Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGGULANGI KRISIS KARAKTER PADA MURID SMA MUHAMMADIYAH 2 BOJA Puji Astutik; Mukhammad Anieg
As-Sulthan Journal of Education Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The character crisis among teenagers, especially among high school students, is a complex challenge in the current educational context. Signs of this problem can be seen from an increase in negative attitudes, including decreased ethics in communication, reduced respect for teachers, and low attention to the social environment. At SMA Muhammadiyah 2 Boja, this issue is also felt, especially due to the influence of the external environment, developments in digital technology, and limited comprehensive moral development. This research aims to examine the contribution of Islamic Religious Education (PAI) in overcoming the character crisis problem and forming student behavior with good character. The research method used is descriptive qualitative with a literature review, observation and interview approach. The results of this research show that PAI has a significant impact in shaping students' character through comprehensive teaching methods, religious activity habits, and examples from teachers. Routine activities such as morning tadarus, midday prayers, memorizing verses and hadith, as well as implementing daily adab are effective means of instilling strong religious values. Apart from that, the values ​​of cooperation, togetherness and the spirit of doing good with sincere intentions are promoted in every activity, both formal and informal.
DUKUNGAN SUAMI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI YANG MEMILIKI BAYI 6-12 BULAN Puji Astutik; Amalia Lutvitasari
JURNAL SABHANGA Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL SABHANGA
Publisher : LPPM STIKes SATRIA BHAKTI NGANJUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53835/jssbn.v5i2.74

Abstract

ASI eksklusif adalah bahwa bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan lainnya. Tingkat pemberian ASI eksklusif bisa berhasil sukses dengan adanya dorongan suami kepada ibu menyusuidalam memberikan ASI pada bayi. Mengetahui dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif padaibu menyusui yang memiliki bayi 6-12 bulan di Posyandu Desa Kebonagung Kecamatan SawahanKabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang dilaksanakan di PosyanduDesa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Populasi dalam penelitian ini ibumenyusui yang memiliki bayi 6-12 bulan di posyandu Desa Kebonagung Kecamatan SawahanKabupaten Nganjuk sebanyak 28 ibu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 responden denganteknik sampling “total sampling”. Variabel penelitian ini yaitu dukungan suami dalam pemberian ASIeksklusif pada ibu menyusui yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Pengumpulan data menggunakankuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 28 responden hampir setengahnya yaitu 12responden (43%) mendapatkan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif kategori rendah,hampir setengahnya yaitu 10 responden (36%) mendapatkan dukungan suami dalam pemberian ASIeksklusif kategori sedang, dan sebagian kecil yaitu 6 responden (21%) mendapatkan dukungan suamidalam pemberian ASI eksklusif kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa hampir setengahnyayaitu 12 responden (43%) mendapatkan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif kategorirendah. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat pendidikan suami, pendapatan keluarga dan kurangnyainformasi yang diterima ibu. Oleh karena peran suami penting dalam pemberian ASI eksklusif, makasuami harus dijadikan sasaran penyuluhan ASI dan didorong untuk lebih aktif mencari informasimengenai ASI eksklusif.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBASIS TEORI KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN PENYAJIAN DAN PEMBACAAN DATA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rinda Lestari, Desi; Puji Astutik
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47621

Abstract

This research investigates the integration of deep learning principles with cognitive theories to facilitate data processing instruction among elementary school pupils. Primarily, a descriptive qualitative methodology was used, supplemented by quantitative evidence. The study involved 20 fifth-grade students across three intensive instructional sessions. Instruments for data gathering comprised pre- and post-assessments, direct observation of participants, semi-structured interviews, and records of classroom proceedings. Mean scores improved markedly from 58.4 to 82.6, signifying substantial advancement in conceptual mastery. Moreover, participants' learning behaviors transformed notably: they now engage actively, formulate reasoned arguments, and adeptly discern data insights beyond rote computation. Observations in the classroom illustrated students' progression from difficulty differentiating raw numerical values from their meanings to linking them to practical contexts, for instance, estimating household shopping expenditures. The scaffolded instructional framework, which connects theoretical abstractions to everyday activities through experiential exercises, demonstrated efficacy in enhancing long-term conceptual retention. Empirically, this method underscores deep learning's role as a vital conduit from mechanical repetition to genuine comprehension in foundational mathematics. This pedagogical strategy holds immediate relevance and necessitates widespread adoption to rectify curriculum deficiencies rooted in procedural superficiality, particularly in under-resourced educational settings.
Boeh: Elemen Busana Penentu Hierarki Ruang Perempuan pada Masyarakat Budaya Padi Kasepuhan Ciptagelar Puji Astutik; Susilo Kusdiwanggo
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 9 No. 3 (2020): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v9i3.105

Abstract

Ketika berinteraksi dengan padi dan turunannya, masyarakat budaya padi (padi culture) Kasepuhan Ciptagelar selalu mengelola secara ritual dalam satu siklus yang terus berulang. Terdapat relasi signifikan antara waktu, pelaku dan aktivitas memperjalankan padi. Urutan konstelasi ini menghadirkan teritori dan ruang yang baik secara fisik maupun metafisik bagi laki-laki dan perempuan. Ruang perempuan hadir pada saat ritual padi dilaksanakan. Kehadirannya dikenali secara langsung dari busananya. Boeh, elemen busana dari relasi sakuren domain budaya busana menandakan pemakainya sebagai pemimpin ritual sekaligus entitas ke-3 dari relasi sakuren. Setiap realitas menunjukan hierarki ruang perempuan yang berjenjang. Dengan menggunakan metode kualitatif-eksplanatif melalui paradigma empiris, dengan hipotesis penelitian. Penelitian antropologi-arsitektur ini bertujuan untuk menguji teori domain budaya busana yang dipakai pada saat ritual sebagai penentu hierarki ruang perempuan. Hasil penelitian membuktikan dan memperkuat hipotesis, bahwa domain budaya busana yang menghadirkan boeh pada perempuan saat ritual menunjukan hierarki tertinggi dari ruang perempuan.