Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SISTEM INFORMASI MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI DIGITAL DESA RATTE MUHAJIR, MUHAJIR; Sarjan, Muhammad; Kahfi, Ashabul
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi media pembelajaran literasi digital desa ratte. Sistem ini dirancang sebagai alat bantu yang mudah diakses oleh masyarakat di desa ratte untuk meningkatkan kecakapan dalam penggunaan internet di pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan sistem berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman php dan mysql sebagai basis data. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan perancangan sistem pengembangan prototipe dan pengujian sistem. Data konten literasi digital dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sistem melalui penginputan konten. Sistem ini juga menyediakan fitur pengelolaan data konten untuk memudahkan pengguna dalam mengelola dan mengupdate informasi literasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi media pembelajaran literasi digital desa ratte dapat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkait pentingnya literasi digital.
Implementasi Peta Digital untuk Smart Village (Studi Kasus Desa Tammangalle, Polewali Mandar) Masrianto; Harianto; Kahpi, Ashabul; Sarjan, Muhammad
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6 No 1 (2020): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v6i1.125

Abstract

Organisasi, perusahaan, maupun lembaga-lembaga pemerintah yang bergerak dalam bidang yang berhubungan dengan objek-objek memberikan informasi posisi sistem dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (IT) yang berbasiskan web. Teknologi tersebut memiliki fitur Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Aplikasi–aplikasi seperti GIS on Web, peta digital pada Sistem Informasi misalnya untuk menunjukkan posisi objek berupa informasi letak objek yang ada di desa Tammangalle. Aplikasi penggunaan Peta Digital ini merupakan aplikasi yang umum digunakan dari teknologi Geographic Information Sytem (GIS) atau Sistem Informasi Geografis (SIG). GIS akan menampilkan data secara real time atau menampilkan kembali (playback) data – data yang lalu yang akan diberi simbol dan warna tertentu berdasarkan atribut, waktu dan posisinya. GIS merupakan sistem yang berbasis website untuk memproses, menyusun, me-manipulasi, dan menyajikan data spasial (data bergeoreferensi) atau data geografik yang berhubungan dengan semua persoalan & keadaan serta fenomena yang ada di dunia nyata (real world) yang sangat dibutuhkan dalam petunjuk serta monitoring suatu objek di bumi.
Improving Traditional Mask Recognition with CNNs and Data Augmentation Ashabul Kahpi
Jurnal Responsive Teknik Informatika Vol. 9 No. 02 (2025): Jurnal Responsive Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jr.v9i2.1311

Abstract

This study aims to develop a classification system for Indonesian traditional masks using the Convolutional Neural Network (CNN) method. Traditional masks exhibit rich visual diversity that reflects the cultural identities of various regions in Indonesia; however, manual identification is time-consuming and prone to errors. The system developed in this study is capable of classifying five types of masks—Cirebon, Balinese, Malangan, Dayak, and Betawi masks—based on digital images with a high level of accuracy. The proposed CNN model achieved an accuracy of 92.3% on the test dataset, with an average macro F1-score of 0.91. Data preprocessing and augmentation techniques, including rotation, flipping, and brightness adjustment, effectively enhanced the model’s performance by reducing the risk of overfitting. These results demonstrate the strong potential of deep learning technology in supporting cultural heritage preservation through the digitalization and automated classification of Indonesian traditional masks.
SISTEM INFORMASI PEDESAAN TERINTEGRASI BERBASIS SPASIAL (STUDI KASUS DESA PATAMPANUA) Ashabul Kahpi; Zahir Zainuddin; Abdul Latief Arda
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6 No 1 (2020): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v6i1.237

Abstract

Penelitian ini mengimplementasikan sistem informasi geografis untuk membangun Informasi Pedesaan Terintegrasi Berbasis Spasial. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk membangun sistem informasi pedesaan yang dapat membantu menyebarkan informasi desa dan Untuk membangun sebuah sistem informasi desa yang memetakan potensial desa patampanua kecamatan matakali kabupaten polewali mandar. Dalam pembuatan sistem Informasi ini telah mengimplementasikan API Map box API Map box adalah sebuah web service yang menyediakan informasi tentang geocoding dan direction dari dua buah node. Hasil penelitian ini merupakan Pembangunan Sistem Informasi Pedesaan Terintegrasi Berbasis Spasial dimana sistem Pengolahan data pada Sistem Informasi Geografis memberikan informasi dalam bentuk informasi mengenai keadaan yang ada di desa dan Hasil implementasi sistem informasi geografis dengan pemanfaatan Map box API dapat memetakan potensial desa patampanua kecamatan matakali kabupaten polewali mandar.
SISTEM KALKULASI PENGUKURAN GROSS TONNAGE (GT) AND NET TONNAGE (NT) MENGGUNAKAN TEKNIK MODELING PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL Ariastuti Rahman; Ashabul Kahpi; Muslihan Muslihan; Andi Parenrengi
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 1 (2025): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i1.346

Abstract

Proses mengeluarkan surat ukur kapal nelayan tradisional masih dilakukan pengukuran Tonnage Kotor (GT) dan Tonnage Bersih (NT) secara manual oleh ahli ukur kapal sehingga kurang optimal dan efisien dalam proses perhitungan Tonnage Kotor dan Tonnage bersih sebuah kapal nelayan teradisional maka penulis mencoba membuat System Perhitunga Gross Tonnage / GT (Tonnage Kotor) dan Net Tonnage / NT (Tonnage Bersih) Pada Kapal Nelayan yang berfungsi menghitung Tonnage Kotor dan Tonnage Bersih secara otomatis setelah di lakukan pengukuran kapal sehingga ahli ukur kapal dapat mengetahui secara cepat serta akurat Tonnage Kotor dan Tonnage Bersih Kapal Nelayan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sebuah sistem pengukuran Gross Tonnage menggunakan Teknik Modeling yang di mana dapat mempermudah ahli ukur kapal dalam menentukan Gross Tonnage pada kapal sebagai syarat dalam menerbitkan sertifikat surat-surat Kapal. Pada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas I Mamuju. Sehingga dapat mempermudah perhitungan GT kapal dengan menggunakan metode pendekatan modeling pada kapal ikan. Pengukuran GT kapal ikan dengan bantuan sebuah aplikasi yang akan menghasilkan nilai koefisien yang nantinya digunakan untuk menghitung GT kapal ikan sebagai syarat terbitnya SertifikatSurat –surat Kapal Nelayan. Hasil Penelitian Ini Adalah dalam Sistem Kalkulasi Pengukuran Gross Tonnage (GT) Dan Net Tonnage (NT) Pada Kapal Nelayan Berbasis Website menggunakan teknik Modeling” Menggunakan Bahasa Pemograman Php Dan Mysql, Hasil pengukuran dan dokumentasi yang dilakukan di lapang kemudian di gambar dengan menggunakan maxsurf untuk mengetahui nilai koefisiennya yang digunakan untuk mendapatkan nilai GT kapal. Nilai GT kapal yang didapatkan dari pengukuran langsung akan dibandingkan dengan nilai GT kapal yang ada disurat ukur kapal yang dimiliki oleh masing masing kapal ikan
IMPLEMENTASI ALGORITMA BOYER MOORE PADA PENCARIAN LOWONGAN KERJA BERBASIS GIS Ul Khairat; Ashabul Kahpi; Muslihan Muslihan; Debora Debora
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 1 (2025): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i1.347

Abstract

Pencarian lowongan kerja menjadi kegiatan penting bagi para pencari kerja dalam menjelajahi pasar kerja. Namun, dengan volume data yang besar dan variasi kriteria pencarian, pencarian efektif sering kali menjadi tantangan. Dalam konteks ini, implementasi algoritma Boyer-Moore pada pencarian lowongan kerja berbasis GIS menjanjikan solusi yang efisien dan cepat. Algoritma pencocokan string ini dikenal karena kecepatannya dalam mencari pola dalam teks. Dengan mengintegrasikan algoritma ini ke dalam sistem pencarian lowongan kerja berbasis Geographic Information System (GIS), pengguna dapat dengan mudah menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan preferensi mereka dan juga lokasi geografis yang diinginkan. Paper ini akan membahas tentang bagaimana algoritma Boyer-Moore diimplementasikan dalam sistem pencarian lowongan kerja berbasis GIS. Kami akan menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mengintegrasikan algoritma Boyer-Moore ke dalam sistem, termasuk pengumpulan dan pemrosesan data, integrasi dengan GIS, antarmuka pengguna, serta evaluasi kinerja. Selain itu, kami juga akan membahas potensi manfaat dari implementasi tersebut, seperti peningkatan kecepatan pencarian, efisiensi, akurasi, dan pengalaman pengguna yang lebih baik. Hasil Penelitian ini berupa implementasi algoritma Boyer-Moore pada pencarian lowongan kerja berbasis GIS, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mempermudah pencarian pekerjaan bagi para pencari kerja, serta meningkatkan efisiensi dan kualitas proses pencarian secara keseluruhan
Improving Traditional Mask Recognition with CNNs and Data Augmentation Ashabul Kahpi
Jurnal Responsive Teknik Informatika Vol. 9 No. 02 (2025): Jurnal Responsive Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jr.v9i2.1311

Abstract

This study aims to develop a classification system for Indonesian traditional masks using the Convolutional Neural Network (CNN) method. Traditional masks exhibit rich visual diversity that reflects the cultural identities of various regions in Indonesia; however, manual identification is time-consuming and prone to errors. The system developed in this study is capable of classifying five types of masks—Cirebon, Balinese, Malangan, Dayak, and Betawi masks—based on digital images with a high level of accuracy. The proposed CNN model achieved an accuracy of 92.3% on the test dataset, with an average macro F1-score of 0.91. Data preprocessing and augmentation techniques, including rotation, flipping, and brightness adjustment, effectively enhanced the model’s performance by reducing the risk of overfitting. These results demonstrate the strong potential of deep learning technology in supporting cultural heritage preservation through the digitalization and automated classification of Indonesian traditional masks.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE UNTUK INVENTARIS PADA LABORATORIUM KOMPUTER MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BARCODE Ashabul Kahpi; Muhammad Sarjan; Lindawati Lindawati
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i2.362

Abstract

Laboratorium komputer merupakan salah satu fasilitas penting dalam institusi pendidikan yang memerlukan manajemen inventaris yang efektif untuk memastikan ketersediaan dan kondisi peralatan tetap terjaga. Namun, pengelolaan inventaris secara manual sering kali menimbulkan berbagai kendala, seperti kehilangan data, kesalahan pencatatan, dan kesulitan dalam pelacakan aset. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile berbasis teknologi barcode guna meningkatkan efisiensi dalam manajemen inventaris laboratorium komputer. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan perangkat lunak dengan algoritme Reed-Solomon Code, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pencatatan, pelacakan, dan verifikasi inventaris dengan memindai barcode yang terpasang pada setiap perangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi barcode dalam sistem inventaris mampu mengurangi kesalahan pencatatan, mempercepat proses pencarian data aset, serta meningkatkan akurasi dalam pengelolaan laboratorium komputer. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif bagi institusi pendidikan dalam mengelola inventaris laboratorium secara lebih terstruktur dan efisien
APLIKASI LAYANAN LOKET KEUANGAN MAHASISWA BERBASIS ANDROID Ashabul Kahpi; Muhammad Assidiq; St. Jumriani
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i2.365

Abstract

Perkembangan informasi teknologi telah mendorong berbagai instansi pendidikan untuk melakukan transformasi digital, termasuk dalam hal pelayanan administrasi keuangan pelajar. Salah satu permasalahan yang sering ditemui di kampus adalah keterlambatan pembayaran dan antrean panjang di loket keuangan karena proses masih dilakukan secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi layanan loket keuangan mahasiswa berbasis Android yang dapat membantu mahasiswa dalam melakukan transaksi pembayaran secara digital, mulai dari pembayaran SKS, SPP, KKN, hingga biaya skripsi dan wisuda. Aplikasi ini dirancang dengan menggabungkan kerangka Laravel untuk sistem backend, Android Studio untuk aplikasi pengguna, dan MySQL sebagai sistem basis data. Proses pengembangan menggunakan metode Agile yang memungkinkan pengembangan sistem secara bertahap dan responsif terhadap perubahan kebutuhan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik, memungkinkan siswa melakukan input data pembayaran, mengunggah bukti transfer, serta menggabungkan status pembayaran secara real-time. Aplikasi ini juga membantu pihak administrasi kampus dalam mengelola data pembayaran secara lebih efektif dan efisien.
Geo-Insight MBG: Sebuah Platform Geospasial untuk Mengukur Dampak Program Makan Siang Gratis terhadap Status Gizi Anak Ashabul Kahpi; Harianto Harianto; Ariastuti Rahman
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2026
Publisher : LKP Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/jirsi.v5i2.394

Abstract

The Free Nutritional Meal Program (MBG) is a strategic national policy designed to improve the nutritional status of school-aged children. However, impact evaluation remains largely manual and administrative, hindering the identification of priority areas and integrated monitoring of anthropometric changes. This study aims to develop Geo-Insight MBG, a web-based geospatial platform to measure the program’s impact on children’s nutritional status. The methodology employs the Waterfall software development model and quantitative descriptive analysis of height, weight, and body mass index data collected before and after the intervention. System testing demonstrates that the platform successfully visualizes beneficiary distribution, automatically calculates nutritional categories based on z-scores, and generates interactive dashboards and regional heatmaps. Preliminary results from a pilot sample of 15 children indicate that 73.3% showed nutritional improvement, with an average z-score increase of +0.83. While these findings suggest the platform’s potential for enhancing location-based monitoring and data-driven decision-making, the limited sample size necessitates cautious interpretation of the program’s effectiveness. Future studies with larger, multi-regional cohorts are needed to validate these results. Nonetheless, Geo-Insight MBG demonstrates promise as a scalable digital evaluation tool that could support optimized resource allocation and targeted interventions in national school nutrition programs.