Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika

ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Rosdiana, Rina; Agustiani, Nur; Nurcahyono, Novi Andri
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.175 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v7i2.1291

Abstract

Penelitian ini dapat menjelaskan proses berpikir siswa yang memiliki gaya kognitif Bidang Kemandirian dan Ketrampilan dalam memecahkan masalah aljabar, termasuk dalam penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan Tes Kelompok Tertanam Angka Uji untuk dapat mengelompokkan gaya kognitif siswa dan menentukan subjek yang kemudian dipilih berdasarkan siswa yang memiliki komunikasi yang sangat baik, memberikan jawaban masalah aljabar, dan wawancara dengan subjek tes penyelesaian masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif Bidang Kemandirian dapat mengatakan sangat lengkap tentang itu dan proses akhir. Pada fase masuknya bagian tahu, mau dan perkenalkan,Teknik pengukuran dan kebutuhan untuk dan fase hanya menggunakan aspek-aspek, dan merefleksikan, dan juga menggunakan fase-fase yang dapat digunakan dan tidak hanya fase-fase. Pada siswa yang berorientasi gaya kognitif Ketergantungan Lapangan hanya menggunakan fase-fase yang dikenal, yang ingin dan perkenalkan dan fase penyerangan hanya meliputi aspek-aspek yang dicoba, sedangkan pada fase-fase yang ingin diketahui dan dilakukan pada satu masalah dan tidak mengimitasi fase masa baik fase penyerangan maupun pemeriksaan fase. Sedangkan pada subjek hanya saja yang menggunakan tahapan yang ingin tahu, mau dan kenalkan dan fase penanggulangan hanya mengambil aspek yang mencoba tidak melakukan tahapan review.Pada siswa yang berorientasi gaya kognitif Ketergantungan Lapangan hanya menggunakan fase-fase yang dikenal, yang ingin dan perkenalkan dan fase penyerangan hanya meliputi aspek-aspek yang dicoba, sedangkan pada fase-fase yang ingin diketahui dan dilakukan pada satu masalah dan tidak mengimitasi fase masa baik fase penyerangan maupun pemeriksaan fase. Sedangkan pada subjek hanya saja yang menggunakan tahapan yang ingin tahu, mau dan kenalkan dan fase penanggulangan hanya mengambil aspek yang mencoba tidak melakukan tahapan review.Pada siswa yang berorientasi gaya kognitif Ketergantungan Lapangan hanya menggunakan fase-fase yang dikenal, yang ingin dan perkenalkan dan fase penyerangan hanya meliputi aspek-aspek yang dicoba, sedangkan pada fase-fase yang ingin diketahui dan dilakukan pada satu masalah dan tidak mengimitasi fase masa baik fase penyerangan maupun pemeriksaan fase.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA BERDASARKAN LANGKAH IDEAL PROBLEM SOLVING Indriyani, Fitri; Nurcahyono, Novi Andri; Agustiani, Nur
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.205 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v7i2.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP kelas VII berdasarkan langkah IDEAL.Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling didapat 3 siswa yang dijadikan subjek sesuai kemampuan pemecahnya yaitu kemampuan tinggi (S14), sedang (S9) dan rendah (S21). Instrumen penelitian berupa tes dan wawancara. Pengumpulan data penelitian ini tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan subjek berkemampuan tinggi dapat melewati semua langkah pemecahan, hanya saja masih terkendala pada melaksanakan strategi terdapat kesalahan dalam operasi. Subjek sedang masih kesulitan dalam menuliskan informasi akan tetapi mengerti permasalahan, subjek hanya memiliki strategi yang tepat untuk 1 soal aja, subjek masih kurang dalam mengkaji hasil. Subjek berkemampuan rendah hanya mengerti permasalahan dan mengetahui infotmasi tanpa mempunyai strategi untuk menyelesaikannya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP kelas VII berdasarkan langkah IDEAL. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling didapat 3 siswa yang dijadikan subjek sesuai kemampuan pemecahnya yaitu kemampuan tinggi (S14), sedang (S9) dan rendah (S21). Instrumen penelitian berupa tes dan wawancara. Pengumpulan data penelitian ini tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan subjek berkemampuan tinggi dapat melewati semua langkah pemecahan, hanya saja masih terkendala pada melaksanakan strategi terdapat kesalahan dalam operasi. Subjek sedang masih kesulitan dalam menuliskan informasi akan tetapi mengerti permasalahan, subjek hanya memiliki strategi yang tepat untuk 1 soal aja, subjek masih kurang dalam mengkaji hasil. Subjek berkemampuan rendah hanya mengerti permasalahan dan mengetahui infotmasi tanpa mempunyai strategi untuk menyelesaikannya.