Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK–ANAK SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI WEST PRIVATE COURSE Rohdearni Waty Sipayung; Tiodora Silalahi; Marhaeni K.D Matondang; Benarita Purba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1739

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan pemahaman bahasa Inggris Anak- anak Sekolah Menengah Pertama yang ada di WEST PRIVATE COURSE kecamatan Siantar Marihat Pematangsiantar. Adapun masalah yang ditemukan adalah masalah pengetahuan tentang utterances dan pelafalan (pronunciation)yang tidak sesuai menurut aturan yang baik dan benar kemudian kurangnya kemampuan anak- anak yang merupakan peserta yang mengikuti Kursus bahasa Inggris di tempat tersebut, masalah berikutnya adalah siswa siswa sekolah menegah pertama tersebut juga memiliki ketidakmampuan dalam berbicara akibat kosakata yang minim dan mengakibatkan keenganan dalam berkomunikasi secara fasih dan lancer, peserta terdiri dari 25 peserta.Pelatihan dan pendampingan ini dilakukan dengan cara ceramah, praktek/demonstrasi dan latihan yang disertai dengan tanya jawab dalam Bahasa Inggris. Kegiatan ini didukung oleh antusisas peserta,tentor dan manager dari Kursus tersebut. Diharapkan nantinya Pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris yang baik dan benar. Dengan mengadakan Kegiatan kegiatan yang bermamfaat seperti ini kiranya membantu meningkatkankan prestasi dan kemampuan anak anak dan juga lingkungan sekitar lainnya.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA SMA NEGERI 1 NARUMONDA KABUPATEN TOBASA Mardin Silalahi; Anita Purba; Benarita Benarita; Marhaeni K.D Matondang; Rohdearni Wati Sipayung; Tiodora Fermiska Silalahi; Natanael Saragih; Semaria Eva Girsang; Indra Jayanti Damanik; Bismar Sibuea
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4686

Abstract

Pengabdian ini menganalisis kesulitan belajar bahasa Inggris siswa SMA Negeri 1 Narumonda Siantar, kabupaten TOBASA. Fokus pengabdian ini adalah menemukan kesulitan siswa dalam menguasai kompetensi bahasa Inggris. Pengabdian ini menggunakan pendekatan klasik dan individual dalam mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif. Prosedur yang digunakan konteks, input, proses, dan produk / CIPP-Model Evaluasi untuk manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Data dianalisis dengan menggunakan McDonough & McDonough Model, yaitu .: (1) eksplorasi pada kedua proses belajar siswa dan hasilnya; (2) menganalisis hasil eksplorasi melalui kuesioner, wawancara dengan siswa; (3) melakukan peer-debriefing, yaitu wawancara dengan guru lain yang terkait dengan, metode, konten silabus, apakah mereka telah sesuai dengan kebutuhan siswa. Temuan menunjukkan bahwa siswa belajar bahasa Inggris kesulitan untuk: (1) rasa dipaksa; (2) penguasaan rendah pada konsep dasar / intake; (3) kurang dukungan dari lingkungan mereka; (4) lupakan faktor; (5) memiliki lebahasa Inggrish sedikit kesempatan untuk berlatih. Sehubungan dengan temuan tersebut, disarankan agar guru dan lembaga harus memfasilitasi dan memberikan motivasi tinggi untuk proses belajar bahasa Inggris siswa mereka.
SPEAK THE STUDENT'S LANGUAGE TO COMPLETE THE CONTEXTUAL LISTENING ASSESSMENT Marhaeni K.D Matondang; Tutiariani Nasution; Tiodora Fermiska Silalahi; Rosmeri Saragih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 8 No. 2 (2023): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v8i2.2849

Abstract

The research aims to describe the form of student speech acts, especially students' questioning speech acts in contextual listening activities. Contextual listening is related to listening activities and what is happening in everyday life. This research method uses the pattern used is grounded research pattern, that is, researchers are prioritized to be able to develop knowledge and several theories after knowing the problems and field data. In this case, the researcher enters a social situation by collecting data, in this way the researcher takes the data source using a purposive sampling technique, namely a technique for taking data sources with certain considerations, in the case that the researcher takes into consideration 2 English literature students. The results of the research are that it is known that students will have their patterns in the speech act of asking questions. It is known that student A uses questions more often by using speech acts in the form of directives 9 times followed by 1 time commissive, 1 time expressive, or 1 time representative, by focusing on the student appointed to answer the question, while Student 2 uses more commissive speech acts 4 times and uses representative 2 times, this shows that many of the questions given by the teacher are more challenging for students to answer and not burdensome for one student, but for students who are ready to answer questions. Thus, it can be concluded that contextual listening activities allow students to carry out speaking activities through active speech. In this case, it is also emphasized that when students listen well, it will give them the ability to ask questions to understand the material being taught.
Artificial Intelligence as a Reflective Catalyst: EFL Lecturers' Transformative Learning and Identity Negotiation in Higher Education Dolli Rotua Sinaga; Emma Martina Pakpahan; F. Ari Anggraini Sebayang; Semaria Eva Elita Girsang; Marhaeni K.D Matondang
Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH), Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/lensa.16.1.2026.1-17

Abstract

EFL lecturers face a critical challenge: AI tools are reshaping classroom authority and professional identity faster than institutions can support teacher adaptation. This study examines how AI tools function as reflective catalysts that trigger transformative learning among EFL lecturers in Indonesian higher education. Using narrative inquiry, ten EFL lecturers from five universities in North Sumatra participated in a sixteen-week study during 2024. Data were gathered through three rounds of semi-structured interviews, weekly reflective journals, and classroom observations. Participants, with teaching experience ranging from 5 to 18 years, regularly used ChatGPT, Grammarly, and Google Translate. Unlike prior studies that position teachers as mere implementers of technology, this study foregrounds teacher identity and agency as central to AI integration outcomes. The findings reveal four patterns: AI consistently disrupted routine practices, most visibly in assessment and feedback, reducing average teacher talk time from 65% to 40% and prompting seven lecturers to shift toward inquiry-based learning. Reflective episodes emerged most sharply when AI feedback contradicted teacher judgments, producing three identity responses: empowerment, vulnerability, and identity reconstruction. These findings extend Mezirow's transformative learning theory into real-time, technology-mediated classroom practice and demonstrate that successful AI integration requires institutional support for teacher identity negotiation, rather than solely technical training.
Pendampingan PQ4R untuk Meningkatkan Gaya Bahasa Bagi Siswa VIFA English Marhaeni K.D Matondang; Mardin Silalahi; Bismar Sibuea; Sariaman Gultom
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3377

Abstract

Kegiatan ini berfokus kepada pendampingan kepada siswa di Lembaga kursus Bahasa Inggris VIFA English untuk memperbaiki gaya Bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi, kegiatan dilakukan dengan melakukan kegiatan pendampingan kepada siswa, dengan tujuan pelaksanaan adalah menganalisis kemampuan siswa dalam menutur gaya Bahasa dalam proses pembelajaran ataupun keseharian. Metode yang digunakan empat tahapan diantara (1) tahapan sosialisasi, dengan menjelaskan gaya Bahasa yang baik dalam berkomunikasi; (2) tahapan pelatihan dengan memberikan informasi dengan contoh gaya Bahasa yang baik digunakan; (3) penerapan IPTEK, dengan melakukan pendekatan PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review); (4) Pendampingan, dengan memberikan kegiatan presentasi dengan mengkoreksi setiap kegiatan yang dilakukan dan (5) Evaluasi dan keberlanjut, dengan memberikan penilaian dengan rubrik penilaian bagaimana peningkatkan gaya bahasa dengan IPTEK PQ4R dalam prosesnya dengan menggunakan teknik analisa data Ms.Exel. Hasilnya yang diperoleh, sebelum dilakukan pendampingan diperoleh nilainya sebesar 42 dan sesudah kegiatan diperoleh rata-rata sebesar 84,05. Dalam hal ini menekankan bahwa peningkatan sebesar 36,09%. Dalam hal ini menekankan bahwa gaya bahasa dapat merubah posisi komunikasi siswa menjadi lebih baik dan tepat serta mampu menguatkan keberhasilan siswa dalam presentasi.