Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TINJAUAN UNSUR VISUAL DESAIN POSTER IKLAN LAYANAN MASYARAKAT ‘YUK KURANGI SAMPAH PLASTIK MU’ Yulius, Yosef; Halim, Bobby; Patriansah, Mukhsin
Visualita Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2017.4 KB) | DOI: 10.34010/visualita.v10i02.6345

Abstract

Poster sebagai sebuah media berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan mampu mengubah prilaku masyarakat ke arah yang lebih baik untuk kepentingan bersama atau bersifat sosial. Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI ) ‘Yuk Kurangi Sampah Plastik Mu!’ dan tidak menutup kemungkinan dari hasil peninjauan terhadap unsur visual ditemukan suatu pemaknaan melalui pesan visual atau verbal yang diinformasikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Temuan utama dari penelitian ini menjelaskan bahwa Tujuan utama dari penelitian ini adalah meninjau aspek-aspek visual pada desain poster Iklan Layanan Masyarakat konsep ide dan gagasan merepresentasikan konsep didasari dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan bagi para turisme lokal yang berkunjung ke tempat- tempat objek wisata. Secara umum, persoalan sampah sangat rumit dan sulit diatasi, hal ini dikarenakan kebiasaan masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan. Maka dari itu, Kemenparekraf RI merancang sebuah poster Iklan Layanan Masyarakat yang unsur visualnya mampu environment sustainability). Berdasarkan tinjauan unsur visual poster ini sudah menerapkan prinsip-prinsip desain grafis yang baik, sehingga pesan dan informasi yang disampaikan mudah dimengerti.
Peran Karang Taruna dalam Penguatan UMKM Melalui Media Fotografi di Kelurahan Sukajaya Halim, Bobby; Dion, Keni
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1471

Abstract

Kegiatan pelatihan Media Fotografi bagi UMKM di Kelurahan Sukajaya merupakan respon dari pihak terkait. Di tengah kondisi ketidakpastian saat ini, pemerintah Indonesia terus menerus mendukung UMKM agar terus berinovasi. Saat New Normal sekarang ini, keadaan tidak menjadi lebih baik daripada masa pandemic sebelumnya. Universitas Indo Global Mandiri Palembang, berkomitmen untuk selalu berusaha melakukan pengabdian kepada masyarakat secara berkesinambungan sebagai bentuk kepedulian civitas akademika untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indo Global Mandiri Palembang bermaksud menjalin kerjasama dengan UMKM di Kelurahan Sukajaya dengan skema pelayanan internal yaitu: 1) Memberikan gambaran mengenai UMKM.  2). Memberikan keterampilan fotografi umum. 3). Mendorong dan membimbing peserta agar  menjadi lebih baik orang-orang yang mandiri dan mempunyai kemampuan mengaplikasikan fotografi pada bisnisnya, baik bisnis yang sudah ada maupun yang akan datang.. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan Media Fotografi ini adalah Metode Sosialisasi dan Ceramah, Metode Demonstrasi & Bimbingan & Metode Partisipatif. Kegiatan pelatihan UMKM di Kelurahan Sukajaya, para peserta dapat membuat Foto Produk yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat diaplikasikan ke E-Commerce dan dapat bersaing baik di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. The Role of Karang Taruna in Strengthening MSMEs Through Photography Media in Sukajaya Village Photography Media training activities for MSMEs in Sukajaya Village are a response from related parties. In the midst of current conditions of uncertainty, the Indonesian government continues to support MSMEs to continue to innovate. During the current New Normal, the situation is no better than during the previous pandemic. Indo Global Mandiri University Palembang is committed to always trying to provide continuous community service as a form of concern for the academic community to improve the quality of life of the community. Therefore, the Indo Global Mandiri University Palembang Community Service Team intends to collaborate with MSMEs in Sukajaya Village with an internal service scheme, namely: 1) Providing an overview of MSMEs. 2). Provides general photography skills. 3). Encourage and guide participants to become better people who are independent and have the ability to apply photography to their business, both existing and future businesses. The methods used in this Photography Media training activity are the Socialization and Lecture Method, Demonstration Method & Guidance & Participatory Methods. MSME training activities in Sukajaya Village, participants can create product photos that have economic value so that they can be applied to E-Commerce and can compete at local, national and even international levels.
Pelatihan Perancangan Logo Sebagai Identitas Visual Pure Management Palembang Yulius, Yosef; Halim, Bobby; Aiununnisa, Amelia; Rahma, Hadhira
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1895

Abstract

Dengan berkembangnya pemasaran digital, para pengusaha jasa perlu memanfaatkan promosi digital, termasuk penggunaan logo sebagai identitas merek dan penerapannya pada media promosi. Logo sebagai identitas visual penting untuk memudahkan target pasar mengenali dan mengidentifikasi merek. Pure Management, yang bergerak di bidang pelayanan musik rohani, menghadapi tantangan dalam hal ini karena kurangnya divisi promosi dan desain grafis. Akibatnya, penggunaan logo sebagai identitas visual sering terabaikan, mempengaruhi citra perusahaan di mata publik. Untuk mengatasi masalah ini, Pure Management mengadakan pelatihan kolaboratif dengan tim pengabdian masyarakat tentang penerapan logo pada media promosi yang baik. Pelatihan ini menggunakan metode design thinking lima tahap: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mendidik Pure Management tentang pentingnya penggunaan logo sebagai identitas organisasi yang tepat untuk meningkatkan pengenalan dan penggunaan oleh target pasar. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai pembelajaran dasar desain komunikasi visual bagi masyarakat umum mengenai pentingnya logo. Diharapkan pelatihan ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas merek Pure Management dan media promosi lainnya. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya sebuah logo yang mampu menjadi identitas visual Pure Management atas dasar pemikiran bersama mulai dari konsep hingga hasil akhir, yang berdampak pada meningkatnya wawasan para peserta akan proses pembuatan logo berdasarkan sudut pandang keilmuan desain komunikasi visual, dan lebih dikenalnya Pure Management di kalangan Masyarakat. Logo Design Workshop as Visual Identity Pure Management Palembang Abstract With the development of digital marketing, service entrepreneurs need to utilize digital promotion, including the use of logos as brand identity and their application in promotional media. Logos as visual identities are essential to make it easier for the target market to recognize and identify the brand. Pure Management, which operates in the field of religious music services, faces challenges in this regard due to the lack of a promotion and graphic design division. As a result, the use of logos as visual identities is often neglected, affecting the company's image in the public eye. To address this issue, Pure Management held a collaborative training with the community service team on the proper application of logos in promotional media. This training uses the five stages of the design thinking method: empathize, define, ideate, prototype, and test. The goal of this community service is to educate Pure Management about the importance of using logos as the correct organizational identity to increase recognition and usage by the target market. This activity also serves as a basic learning experience in visual communication design for the general public regarding the importance of logos. It is hoped that this training can continue to improve the quality of the Pure Management brand and other promotional media. The result of this activity is the creation of a logo that can serve as the visual identity of Pure Management based on shared ideas from concept to final result, which impacts the participants' understanding of the logo creation process from a visual communication design perspective, and increases the recognition of Pure Management in the community.
Boardgame Sebagai Media Edukasi Bagi Orang Tua Terhadap Perkembangan Motorik Anak Penyandang Autisme di Kota Palembang Asnia; Halim, Bobby; Patriansah, Mukhsin
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2024): Besaung
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v9i2.4582

Abstract

Autism is a developmental disorder that affects communication, social interaction, behavior and learning ability. Autism is caused by a combination of genetic and environmental factors. Autism symptoms generally begin to appear at the age of 1.5 to 3 years, with obvious physical and mental decline compared to individuals who do not have autism. In this case, the main problem is parental guidance which is very influential, such as the lack of knowledge or understanding of parents about how to improve the development or ability of their children. This has a very bad impact, because it only makes autistic children feel not understood and accepted as they are. To overcome the problems in the developmental disorders of autistic children, a solution was found, namely the therapy given to each child with autism will indeed be more effective if it involves the active role of parents. Therefore, it is necessary to design a Visual Communication Social Campaign on the Role of Parents towards the Motoric Development of Children with Autism in Palembang City. In the process of designing media, the design thinking method is used which includes empathize, define, ideate, prototype, and test. With this design, it is expected to be an educational platform, especially the role of parents that can improve the motoric development of children with autism in Palembang City.
Pot Tanaman Sebagai Media Komunikasi Visual Kampanye Edukasi Manfaat Tanaman Kumis Kucing Bagi Usia 17-25 Tahun Di Kota Palembang Febriansyah, Luki; Yulius, Yosef; Halim, Bobby
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2024): Besaung
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v9i1.3740

Abstract

ABSTRACTTraditional medicine is a combination of science, belief and community tradition which aims tomaintain health, namely the Cat's Whisker plant. The leaves of the cat's whisker plant containactive compounds such as flavonoids, saponins and tannins. However, currently the Cat'sWhisker Plant is not being introduced to the public, especially teenagers, in the introduction ofthe Cat's Whisker plant, there are not many campaigns and promotions and there is no existingpromotional media related to the introduction of the Cat's Whisker plant. It is hoped that thisdesign can attract the interest of the people in Palembang City, especially teenagers, byintroducing and educating the cat's Whisker plant, designed through plant pots with interestingillustrations and interactives that can teach how to consume and process the cat's Whiskerplant. The works created are categorized into three media, namely the main media, plant pots,issue media including posters, banners, motion graphics and supporting media including tshirts, tumblers, tote bags, mascots, packaging.Keywords : Campaign, Plants, Cat's Whiskers, Teenagers, Palembang.
Papan Permainan Sebagai Media Komunikasi Visual Mencegah Hipertensi Dengan Pisang Ambon Kuning Bagi Remaja 17-25 tahun di Kota Palembang Adelia Pratiwi, Elza; Halim, Bobby; Patriansah, Mukhsin
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): Besaung : Desember-Maret
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v10i1.4616

Abstract

Hypertension is a condition where blood pressure increases in the body, a person is declared hypertensive if the blood pressure is above 120/80mmHg. Factors that cause hypertension are unhealthy eating patterns and bad lifestyle habits. Most teenagers have bad lifestyle habits and eating patterns, such as smoking, alcohol consumption, excess caffeine and salt, making them susceptible to hypertension. One fruit that contains potassium which is good for preventing hypertension is the Yellow Ambon Banana. The main problem in this design is the lack of knowledge among teenagers regarding the benefits of consuming yellow Ambon bananas which can prevent hypertension. The main aim of this design is to provide important information about hypertension which can be prevented by consuming yellow Ambon bananas for the target audience, namely teenagers 17-25 years. In the media design process, the method used is design thinking which consists of 5 stages, namely Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. The main media used are the Game Board and Tensimeter. Through this design, it is hoped that teenagers will be able to find out information related to preventing hypertension with yellow Ambon bananas and can prevent the occurrence of hypertension from adolescence
Ricoeur’s Hermeneutic Study on Anti-Corruption Campaign Posters in Mengwitani Village Halim, Bobby; Arimbawa, I Made Gede; Kurniawan, Herdy; Hakim, Muhammad Rivan
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 14 No. 1 (2025): Gorga: Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v14i1.64580

Abstract

The history of Mengwitani Village provides a context for understanding corruption in Bali. Despite progress, corruption persists due to power struggles, lack of transparency, and low accountability. The case of the former Village Head who was caught in a Village Fund corruption scandal illustrates how violations can occur even at the local government level, undermining public trust. Corruption, rooted in historical vulnerabilities, has become a means to maintain power and wealth at the expense of the community. In response, the Mengwitani Village Head created Anti-Corruption posters that were published on the village's official website. The purpose of hermeneutical research on the anti-corruption campaign posters in Mengwitani Village is to interpret the meaning contained in the posters, reveal the anti-corruption messages they want to convey, and understand how anti-corruption values are communicated visually to the people of Mengwitani Village. Analyzing this campaign using Paul Ricoeur's hermeneutic approach provides a comprehensive perspective. The method used is a qualitative descriptive research method. Examining the visual structure reveals symbolic elements, such as the depiction of evil figures, which are used to emphasize violations of law and ethics. The hermeneutic approach helps reveal the deeper message of the posters: changing public perception to prevent corruption. The main targets are the community and the State Civil Apparatus (ASN), whose responses shape the effectiveness of the campaign. Understanding the industrial context highlights the advertisement as a complex cultural artifact with significant social and political implications. Ricoeur's analysis not only deciphers the poster's message but also explores its broader meaning in the socio-political landscape of Mengwitani Village.
Workshop Desain Grafis Media Publikasi Komunitas di BPK PKK Kas Berbasis Kecerdasan Buatan. Yulius, Yosef; Halim, Bobby; Lubis, Hestia Rachmat Nunciata; Fernanda, Yohanes Reno; Verdianto, Valentinus
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6472

Abstract

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru dalam pengembangan desain komunikasi visual yang lebih efisien dan inovatif, khususnya dalam konteks pemberdayaan komunitas. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya literasi desain digital di kalangan anggota Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik–Keuskupan Agung Semarang (BPK PKK KAS), yang memiliki kebutuhan tinggi akan media publikasi religius, namun terbatas dalam penguasaan perangkat desain dan teknologi AI. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi desain komunikasi visual serta kemampuan pemanfaatan teknologi AI di kalangan anggota komunitas, agar mereka mampu menghasilkan materi publikasi yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan perkembangan digital. Sebagai solusi, kegiatan ini dirancang dalam bentuk workshop interaktif dengan pendekatan Design Thinking, yang melibatkan lima tahap utama: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Peserta dibekali dengan dasar-dasar desain grafis berbasis vektor, diperkenalkan pada pemanfaatan AI seperti ChatGPT dan Bing Image Creator, serta diberi kesempatan praktik langsung dalam merancang materi publikasi digital komunitas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek utama: pemahaman konsep desain grafis, penguasaan perangkat lunak desain, dan kemampuan mengintegrasikan teknologi AI dalam proses kreatif. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan motivasi mereka dalam menghasilkan konten visual yang komunikatif dan kontekstual. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam memberdayakan komunitas religius melalui peningkatan kompetensi desain digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Museum Pahlawan Nasional MAYJEN.TNI (Purn) dr.AK.Gani: Revitalisasi dan Promosi Halim, Bobby; Yosef Yulius
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 1 (2024): Vol. 6 (2024) No. 1
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i1.169

Abstract

Penulis mendapatkan data mengenai kondisi Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani yang masih sepi pengunjung, sehingga diperlukan upaya untuk pemulihan tingkat kunjungan ke museum untuk tujuan wisata maupun edukasi sejarah perjuangan pahlawan Nasional. Bentuk Revitalisasi dari Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani ini yaitu perancangan sign system berupa plang / papan nama baik di pinggir jalan utama maupun di area parkir kendaraan. Selain plang, penulis juga merancang brosur sebagai media Promosi Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani. Revitalisasi dan Promosi Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani menggunakan Metode Penelitian Kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya. Kesimpulan dari penelitian juga perancangan Revitalisasi dan Promosi Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani ini bahwa desain sangat mempengaruhi tingkat kunjungan masyarakat ke Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani. Yang kedua yaitu pentingnya media yang tepat agar museum terasa segar dalam arti museum ini menyesuaikan kemajuan jaman, dan media brosur agar masyarakat dapat mengetahui poin-poin penting dari sisi sejarah hingga koleksi dari Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani. Ketiga sekaligus yang terakhir, penelitian mengenai Museum Pahlawan Nasional Mayjen.TNI (Purn) dr.AK.Gani perlu terus dilakukan di kemudian hari agar museum ini tetap terus bertahan di masa depan.
Analisis Semiotika Barthes Dan Pierce Pada Iklan Promag "Amarah Bagaikan Korek Api" Halim, Bobby; Hestia Lubis
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 (2024) No. 2
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i2.220

Abstract

Iklan tidak selalu live action, ada juga yang full animasi bahkan campuran antara live action dan animasi. Iklan Promag “Amarah Bagaikan Korek Api” menarik perhatian penulis, dari sisi visual sebenarnya tidak terlalu memukau tapi alur ceritanya yang menarik dan ada tanda-tanda visual yang dipakai untuk memperkuat pesan-pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna-makna yang terdapat pada iklan Promag “Amarah Bagaikan Korek Api” melalui kajian semiotika. Penelitian ini menerapkan metodologi kualitatif dengan mengumpulkan data langsung dari sumbernya melalui observasi. Penulis menggunakan 2 semiotika pada penelitian ini, yaitu semiotika Roland Barthes dan semiotika Charles Sanders Pierce. Dari penelitian ini ditemukan kesimpulan: (1) iklan Promag "Amarah Bagaikan Korek Api" menggunakan Personifikasi dalam konsep pembuatannya. (2) penggunaan kajian semiotika gabungan antara Barthes dan Pierce menghasilkan temuan-temuan yang kuat di setiap adegan iklan yang dikajji. (3) penempatan produk beserta kemasan yang tersusun rapih dalam sebuah adegan video menjelaskan bahwa produk tersebut bonafide.