Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Meyi Yanti; Alkafi Alkafi; Defi Yulita
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.361

Abstract

AbstrakMenurut Dinkes Kota Padang (2016), Hipertensi esensial di Kota Padang tahun 2016 untuk prevalensi kasus sebesar 1,96%, dibandingkan dengan tahun 2015 menurun sebesar 2,00%. Pengetahuan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan perilaku hidup yang tidak sehat serta kurangnya kesadaran merupakan kemungkinan salah satu faktor penyebabnya. Salah satu faktor resiko Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah Tekanan darah tinggi karena tekanan darah yang meninggi akan mempersempit pembuluh-pembuluh nadi dan merusak dinding pembuluh nadi dan mempercepat proses penebalan (aterosklerosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada Lansia Hipertensi di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ”Quasi experimental pre-post test”. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, yang berjumlah 32 responden, 16 untuk kelompok kontrol dan 16 untuk kelompok intervensi. Analisis data yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat, diamana analisis bivariat menggunakan Independent t test. Pada kelompok intervensi sebelum dilakukan senam didapatkan nilai rata-rata tekanan darah adalah 180,5 mmHg dan sesudah senam sebanyak 130 mmHg. Pada kelompok kontrol sebelum dilakukan senam didapatkan nilai rata-rata tekanan darah adalah 176 mmHg dan sesudah senam sebesar 150 mmHg. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada Lansia Hipertensi dengan nilai p = 0,001. Senam lansia merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pada Lansia Hipertensi. Sangat diperlukan aktifitas fisik seperti senam dilakukan pada lansia yang mengalami Hipertensi. Pengelolaan Lansia yang mengalami Hipertensi dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ketrampilan pelaksanaan senam lansia.Kata kunci: Senam Lansia, Hipertensi, Lansia ELDERLY EXERCISE ON BLOOD PRESSURE IN ELDERLY WITH HYPERTENSION Abstract According to the Padang City Health Office (2016), the prevalence of essential hypertension cases in Padang City in 2016 was 1.96% decreased compared to 2015 which was 2.00%. This might be due to a lack of awareness, community knowledge to maintain health and unhealthy living behaviors. High blood pressure is considered to increase risk factors for coronary heart disease (CHD) because elevated blood pressure will damage the artery walls and accelerate the process of thickening (atherosclerosis) and narrow the arteries. The method used in this study is "Quasi experimental pre-post test". The study was conducted in December 2017 until April 2018 in the Subdistrict of Dadok Tunggul Hitam, Padang City. The average blood pressure in the intervention group before Exercise was 184.2 mmHg. The average value of blood pressure in the intervention group after exercise was 140 mmHg ,. There is an influence of elderly exercise on blood pressure in elderly hypertension with a p value of 0,0001. Elderly exercise is one of the factors that influence the decrease in blood pressure in elderly hypertension. It is very necessary physical activity such as exercise performed in the elderly who experience hypertension. Health workers need to conduct socialization and skills training on the implementation of the elderly so that they can carry out managementKey Words:. Elderly Exercise, Hypertension, Elderly
Strategi Promosi Kesehatan terhadap Cakupan Penimbangan Balita di Kota Padang Meyi Yanti; Alkafi Alkafi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v11i2.626

Abstract

Abstrak Masalah gizi buruk dan kurang pada balita di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masuk dalam kategori sedang dibandingkan Indikator WHO diketahui masalah gizi buruk-kurang sebesar 17,8%. Dan dilihat dari persentase Balita yang datang dan ditimbang di Posyandu minimal 4 kali dalam 6 bulan terakhir cukup baik yaitu 72,4% (Kementrian Kesehatan RI 2016). Jenis penelitian ini adalah deksriptif analitik. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kota Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita d Kota Padang sebanyak 81.168. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling dengan sampel sebanyak 100 orang. Pemilihan responden dalam penelitian ini juga berdasarkan atas pertimbangan peneliti yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi Analisis data untuk kuantitatif adalah univariat, bivariat dan multivariat. Hasil Penelitian menunjukkan cakupan penimbangan balita masih rendah (56%), pelaksanaan strategi promosi kesehatan sebagian sudah terlaksan. Strategi promosi kesehatan berpengaruh terhadap cakupan penimbangan balita di Kota Padang. Angka D/S di Kota Padang masih di bawah yaitu 56% dengan target Nasional 85%.Kata Kunci: Advokasi, Bina Suasana, Pemberdayaan Masyarakat, Cakupan D/S Health Promotion Strategy for Toddler Weighing Coverage in Padang City Abstract Malnutrition problems and under-nutrition in toddlers in Indonesia make up the public health problem that is in the moderate category compared to who indicators known to be malnutrition problems-less by 17.8%. And judging by the percentage of toddlers who came and weighed in Posyandu at least 4 times in the last 6 months is quite good which is 72.4% (Ministry of Health RI 2016). This type of research is declining analytical. This research was conducted at Puskesmas Kota Padang. The population in this study was all mothers who had toddlers in Padang city as many as 81,168. Sampling is done with a random sampling cluster with a sample of 100 people. The selection of respondents in this study is also based on the consideration of researchers who meet the criteria of inclusion and exclusion Data analysis for quantitative is univariate, bivariate and multivariate. The results showed that toddler weighing coverage is still low (56%), the implementation of health promotion strategies has been partially implemented. Health promotion strategies affect the coverage of toddler weighing in Padang City. The D/S figure in Padang is still below 56% with a National target of 85%. Keywords:Advocacy, Mood Building, Community Empowerment, D/S Coverage
Edukasi Manfaat Vaksin Covid-19 dan Booster Pada Lansia di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Tomi Jepisa; Husni Husni; Weni Mailita; Alkafi Alkafi; Ririn Ririn
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i4.668

Abstract

Kelompok lanjut usia (lansia) adalah salah satu kelompok rentan yang memiliki morbiditas dan mortalitas tinggi dalam pandemi Covid-19. Lansia juga merupakan kelompok penduduk yang sangat membutuhkan akses terhadap layanan kesehatan karena sebagian besar memiliki penyakit kronik/degeneratif. Untuk itu pencegahan penularan melalui upaya vaksin Covid-19 dan booster terhadap Covid-19 bagi lansia menjadi prioritas, baik di tingkat masyarakat maupun di fasilitas kesehatan. Adanya mutasi Covid-19 varian delta menyebabkan tingkat risiko penularan Covid-19 meningkat. Adapun sasaran pengabdian kepada masyarakat yang akandilakukan adalah seluruh lansia yang tinnggal di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin. Adapun tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman lansia akan vaksin Covid-19 dan vaksin booster dan mendooronng agar lansia mau di vaksiin Covid-19. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan pendidikan manfaat vaksin kepada lansia yang tinggal di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin. Setelah dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini akan memberikan manfaat antara lain meningkatkan pengetahuan para lansia tentang vaksin Covid-19 dan adanya perubahan perilaku menjadi lebih baik sehingga kedepannya seluruh lansia di PSTW melakukan vaksin Covid-19 dan vaksin boster.
Adolescent Smoking Behavior In Indonesia; A Longitudinal Study Radian Ilmaskal; Linda Wati; Rischa Hamdanesti; Alkafi Alkafi; Helmanis Suci
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1940.756 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v2i1.346

Abstract

Adolescent smoking behavior in Indonesia is increasing every year. This condition is dangerous threat to the sustainability of a country. This study was aimed to analyze determinant factors related to adolescent smoking in Indonesia. The study is quantitative research with cross sectional design. This study utilized IFLS 5 data. Sample was unmarried adolescent aged 15-24 years with a total of 4,959 adolescents. Association between adolescent smoking behavior status with parental smoking habits, gender, age and residence were determined by using chi-square test. We found that the majority (93%) of adolescents were smokers who smoke a maximum of 10 cigarettes per day and most of them started smoking regularly at the age of 12 to 17 years (66%). Parental smoking habits significantly influenced adolescent smoking behavior (p=0.000; OR=1.397; 95% CI=1.173<OR<1.663). Gender and age group also affected smoking behavior in adolescents. Meanwhile, the classification of residence has no significant effect on adolescent smoking behavior (p=0.337; OR=0.920; 95% CI=0.777<OR<1.090). These findings suggested that efforts to prevent adolescent smoking behavior should be more focused on children who live with smoking parents.
Factors Associated With Reproductive Health Knowledge Among Vocational School Students In Padang Yuliza, Wilda Tri; Yanti, Meyi; Alkafi, Alkafi; Rahma, Gusni
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v8i22023p60-66

Abstract

The Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2022 reported that 35.3 persen of women and 31.2 persen of men aged 15-19 have limited or no awareness of reproductive health. The rise of vocational students who are often caught in raids with several cases including sexual deviations is a fatal impact of the lack of reproductive health knowledge on adolescence. The purpose of this study is to find out the factors associated with reproductive health knowledge among vocational students in Padang City. A cross-sectional quantitative research was conducted in July-September 2023 among 538 students at SMK in Padang, with a sample of 85 people selected using stratified random sampling technique. Data was collected through a questionnaire with an interview method, and univariate and bivariate analysis was performed using the chi-square test. The study found a significant relationship between parental role (p equal to 0.037), peer influence (p equal to 0.018), and media influence (p equal to 0.018) with reproductive health knowledge in vocational students. It is recommended that students seek information from trusted sources related to reproductive health, to ensure accurate and useful understanding.
Meta-Analisis Risiko Hipertensi dengan Penyakit Stroke di Asia Alkafi, Alkafi; Hasnah, Fadhilatul
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.539

Abstract

Salah satu penyakit kardiovaskular yang menjadi penyakit paling mematikan adalah penyakit stroke. Global Burden of Disease Study 2017 mengestimasikan bahwa stroke yang menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian pada tahun 2016 dan akan tetap berada diposisi yang sama pada tahun 2040. Hipertensi sebagai faktor risiko stroke juga diestimasikan akan mengalami peningkatan dimana diestimasikan jumlah orang dewasa dengan hipertensi akan meningkat sebesar 60% pada 2025. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dan meta-analisis untuk melihat risiko hipertensi dengan penyakit stroke di Asia. Analisis lebih lanjut berdasarkan subtipe stroke juga dilakukan. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, EBSCO dan Google Scholar. Tes Q dilakukan untuk menentukan heterogenitas studi yang dimasukkan. Funnel Plot, uji Regresi Egger dan metode Trim and Fill digunakan untuk mengidentifikasi bias publikasi dan dengan transformasi model antara Fixed Effect Model dan Random Effect Model untuk analisis sensitivitas. Hasil meta-analisis data menunjukkan bahwa hipertensi mempengaruhi kejadian stroke dengan Pooled OR 95% CI 5,9 (4,50-7,74). Funnel plot dan juga hasil dari Egger’s test pada hasil meta-analisis risiko hipertensi dengan penyakit stroke memberikan hasil adanya bias publikasi dengan kesimpulan 5 (lima) artikel missing. Bias publikasi ini diasumsikan terjadi karena kurangnya database, tidak adanya pencarian manual yang dilakukan untuk menjaring artikel-artikel dengan hasil yang tidak signifikan. Selain itu, artikel-artikel relevan yang masih dalam bentuk ‘grey literature’ seperti conference proceeding, dissertation, thesis and technical report tidak disertakan dalam analisis, beberapa artikel relevan lainnya ada yang tidak bisa diakses dan seringkali memuat data yang terbatas atau tidak lengkap.
Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Terhadap Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Siswa SD Yanti, Meyi; Alkafi, Alkafi; Bustami, Bustami
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 3, No 2 (2019): JIK-Oktober Volume 3 No 2 Tahun 2019
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.978 KB) | DOI: 10.33757/jik.v3i2.219

Abstract

Menurut studi WHO tahun 2017 menyatakan, kejadian diare menurun 45% dengan perilaku mencuci tangan pakai sabun, 32% dengan meningkatkan kasus masyarakat terhadap sanitasi dasar, dan 39% perilaku pengelolaan air minum yang di rumah tangga, dengan upaya tersebut kejadian diare menurun sebesar 94%. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui perbedaan rata-rata pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi tentang cuci tangan pakai sabun dengan metode audiovisual terhadap siswa Kelas III- IV SD. Penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk mengetahui rata-rata variabel dan bivariat dengan uji dependent sample T test dengan tingkat kepercayaan 95%. Desain penelitian ini adalah pretest dan posttest dengan melakukan penyuluhan tentang CTPS dengan metode audiovisual. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei – Juli 2019 dengan populasi penelitian adalah siswa kelas III-VI. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang CTPS dengan metode Audiovisual adalah 10,16 dan 16,31 dengan standar deviasi sebesar  3,60 dan 2,41, Rata-rata sikap siswa sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang CTPS dengan metode Audiovisual adalah 38,28 dan 49,84 dengan standar deviasi sebesar  3,50 dan 3,32, terdapat perbedaan yang siginifikan tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang CTPS dengan metode Audivisual di SD Muhammadiyah Ketaping Kota Padang tahun 2019.Kata kunci: CTPS,Pengetahuan, sikap,
Determinan Faktor yang Berhubungan dengan Produktivitas Kerja Bagian Produksi Yanti, Meyi; Alkafi, Alkafi; Yuliza, Wilda Tri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1302

Abstract

Produktivitas kerja merupakan indikator utama untuk mengukur efisiensi tenaga kerja dalam suatu perusahaan. Berdasarkan laporan internal PT Abaisiat Raya tahun 2023, lebih dari 55% tenaga kerja bagian produksi tidak mencapai target produksi harian yang telah ditetapkan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas kerja masih menjadi permasalahan yang signifikan di lingkungan kerja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan produktivitas kerja pada bagian produksi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 156 orang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebanyak 59% karyawan mengalami produktivitas rendah, 60% mengalami beban kerja berat, dan 52% mengalami stres kerja tinggi. Beban kerja (p=0,000) dan stres kerja (p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan dengan produktivitas kerja. Oleh karena itu, perlu adanya strategi manajemen beban kerja dan manajemen stres yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas kerja.
PENGARUH SUPERVISI KEPALA RUANGAN TERHADAP PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSU AISYIYAH PADANG TAHUN 2018 ananda, yuanita; Asmawati, Asmawati; Alkafi, Alkafi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 2, No 2 (2018): JIK-Oktober Volume 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.42 KB) | DOI: 10.33757/jik.v2i2.125

Abstract

ABSTRAK Supervisi dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di RSU ‘Aisyiyah Padang didapatkan data berdasarkan hasil pengamatan medical record di ambil 40 sampel dokumentasi rekam medik pasien rawat inap, hanya 21 dokumen (42%) yang dokumentasi asuhan keperawatan terisi lengkap,19 dokumen (58%) di isi tidak lengkap. Berdasarkan wawancara dengan kepala Instalasi Rawat Inap mengenai kegiatan supervisi kepala ruang tentang dokumentasi asuhan keperawatan, diperoleh informasi bahwa selama ini kepala ruangan melakukan supervisi sekali sebulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Supervisi Kepala Ruangan Terhadap Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat  Inap RSU ‘Aisyiyah Padang Tahun 2018.Jenis penelitian adalah Pre-eksperimental design yang bertujuan melihat ada tidaknya “Pengaruh Supervisi Kepala Ruangan Terhadap Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat  Inap RSU ‘Aisyiyah Padang Tahun 2018”, dengan rancangan yang digunakan One Group pretest–Postest Design. Dengan jumlah sampel 12 orang dengan teknik total sampling. Analisa data diolah menggunakan univariat ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat uji statistik yang digunakan uji statistik Paired T-test dengan p value (0,05)Hasil penelitian terdapat perbedaan pendokumentasian asuhan keperawatan sebelum dan sesudah diberikan supervisi, dimana rata-rata pendokumentasian asuhan keperawatan sebelum diberikan supervisi 34,56 standar deviasi 4,912 yaitu tergolong tidak lengkap. Sesudah diberikan supervisi rata-rata pendokumentasian asuhan keperawatan menjadi 28,38 dengan standar deviasi 4,773 atau tergolong lengkap. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan P value = 0,000, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh supervisi dalam meningkatkan pendokumentasian asuhan keperawatan.Terdapat pengaruh supervisi kepala ruangan dengan pelaksaan pendokumentasian asuhan keperawatan. Dianjurkan pada kepala ruangan untuk melaksanakan supervisi secara berkala dan melakukan monitoring dengan baik. Kata kunci : Supervisi , Pendokumentasian Asuhan Keperawatan  ABSTRACT Supervision in the implementation of documentation of nursing care at RSU 'Aisyiyah Padang obtained data based on medical record observations taken 40 documentation samples of medical records of inpatients, only 21 documents (42%) with complete nursing care documentation, 19 documents (58%) in incomplete content. Based on the interview with the head of the Inpatient Installation regarding the supervision of the head of the room about nursing care documentation, information was obtained that so far the head of the room had supervised once a month. This study aims to determine the influence of the Supervision of the Head of the Room on the Implementation of Documentation of Nursing Care in the Inpatient Room of RSU 'Aisyiyah Padang in 2018.This type of research is Pre-experimental design that aims to see whether there is a "Effect of Supervision of the Head of the Room on Documentation of Nursing Care in the Inpatient Room of RSU 'Aisyiyah Padang in 2018", with the design used by One Group pretest-Postest Design. With a sample of 12 people with total sampling technique. Analysis of data processed using univariate is displayed in the form of frequency distribution tables and bivariate analysis statistical tests used statistical tests Paired T-test with p value (0.05)The results of the study there are differences in documenting nursing care before and after supervision, where the average documentation of nursing care before being given supervision 34.56 standard deviation 4,912 is classified as incomplete. After being supervised on average, documenting nursing care became 28.38 with a standard deviation of 4,773 or complete. Based on the results of statistical tests obtained P value = 0,000, it can be concluded that there is an influence of supervision in improving documentation of nursing care.               There is the influence of the supervision of the head of the room with the implementation of documenting nursing care. It is recommended to the head of the room to carry out periodic supervision and monitor properly. Keywords: Supervision, Documentation of Nursing Care
Faktor Perilaku Pemberian Pendidikan Kesehatan Seksual pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kota Padang Rizyana, Nurul Prihastita; Alkafi, Alkafi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2023): JIK-Oktober Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i2.767

Abstract

AbstrakAnak merupakan populasi rentan yang memiliki masa perkembangan yang sangat bergantung kepada orang tua, anak tersebut sangat rawan mendapatkan kekerasan, terutama kekerasan seksual. Survei pengalaman hidup anak dan remaja menunjukkan bahwa 1 dari 11 anak perempuan mengalami kekerasan seksual. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua terhadap perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual pada anak sekolah dasar di kota padang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 62 responden diambil dengan cluster random sampling, yang dikumpulkan dengan wawancara. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat, uji yang digunakan adalah chi square.. Hasil menujukkan 69% orang tua tidak memberikan pendidikan seksual kepada anaknya. Terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yaitu pengetahuan (0,024)dan sikap (0,043). Kemampuan orang tua dalam memberikan pendidikan seksual pada anak akan mempengaruhi perilaku orang tua dalam memberikan pendidikan seks atau tidak pada anaknya. Integrasi yang solid antara instansi pendidikan dan kesehatan, untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan guru terkait pentingnya pemberian pendidikan kesehatan seksual pada anak usia sekolah dasar. Edukasi pada orang tua diperlukan dalam meningkatkan kemapuan dan sikap positif terhadap pentingnya pendidikan seksual anak sejak dini.