Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding KOMMIT

DISAIN PROTOTIPE APLIKASI SISTEM KEAMANANPADA RUMAH BERBASIS PENGENALAN WAJAH DENGAN ALGORITMA JARINGAN SARAF TIRUAN DAN FITUR FFT Puspasari, Shinta
Prosiding KOMMIT 2012
Publisher : Prosiding KOMMIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu dari cabang dari ilmu kecerdasan buatan.Jaringan syaraf tiruan mengambil prinsip seperti layaknya jaringan syaraf manusia, dimana sistem mempelajari data-datayang diberikan dan kemudian menjadikannya sebagai pengalaman dalam menyelesaikan suatu permasalahan.Prototipe aplikasi ini menggunakankamera sebagai mediamasukan sehingga pengguna dapat melakukaninput langsung secara real time dan sistem akan mempelajari dan mengenali objek yang diinginkan dengan menggunakanAlgoritma Propagasi Balik. Pembelajaran danpengenalanobjek dilakukan dengan pengambilan nilai Fast Fourier Transform (FFT) serta sejumlah fitur dari citra yang dilatih atau diuji. Tingkat pengenalan wajah hingga 80%.Prototipe aplikasi ini diharapkan mampu memberikan informasi bagi perkembangan sistem keamanan rumah. 
ANALISIS IMPLEMENTASI ALGORITMA PROPAGASI BALIK PADA APLIKASI IDENTIFIKASI WAJAH SECARA WAKTU NYATA Puspasari, Shinta
Prosiding KOMMIT 2012
Publisher : Prosiding KOMMIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi wajah digunakan untukmelakukan pencarian atau pengidentifikasian data citra wajah dari yang berisi wajah dengan berbagaiekspresi dan latar belakang. Diperlukanmetode identifikasi yang efektif dilakukan secarawaktu nyata berdasarkan ciri tertentu.Ekstraksi ciri yang digunakan kali ini berupa 10 buah komponen, yaitu RGB ( merah,hijau, dan biru), entropy, threshold, contrast, correlation, homogeneity, dan energy. Dalam penelitian ini diimplementasikan sistem deteksiwajah yang menggunakan jaringan syaraf tiruan algoritma propagasi balik (backpropagation) yang menggunakankomponen tersebut sebagai input. Arsitektur jaringan syaraf tiruan yang dibangun menggunakan 1(sattu) buah hidden layer dengan menggunakan 10 node. Hasilpenelitian menunjukkanbahwa akurasi dari sistem deteksi wajah sangat tergantung pada latar belakang dan jenis ekspresi wajah yang digunakan dalam pelatihan dan pengujian yang dilakukan secara waktu nyata  dan memiliki tingkat keberhasilan 90%dengan menggunakanlatar belakang yangsama.