Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SISTEM HYBRID KAPASITAS 1230WP PADA SMA NEGERI 3 SURAKARTA Choirul Alfian Putranto; Jaka Windarta; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i3.478-487

Abstract

Saat ini permintaan energi listrik di Indonesia begitu besar sehingga kebutuhan listrik selalu naik begitu pesat tiap tahunnya. Namun penggunaan energi baru terbarukan masih sangat minim padahal Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sekitar 442 GW. Berangkat dari hal tersebut, SMA Negeri 3 Surakarta menjadi objek inisiasi sekolah modern dengan penggunaan energi yang ramah lingkungan. Penulis menginisiasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem hybrid untuk menyupali beban sebesar 1110W berupa lampu penerangan dan pompa air yang bertujuan untuk meningkatkan keadalan dan juga penghematan energi yang ramah lingkungan. PLTS yang sudah diimplementasikan ini memiliki kapasitas panel surya yang terpasang sebesar 1230Wp, dilengkapi dengan inverter hybrid kapasitas 2400W yang mana didalamnya sudah terintegrasi Solar Charge Controller jenis MPPT 60A dan Automatic Transfer Switch, serta selain itu juga terpasang 4 buah baterai kapasitas 100Ah. Pengujian didapatkan untuk efisiensi panel surya sebesar 12,26%, SCC sebesar 86,71%, Inverter sebesar 80,64%. Untuk pengujian baterai menunjukkan masih dalam kondisi sangat baik yang sama halnya dengan pengujian pembebanan, charging, dan discharging. Hal ini menunjukkan bahwa semua komponen dan sistem berjalan dengan baik sehingga layak untuk diimplementasikan dan dijalankan keseluruhan sistemnya.
PERANCANGAN DAN ANALISIS KELAYAKAN TEKNO EKONOMI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ROOFTOP KAPASITAS 1215 WP DENGAN SISTEM ON GRID SKALA RUMAH TANGGA STUDI KASUS PERUMAHAN SAMBIROTO ASRI KOTA SEMARANG Dimas Adi Satrio; Jaka Windarta; Singgih Saptadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.461-469

Abstract

Memanfaatkan atap rumah sebagai lahan pembangkit listrik tenaga surya sistem on grid bisa menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk mengurangi tagihan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis potensi PLTS rooftop kapasitas 1215 Wp dengan sistem on grid skala rumah tangga dari sisi tekno ekonomi. Menggunakan masing-masing dua alternatif untuk komponen utama panel surya dan inverter maka terdapat 4 variasi rancangan konfigurasi komponen dalam penelitian ini. Variasi 1 menggunakan panel surya canadian solar dengan inverter solax. Variasi 2 menggunakan panel surya canadian solar dengan inverter sofar. Variasi 3 menggunakan panel surya risen dengan inverter solax. Variasi 4 menggunakan panel surya risen dengan inverter sofar. Melalui software PVSyst 6.43, dengan rata rata radiasi sebesar 5,48 kWh/m2/hari, potensi kinerja dari masing-masing variasi perancangan PLTS rooftop kapasitas 1215 Wp skala rumah tangga ini akan menghasilkan energi listrik sebesar 1873 kWh, 1893 kWh, 1865 kWh dan 1885 kWh. Biaya investasi dari perancangan PLTS rooftop kapasitas 1215 Wp adalah Rp25.220.000-Rp27.020.000 dengan nilai Net Present Value berkisar antara Rp15.309.805- Rp17.421.839, Benefit Cost Ratio berkisar antara 1,489-1,588, Payback period berkisar antara 10,38 – 11,02 tahun dan nilai IRR berkisar antara 8,8-9,56%.
STUDI PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SISTEM HYBRID KAPASITAS 1230WP PADA SMA NEGERI 3 SURAKARTA DITINJAU DARI TEKNIS DAN EKONOMI TEKNIK Imam Arifan Nurdani; Jaka Windarta; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i3.488-495

Abstract

Kebutuhan energi listrik nasional selalu meningkat setiap tahunnya. Hal ini disertai dengan semakin masifnya pemakaian energi fosil sebagai pembangkit listrik. Pemerintah menargetkan porsi energi baru dan dan terbarukan (EBT) dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, paling sedikit sebesar 23% pada tahun 2025. Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi EBT yang besar, terutama bersumber dari energi surya dengan radiasi harian rata-rata sebesar 4,8 kWh/m2/hari. Hal ini yang mendasari perancangan pembangkit listrik tenaga surya di SMA Negeri 3 Surakarta. Fasilitas publik seperti SMAN 3 Surakarta dapat dijadikan sebagai model sekolah yang ramah lingkungan bagi fasilitas publik serupa maupun masyarakat umum. PLTS ini menggunakan sistem hybrid dengan kapasitas pembangkitan 1230 Wp, SCC 60A, Baterai 24 V 200Ah, dan Inverter hybrid 2400W. Dengan bantuan simulasi PVSyst dan Retscreen, dari 4 variasi PLTS yang ada, PLTS variasi 2 menghasilkan listrik sebesar 1.653,2 kWh/tahun. Dengan investasi awal sebesar Rp25.186.000 didapat nilai Net Present Value sebesar Rp1.210.272 dan waktu balik modal atau Payback Period pada tahun ke-24.
STUDI PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA PADA UMKM COFFEE SHOP DI KOTA SEMARANG DITINJAU DARI ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST Khilmi Nafadinanto Irfani; Jaka Windarta; Susatyo Handoko
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.643-652

Abstract

 Penyediaan tenaga listrik semakin bergeser menuju sumber energi bersih dan hijau. Kebijakan mengenai pentingnya penggunaan energi hijau pun mulai digalakkan. Dari banyaknya jenis energi terbarukan, salah satu yang paling banyak digunakan dan dapat diaplikasikan pada skala kecil seperti rumah tangga adalah PLTS. Lokasi geografis merupakan salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Indonesia karena berada di garis khatulistiwa. Rata-rata radiasi matahari termasuk kategori relatif tinggi sepanjang tahun yaitu sebesar 4,80 kWp/m2/hari. Fleksibilitas PLTS yang dapat digunakan hingga skala kecil ini diharapkan mampu dimanfaatkan untuk mensuplai kebutuhan listrik untuk kebutuhan usaha UMKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang dan menganalisis potensi PLTS sistem offgrid dengan menempatkan PLTS pada atap Caravan/Foodtruck dengan studi kasus UMKM “Angka Coffee”. PLTS ini menggunakan sistem offgrid dan membutuhkan spesifikasi minimum kapasitas baterai 158Ah, Panel surya 683,5 Wp, inverter 805 Watt, dan Solar charge controller 28,5A. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi menggunakan PVSyst 7.1 dan membandingkan 4 jenis variasi sistem yang terdiri dari 2 merk panel surya dan 2 merk baterai. Didapatkan hasil variasi 4 memiliki nilai produksi energi listrik paling tinggi 694 kWh dengan PR ratio 0,572 dan tingkat pemenuhan energi listrik (solfrac) sebesar 0,99.
STUDI PERANCANGAN DAN ANALISA DAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN SISTEM ON GRID PADA PONDOK PESANTREN TANBIHUL GHOFILIIN KABUPATEN BANJARNEGARA Ali Firmansyah; Karnoto Karnoto; Jaka Windarta
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.693-700

Abstract

Menipisnya energi fosil, terutama minyak, gas, memberi komitmen dunia untuk mengurangi emisi. Hal ini mendorong pemerintah Indonesia untuk menjadikan energi baru dan terbarukan sebagai prioritas utama. Salah satu energi baru dan terbarukan yang memiliki potensi besar di Indonesia adalah energi surya, mengingat Indonesia terletak di garis Khatulistiwa yang menerima sinar matahari sepanjang tahun. Potensi energi surya di Indonesia mencapai 207.8 GWp. Akan tetapi, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya yang terpasang hanya 0.085 Gwp atau 0.04% dari total potensi. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang pembangkit listrik tenaga surya on-grid dan menganalisa energi yang dihasilkan pada Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin. Terdapat 3 variasi daya yang dirancang berdasarkan perhitungan potensi kapasitas PLTS, Regulasi PLN, dan berdasarkan anggaran dana. Panel Surya yang digunakan adalah ST Solar 450WP Monocrystalline. Inverter yang digunakan adalah Sofar 1100TL, Sofar 3ktlm, dan Sofar 5ktlm. Perancangan PLTS dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak PVSyst 7.2. Berdasarkan simulasi PVSyst 7.2, PLTS 11700WP menghasilkan energi dalam satu tahun 16,136 kWh. PLTS 3150WP menghasilkan energi dalam satu tahun 4,364.3 kWh. PLTS 1350Wpmenghasilkan energi dalam satu tahun 1,852.4 kWh
ANALISIS EKONOMI DAN PENGUJIAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SISTEM OFF GRID PADA UMKM COFFESHOP DI KOTA SEMARANG Sunan Muqtasida Masfuha; Jaka Windarta; Susatyo Handoko
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.653-663

Abstract

Distribusi listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum tentu mencapai daerah daerah terpencil, sehingga daerah tersebut memerlukan sumber listrik alternatif seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Maka dari itu dalam tugas akhir ini akan dilakukan penelitian yang ditujukan untuk menganalisis perancangan PLTS dengan sistem off grid ditinjau dari sisi ekonomi teknik dan menguji sistem PLTS tersebut pada coffee shop di remote area. Metode penelitian yang digunakan adalah membandingkan kelayakan 4 variasi sistem PLTS dengan sistem genset dan  sistem charging. Didapatkan hasil penelitian semua variasi memiliki nilai NPV yang bernilai negatif (<0). Dengan demikian semua variasi ini dianggap tidak layak dari segi ekonomi dan tidak memberikan profit, akan tetapi pilihan PLTS variasi 1 adalah investasi yang paling murah. Dengan alasan tersebut PLTS variasi 1 yang menggunakan panel surya Maysun 120 Wp dan baterai Shoto 150 Ah dipilih sebagai sistem yang dilakukan pengujian. Dari hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan semua komponen dan sistem secara keseluruhan dapat bekerja dengan baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sistem PLTS layak untuk diimplementasikan.
PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ROOFTOP KAPASITAS 1200WP DENGAN SISTEM ON GRID PADA PT. BPR BKK MANDIRAJA CABANG WANAYASA KABUPATEN BANJARNEGARA Ilham Muammar Yusuf; Denis Ginting; Jaka Windarta
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.196-205

Abstract

Adanya kekhawatirkan biaya penggunaan energi fosil dari PLN yang meningkat serta kebutuhan listrik yang tidak sedikit sehingga diperlukan adanya sistem kelistrikan dengan sumber energi terbarukan. Pembangkit listrik tenaga surya dengan sistem on grid merupakan solusi bagi pelanggan PLN untuk mengurangi tagihan listrik. Dengan penggunaan sistem ini akan mengurangi tagihan listrik dan memberikan nilai tambah pada pemiliknya. Pada penelitian ini dilakukan pengujian komponen pada sistem PLTS dan menganalisis dampak dari pengimplementasian PLTS on grid terhadap konsumsi energi listrik di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil bahwa array surya memiliki efisiensi sebesar 16,03% dan inverter memiliki efisiensi sebesar 92,61% dimana nilai efisiensi masih lebih rendah dari nilai pada data sheet komponen yang disebakan karena suhu lingkungan yang lebih tinggi dari suhu optimal. Berdasarkan analisis dari produksi PLTS, didapatkan hasil bahwa dari total beban yang beroperasi selama 30 hari objek penelitian hanya memerlukan impor energi listrik dari PLN sebesar 232,318 kWh dari total beban yang beroperasi sebesar 313.99 kWh.
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PERFORMA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ON GRID STUDI KASUS SMP N 3 PURWODADI Imam Fajar Nur Diansyah; Susatyo Handoko; Jaka Windarta
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.701-708

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi surya yang tinggi yaitu sebesar 207 GWp. Upaya yang dapat dijalankan untuk memaksimalkan potensi energi surya secara efisien adalah menerapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lokasi yang memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Daerah Purwodadi di Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi energi surya yang cukup tinggi sebesar 1,92 MWh/m2 per tahun. Tugas akhir ini dilaksanakan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis kinerja PLTS sistem on grid dengan kapasitas 1350 Wp di SMP N 3 Purwodadi. Tugas akhir ini dimulai dengan perancangan dan pengimplementasian kemudian dilakukan pengujian komponen sistem PLTS selanjutnya dilakukan analisis produksi listrik oleh PLTS. Pengujian komponen dilakukan untuk mengetahui nilai daya input dan daya ouput sehingga nilai efisiensi dapat ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil bahwa larik panel surya memiliki efisiensi sebesar 15,3% dimana nilai efisiensi panel surya masih lebih rendah dari nilai pada datasheet yang disebakan karena suhu panel surya yang lebih tinggi dari suhu standar STC, sedangkan inverter memiliki efisiensi sebesar 97% yang mana sesuai dengan datasheet. Berdasarkan hasil monitoring selama dua bulan, PLTS mampu membangkitkan listrik hingga 361 kWh dengan rata-rata harian sebesar 5,92 kWh. Kemudian sistem PLTS memiliki nilai performance ratio 83% yang menandakan bahwa PLTS beroperasi dengan cukup baik dalam membangkitkan listrik.
KONSERVASI ENERGI DAN PENGGUNA ENERGI SIGNIFIKAN DENGAN STUDY CASE FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Mahendra Krisna Aldianto; Jaka Windarta; Eko handoyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.164-167

Abstract

Di era kemajuan teknologi dan informasi saat ini, pertumbuhan dan penggunaan energi listrik oleh konsumen tentunya semakin besar dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, Konservasi Energi dapat dilakukan untuk mengetahui Informasi rinci tentang penggunaan energi. Berapa besar yang harus dibayar dalam pemakaian energi tersebut, Pengguna potensial terbesar, dan tentunya konservasi energy ini akan mengarah pada rekomendasi dari operasional peralatan maupun proses. Mengacu pada infrastruktur yang membutuhkan penggunaan energi dalam skala besar, Konservasi energi perlu dilakukan  untuk menjaga keseimbangan penggunaan rnergi lebih lanjut dalam menjaga Eco saving Energy untuk generasi selanjutnya. Serta, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro dari tahun 2016 hingga 2019 memiliki jumlah konsumsi energi yang cukup besar sebagai sarana prasarana pendidikan yang meliputi dari 13 Fakultas dan 5 unit operasional. Dari fakultas fakultas tersebut tersebar lebih banyak di dalam setiap fakultas yang disebut Unit. Secara keseluruhan, dalam hal ini dari 13 Fakultas dan 5 Unit kami menganalisis secara rinci rekomendasi yang harus dilakukan untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro sebagai sarana prasarana gedung pendidikan dan laboratorium, Jurusan ini berjeniskan Non Exact dengan potensi pengguna energi signifikan yang dapat diminimalisir.
STUDI PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ROOFTOP ON GRID PADA PT. BPR BKK MANDIRAJA CABANG WANAYASA KABUPATEN BANJARNEGARA DITINJAU DARI TEKNIS DAN EKONOMI TEKNIK DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST 7.0 DAN RETSCREEN 6.0.7 Darell Mahardhika; Jaka Windarta; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.206-214

Abstract

Penggunaan teknologi sel surya sebagai sumber energi listrik di Indonesia masih sangat minim padahal potensi sumber energi matahari sangat melimpah. EBT mempunyai peran yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan energi. Dalam hal ini, energi surya merupakan alternatif energi terbarukan yang mampu menjadi salah satu solusi untuk menjadi pengganti energi fosil. Menggunakan masing-masing dua alternatif untuk komponen utama panel surya dan inverter maka terdapat 4 variasi rancangan konfigurasi komponen dalam penelitian ini. Variasi 1 menggunakan panel surya osda dengan inverter solis. Variasi 2 menggunakan panel surya osda dengan inverter sofar. Variasi 3 menggunakan panel surya risen dengan inverter solis. Variasi 4 menggunakan panel surya risen dengan inverter sofar. Melalui software PVSyst 7.0, dengan rata rata radiasi sebesar 4,16 kWh/m2/hari, potensi kinerja dari masing-masing variasi perancangan PLTS rooftop kapasitas 1200 Wp  ini akan menghasilkan energi listrik sebesar 1266 kWh, 1259 kWh, 1401 kWh dan 1393 kWh. Biaya investasi masing-masing variasi perancangan PLTS pada penelitian ini adalah Rp23.072.000, Rp21.922.000, Rp24.572.000, dan Rp23.422.000 dengan nilai Net Present Value masing-masing variasi adalah Rp6.384.126, Rp7.631.112, Rp7.816.540, dan Rp9.023.991 dengan waktu pengembalian biaya investasi masing-masing variasi berdasarkan discounted payback period yang dihitung adalah 13,13 tahun, 12,83 tahun, 12,78 tahun dan 12,26 tahun