Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Ibu Hamil dalam Melakukan Senam Hamil di Klinik Bunda Kota Bukittiggi Faridah BD; Iin Prima Fitriah; Dinda Andani
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.430

Abstract

Keikutsertaan ibu mengikuti senam hamil masih rendah, dari 10 orang ibu hamil usia kehamilan 33-40 minggu 7 orang tidak rutin senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan ibu melakukan senam hamil di Klinik Bunda Kota Bukittinggi. Metode penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Klinik Bunda Kota Bukittinggi tanggal 10-17 Juni Tahun 2021. Populasi penelitian ini adalah seluruh seluruh ibu hamil usia kehamilan 33-34 minggu di Klinik Bunda Kota Bukittinggi dengan jumlah 43 orang. Teknik pengambilan sampel secara total sampling dengan jumlah sampel 40 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria. Instrumen pengumpulan data kuesioner. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dari 40 responden didapatkan sebanyak 32 (80%) responden tidak rutin melakukan senam hamil, 23 (57,5%) responden berpengetahuan kurang baik, 26 (65%) responden memiliki sikap kurang, dan 29 (72,5%) responden mengatakan suami tidak mendukung. Hasil analisis bivariat menunjukkan faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan ibu hamil melakukan senam hamil di Klinik Bunda Kota Bukittinggi yaitu hubungan pengetahuan dengan senam hamil (p=0,006), hubungan sikap dengan senam hamil (p=0,001) dan hubungan dukungan suami dengan senam hamil (p=0,003). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan keikutsertaan ibu melakukan senam hamil. Diharapkan kepada tenaga kesehatan yang ada di Klinik Bunda Kota Bukittinggi untuk dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil dan meningkatkan pengetahuan ibu dan suami mengenai manfaat dan pentingnya melakukan senam hamil secara rutin. melalui penyuluhan tentang senam hamil dan pendekatan dengan suami.
Promosi Kesehatan dan Pencegahan Anemia Melalui Video Animasi dan Pemberian Suplementasi Besi pada Remaja Putri Merry, Yussie Ater; Saputri, Lita Angelina; Bd, Faridah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v2i2.186

Abstract

Anemia in adolescence is a condition in which hemoglobin levels are less than 12 g%. Anemia causes hemoglobin can’t be enough to bind and carry oxygen from the lungs to the the body. Based on the data, young women in Nanggalo District, especially Kurao Pagang Village, have never received information about Anemia Prevention using Animated Videos. The purpose of this community service is to increase the knowledge of adolescent girls about anemia prevention through animated videos so that adolescents can increase their nutritional intake in preparation for becoming mothers-to-be. The location of this activity is in Nanggalo District, Kurao Pagang Village, Padang. The activity is occured from July to November 2024 with 60 people. This activity include presentation about anemia, questions and answers and viewing animated video about anemia. Evaluation is carried out with pretest and posttest. The results obtained were the increase of the average knowledge about anemia by 87.5% and about iron tablets by 74.1%. Conclusion: there was an increase in the knowledge of adolescent girls about anemia prevention after obtaining Health Educationby using animated videos. It is hoped that the next community service will involve more community presence. So it can be carried ou continously.
Pengaruh Minuman Jahe terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Puskesmas Lubuk Buaya Padang BD, Faridah; Ponda, Aprizal; Pertiwi, Herlinda Tri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i1.57

Abstract

Kasus emesis gravidarum di Indonesia terdapat 50-90% yang dialami oleh ibu hamil. Di Kota Padang pada bulan Agustus 2016 dan Februari 2017 sebanyak 86% ibu hamil mengalami emesis gravidarum pada awal kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen one grup Pretest and Postest design. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 09 Mei-4 Juni 2019 di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester I dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor emesis gravidarum sebelum diberi minuman jahe yaitu 7,19 dan setelah diberi minuman jahe yaitu 5,00. Hubungan minuman jahe dengan penurunan frekuensi emesis gravidarum didapatkan p value=0,000
Konsumsi Buah Pisang Ambon (Musa Paradisiaca L Var Saplentum) dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri BD, Faridah; Fitriah, Iin Prima; Saputri, Lita Angelina; Bebasari, Mardiani; Eravianti, Eravianti; Merry, Yussie Ater; Hidayah, Fauziah Hasanatul
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.1041

Abstract

Provinsi Sumatera Barat termasuk provinsi yang tidak mencapai target dalam pemberian tablet tambah darah (Fe) pada remaja puteri. Tablet Fe berguna untuk meningkatkan kadar Hb. Salah satu cara untuk meningkatkan kerja Fe dengan mengkonsumsi buah pisang ambon yang mengandung vitamin C. Berdasarkan data anemia Provinsi Sumatera Barat, angka kejadian anemia pada remaja putri sebesar 16,6%, sedangkan angka kejadian anemia di Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2019 adalah sebesar 35,5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet Fe dengan konsumsi Fe dan buah pisang ambon dalam meningkatkan kadar Hb.Jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan two group pretest dan posttest design. Penelitian dilakukan tanggal 1 Juli s/d 8 Juli 2021 di SMA N 3 Painan. Populasi 68 orang siswa SMA N 3 Painan, penilitian ini menggunakan rumus Federer dengan jumlah sampel 32 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan Hb digital dan lembar observasi. Pengolahan data uji pariet sampels T test.Rata-rata kadar Hb sebelum diberikan tablet Fe 11,00 gr/dl, rata-rata kadar Hb sebelum diberikan tablet Fe dan buah pisang ambon 11,00 gr/dl, dan rata-rata kadar hb  setelah diberikan tablet Fe 12,29 gr/dl, dan rata-rata kadar Hb setelah diberikan tablet Fe dan buah pisang ambon 13,88 gr/dl. Pengaruh pemberian tablet Fe terhadap kenaikan kadar Hb dengan p value = 0,000. Pengaruh pemberian tablet Fe dan buah pisang ambon dengan p value = 0.000. Perbedaan efektifitas pemberian tablet Fe dengan pemberian tablet Fe dan buah pisang dengan p value = 0.000.Disimpulkan bahwa pemberian tablet Fe dan buah pisang ambon lebih efektif dibandingkan pemberian tablet Fe saja. Diharapkan dalam memberikan tablet Fe agar beriringan dengan pemberian buah pisang ambon bagi remaja putri yang mengalami anemia.
Konsumsi Buah Pepaya pada Ibu Menyusui dan Peningkatan Produksi ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Pasaman Barat Fitriah, Iin Prima; BD, Faridah; Rahmawati, Lisa; Gamara, Putri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.492

Abstract

Air Susu Ibu merupakan makanan utama bagi bayi. Data cakupan ibu menyusui di Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat adalah 60%. Rendahnya cakupan menyusui pada ibu dapat disebabkan rendahnya produksi ASI.  Pepaya sebagai salah satu buah yang mengandung Laktogogum dan vitamin A sehingga dapat meningkatkan atau memperlancar pengeluran air susu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasy experiment. Teknik pengambilan sampel  adalah purposive sampling dan rancangan one group pretest posttest. Penelitian dilakukan pada bulan April 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang berjumlah 63 orang.di wilayah kerja Puskesmas Silaping Pasaman Barat Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji t dependen dengan komputerisasi.  Hasil dari penelitian rata-rata pengeluaran ASI sebelum mengkonsumi buah pepaya didapatkan yaitu 20,44 cc dengan standar deviasi 6,772, rata-rata pengeluaran ASI sesudah diberikan buah pepaya yaitu 34,52. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan selisih rata-rata pengeluaran ASI sebelum dan sesudah konsumsi buah pepaya adalah 14,75 cc dan standar deviasi 4.328 cc. Hasil uji statistik t-test didapatkan nilai p=0.000, berarti pada α = 0,05. Kesimpulan Berdasarkan hasil yang telah didapatakan tentang pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar menambah literatur kebidanan, dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan produksi ASI penelitian yang lebih lanjut.
Kecanduan Game Online Dengan Prestasi Belajar BD, Faridah; Bakar, Yuliva; Oknalia, Vivi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 2 (2020): JIK-Oktober Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i2.302

Abstract

Fenomena kecanduan game online diperkirakan dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa/siswi di sekolah. Survei terbaru yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2018, pengguna internet aktif pada tahun 2018, diperkirakan pemain game online di Indonesia berkisar 20,6 juta orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan prestasi belajar siswa/siswi SMPN 39 Padang Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan bulan Agustus 2019- Maret 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi di SMPN 39 Padang. Sampel terdiri dari 63 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode proportionate stratified random sampling . Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square (p<0,05). Hasil penelitian ini adalah sebanyak 98,4% prestasi belajar siswa rendah, 52,4% tingkat kecanduan game online tinggi dan p value=0,290 (>0,05) Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan kecanduan game online dengan prestasi belajar siswa/siswi SMPN 39. Diharapkan dengan penelitian ini, diharapkan kepada orang tua untuk lebih memperhatikan dan membatasi anak dalam menggunakan gadget dalam kehidupan sehari-hari.
PENGARUH PEMBERIAN TUMBUKAN BAWANG MERAH SEBAGAI PENURUN SUHU TUBUH PADA BALITA DEMAM DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG TAHUN 2018 BD, Faridah; Yusefni, Elda; Myzed, Ingges Dahlia
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 2, No 2 (2018): JIK-Oktober Volume 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.171 KB) | DOI: 10.33757/jik.v2i2.128

Abstract

ABSTRAKDemam adalah hal fisiologis yang biasa terjadi pada balita, demam dapat disebabkan oleh infeksi dan non infeksi. Berdasarkan data yang telah di dapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Padang, sebanyak 5820 orang anak mengalami demam sepanjang tahun 2016 di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Dari survey pendahuluan yang telah dilakukan, 2 dari 10 orang ibu telah menggunakan obat tradisional untuk mengatasi demam pada anaknya, tetapi menggunakan daun jarak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tumbukan bawang merah pada balita demam di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2018. Metode penelitian eksperimental dengan jenis penelitian quasy eksperiment menggunakan rancangan one group pretest postest design. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2018 di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang, jumlah sampel sebanyak 16 balita dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan termometer. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji t dependen secara komputerisasi, dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian rata-rata suhu tubuh sebelum dilakukan pemberian tumbukan bawang merah yaitu 37,91oC dan setelah dilakukan pemberian tumbukan bawang merah yaitu 37,42oC. Setelah dilakukan uji t paired sample didapatkan rata-rata selisih sebelum dan sesudah perlakuan adalah -0,48. p value = 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak, artinya bawang merah efektif terhadap penurunan suhu tubuh pada balita demam. Kesimpulan didapatkan, bawang merah efektif sebagai penurun suhu tubuh pada balita demam. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi terbaru mengenai obat-obatan herbal yang dapat dijadikan salah satu alternatif untuk menurunkan suhu tubuh pada balita yang demam.Kata Kunci : Bawang Merah, Balita, Demam ABSTRACTFever is a physiological thing that is common in infants, fever can be caused by infection and non infection. Based on data that has been obtained from Padang City Health Office, as many as 5820 children have fever during 2016 at Lubuk Buaya Community Center in Padang City. From the preliminary survey that has been done, 2 of 10 mothers have used traditional medicine to overcome the fever in their children, namely using leaf distance. The purpose of this study to determine the effectiveness of the use of red onion under fives under age 2 years in Puskesmas Lubuk Buaya Padang City Year 2018. Experimental research method with quasi experimental research using one group pretest postest design. The study was conducted in January 2018 at Puskesmas Lubuk Buaya Padang City, the number of sample 16 by using purposive sampling sampling technique. Instruments used observation sheets, thermometers and informed consent sheets. Analysis of univariate and bivariate data using t test dependent with computerization. The results of the average body temperature before doing onion collision is 37.91oC and after doing the onion collision of 37.42oC. After the paired simple t test obtained the average difference between before and after treatment is -0.48. Ho is rejected with p value = 0.000 <0.05 means that onion is effective against decreasing body temperature in fever toddlers. The conclusion of red onion is effective as lowering body temperature in fever toddlers. It is expected that this research can be used as the latest information about herbal medicines that can be used as an alternative to lower body temperature in fever.Keywords: Red Onion, Fever, Toddlers
Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Tablet Fe Pada Remaja Putri BD, Faridah; Saputri, Lita Angelina; Fitriah, Iin Prima; Merry, Yussie Ater; Bebasari, Mardiani
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1341

Abstract

Salah satu faktor penyebab anemia pada remaja putri di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan tentang anemia. Dengan menawarkan tablet tambah darah, pemerintah berupaya memerangi masalah anemia remaja. Prevalensi anemia pada remaja putri adalah 191 juta (World Health Organization, 2011). Menurut WHO, Indonesia menempati urutan ke-8 dari 11 negara di Asia dengan jumlah 7,5 orang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaiamana Hubungan Tingkat Pengetahuan  dengan Perilaku Konsumsi Tablet Fe Pada  Remaja Putri di Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Kota Padang Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik cross sectional, pengambilan Sampel pada penelitian ini secara proposive sampling yaitu keseluruhan jumlah populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 60 orang.. analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil dari penelitian ini adalah Pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah di Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Kota Padang sebagian besar  berpengetahuan  tinggi sebanyak 38 responden (63,3%). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Kota Padang sebagian besar responden patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah sebanyak 41 responden (68,3%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Uji statistik dengan chi square didapatkan dengan nilai p value = 0,009 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa remaja putri yang patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah akan meningkatkan kadar Hb.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN UPAYA PENCEGAHAN ANAK STUNTING PADA IBU HAMIL PUSKESMAS ANAK AIR PADANG Ater Merry, Yussie; Wati MZ, Marry Denita; BD, Faridah; Eravianti, Eravianti; Bebasari, Mardiani; Saputri, Lita Angelina; Prima Ftriah, Iin
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2111

Abstract

Permasalahan stunting di Indonesia menjadi perhatian nasional. Target penurunan stunting tahun 2024sebesar 14%. Kejadian stunting di Indonesia sebesar 21,6%, di Sumatera Barat 25,2% dan di wilayah kerjapuskesmas Anak Air Padang sebanyak 6,4%. Salah satu cara menurunkan stunting melalui pemenuhangizi ibu hamil. Pemberdayaan ibu hamil dalam pencegahan anak stunting sangat diperlukan. Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibuhamil di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang. Jenis Penelitian kuantitatif, desain cross sectional.Sampel yaitu ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang, mulai September-Desember 2022 sebanyak 45 orang, secara purposive sampling dari 734 ibu hamil. Data dikumpulkanmenggunakan kuesioner pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibu hamil. Analisis datasecara univariat dan bivariat, Chi square dengan taraf signifikan 5% (p = 0,05), Confidence Level 95%.Berdasarkan hasil uji Chi square didapatkan nilai p (0.482) > 0,05,tidak terdapat hubungan bermaknaantara tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibu hamil puskesmas Anak AirPadang. Kemungkinan terdapat faktor lain yang memiliki hubungan bermakna terhadap upaya pencegahananak stunting pada ibu hamil, seperti: sikap ibu, dukungan keluarga, nilai budaya, dukungan lingkungan.Kata kunci : Pengetahuan; hamil; pencegahan; anak stunting.
OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG BAYI MELALUI PELATIHAN PIJAT BAYI DI KELURAHAN BATIPUH PANJANG KECAMATAN KOTO TANGAH saputri, lita angelina; BD, Faridah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7395

Abstract

Masa bayi merupakan periode emas dan juga masa kritis pada perkembangan seseorang, sehingga diperlukan stimulasi yang optimal untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan. Pijat bayi sangat penting bagi kesehatan bayi, terutama apabila dilakukan oleh orang tua sendiri. Pijat bayi dapat memberikan banyak manfaat antara lain penambahan berat badan, menstimulasi perkembangan, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu anak lebih fokus, memperbaiki kualitas tidurnya, meningkatkan ikatan orang tua-anak, dan meningkatkan produksi ASI. Namun, disayangkan banyak orang tua yang tidak mampu dan percaya diri untuk melakukan pijat pada bayi mereka. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini adalah untuk optimalisasi tumbuh kembang bayi melalui pelatihan pijat bayi. Adapun lokasi kegiatan adalah di Kelurahan Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang pada bulan Maret sampai dengan Oktober 2025 dengan jumlah sasaran 54 Orang ibu hamil dan yang memiliki bayi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap monitoring dan evaluasi. Didapatkan hasil pengabdian masyarakat bahwa dari hasil pre-test didapatkan pengetahuan ibu sebelum pelatihan dengan rata-rata 33,3%. Setelah pelaksanaan pelatihan pengetahuan ibu meningkat dengan rata-rata 90,7%. Berdasarkan observasi peneliti didapatkan hasil responden yang dapat melakukan pijat bayi dengan kategori cukup 25% dan dengan kategori baik 75,6%. Kegiatan pijat bayi terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi sehingga menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi. Diharapkan kegiatan pijat bayi dapat dilaksanakan ibu sebagai rutinitas serta dibutuhkan evaluasi lebih lanjut terkait pengaruh pijat bayi terhadap tumbuh kembang bayi setelah dilakukan pelatihan pijat bayi.