Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PRISMA

Penerapan Model Pembelajaran PROPICMENT terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Ditinjau dari Minat Belajar Resy Aprianty; Novi Andri Nurcahyono; Nur Agustiani
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar dengan model pembelajaran PROPICMENT dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung, mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang memiliki minat belajar rendah, sedang, dan tinggi, serta mengetahui ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design dan rancangan desain faktorial 2x3. Populasi dalam penelitiaan ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Sukabumi berjumlah 361 siswa. Teknik pengembilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian ini berupa instrumen tes, angket minat belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran PROPICMENT dan model pembelajaran langsung, (2) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki minat belajar rendah, sedang, dan tinggi, (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Model Pembelajaran Kolb-Knisley Berbantuan Geogebra terhadap Kemampuan Penalaran Siswa dalam Menyelesaikan Soal Setara PISA Agistnie, Rheina; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2414

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk membandingkan kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA antara siswa yang mengunakan model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra, model pembelajaran Kolb-Knisley, dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Control Group Pretest and Posttest Design, dimana terdapat dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Sukabumi sebanyak 408 siswa dengan pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 122 siswa yang terbagi ke dalam tiga kelas yaitu kelas VIII B, kelas VIII D, dan kelas VIII F. Pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan penalaran matematis setara PISA. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra lebih baik dari model pembelajaran Kolb-Knisley, model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra lebih baik dari model pembelajaran langsung, dan model pembelajaran Kolb-Knisley lebih baik dari model pembelajaran langsung terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA.
Validitas Media Pembelajaran Matematika Berbentuk Video pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Setiani, Ana; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan validasi media pembelajaran matematika yang berupa video pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) pada siswa SMP. Media video pembelajaran matematika ini mengadopsi dari model procedural menurut (Alessi & Trollip. Stephen M, 2001) yaitu Planning, Design, Development. Produk pada penelitian ini adalah media pembelajaran matematika berupa video pada materi Persamaan Linear Satu Variable (PLSV) Pada siswa SMP kelas VIII Kota Sukabumi. Validasi  ini melibatkan empat orang validator diantaranya 1 orang dosen ahli materi, 1 orang dosen ahli media, 1 orang dosen ahli dalam Bahasa dan 1 orang dosen ahli dalam pembelajaran. Adapun lembar validasi menggunakan lembar validasi berbentuk skala likert terhadap video pembelajaran matematika. Adapun penelitian ini menghasilkan video pembelajaran matematika pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) dengan hasil penilaian oleh ahli materi dengan rata-rata skor (3,64) 91,07%, hasil penilaian oleh ahli media dengan skor rata-rata (3,93) 98,21%, hasil penilaian oleh ahli bahasa dengan rata-rata (3,90) 97,50%, dan hasil penilaian oleh ahli pembelajaran dengan skor rata-rata (4,00) 100%. Berdasarkan rata-rata dari keempat validasi tersebut mencapai (3,87) 96,35%. Dengan demikian kriteria media pembelajaran matematika berupa video secara keseluruhuan sudah terpenuhi dan tergolong kriteria sangat valid.
Penerapan Model Pembelajaran CORE terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Kognitif Oktaviani, Diana; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung, perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa bergaya kognitif reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif dan mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa bergaya reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif pada model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Factorial Experimental dengan desain penelitian   pretest-posttest control. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Kota Sukabumi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik Cluster Random Sampling. Untuk instrumen yang digunakan, yaitu lima butir soal kemampuan koneksi matematis pada materi statistika, tes Matching Familiar Figures Test dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CORE  dan model pembelajaran langsung, terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa bergaya kognitif reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif dan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa bergaya reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif  pada model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung. 
Experimentation of PBL and PJBL Learning Models on Junior High School Students' Mathematical Problem-Solving Ability in Driving Schools Setiani, Ana; Yulianti, Yulianti; Agustiani, Nur; Septiani, Eka; Muhassanah, Nur'aini
PRISMA Vol 14, No 1 (2025): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v14i1.4928

Abstract

When preparing a lesson plan, teachers should consider their mathematical problem-solving skills because this study aims to determine the mathematical problem-solving ability of junior high school students in driving schools that use teaching modules with PBL, PJBL, and conventional learning model stages in the independent curriculum. The research method used in this study is Quasi-Experimental with a Pretest-Posttest Control Group Design research design. The population in this study is all grade VII students of SMPN 1 Bantargadung, which totals 72 students, and the sample is divided into three classes. The sampling technique used in this study is Cluster Random Sampling. The question instruments used were in the form of three questions on mathematical problem-solving skills in social arithmetic material and observation sheets. The results of the study showed that there was a difference in the problem-solving ability of junior high school students who used the PBL learning model with the PJBL learning model, and the conventional learning model of the independent curriculum, PBL learning was better compared to the PJBL learning model on the problem-solving ability of junior high school students, the traditional learning of the independent curriculum was better than the PBL learning model on the problem-solving ability of junior high school students,  and conventional learning of the Independent curriculum is better than the PJBL learning model on the problem-solving ability of junior high school students.