Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN SANITASI LINGKUNGAN DI DESA BATU BELAH dessyka febria; Andi Irfan; Indrawati Indrawati; Tasriani Tasriani
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v2i2.9375

Abstract

This article provides an overview of public awareness and efforts to build public awareness in maintaining environmental sanitation. The majority of villagers do not have a landfill, which causes them to often experience environmental-based diseases such as diarrhea. the majority of the people of Batu Belah Village still dispose of household waste without sorting the waste first. Lack of public knowledge about the importance of protecting the environment so that people continue to carry out activities that damage the environment and their own health. Using the Participation Action Research (PAR) approach, this community service provides direct counseling to the community accompanied by discussion and question and answer sessions about efforts to maintain environmental sanitation and hygiene in order to create a clean and healthy environment. This service activity is expected to increase public awareness in managing organic waste into compost, form a waste bank initiated by the village to manage inorganic waste so that it has economic value and in the end can help the economy of the village community, especially Batu Belah Village Keywords: Environmental, Sanitation; community awareness
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI DENGAN SISA MAKANAN PADA PASIEN HIPERTENSI Indrawati Indrawati; Wanda Lasepa; Nur Afrinis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.11748

Abstract

Sisa makanan pada pasien hipertensi dapat mempengaruhi jumlah hari rawat dan lamanya proses penyembuhan pasien di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan diet rendah garam dan motivasi makan dengan sisa makanan pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Kabupaten Karimun.. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pengetahuan diet rendah garam dan motivasi makan dengan sisa makanan pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Kabupaten Karimun yang berjumlah 50 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan form sisa makanan. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang tentang diet rendah garam, sebagian besar responden memiliki motivasi lemah, terdapat hubungan Pengetahuan Diet Rendah Garam dengan Sisa Makanan pada Pasien Hipertensi di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun Tahun 2022 dengan p value 0,000, terdapat hubungan Hubungan Motivasi dengan Sisa Makanan pada Pasien Hipertensi di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun Tahun 2022 dengan p value 0,001. Bagi  RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun perlu adanya peningkatan penyuluhan,edukasi maupun movifasi makan kepada pasien rawat inap khususnya pasien hipertensi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN CAKUPAN IMUNISASI BOOSTER DPT-HB-Hib PADA BATITA DI DESA RANAH BARU Adelia Nopriyarti; Indrawati Indrawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12495

Abstract

Imunisasi Booster atau tambahan berupa imunisasi lanjutan DPT-HB-Hib diberikan pada saat anak berusia 18 bulan atau 1,5 tahun, sebab kekebalan yang terbentuk setelah pemberian DPT-HB-Hib 3 dosis sebelumnya akan menurun pada saat anak mencapai usia 15 bulan sampai dengan 1,5 tahun. Puskesmas Air Tiris memiliki 18 Desa, diantara 12 desa tersebut Desa Ranah Baru merupakan desa dengan capaian terendah untuk Imunisasi booster DPT-Hib di Tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan cakupan Imunisasi Booster DPT–HB-Hib Pada Batita di Desa Ranah Baru Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki batita di Desa Ranah Baru Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris yang berjumlah 1.105 orang, dengan jumlah sampel 92 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian ini didapat ada hubungan antara Cakupan Imnusasi Booster (DPT-HB-Hib) dengan pengetahuan (pvalue = 0,000). Saran peneliti agar hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan dalam upaya memperbaiki kinerja program Imunisasi khususnya imunisasi DPT-HB-Hib melaui cara sweeping terhadap batita yang tidak datang ke Posyandu saat pemberian imunisasi ini.
Understanding Elderly Health in Riau: Phenomenology Study on Healthcare Access, Chronic Diseases, and Care Challenges Gusman Virgo; Indrawati; Sri Hardianti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.10937

Abstract

Despite recent improvements in health indicators, ensuring affordable, quality healthcare for the elderly in Riau Province remains challenging. This study examines personal experiences accessing healthcare services, costs, barriers, and strategies to develop more effective solutions for elderly welfare. We conducted a qualitative phenomenological study with 20 seniors in Riau Province (November-December 2024) with equal gender representation. Experienced interviewers gathered information about healthcare seeking, accessibility, affordability, and strategies. Data were analyzed using thematic analysis. Results revealed unsatisfactory health conditions among elderly populations, with many suffering from benign tumors, chronic kidney disease, persistent pain, and gastric ulcers. Most participants had multiple non-communicable diseases, particularly diabetes and hypertension. The elderly faced significant obstacles accessing both government and private healthcare, including inadequate facilities, long wait times, complicated referral systems, and limited medication and medical personnel availability. Financial constraints presented major barriers, especially for private services with high costs. Limited understanding of procedures and additional expenses further complicated access. Transportation issues and lack of awareness about available services highlighted the need for targeted interventions to improve health outcomes in this demographic. System improvements and service enhancements are necessary for optimal healthcare access. Policymakers and elderly care providers must prioritize elderly-friendly healthcare infrastructure with affordable care costs to improve health conditions among senior citizens in Riau Province.
Key Predictors of Quality of Life Among the Elderly in Kampar regency: A Multidimensional Approach Indrawati; Gusman Virgo; Putri Eka Sudiarti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.11005

Abstract

This research investigates many factors that affect the quality of life of the elderly in Kampar Regency, Riau.  This research, with 402 people aged 60 and above, indicated that the elderly's perception of their own health is the most significant predictor of their overall health-related quality of life.  Social support—assistance from family, friends, and the community has been shown to be very impactful, highlighting the significance of social connections for well-being in later life.  Leisure activities —spanning from morning walks to engaging in religious practices or gardening—substantially enhance well-being. Interestingly, the elderly's perception of justice in healthcare services also affects their quality of life. Elderly individuals who feel that access to healthcare services is distributed fairly tend to have a better quality of life. Meanwhile, aging does show negative effects, but this emphasizes the importance of programs that specifically target the needs of the elderly across various age groups, especially the very elderly. The utilization of community-based care services also plays an important role in improving the quality of life, demonstrating the value of a local support system that is easily accessible to the elderly. These findings provide a comprehensive picture of what is truly important for the elderly in Kampar Regency, and can serve as a foundation for the development of more effective programs to enhance well-being in old age.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA SKIZOFERNIA DI UPT PUSKESMAS AIR TIRIS Yaumil Siratul Jannah; Alini Alini; Indrawati Indrawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i2.54064

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) (2022), diperkirakan bahwa 23 juta atau 1 dari 300 orang (0,32%) terkena skizofrenia di seluruh dunia. Indonesia memiliki jumlah pengidap skizofrenia terbanyak di dunia. Penderita skizofernia, jika dirinya memiliki koping yang bagus dalam menangani kekacauan jiwanya, penderita tidak akan mengalami stres yang berkepanjangan dan tidak mempengaruhi kemandiriannya dalam memenuhi Activity Daily Living (ADL). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup  pada penderita skizofernia di UPT Puskesmas Air Tiris. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24-31 Desember 2024 di UPT. Puskesmas Air Tiris. Sampel dalam penelitian ini seluruh penderita skizofernia yang rutin berobat di klaster 4 ruang konsultasi gizi, sanitarian berjumlah 87 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan  uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara antara kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup  pada penderita skizofernia di UPT Puskesmas Air Tiris dengan nilai  p value = 0,002. Diharapkan kepada responden agar terus meningkatkan ketrampilan ataupun kemandirian Activity Daily Living (ADL), pertahankan kemampuan yang sudah baik, serta memperbanyak interaksi sosial sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.
Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur di RSUD Bengkalis Jasri Jasri; Indrawati Indrawati; Nia Aprilla
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.17

Abstract

Nyeri merupakan salah satu keluhan tersering pada pasien setelah mengalami suatu tindakan pembedahan. Manajemen nyeri merupakan salah satu cara digunakan dalam bidang kesehatan untuk mengatasi nyeri yang dialami oleh pasien. Teknik relaksasi merupakan salah satu metode manajemen nyeri non farmakologi dalam strategi penanggulangan nyeri. Relaksasi genggam jari adalah sebuah teknik relaksasi yang sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh siapapun yang berhubungan dengan jari tanggan serta aliran energy dalam tubuh kita. Tujuan penelian adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur di RUSD Bengkalis Tahun 2016. Desain quasi Experiment melalui rancangan One Grup Pretest-Posttest Desing. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Populasai pada penelitian pasien post op fraktur RSUD Bengkalis dengan sampel sebanyak 30 responden yang dilakukan pada tanggal 16-24 Desember 2016. Instrumen penelitian berupa lembar observasi tingkat nyeri dengan menggunakan uji t- (5,80/1,297 : 5,23/1,073). Terlihat perbedaan nilai mean antara keduanya 0,57 dengan standar deviasi 0,224 secara statistik perbedaan signifikan (p < 0,05). Artinya pemberian relaksasi genggam jari berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur di RSUD Bengkalis. Saran dalam penelitian, diharapkan kepada pasien agar dapat memanfaatkan relaksasi genggam jari sebagai suatu metode menurunkan intensitas nyeri terutama pada kondisi post operasi.
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. Z Dengan Teknik Slow Stroke Back Massage (SSBM) Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air tiris Mahfuzah Mahfuzah; Indrawati Indrawati; Nia Aprilla
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.27

Abstract

Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu serta hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Gejala yang paling sering menyertai hipertensi adalah nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pasien hipertensi yang mengalami nyeri akut dengan intervensi keperawatan melakukan teknik slow stroke back massage. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 dengan 1 responden dengan fokus melakukan teknik slow stroke back massage. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 01 Juni sampai dengan 07 Juni 2023. Pada awal pengkajian didapatkan skala nyeri pasien 6 (nyeri sedang) dan setelah dilakukan teknik slow stroke back massage pada hari ke-7 didapatkan skala nyeri turun menjadi 0 (tidak ada rasa nyeri). Intervensi dengan teknik slow stroke back massage ini efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien hipertensi yang mengalami nyeri. Diharapkan teknik slow stroke back massage ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan nyeri pada pasien hipertensi.
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Ny. N Dengan Pemberian Perasan Labu Siam Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Desi Asmerita; Indrawati Indrawati; Yenny Safitri
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.36

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah bersifat abnormal yang diukur minimal tiga kali dalam satu keadaan yang berbeda. Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi yang tidak ditangani dengan segera akan memberikan dampak yang serius bagi penderitanya. Hipertensi disebut juga “silent killer” dan hal ini sangat membahayakan bagi pasien tersebut. Pengobatan hipertensi bisa dilakukan secara farmakologi maupun non farmakologi. Pengobatan non farmakologi salah satunya dengan pemberian perasaan labu siam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan gerontik pada Ny. N dengan hipertensi melalui perasan labu siam di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Metode penulisan penelitian ini adalah studi kasusdengan quasy eksperimen. Diagnosa yang ditemukan pada Ny. N yaitu nyeri berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Intervensi pada pasien yaitu dengan pemberian perasaan labu siam. Terapi ini diberikan satu kali sehari selama 3 hari. Hasil dari implementasi selama 3 hari pemberian terapi perasan labu siam dapat menurunkan intensitas nyeri pada klien dengan hipertensi dengan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 1. Kesimpulan terdapat perubahan skala nyeri yang signifikan pada klien hipertensi setelah diberikan terapi perasan labu siam. Diharapkan agar pasien hipertensi yang mengalami nyeri agar dapat mengonsumsi perasan labu siam untuk mengurangi nyeri yang diderita.
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny. A Dengan Diabetes Mellitus Melalui Rendaman Kaki Air Hangat Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Mayola Akhrini; Indrawati Indrawati; Nelfi Rosa
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.37

Abstract

Diabetes mellitus (DM) menjadi salah satu masalah yang menyebabkan terjadinya peningkatan angka kematian akibat penyakit tidak menular. Pada pasien diabetes mellitus tipe II dapat terjadi gangguan perfusi darah perifer di daerah kaki sehingga kaki sering kesemutan dan kebas. Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan dalam mengatasi gangguan sirkulasi darah perifer dengan melakukan rendaman kaki air hangat. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan asuhan keperawatan pada Ny. A dengan rendaman kaki air hangat untuk sirkulasi darah perifer pada penderita Diabetes Melitus di Desa Simpang Kubu Wilayah kerja UPT Puskesmas Air Tiris tahun 2023. Pada saat pengkajian klien mengeluh sering merasa kesemutan dibagian kaki, dan kaki sukar untuk berjalan. Pasien jika berjalan suka merambat jika tidak merambat tidak kuat untuk berjalan secara mandiri. Kulit tapak kaki terasa kebas dan kram dan kaki mudah lelah jika beraktivitas. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu gangguan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang mengalami sakit. Intervensi diberikan yaitu melakukan rendaman kaki air hangat dikombinasikan dengan pendidikan kesehatan tentang makanan pada pasien DM. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya penurunan kadar gula darah setelah diberikan rendaman kaki air hangat yaitu hari pertama kadar gula darah sebelum diberikan rendaman kaki air hangat 435 mg/dl dan hari ke tiga turun menjadi 245 mg/dl. Diharapkan bagi pasien untuk menerapkan rendaman kaki air hangat untuk pencegahan dan penatalaksanaan gangguan jaringan perfusi perifer pada pasien DM.