a total sample of 33 biology education teachers. The survey instrument used is based on previous research conducted by Muhaimin, with a standard validity coefficient of 0.71-0.93. The survey questionnaire was distributed using google forms, with the assistance of two high school teachers and two research assistants. The results showed that the TPACK ability of high school biology teachers in Jember was still low due to a lack of access to information about technological developments and new learning media. Information about technological developments and new learning media is only obtained from university students participating in the field experience program. Therefore, teachers must be encouraged to improve their TPACK skills to provide a more effective learning process
Pelatihan Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Project Based Learning (Pjbl) Bagi Anak Usia Dini di PAUD Yasmin Rachman, Anggraeni Unedia; Priantari, Ika; Jatmikowati, Tri Endang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah kurang optimalnya guru menyusun pengelolaan pembelajaran agar siswa aktif dalam pembelajaran dan menciptakan kegiatan bermain yang menarik dan bermakna. Metode pelaksanaan dengan melalui tiga tahapan kegiatan yaitu: 1) Seminar; 2) Workshop; dan 3) Pendampingan dan evaluasi kepada guru. Hasil pelaksanaan yaitu: 1) Peningkatan kompetensi pedagogik guru dalam Project Based Learning (PjBL); 2) Peningkatan inovasi penyusunan perencanaan kegiatan Project Based Learning (PjBL); 3) Pengembangan kegiatan bermain berbasis Project Based Learning (PjBL); 4) Guru lebih sistematis dalam pengelolaan Project Based Learning (PjBL). Kesimpulan kegiatan adalah pelatihan pengelolaan pembelajaran proyek bagi anak usia dini di PAUD Yasmin sangat bermanfaat dan memberikan pencerahan serta pengamalan bagi guru. Dalam kegiatan pelatihan ini, guru dilatih untuk secara bertahap dapat mempersiapkan pembelajaran berbasis proyek untuk anak usia dini dengan sistematis sehingga pembelajaran yang akan diberikan dapat dipersiapkan dengan baik dan terencana agar menghasilkan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran pada Materi Pengenalan Anggota dan Organ Tubuh pada Guru PAUD Yasmin Priantari, Ika; Unedia Rachman, Angraeny; Munandar, Kukuh; Endang Jatmikowati, Tri; Kulsum, Umi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3151

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah (1) Peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran anak usia dengan beragam media pada materi organ tubuh manusia; (2) Peningkatan kompetensi guru tentang inovasi desain pembelajaran interaktif dengan mengembangkan beragam media pada materi organ tubuh manusia agar dapat mendukung capaian tujuan pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah: (1) Sharing Knowledge peserta terkait dengan pembelajaran interaktif untuk anak usia dini; (2) Pelatihan Desain Pembelajaran Interaktif dengan penggunaan ragam media mengenal organ tubuh manusia bagi anak usia dini; (3)  Pendampingan peserta pelatihan dalam rangka: a. Peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran anak usia dengan beragam media pada materi organ tubuh manusia, b. Peningkatan kompetensi guru tentang Desain Pembelajaran Inovatif dengan mengembangkan beragam media pada materi organ tubuh manusai agar dapat mendukung capaian tujuan pembelajaran anak usia dini, Dampak kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini 1. Peningkatan komptensi Guru PAUD Yasmin berhasil merancang beberapa media pembelajaran sederhana untuk materi anggota dan organ tubuh manusia sesuia dengan level kognitif yaitu tingkatan kelompok TPA (Tempat Penitipan Anak), Kelompok KB (Kelompok Bermain), Kelompok TK (Taman Kanak-kanak); 2. Ragam media yang di kembangkan terbuat dari kain flannel, hard paper, dengan bentuk rangka tubuh dan dilengkapi dengan organ tubuhnya, mencocokkan gambar dengan nama organ yang diletakkan dalam tempat yang disediakan; 3. Mengembangkan media pembelajaran bisa memanfaatkan bahan-bahan yang mudah di dapatkan di lingkungan sekitar, harga terjangkau, tetapi aman bagi anak-anak serta di butuhkan kreativitas guru untuk mengemasnya.
Pengenalan Asal Usul Kehidupan melalui Praktikum IPA Sederhana bagi Siswa SD Muhammadiyah 1 Jember Prafitasari, Aulya Nanda; Afrida, Indah Rakhmawati; Eurika, Novy; Priantari, Ika; Wulandari, Siti; Aditama, Yoga Aria; Putri, Diniari Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7023

Abstract

SD Muhammadiyah 1 Jember adalah sekolah memiliki sarana dan prasarana memadai, termasuk laboratorium IPA yang representative. Namun pemanfaatannya dalam pembelajaran masih dapat ditingkatkan. Salah satu aspek yang belum dikembangkan adalah pengenalan tentang asal usul kehidupan, yang hingga saat ini belum pernah dilakukan, bahkan dalam bentuk sederhana. Oleh karena itu, tim Universitas Muhammadiyah Jember bertujuan menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait praktikum sederhana bagi siswa untuk mengenalkan asal usul kehidupan dan mengetahui respon siswa setelah mengikuti kegiatan tersebut. Metode yang digunakan adalah praktik dan analisis deskriptif. Kegiatan  diikuti oleh 30 siswa dari empat kelas dengan didampingi dua guru kelas.  Kegiatan pengenalan asal usul kehidupan melalui praktikum analisis DNA sederhana bagi siswa SD Muhammadiyah 1 Jember dapat dilaksanakan dengan baik. Respon siswa menunjukkan 90% siswa tertarik dengan praktikum IPA sederhana, 87 % menyatakan alat dan bahan mudah ditemukan dan 80% siswa menyatakan praktikum mudah dilakukan secara mandiri. Praktikum ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dasar asal usul kehidupan, tetapi juga memperkenalkan mereka pada metode ilmiah sederhana yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari. Metode pembelajaran berbasis eksperimen sangat efektif dalam meningkatkan minat mereka terhadap sains ditunjukkan dari antusiasme siswa sebesar 100%.
PEMANFAATAN LIMBAH BAGASSE TEBU SEBAGAI UPAYA MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN: LITERATUR REVIEW Suryani, Anisa Dea; Eurika, Novy; Priantari, Ika
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2314

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, tahun 2013 jumlah penduduk di Indonesia sebesar 248,8 juta jiwa dan terus meningkat hingga tahun 2022 jumlah penduduknya mencapai 275,8 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan pembangunan infrastruktur, perumahan, dan timbulan sampah berdasarkan kebutuhan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literatur review menggunakan strategi komprehensif, seperti pencarian artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, dan tinjauan ulang artikel. Langkah awal yang dilakukan yaitu telusur jurnal menggunakan software Publish of Perish. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel di Google Scholar yaitu “limbah bagasse tebu, limbah ampas tebu, dan permasalahan lingkungan” ditemukan sebanyak 33 jurnal terkait. Selanjutnya pencarian yang dilakukan di Crossef menggunakan kata kunci “limbah bagasse tebu, dan limbah ampas tebu” ditemukan sebanyak 311 jurnal terkait. Kemudian pencarian yang dilakukan di PubMed yaitu menggunakan kata kunci “bagasse utilization” ditemukan sebanyak 155 jurnal terkait. Penelusuran literatur awal diperoleh 499 artikel. Penapisan melalui judul menghasilkan 289 artikel yang relevan dengan tujuan studi ini. Dari 1.368 artikel tersebut, ditemukan 10 artikel yang memenuhi syarat untuk studi literatur Pemanfaatan limbah bagasse tebu menawarkan potensi besar sebagai solusi terhadap permasalahan lingkungan. Dalam konteks ini, bagasse tebu dapat dijadikan sumber energi terbarukan, bahan baku industri, dan bahan organik yang dapat mengurangi beban limbah. Selain itu, penggunaan bagasse juga memberikan alternatif yang ramah lingkungan dalam menghasilkan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil.Kata kunci: Bagasse tebu, permasalahan lingkungan, pertumbuhan penduduk
Uji Daya Hambat Antibakteri Produk Sabun Cuci Tangan Ekstrak Kulit Kakao (Theobroma cacao L.) Pada Bakteri Patogen Dewi, Annisa Mulya; Priantari, Ika; Munandar, Kukuh
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.15237

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of handwashing soap made from cocoa pod husk extract in inhibiting the growth of pathogenic bacteria such as Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, and Escherichia coli, which are common causes of various diseases. The extract used was a crude cocoa pod husk extract obtained through the maceration method using distilled water (aquadest) as the solvent. The extract was then formulated into soap at concentrations of 80%, 90%, and 100%. Antibacterial activity tests were carried out using the disk diffusion method based on CLSI standards to measure the inhibition zones against Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Salmonella typhi. The study used a completely randomized factorial design (3 x 3), involving three extract soap concentrations and three types of bacteria, each tested in three replications. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) to determine the significance of differences among treatments. The inhibition zone measurements showed that at concentrations of 80%, 90%, and 100%, the zones for E. coli were 4.1 mm, 4.9 mm, and 6.3 mm respectively, classified as weak to moderate. For S. aureus, the inhibition zones were 7.3 mm at 80%, 11.30 mm at 90%, and 13.77 mm at 100%, which fall into the moderate to strong category. For S. typhi, the inhibition zones were 5.16 mm (80%), 6.3 mm (90%), and 8.81 mm (100%), categorized as moderate. It can be interpreted that cocoa pod husk extract soap showed the most effective antibacterial activity against S. aureus at 90% and 100% concentrations, while its inhibitory effect on E. coli and S. typhi was weaker to moderate. Biologically, the effectiveness of cocoa pod husk extract soap as a natural antibacterial agent is more optimal against Gram-positive bacteria such as S. aureus, whereas its effectiveness against Gram-negative bacteria like E. coli and S. typhi still needs to be optimized. The ANOVA test results showed a p-value < 0.05, indicating that the average inhibition zone results among the three bacterial types differed significantly. This confirms the potential of cocoa pod husk as a natural raw material for producing environmentally friendly antibacterial hand soap.