Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN UPAYA PENCEGAHAN ANAK STUNTING PADA IBU HAMIL PUSKESMAS ANAK AIR PADANG Ater Merry, Yussie; Wati MZ, Marry Denita; BD, Faridah; Eravianti, Eravianti; Bebasari, Mardiani; Saputri, Lita Angelina; Prima Ftriah, Iin
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2111

Abstract

Permasalahan stunting di Indonesia menjadi perhatian nasional. Target penurunan stunting tahun 2024sebesar 14%. Kejadian stunting di Indonesia sebesar 21,6%, di Sumatera Barat 25,2% dan di wilayah kerjapuskesmas Anak Air Padang sebanyak 6,4%. Salah satu cara menurunkan stunting melalui pemenuhangizi ibu hamil. Pemberdayaan ibu hamil dalam pencegahan anak stunting sangat diperlukan. Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibuhamil di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang. Jenis Penelitian kuantitatif, desain cross sectional.Sampel yaitu ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang, mulai September-Desember 2022 sebanyak 45 orang, secara purposive sampling dari 734 ibu hamil. Data dikumpulkanmenggunakan kuesioner pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibu hamil. Analisis datasecara univariat dan bivariat, Chi square dengan taraf signifikan 5% (p = 0,05), Confidence Level 95%.Berdasarkan hasil uji Chi square didapatkan nilai p (0.482) > 0,05,tidak terdapat hubungan bermaknaantara tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibu hamil puskesmas Anak AirPadang. Kemungkinan terdapat faktor lain yang memiliki hubungan bermakna terhadap upaya pencegahananak stunting pada ibu hamil, seperti: sikap ibu, dukungan keluarga, nilai budaya, dukungan lingkungan.Kata kunci : Pengetahuan; hamil; pencegahan; anak stunting.
Understanding the Role of Knowledge and Compliance in Iron Supplement Intake Among Anemic Adolescent Girls: A Cross-Sectional Study Angelina, Saputri Lita; BD, Faridah; Fitriah, Iin Prima; Bebasari, Mardiani
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v3i2.89

Abstract

Anemia remains a critical public health issue among adolescent girls in Indonesia, particularly in semi-urban areas where data are limited. This cross-sectional study examined the association between knowledge, compliance with iron supplementation, and anemia prevalence among 60 menstruating adolescent girls aged 12–18 years in Kurao Pagang, Padang City, from August to September 2024. Data were collected via structured questionnaires assessing knowledge and compliance, alongside hemoglobin measurements to determine anemia status. Results showed that 63% of participants had high knowledge, and 68% reported compliance with supplementation, yet 25% were anemic. Anemia prevalence was significantly lower in girls with high knowledge (15.7%) compared to those with low knowledge (40.9%), with high knowledge reducing anemia risk (OR = 0.26, 95% CI: 0.08–0.84, p = 0.024). Compliance was even more strongly associated with reduced anemia prevalence (14.6% vs. 47.4%; OR = 0.12, 95% CI: 0.04–0.37, p < 0.001). Despite these associations, anemia persists, indicating additional factors such as diet and socioeconomic status contribute to its prevalence. Integrated educational and supplementation interventions are vital to effectively reduce anemia among adolescent girls in similar semi-urban settings.
Development and evaluation of an Android-based application to enhance disaster preparedness among maternal populations Saputri, Lita; Fitriah, Iin Prima; Merry, Yussie Ater; Faridah; Bebasari, Mardiani; Eravianti; Kornelia, Kori; Darni, Resmi
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v24i1.30371

Abstract

Background: Natural disasters pose significant risks to vulnerable populations, particularly pregnant, postpartum, and breastfeeding women, who face increased health and safety challenges during emergencies. Strengthening disaster preparedness through accessible educational strategies is essential to improve resilience and reduce adverse outcomes. Objective: This study aimed to develop and evaluate an Android-based application as an educational tool to enhance disaster preparedness among maternal populations. Methods: This study employed a Research and Development (R&D) approach based on the Borg and Gall model, followed by feasibility and effectiveness evaluation. Data were collected through interviews, validation assessments, and structured questionnaires. The application was tested among pregnant, postpartum, and breastfeeding women using a pretest–posttest design to assess changes in disaster preparedness knowledge. Results: The developed application, named “Ibu Siaga Bencana,” demonstrated high content and media validity. Preliminary testing showed good usability and practicality. Effectiveness evaluation indicated a 40% increase in participants' disaster preparedness knowledge following application use, suggesting a substantial improvement in understanding. Conclusion: The application is a feasible and effective educational tool for improving disaster preparedness among maternal populations. Further studies with larger samples and more rigorous designs are needed to confirm its effectiveness and long-term impact.
21st CENTURY EDUCATION 21st CENTURY EDUCATION Bebasari, Mardiani
Journal Of Language Education and Development (JLed) Vol. 4 No. 1 (2021): Journal of Language Education and Development (JLed)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jled.v4i1.784

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dilatarbelakangi adanya perubahan yang terjadi pada dunia pendidikan di abad 21. Abad pertengahan yang ada pada abad 21 berkembangnya informasi dan teknologi dengan sangat cepat. Penelitian yang dilakukan dalam jurnal ini dengan menggunakan studi kepustakaan untuk melihat melalui tulisan dari buku mengenai pendidikan pada abad 21. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa terdapat perubahan kondisi yang terjadi pada dunia pendidikan di abad 21. Kondisi yang terjadi pada abad 21 akan lebih ramai karena membutuhkan tantangan keterampilan yang baik dalam dunia pendidikan, kapasitas dalam berpikir, kreatif dan analisis dalam memecahkan persoalan. Pendidikan pada abad 21 bertujuan untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa dengan menjadi masyarakat yang bahagia dan sejahtera, mempunyai kedudukan yang terhormat sama dengan negara lain dan mempunyai kualitas pada sumber daya manusia. Dapat disimpulkan dengan adanya pendidikan pada abad 21 maka ciri yang dapat dilihat yaitu manusia dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam segala bidang kehidupan, baik dalam bidang pendidikan, pada kemampuan pembelajaran lebih ditekankan pada peserta didik untuk dapat mencari tahu dari berbagai sumber dan dapat merumuskan segala persoalan dan dapat berpikir analitis. Kata kunci: Pendidikan Abad 21 Tujuan dari penelitian ini dilatarbelakangi adanya perubahan yang terjadi pada dunia pendidikan di abad 21. Abad pertengahan yang ada pada abad 21 berkembangnya informasi dan teknologi dengan sangat cepat. Penelitian yang dilakukan dalam jurnal ini dengan menggunakan studi kepustakaan untuk melihat melalui tulisan dari buku mengenai pendidikan pada abad 21. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa terdapat perubahan kondisi yang terjadi pada dunia pendidikan di abad 21. Kondisi yang terjadi pada abad 21 akan lebih ramai karena membutuhkan tantangan keterampilan yang baik dalam dunia pendidikan, kapasitas dalam berpikir, kreatif dan analisis dalam memecahkan persoalan. Pendidikan pada abad 21 bertujuan untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa dengan menjadi masyarakat yang bahagia dan sejahtera, mempunyai kedudukan yang terhormat sama dengan negara lain dan mempunyai kualitas pada sumber daya manusia. Dapat disimpulkan dengan adanya pendidikan pada abad 21 maka ciri yang dapat dilihat yaitu manusia dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam segala bidang kehidupan, baik dalam bidang pendidikan, pada kemampuan pembelajaran lebih ditekankan pada peserta didik untuk dapat mencari tahu dari berbagai sumber dan dapat merumuskan segala persoalan dan dapat berpikir analitis. Kata kunci: Pendidikan Abad 21
Utilization of Local Plant: Beluntas Leaves (Pluchea indica Leaves) to Enhance Breast Milk Production Iin Prima Fitriah; Mardiani Bebasari; Bunga Meilizayosa; Athifa Zuharani; Salsabila Febriwandi
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v4i1.554

Abstract

Background of study: Breast milk plays a crucial role in infant growth and maternal health; however, some mothers experience insufficient production due to physiological, psychological, and nutritional factors. A promising alternative to address this issue is the use of local plants with galactagogue properties, which stimulate milk production. Methods: This community service activity aimed to support breastfeeding mothers through health education with a counseling method on the importance of breastfeeding, an explanation of the benefits of beluntas leaves (Pluchea indica), and a demonstration of their preparation by boiling. Result: The results of this activity show that the majority of the 84 respondents (91.67%) felt the benefits of the counseling and demonstration on processing beluntas leaves. Evaluation results indicated that participants showed improved understanding of breastfeeding benefits and expressed interest in trying beluntas consumption at home as a natural method to increase milk supply. The integration of health education, scientific explanation, and practical demonstration effectively enhanced both knowledge and motivation among mothers. Conclusion: Therefore, the utilization of beluntas leaves has the potential to serve as a simple, applicable, and community-based intervention to promote increased breast milk production.