Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penguatan Kemampuan Bahasa Dan Membangun Literasi Bagi Santri Dilingkungan Pondok Pesantren Adnan Al-Charish Zuhriyah, Ainu; Basith, Abdul; Azhary, Taufik
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6sc7jr17

Abstract

Penguatan kemampuan bahasa dan literasi menjadi aspek penting dalam pengembangan sumber daya santri di lingkungan pondok pesantren. Permasalahannya rendahnya budaya literasi di kalangan santri seperti membaca, menulis dan kemampuan menulis. Santri hanya senang mendengarkan ceramah, tuturan dan nasihat dan jarang mempresentasikan hasil dari proses pembelajarnya. Penelitian atau program  ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi berbahasa baik lisan maupun tulisan serta menumbuhkan budaya literasi di kalangan santri Pondok Pesantren Adnan Al-Charish. Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, pelatihan menulis kreatif, serta pengadaan kegiatan membaca intensif, santri didorong untuk lebih aktif dalam mengembangkan potensi intelektual dan komunikatif mereka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa dan minat baca santri. Program ini juga mendorong terbentuknya lingkungan belajar yang berbasis literasi dan komunikatif, sebagai bekal penting bagi santri dalam menghadapi tantangan global di era informasi.
Rationality Analysis of Antibiotic Use in Chronic Kidney Disease Patients at Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Regional HospitalUsing the Gyssens Method Dian Aisyah Aprilina; Titi Agni Hutahaen; Ainu Zuhriyah; Sabilah Sebil Noer
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/6xrbg306

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) requires special attention in antibiotic therapy due to pharmacokinetic changes that can affect drug concentration and efficacy. Inappropriate antibiotic selection or dosing may increase toxicity risk and further impair renal function. This study aimed to analyze the rationality of antibiotic use in CKD patients in the internal medicine ward of Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Regional Hospital, Bojonegoro. A retrospective design was used, analyzing patient medical records from July to December 2024. The rationality of antibiotic use was assessed using the Gyssens method, which evaluates the appropriateness of indication, dosage, interval, duration, and antibiotic selection. Among 91 patients, the largest age group was 45–55 years (26.37%), with a hospital stay of 1–3 days (51.65%). The most frequently used antibiotics were ceftriaxone (43.96%) and cefepime (32.97%). The Gyssens analysis showed that 63.74% of antibiotic use was rational (category 0), while 36.26% was irrational, with the most common issue being category IVd (availability of a narrower-spectrum alternative) at 37.36%. Although most antibiotic use complied with clinical guidelines, there remains a need for improvement in selecting antibiotics with a more appropriate spectrum. Strengthening antibiotic stewardship programs is expected to improve therapeutic outcomes, minimize toxicity risks, and prevent antimicrobial resistance in hospital settings. 
The Effect of Index Card Match Strategy toward Grammar Mastery Iin Widya Lestari; Ainu Zuhriyah; Kurniaka Insyanatun Khassanah
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 2 No. 1 (2018): September 2018
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aimed to know is any differences in students’ condition before and after giving a treatment and to know the effect of Index Card Match in grammar mastery. This research is experimental research. The population was all eighth-grade students in academic year 2018/2019. It consists of 3 classes, VIII A, VIII B, and VIII C. Using purposive sampling technique, VIII A (experimental class) and VIII B (control class) were chosen as the sample with a total number of students were 25 students in every class. The treatment was conducted in an experimental class in 4 times. The instrument consists of 20 multiple-choice item and 10 completion item questions about grammar test. The data that was collected from preliminary test and post-test were processed using SPSS 18. The result of this research showed that the results of the preliminary test and post-test. It shows that students’ score increase. Students’ score at the preliminary test was classified poor. While at post-test, students mostly classified at very good classification. This result leads to the conclusion that students who were taught by using Index Card Match Strategy achieved higher scores than those who were not.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Bagi Balita Pada Remaja di Desa Tlogorejo Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Zuhriyah, Ainu; Dirgantoro, Guruh Putro
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i2.1403

Abstract

Stunting merupakan sebuah kondisi gagal tubuh pada balita yang diakibatkan kekurangan gizi, sehingga balita tidak tumbuh sesuai dengan usianya. angka prevalensi stunting di Indonesia sebanyak 8,7 juta atau 30,7% bayi berumur bawah lima tahun (balita). Data lebih lanjut menujukkan angka prevalansi stunting di Jawa Timur sebesar 23,5%, meskipun angka stunting di Jawa Timur masih dibawah angka nasional (30,7%) namun angka ini masih belum aman karena masih diatas target stunting yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni sebesar 20%. Kurangnya pengetahuan dari remaja di Desa Tlogorejo tentang stunting menjadi aspek pertimbangan dilakukannya Sosialisasi untuk mencegah resiko terjadinya kasus stunting itu sendiri. Sosialisasi pencegahan stunting ini dilaksanakan dengan metode Particypation Action Research (PAR) presentasi, diskusi, dan pelaporan yang mana melibatkan banyak masyarakat serta para Stakeholder di Desa Tlogorejo. Selama sosialisasi, peserta memberikan respon yang positif terhadap program yang dilaksanakan. Dari instrumen kepuasan yang dibagikan diketahui bahwa program ini dapat memberi manfaat bagi peserta. Pemateri dan keseluruhan program ini mendapatkan respon positif dari para peserta.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Fisik dan Mental Pada Lansia Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Basith, Abdul; Zuhriyah, Ainu
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i3.1927

Abstract

Lansia adalah individu pada kelompok umur yang telah memasuki tahapan akhir pada fase kehidupannya. Dengan makin lanjutnya usia seseorang maka kemungkinan terjadinya penurunan anatomik dan fungsional atas organ tubuhnya makin besar. Oleh karena itu melakukan aktivitas olahraga yang teratur, melakukan pola hidup yang sehat, istirahat , tidak merokok dan pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan salah satu usaha mencapai kesehatan bagi lansia untuk menghadapi lanjut usia yang dapat menikmati hidupnya dan tetap terjaga kesehatannya dengan baik. Untuk mencapai kondisi yang sehat bagi lansia selain upaya diatas juga perlu dilaksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kesehatan mental bagi lansia, sehingga lansia dapat termotivasi untuk mempertahankan kesehatannya, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mentalnya. Penurunan fisik dan mental yang dialami lansia menyebabkan berkurangnya kemandirian dan terbatasnya aktivitas sehari-hari. Tujuan peningkatan pengetahuan bagi lansia dan keluarganya di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro guna memandirikan lansia supaya terjaga kesehatan fisik dan mental lansia di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Upaya-upaya lain dalam menjaga kesehatan yang dapat dilakukan di antaranya yaitu dengan melakukan berobat sendiri ataupun berobat jalan, maupun memilih untuk rawat inap. Tanda-tanda kesehatan lansia yang dapat diamati atau dilakukan observasi adalah suhu tubuh dan detak jantung. Hasil yang diharapkan dari peningkatan pengetahuan dari upaya kesehatan lansia adalah mampu mengontrol kesehatan mental dan kesehatan fisik lansia supaya lansia dapat hidup secara mandiri
Peningkatan Kemampuan Literasi Membaca Santri Pondok Pesantren Ar Ridwan Rōmly Al-Maliky Melalui Model Pembelajaran Inquiry-Based Learning Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Abdul Basith; Ainu Zuhriyah
Journal on Education Vol. 8 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 8 Nomor 2 Desember - Februari 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v8i2.8860

Abstract

This study aims to improve the reading literacy skills of students at the Ar Ridwan Rōmly Al-Maliky Islamic Boarding School through the application of the Inquiry-Based Learning (IBL) model in Indonesian language lessons. The low ability of students to understand reading content, analyze text structure, and draw conclusions indicates the need for the development of a more active and challenging learning model. This research is a Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart approach, consisting of two cycles. The research subjects included 32 high school level students who took Indonesian language lessons. The research instruments consisted of reading literacy tests, observation sheets, and student response questionnaires. The results showed an increase in the average reading literacy score of students from 62 in the pre-cycle to 74 in cycle I and 86 in cycle II. The students' activities in asking questions, discussing, and analyzing texts also showed a significant increase. These findings show that the IBL model is effective when applied in Indonesian language learning in Islamic boarding schools to improve students' reading literacy skills in terms of both cognitive aspects and learning attitudes.
Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Karakter Moral Mahasiswa di Era Modern Ainu Zuhriyah; Abdul Basith
Journal of Innovative and Creativity Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v3i3.651

Abstract

Makalah ini mengupas hakikat Pendidikan Kewarganegaraan dan peran pentingnya dalam mengembangkan karakter moral peserta didik masa kini. Di era sekarang ini, perubahan teknologi dan informasi serta tantangan global muncul silih berganti. Setiap individu tidak hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga kualitas moral dan tanggung jawab sosial. Pendidikan kewarganegaraan bukan hanya sekedar mengajarkan Konstitusi dan sistem pemerintahan, tetapi juga merupakan wahana dasar dalam menanamkan nilai-nilai universal seperti demokrasi, hak asasi manusia, toleransi, keadilan dan nasionalisme. Pendidikan kewarganegaraan merupakan program pendidikan yang berintikan demokrasi politik, diperluas dengan sumber-sumber pengetahuan lainnya: pengaruh-pengaruh positif dari pendidikan sekolah, masyarakat, dan orang tua. diproses guna melatih para mahasiswa untuk berpikir kritis, analitis, bersikap dan bertindak demokratis dalam mempersiapkan hidup demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pendidikan Kewarganegaraan untuk mahasiswa bertujuan untuk mengembangkan karakter mahasiswa melalui penanaman nilai-nilai luhur, memperkokoh rasa kebangsaan dan cinta tanah air, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan bermoral, meningkatkan kesadaran hukum dan demokrasi, serta membentuk kesadaran antikorupsi dan kepedulian lingkungan. Pendidikan kewarganegaraan diberikan kepada mahasiswa bertujuan supaya setiap generasi bangsa harus mendapat pengetahuan, sikap atau nilai dan keterampilan agar mampu mengembangkan diri menjadi warga negara yang memiliki watak atau karakter yang baik dan cerdas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai dengan demokrasi konstitusional. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki karakter moral kuat, siap menjadi agen perubahan positif, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa di masa depan.
Effectiveness of the Project-Based Learning Model on High School Students' Argumentative Essay Writing Skills Zuhriyah, Ainu; Tawakkal, M. Iqbal
International Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2025): Vol 1 No 1 June 2025
Publisher : Badan Usaha Milik Desa Berkaho Pungpungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in improving the argumentative essay writing skills of senior high school (SMA) students. Argumentative essay writing is a critical competency in Indonesian language learning, involving the ability to think critically, construct logical arguments, and systematically communicate ideas. The research method used was a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The research subjects consisted of two 11th-grade classes in a public high school, assigned as the experimental and control groups. The instrument used was an argumentative essay assessment rubric including indicators of structure, cohesion-coherence, argumentation, and language use. The results showed a significant difference in the average essay writing scores between the experimental and control groups after the treatment. The PjBL model proved effective in enhancing students’ argumentative writing skills through active involvement, collaborative work, and the completion of real-world project-based tasks. These findings recommend the implementation of the PjBL model in writing instruction as an innovative alternative relevant to 21st-century learning needs.