Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan Asma Bronkial Di Ruang Ali RSUD Bangkinang Tahun 2024 Muhammad Firdaus.S; Indrawati Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.75

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dengan angka morbiditas tinggi di dunia. Asma bronkial adalah suatu keadaan saluran pernapasan yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas atau aktivitas yang berlebih terhadap rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan dan penyempitan yang bersifat sementara. Asma bronkial dapat menimbulkan penyakit paru yang tidak menular. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai mengevaluasi tindakan asuhan keperawatan pada pasien dengan asma bronkial di ruang Ali RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Tn. A yang berusia 47 tahun dengan asma bronkial di ruang Ali RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 3 hari pada tanggal 24 sampai 26 Juni 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian klien merasakan sesak, badan terasa lemah, nafsu makan berkurang. Oleh karena itu, peneliti menegakkan 3 (tiga) masalah utama dengan diagnosa keperawatan pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas, intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan dan resiko defisit nutrisi berhubungan faktor psikologis. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti agar penelitian ini menjadi pedoman baik instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan asma bronkial.
Penerapan Terapi Jus Tomat Pada Pasien Hiperkolesterolemia Di Desa Pulau Tinggi Tahun 2024 Masrel Masrel; Ridha Hidayat; Indrawati Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.101

Abstract

Kolesterol merupakan lemak yang berwarna kekuningan dan berbentuk seperti lilin yang diproduksi oleh tubuh manusia terutama di dalam hati. Bahan makanan yang mengandung kolesterol berasal dari organ binatang, terutama bagian otak, kuning telur dan jeroan, tetapi bahan makanan yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan tidak mengandung kolesterol. Kolesterol adalah salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab kematian di seluruh dunia, mempengaruhi kesehatan jutaan orang di negara maju maupun berkembang. Penyakit jantung koroner adalah salah satu bentuk penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke otot jantung, yang dikenal sebagai aterosklerosis. Pada pasien Ny.S keluhan utama pada pasien nyeri hebat pada tangkuk dan leher, pasien mengatakan nyeri terasa sangat mengganggu, pasien mengatakan nyeri hilang timbul. Tujuan Karya Ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan memberikan terapi jus tomat pada pasien hiperkolesterol. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dalam mengkaji, menganalisis data, dan mendiagnosa pasien penderita hiperkolestrolemia dengan sampel satu responden dilakukan pada tanggal 27-29 November 2023. Implementasai terapi jus tomat selama 3 hari berturut-turut. Hasil penelitian didapatkan sebelum terapi jus tomat didapatkan kadar kolesterol 250 mg/dl mengalami penurunan hingga hari ketiga didapatkan kolesterol 150 mg/dl. Setelah diberikan terapi jus tomat selama 3 harixdidapatkan kesimpulan bahwa terjadinya penurunanpkadar hiperkolesterolemia. Ny. S tampak mulai bisa beraktivitas dan mengatakan nyeri sudah berkurang. Diharapkan pasien dapat menjaga pola makanan, olaraga, serta melakukan terapi jus tomat secara rutin untuk menjaga kadar kolesterol.
Hubungan Lama Menderita Diabetes Mellitus Dengan Kejadian Luka Gangren Pada Penderita Diabetes Mellitus Devi Muliani; Indrawati Indrawati; Milda Hastuty
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.234

Abstract

Luka gangren terjadi karena lama menderita DM sampai bertahun-tahun yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan syaraf atau masalah sirkulasi yang serius yang dapat menimbulkan efek pembentukan luka gangren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita DM dengan kejadian luka gangren pada penderita DM Di Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Populasi penelitian ini adalah  seluruh penderita DM yang datang berobat jalan di Poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Aulia Pekanbaru berjumlah 671 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita DM yang berobat jalan di Ruang Poliklinik Penyakit dalam Rumah Sakit Aulia Pekanbaru yaitu 87 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner yang diadopsi dari kuesioner peneliti (Masrolan, 2017) sudah uji valid. Nilai Cronbach Alpha yaitu 0,841 yang berarti ≥ 0,60, maka dinyatakan reliabel. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-30 Januari 2026. Berdasarkan hasil penelitian lama menderita DM dalam kategori berisiko ada sebanyak 53 orang (60,9%) dan mengalami luka gangren ada sebanyak 48 orang (55,2%). Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value ≤  (0,02) dengan tingkat kepercayaan 95%, maka Ho ditolak yang artinya artinya ada hubungan lama menderita DM dengan kejadian luka gangren pada pasien penderita Diabetes Mellitus di Ruang Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Disarankan penderita DM bisa mengontrol pola makan dan pola hidup sehat dengan cara mengelola asupan karbohidrat, meningkatkan konsumsi serat, serta menjaga berat badan ideal supaya kadar gula darahnya bisa terkontrol.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.Y Dengan Diabetes Mellitus Tipe II Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang  Tahun 2024 Wafit Azizah; Indrawati Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.69

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin yang diproduksi secara efektif.  Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang jumlah penderita diabetes pada tahun 2024 sebanyak 184 kasus (RSUD Bangkinang, 2024). Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, imlementasi dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data, menganalisa data dan menarik kesimpulan. Subjek pada laporan adalah Tn.Y berusia 58 tahun dengan diabetes mellitus.penelitian ini dilakukan dari tanggal 16-18 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengatakan badan lemas sejak 2 hari yang lalu, keluhan disertai nyeri perut, nyeri yang dirasakan dikanan atas, kanan tengah dan hulu hati, mual (+), muntah (-), nafsu makan menurun. Peneliti dapat merumuskan diagnosa yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien, dan gangguan pola tidur berhubungan dengan nyeri/kolik. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.Y dilakukan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada pasien telah didapatkan masalah telah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneli agar menjadi sebuah pedoman baik instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus tipe II.  
Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Ny. L Dengan  Pemberian Jus Wortel Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Desa Simpang Kubu Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2023 Devi Maharani; Yenny Safitri; Indrawati Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.128

Abstract

Hipertensi sering disebut silent killer karena pada banyak faktor yang menyebabkan naiknya tekanan darah tinggi seperti pola makan yang buruk, gaya hidup kurang baik, kurang aktivitas, dan stress. Pengobatan non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengobati hipertensi salah satunya yaitu wortel. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan asuhan keperawatan gerontik pada Ny. L dengan pemberian jus wortel pada lansia penderita hipertensi di Desa Simpang Kubu Wilayah kerja UPT Puskesmas Air Tiris tahun 2023. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-04 Agustus 2023. Desain penelitian yaitu deskriptif dalam bentuk studi kasus pada 1 orang responden. Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti kepada Ny. L berusia 70 tahun dengan hipertensi di Desa Simpang Kubu, didapatkan data klien mengeluh nyeri, pengkajian nyeri, P: nyeri muncul secara tiba-tiba, Q: nyeri terasa seperti tertusuk-tusuk, R: nyeri kepala, S: skala nyeri 6, T: nyeri berlangsung sekitar 1-2 menit, dan klien merasa pusing. Setelah dilakukan pemeriksaan tekanan darah, didapatkan tekanan darah 178/102 mmHg. Ny. L tampak memegang tengkuk dan meringis. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu nyeri kronis berhubungan dengan resistensi pembuluh darah di otak. Intervensi diberikan yaitu melakukan manajemen nyeri dan pemberian jus wortel. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya penurunan tekanan darah setelah diberikan jus wortel yaitu hari pertama tekanan darah sebelum diberikan jus wortel yaitu 178/102 mmHg dan hari ke tiga turun menjadi 150/84 mmHg. Diharapkan bagi pasien untuk mengonsumsi jus wortel untuk menurunkan nyeri dan menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Pemberian Jus Buah Bit ( Beta Vulgaris L) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Putri Adira; Indrawati Indrawati; Erma Kasumayanti
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.172

Abstract

Hypertension can cause damage to the heart, blood vessels, kidneys, lungs, and motor and sensory nervous systems, and can even affect a person's mental health. Approximately 1 in 5 sufferers with hypertension are at high risk of losing their lives. The purpose of this scientific research is to provide nursing care to Mr. S in an effort to lower blood pressure in hypertensive patients through the administration of beetroot juice (beta vulgaris L) in Kualu Nenas Village. The subject of this research is Mr. S. The research took place from April 27 to 30, 2025. The data collection methods used include in-depth interviews with Mr. S and his family members, direct observation, physical examination, and blood pressure measurement. The tools used in data collection include family nursing assessment sheets and blood pressure measuring tools. The results of blood pressure measurements obtained during the assessment were 175/100 mmHg, with a pulse of 88 beats per minute, a respiratory rate of 20 times per minute, and a body temperature of 36.6℃. Mr. S's height is 160 cm and his weight is 70 kg. The action taken by the researcher regarding the problem faced by Mr. S was to provide beetroot juice therapy (beta vulgaris L). This research applied a case study design with a qualitative descriptive approach and identified the main nursing problems based on the results of the direct study. The case analysis showed a decrease in blood pressure after the patient consumed beetroot juice twice a day. It is hoped that the patient can continue to consume beetroot juice when blood pressure increases.    
Penggunaan Teknik Slow Stroke Back Massage Terhadap Perubahan Kualitas Tidur Pada Pasien Stroke Iskemik Izatul Murni; Yenny Safitri; Indrawati Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.179

Abstract

Stroke is one of the cerebrovascular diseases that is a serious problem worldwide, causing paralysis and a high mortality rate. This disease occurs due to a disruption in brain function related to the blood vessels that supply blood flow to the brain, causing blockages and ruptures. The purpose of this scientific work is to obtain an overview of nursing care with the provision of Slow Stroke Back Massage therapy. This research was conducted in the Krisan Room of Arifin Achmad Regional General Hospital in Riau Province. The type of research is descriptive qualitative research. This research was conducted on June 8-10, 2025, with a sample of 1 respondent. The results of this study indicate that after receiving Slow Stroke Back Massage therapy once a day for three consecutive days, there was an improvement in sleep quality. It is hoped that ischemic stroke patients can apply Slow Stroke Back Massage therapy if they experience sleep issues.
Pemberian Jus Mengkudu Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Hipertensi Oktarisa Oktarisa; Indrawati Indrawati; Putri Eka Sudiarti
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.191

Abstract

Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi, akan menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi penyakit antara lain : penyakit jantung, gagal jantung kongestif, stroke, gangguan penglihatan, gagal ginjal, gagal jantung, bahkan komplikasi. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan asuhan keperawatan dengan pemberian jus buah mengkudu terhadap penurunan nyeri pada penderita hipertensi di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25-27 Juni 2025 dengan sampel 1 responden yaitu Ny N. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan pengukuran tekanan darah. Alat yang dipakai dalam pengumpulan data mencakup lembar kajian keperawatan keluarga dan alat untuk mengukur tekanan darah (sfigmomanometer dan stetoskop) .Keluhan utama yang dirasakan oleh Ny. N yaitu mengeluh sakit kepala, tengkuk terasa sakit dan berat terasa seperti ditusuk tusuk, di bagian kepala dan tengkuk dengan skala nyeri 5. Tekanan darah: 173/92 mmHg. Diagnosa yang muncul yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif berhubungan dengan kompleksitas program keperawatan. Intervensi yang diberikan peneliti  adalah  pemberian jus mengkudu. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tekanan darah setelah diberikan jus buah mengkudu sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut yaitu hari pertama tekanan darah sebelum diberikan jus buah mengkudu yaitu 176/101 mmHg dan hari ketiga turun menjadi 157/88 mmHg dan nyeri juga berkurang  dari skala 5 menjadi skala 2. Diharapkan Ny. N selalu mengontrol tekanan darah dan mengonsumsi jus buah mengkudu jika tekanan darah  meningkat dalam mengatasi nyeri.
Penerapan Thermotherapy Untuk Mengurangi Nyeri Dada Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Dhita Hidayah; Muhammad Nurman; Indrawati Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.192

Abstract

Nyeri menjadi salah satu tanda gejala yang sering muncul pada klien Congestive Heart Failure (CHF) sehingga menyebabkan pasien tidak dapat melakukan aktifitasnya dengan baik serta dapat mengganggu pola tidur pasien, dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan dengan penerapan thermotherapy untuk mengurangi nyeri dada pada Tn. S dengan Congestive Heart Failure (CHF). Metode penelitian menggunakan desain studi kasus yang dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-23 Mei 2025 dengan sampel 1 responden yang dilakukan di ruang Krisan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Dari hasil pengkajian pada Tn. S keluhan utama pasien mengatakan nyeri pada bagian dada kiri, pasien mengatakan nyeri seperti ditusuk dan skala nyeri 6, pasien mengatakan nyeri hilang timbul dan nyeri semakin dirasakan pada saat beraktifitas dan ketika terlalu banyak berfikir (cemas), pasien tampak lemah dan mengatakan sangat khawatir terhadap kondisinya. Dari keluhan yang dirasakan pasien diagnosa utama yang tepat adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisologis ditandai dengan mengeluh  nyeri. Salah satu intervensi yang tepat untuk mengurangi nyeri dada pada Tn. S adalah dengan pemberian thermotherapy. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut selama ±20 menit. Hasil asuhan keperawatan ini menunjukkan adanya penurunan nyeri pada pasien dengan penerapan thermotherapy dari skala 6 menjadi skala 2. Diharapkan pasien dan keluarga mengaplikasikan thermotherapy secara rutin dengan harapan nyeri dada berkurang.
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT GASTRITIS DI DESA LUBUK SAKAT WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR Nanda Indriani; Indrawati Indrawati; Murlianis Murlianis
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i1.53867

Abstract

Abstrak Latar Belakang: World Health Organization (WHO) telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah negara dalam hal kejadian gastritis, dan hasilnya adalah sebagai berikut: Inggris 22%, China 31%, Jepang 14,5%, Kanada 35%, Prancis 29,5%, serta Indonesia 40,8%. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran pengetahuan remaja tentang penyakit gastritis di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja Puskesmas Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Metode: Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja di Lubuk Sakat sebanyak 295 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 22 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat. Hasil: Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan sebagian besar hasil bahwa pengetahuan responden berada pada kategori cukup sebanyak 10 orang (45.5%). Kesimpulan: Pengetahuan remaja tentang penyakit gastritis berada pada kategori cukup sebanyak 10 orang (45.5%) dipengaruhi oleh faktor umur, kurang perhatian terhadap kesehatan, dan kurangnya partisipasi kesehatan. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu masukan teori dan menambah hasil informasi ilmiah yang berhubungan dengan kejadian gastritis. Keyword: Pengetahuan remaja mengenai gastritis Abstract Background: The World Health Organization (WHO) has conducted an evaluation of a number of countries in terms of gastritis incidence, and the results are as follows: England 22%, China 31%, Japan 14.5%, Canada 35%, France 29.5%, and Indonesia 40.8%. Purpose: The purpose of this study is to analyze the description of adolescent knowledge about gastritis in Lubuk Sakat Village, the working area of ​​the Perhentian Raja Community Health Center, Kampar Regency. Method: This study uses a quantitative design with a cross-sectional research design. The population in this study were all adolescents in Lubuk Sakat, totaling 295 people. The sample in this study was 22 people. Data analysis used in this study was Univariate Analysis. Results: From the results of the univariate analysis, it was found that most of the respondents' knowledge was in the sufficient category, as many as 10 people (45.5%). Conclusion: Adolescent knowledge about gastritis was in the sufficient category, as many as 10 people (45.5%) was influenced by age factors, lack of attention to health, and lack of health participation. Suggestion: The results of this study are expected to provide theoretical input and add to the scientific information related to gastritis events.Abstract should consist of; research problem, purpose of the work, research methodology, result findings, discussin, and conclusion. Please ensure that the abstract is concisely and clearly defined. Keyword: Adolescents knowledge about gastritis