Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Manajemen Akademik Pada Lembaga Pendidikan Tinggi Swasta Agus Fahmi; Lukmanul Hakim
Jurnal Paedagogy Vol 7, No 4 (2020): Jurnal Paedagogy (October 2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v7i4.2853

Abstract

This study aims to analyze academic management strategies in private higher education institutions. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. While the data analysis of this research uses descriptive analysis with an interactive model. The results of this study indicate that the academic management system at tertiary institutions is the core of the implementation of higher education activities that regulate everything including the effectiveness of administration, information, service quality, and efficient use of resources. Management strategy is a process or series of decision-making activities that are fundamental and comprehensive, accompanied by determining how to carry it out, which is made by the leadership and implemented by all levels in an organization to achieve goals. In the implementation of Private Higher Education it is imperative that the quality of academic services be carried out in a directed, disciplined, total quality manner, and ensure the realization of the quality of higher education properly.
Mengelola Pembelajaran dengan Metode Hypnoteaching Lukmanul Hakim; Rudi Hariawan
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 3, No 1: Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.913 KB) | DOI: 10.33394/jk.v3i1.471

Abstract

The number of teaching methods or strategies becomes an indication that none of the best or most powerful teaching methods are to be used in the learning process. In the end all came back to the teacher himself. Therefore, educators must have insight, understanding, and mastering various teaching methods, so they can choose and be able to apply it in their best way. Hypnoteaching as a teaching method that is quite unique does require adjustment, especially its appearance that gives the impression of making the hypnoteaching method is considered less rational in the world of education, because that in this paper, will be discussed about the management of learning with hypnoteaching methods, concepts, history and strategy learning to enrich the insight of teachers' teaching skills amidst the rapid development and progress of science and technology.
Basic Workshop Personal Leadership For Student Agus Fahmi; Hardiansyah Hardiansyah; Lukmanul Hakim; Lu'luin Najwa
Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdi.v2i1.1151

Abstract

Specifically in educational activities many schools learning centers and tertiary institutions stand in a variety of forms and fields of science. In the last decade there has been a decline in the value of leadership, especially for adolescents, in this case high school-age children who, when examined more deeply, found disciplinary attitudes, apathy, lack of social sense, and deteriorating educational achievement. The effect of this is the decreasing level of HDI (Human Development Index) of NTB. Based on data releases from BPS, it turns out that since 2010 NTB has been ranked 29th out of 33 provinces in Indonesia. Unfortunately since 2013 it has dropped back to 30th out of 34 provinces in Indonesia (BAPPEDA NTB: 2020). Therefore, it is important to provide knowledge and leadership training early on to teenagers through a Workshop with the theme Personal Leadership For Student in the hope that this training provides insight into the importance of having a leadership spirit that is supported by high motivation and confidence. Besides that, basic leadership training for students can also become routine and permanent schedule in schools so that the knowledge of leadership is not only an insight but also a soft skill values that are embedded in the character of young people who will lead in the future
Pelatihan Digital Marketing Dan Pemberdayaan Usaha Kepada UMKM dan Calon Wirausaha Muda NTB Ahmad Muslim; M. Rasyid Ridlo; Lukmanul Hakim
Jurnal Dedikasi Madani Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v1i2.7112

Abstract

Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki tempat yang sangat penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan UMKM dalam calon wirausaha muda NTB dalam menjalankan usahanya, baik pada aspek pemasaran melalui digital marketing, pemberdayaan dan penguatan modal usaha serta pembinaan kepada calon wirausaha muda. Sehingga dengan adanya pengabdian ini dapat meningkatkan hasil penjualan sekaligus daya saing usaha serta menjaga keberlangsungan usaha. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah identifikasi persoalan, pelatihan dan pemberdayaa (pembinaan) yang berkesinambungan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya fasilitas layanan pengurusan NIB, penguatan keterampialan marketing, terbentuknya jaringan dan kemitraan usaha serta pembinaan dari pemerintah provinsi NTB.
Sosialisasi Stop Hoax Dalam Mewujudkan Pemilu 2024 yang Aman, Damai dan Bermartabat. “Berdemokrasi Dengan Hati, Bukan Dengan Benci” Ahmad Muslim; Lukmanul Hakim
Jurnal Dedikasi Madani Vol 2, No 1 (2023): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v2i1.8491

Abstract

AbastactCommunity Service is carried out as a form of concern for Higher Education in an effort to encourage young people and students to use social media wisely. Trying to invite all generations to be able to provide socialization about the dangers of hoaxes and to manage information that is healthy and rational. This community service was held due to the lack of public awareness and knowledge regarding Hoax News ahead of the 2024 election. The method of implementing this community service activity is by conducting socialization and stop hoax campaigns to youth and students in the City of Mataram, totaling 50 people. Socialization and discussion discussed the dangers of hoaxes in the digital era with social media which makes it easier for everyone to easily access current information. The method used in this service activity is to carry out socialization, discussion and dialogue as well as preparing follow-up activity plans to map out the next activities that can be carried out after participating in socialization activities. The result of this community service is that participants have awareness about the importance of anticipating the rise of hoax news which has a negative impact, then participants can re-socialize the dangers of hoaxes in the midst of society waiting for the 2024 election. AbstrakPengabdian Masyarakat ini dilaksanakan sebagai wujud dari kepedulian Pendidikan Tinggi dalam upaya mendorong genarasi muda dan mahasiswa dapat menggunakan media social dengan bijak. Berupaya mengajak semua generasi untuk mampu memberikan sosialisasi tentang bahayanya hoax serta mengelola informasi yang sehat dan rasional.  Pengabdian masyarakat ini diselenggarakan karena minimnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait Berita Hoax menjelang pemilu 2024.  Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dengan melakukan sosialisasi dan kampanye stop hoax kepada pemuda dan mahasiswa di Kota Mataram yang berjumlah 50 orang. Sosialisasi dan diskusi membahas mengenai bahayanya hoax pada era digital dengan media sosial yang memudahkan setiap orang untuk dapat dengan mudah mengakses informasi saat ini. Metode yang digunakan pada kegtiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi, diskusi dan dialog serta penyusunan rencana tindak lanjut kegiatan untuk memetakan kegiatan berikutnya yang dapat dilakukan setelah mengikuti kegiatan sosialisasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yakni peserta  memiliki  kesadaran  mengenai  pentingnya mengantisipasi maraknya  berita  hoax yang berdampak negative, kemudian peserta dapat mensosialisasikan kembali bahaya hoax ditengah-tengah masyarakat menelang pemilu 2024.
Inovasi Administrasi Pendidikan Melalui Teknologi Informasi: Praktik Baik Dari SMA NW Kalijaga Lukmanul Hakim; Lu’luin Najwa; Rudi Hariawan; Muammir Naski
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 7 (2025): Juli
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i7.5323

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam sistem administrasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efisiensi layanan administrasi pendidikan berbasis teknologi informasi di SMA NW Kalijaga, Lombok Timur, sebagai representasi sekolah swasta yang adaptif terhadap digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen arsip elektronik dan tata persuratan digital berbasis e-mail mampu meningkatkan efisiensi kerja administrasi ketatausahaan. Di sisi lain, penggunaan sistem absensi berbasis QR-Code memberikan dampak positif terhadap ketepatan pencatatan kehadiran siswa secara real-time. Selain itu, integrasi Learning Management System (LMS) Moodle dalam administrasi kurikulum dan pembelajaran berhasil meningkatkan efektivitas manajemen ujian, distribusi materi, dan evaluasi pembelajaran. Efisiensi juga tampak pada penggunaan e-mail forwarding dalam pengelolaan persuratan resmi sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa teknologi informasi mampu mempercepat layanan, meningkatkan akurasi data, dan mengurangi beban administratif. Disarankan agar sekolah swasta lainnya mengadopsi teknologi serupa dengan dukungan pelatihan, infrastruktur yang memadai, serta regulasi internal yang mendorong integrasi sistem digital secara menyeluruh
ANALISIS TANTANGAN DAN PELUANG IMPLEMENTASI AI KE DALAM SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH ATAS (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Juanuari, Yovan; Hakim, Lukmanul; Hariawan, Rudi; Iqbal, Muhammad
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9142

Abstract

ABSTRACT This study aims to systematically analyze the challenges and opportunities in implementing Artificial Intelligence (AI) within Learning Management Systems (LMS) at the senior high school level in Indonesia. Employing a qualitative approach through a Systematic Literature Review (SLR), the research followed the guidelines of Kitchenham & Charters and the PRISMA framework. Data were collected from peer-reviewed journal articles indexed in Sinta 1–3 published between 2024 and 2025, and screened using Rayyan.ai. The extracted data from 31 selected studies were synthesized through thematic and narrative analysis. The findings reveal that AI implementation in LMS for Indonesian high schools takes various forms, including adaptive learning systems, educational chatbots, learning analytics, and generative AI tools for personalized instruction. Major challenges identified include unequal technological infrastructure, limited digital literacy among teachers and students, policy and funding constraints, and ethical and data privacy issues. Conversely, key opportunities involve enhancing personalized and effective learning, automating assessment and administrative processes, improving learning analytics for pedagogical decision-making, and supporting the implementation of the Merdeka Curriculum. The study underscores that integrating AI into LMS holds significant potential to improve the quality and efficiency of education at the high school level, provided it is accompanied by inclusive implementation strategies, enabling policies, and capacity building for educational human resources. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai tantangan dan peluang implementasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam Sistem Manajemen Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Studi Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR), yang dilaksanakan mengikuti pedoman Kitchenham & Charters serta pelaporan PRISMA. Sumber data penelitian diperoleh dari artikel-artikel terakreditasi Sinta 1–3 yang dipublikasikan pada periode 2024–2025, dan diseleksi menggunakan perangkat Rayyan.ai. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif terhadap data hasil ekstraksi dari 31 studi terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi AI dalam LMS di SMA Indonesia mencakup berbagai bentuk, seperti sistem pembelajaran adaptif, chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan dukungan AI generatif untuk personalisasi belajar; 2) Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur dan konektivitas internet, kesiapan guru dan siswa dalam literasi digital, aspek kebijakan dan pendanaan, serta isu etika dan privasi data; dan 3) Peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain peningkatan personalisasi dan efektivitas pembelajaran, otomatisasi penilaian dan administrasi, penguatan analitik pembelajaran untuk pengambilan keputusan pedagogis, serta dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Integrasi AI ke dalam LMS berpotensi besar untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pendidikan di jenjang SMA, jika disertai dengan strategi implementasi yang inklusif, kebijakan pendukung, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS GURU BERSERTIFIKASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Jubaida F Abdullah; Rudi Hariawan; Lukmanul Hakim
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9897

Abstract

ABSTRACT Teachers who possess strong professional competencies are able to establish and sustain an effective and engaging learning environment that prevents students from feeling bored during the learning process. In addition, teachers can guide students in utilizing various learning resources, such as textbooks, printed materials, and digital technologies, which encourage students to think critically, explore information, and exchange ideas with their peers. Such learning conditions can stimulate students’ motivation and ultimately contribute to improved academic achievement. This study aims to examine the influence of certified teachers’ classroom management skills on students’ academic achievement at SMP Negeri 15 Mataram. In addition, the study seeks to analyze the effect of students’ learning motivation on their academic achievement, as well as to determine the combined effect of certified teachers’ classroom management ability and learning motivation on students’ learning outcomes. The research employed a quantitative approach using a correlational method. The results of the partial test indicate that the classroom management ability of certified teachers does not have a significant effect on students’ academic achievement, as indicated by a significance value of 0.633 (> 0.05). In contrast, students’ learning motivation has a significant effect on academic achievement with a significance value of 0.005 (< 0.05). Furthermore, the results of the F-test show that the calculated F value is 5.397, which is greater than the F-table value of 3.09 (5.397 > 3.09), with a significance level of 0.006 (< 0.05). The significance test of the F-change model also produced an F value of 5.397 with a significance level of 0.006 (< 0.05). These findings indicate that the regression model is statistically significant, meaning that the two independent variables simultaneously influence students’ academic achievement. ABSTRAK Guru yang memiliki kompetensi profesional mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, efektif, dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak mudah merasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, guru juga berperan dalam mengembangkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan berbagai sumber dan media pembelajaran, seperti buku, media cetak, maupun teknologi, sehingga siswa dapat berpikir kritis, berdiskusi, serta saling bertukar gagasan. Kondisi pembelajaran yang demikian diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajemen kelas guru yang telah bersertifikasi terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 15 Mataram, mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, serta mengkaji pengaruh kedua variabel tersebut secara bersama-sama terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Berdasarkan hasil analisis uji parsial, diketahui bahwa variabel kemampuan manajemen kelas guru bersertifikasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,633 (> 0,05). Sebaliknya, variabel motivasi belajar terbukti berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (< 0,05). Sementara itu, hasil uji simultan melalui uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 5,397 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 3,09 (5,397 > 3,09) dengan tingkat signifikansi 0,006 (< 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara simultan kemampuan manajemen kelas guru bersertifikasi dan motivasi belajar memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BEHAVIORISTIK DAN KONSTRUKTIVISTIK DALAM PROJECT-BASED LEARNING: STUDI KASUS Lukmanul Hakim; M. Rasyid Ridlo
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10633

Abstract

ABSTRACT This study examines the implementation of behaviorist and constructivist learning models within the Project-Based Learning (PjBL) framework and their contribution to student learning independence. A descriptive qualitative case study was conducted at SMA Negeri 1 Pringgabaya, utilizing observation, in-depth interviews with teachers, and analysis of learning documents. The research focused on Indonesian Language subjects applying a behaviorist approach and Chemistry subjects applying a constructivist approach. The findings reveal that in the Indonesian Language subject, the behaviorist model within PjBL effectively instilled discipline and basic skills through stimulus-response-reinforcement, as seen in structured news production projects. However, this approach was less effective in developing deep conceptual understanding. Conversely, in the Chemistry subject, the constructivist model within PjBL successfully fostered critical thinking and creativity through independent experimentation, such as ice cream making based on freezing point depression concepts. Nevertheless, this approach showed weaknesses in reinforcement and continuous evaluation aspects. This study concludes that a complementary integration of behaviorist principles (structure and reinforcement) and constructivist principles (self-discovery) within PjBL can create a more balanced learning environment, effectively support learning independence, and holistically optimize students' cognitive and affective development. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji implementasi model pembelajaran behavioristik dan konstruktivistik dalam kerangka Project-Based Learning (PjBL) dan kontribusinya terhadap kemandirian belajar peserta didik. Studi kasus kualitatif deskriptif dilakukan di SMA Negeri 1 Pringgabaya dengan melibatkan observasi, wawancara mendalam dengan guru, dan analisis dokumen pembelajaran. Fokus penelitian pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang menerapkan pendekatan behavioristik dan mata pelajaran Kimia yang menerapkan pendekatan konstruktivistik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, model behavioristik dalam PjBL efektif membentuk disiplin dan keterampilan dasar melalui stimulus-respon-penguatan, seperti dalam proyek pembuatan berita yang terstruktur. Namun, pendekatan ini kurang mengembangkan pemahaman konseptual mendalam. Di sisi lain, pada mata pelajaran Kimia, model konstruktivistik dalam PjBL berhasil mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas melalui eksperimen mandiri seperti pembuatan es krim berdasarkan konsep penurunan titik beku. Kendati demikian, pendekatan ini menunjukkan kelemahan dalam aspek penguatan dan evaluasi berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi komplementer antara prinsip behavioristik (struktur dan penguatan) dan konstruktivistik (penemuan mandiri) dalam PjBL dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih seimbang, efektif mendukung kemandirian belajar, serta mengoptimalkan perkembangan kognitif dan afektif peserta didik secara holistik.
ANALISIS TANTANGAN DAN PELUANG IMPLEMENTASI AI KE DALAM SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH ATAS (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Yovan Juanuari; Lukmanul Hakim; Rudi Hariawan; Muhammad Iqbal
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9142

Abstract

ABSTRACT This study aims to systematically analyze the challenges and opportunities in implementing Artificial Intelligence (AI) within Learning Management Systems (LMS) at the senior high school level in Indonesia. Employing a qualitative approach through a Systematic Literature Review (SLR), the research followed the guidelines of Kitchenham & Charters and the PRISMA framework. Data were collected from peer-reviewed journal articles indexed in Sinta 1–3 published between 2024 and 2025, and screened using Rayyan.ai. The extracted data from 31 selected studies were synthesized through thematic and narrative analysis. The findings reveal that AI implementation in LMS for Indonesian high schools takes various forms, including adaptive learning systems, educational chatbots, learning analytics, and generative AI tools for personalized instruction. Major challenges identified include unequal technological infrastructure, limited digital literacy among teachers and students, policy and funding constraints, and ethical and data privacy issues. Conversely, key opportunities involve enhancing personalized and effective learning, automating assessment and administrative processes, improving learning analytics for pedagogical decision-making, and supporting the implementation of the Merdeka Curriculum. The study underscores that integrating AI into LMS holds significant potential to improve the quality and efficiency of education at the high school level, provided it is accompanied by inclusive implementation strategies, enabling policies, and capacity building for educational human resources. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai tantangan dan peluang implementasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam Sistem Manajemen Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Studi Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR), yang dilaksanakan mengikuti pedoman Kitchenham & Charters serta pelaporan PRISMA. Sumber data penelitian diperoleh dari artikel-artikel terakreditasi Sinta 1–3 yang dipublikasikan pada periode 2024–2025, dan diseleksi menggunakan perangkat Rayyan.ai. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif terhadap data hasil ekstraksi dari 31 studi terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi AI dalam LMS di SMA Indonesia mencakup berbagai bentuk, seperti sistem pembelajaran adaptif, chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan dukungan AI generatif untuk personalisasi belajar; 2) Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur dan konektivitas internet, kesiapan guru dan siswa dalam literasi digital, aspek kebijakan dan pendanaan, serta isu etika dan privasi data; dan 3) Peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain peningkatan personalisasi dan efektivitas pembelajaran, otomatisasi penilaian dan administrasi, penguatan analitik pembelajaran untuk pengambilan keputusan pedagogis, serta dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Integrasi AI ke dalam LMS berpotensi besar untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pendidikan di jenjang SMA, jika disertai dengan strategi implementasi yang inklusif, kebijakan pendukung, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan.