Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Al-Suaibah Midwifery Journal

Penyebab Rendahnya Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu Wulan Angraini; Henni Febriawati; Maritce Rombe
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.11

Abstract

Pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu masih kurang, seperti yang ditunjukkan oleh data dari dinas kesehatan Kota Bengkulu. Pada tahun 2017, hanya mencapai 41.1%, namun meningkat menjadi 64.0% pada tahun 2018       . Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 12 informan dan dokumentasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan faktor predisposisi ibu memiliki pengetahuan cukup, namun kesibukan dan produksi ASI yang kurang menjadi penyebab kegagalan. Faktor pendukung meliputi peran tenaga kesehatan yang memberikan sosialisasi, namun kurang dalam penyuluhan kepada ibu menyusui. Faktor pendorong seperti dukungan suami dan keluarga sangat penting untuk memotivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif.. Kesimpulannya, kegagalan pemberian ASI eksklusif disebabkan kesibukan ibu yang tidak dapat memberikan ASI secara eksklusif pada bayi. Disarankan Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu meningkatkan sosialisasi dan program ASI eksklusif, terutama bagi ibu yang bekerja.   Kata kunci           : Asi Eksklusif  
Pengaruh Edukasi Keluarga Terhadap Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Klien Resiko Perilaku Kekerasan (RPK) Rumah Sakit Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu Deka Darmita; Henni Febriawati; Nurhayati; Betrianita; Larra Fredrika
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.12

Abstract

Keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami risiko perilaku kekerasan dan menjalani perawatan rawat jalan perlu memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang tanda-tanda yang harus diperhatikan ketika anggota keluarga tersebut mengalami perilaku kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keluarga terhadap pengetahuan keluarga sebelum dan sesudah diberikan intervensi edukasi pada pasien dengan resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperiment, dengan menggunakan desain "One group pre test and post test". Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner pengetahuan keluarga pada pasien dengan Resiko Perilaku Kekerasan dengan satu kelompok perlakuan, melakukan pendidikan kesehatan pada keluarga dengan pasien resiko perilaku kekerasan. Hasil analisis didapatkan bahwa pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi sebagian besar pengetahuan nya cukup yaitu 7 orang (46,7%), dan hasil analisis didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan keluarga meningkat setelah diberikan intervensi edukasi keluarga. Pengetahuan keluarga meningkat menjadi pengetahuan baik sebanyak 10 orang (66,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi keluarga terhadap pengetahuan keluarga pada klien resiko perilaku kekerasan dengan nilai P value = 0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi keluarga terhadap pengetahuan keluarga pada pasien dengan resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu. . Kata kunci : Edukasi, Pengetahuan, Perilaku Kekerasan
Implementasi Program ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu Fifit Nanda Nirwana; Henni Febriawati; Agus Ramon; Wulan Angraini; Villerizal, Rossy
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i2.22

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2008 hingga 59,11% ataupun 4.877 bayi, dan pada tahun 2020 menurun menjadi 52,59%, pada tahun 2021 meningkat lagi menjadi 75,72% atau 6.248 bayi dan pada tahun 2022 menurun lagi menjadi 41,70% atau 17.494 bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui Implementasi Program Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dipakai ialah penelitian kualitatif. Metode penelitian deskriptif ialah metode penelitian dengan tujuan utama menciptakan deskripsi suatu keadaan secara objektif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 7 responden. Berdasarkan hasil kajian Rencana Penyuluhan Program ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu, dalam perencanaan penyuluhan program ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu, dengan merencanakan terlebih dahulu program yang akan dilaksanakan kemudian menyiapkan sumber daya manusia yang telah terlatih untuk mengikuti ASI Eksklusif. Pelaksanaan penyuluhan tentang program ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu sesuai yang telah direncanakan oleh pihak Puskesmas, waktu pelaksanaan penyuluhan tentang program ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu disesuaikan dengan kebutuhan dan juga disesuaikan dengan perencanaan yang telah dilakukan. Cara menentukan jadwal pelaksanaan penyuluhan tentang program ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bali Kota Bengkulu yaitu dengan terlebih dahulu mempersiapkan orang yang akan melakukan penyuluhan tentang ASI Eksklusif beserta materinya setelah semuanya siap barulah ditentukan jadwalnya.