Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PengaMAS

Sosialisasi Pembuatan Tempat Pengungsian dari Material Alami Sekitar Camp Pengungsian Firdawaty Marasabessy; Hilda Alkatiri
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i2.2170

Abstract

Peristiwa gempa bumi yang melanda wilayah Halmahera Selatan yang terjadi pada tanggal 14 Juli 2019 dengan magnitude 7,2 SR menyebabkan kerusakan rumah cukup parah di hampir 56 desa dan memakan korban jiwa. Gempa bumi yang terjadi di Halmahera Selatan membuat warga panik dan langsung berlarian menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari terjadinya gempa susulan dan tsunami. Camp pengungsian warga berada pada area hutan/kebun warga di dataran tinggi. Melihat kondisi camp pengungsian di beberapa titik lokasi yang mana hanya tersedia terpal untuk tempat bernaung maka tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik yang tergabung dalam Tim Penyaluran Bantuan dan Relawan Nasional menuju lokasi bencana alam di Halmahera Selatan dengan tujuan untuk menyalurkan bantuan/logistik kepada korban gempa dan edukasi tentang bencana alam serta kesiapsiagaan dalam masa tanggap darurat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tawa, Kabupaten Halmahera Selatan berlangsung selama 6 hari terhitung mulai tanggal 4 November hingga 9 November 2019. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah penyaluran bantuan logistik bagi warga desa, dan kegiatan sosialisasi pembuatan tempat pengungsian dengan memanfaatkan material alam sekitar camp pengungsian. Kegiatan tambahan lainnya yang telah dilakukan diantaranya adalah identifikasi kerusakan bangunan, identifikasi awal sumber air untuk alternatif pembangkit listrik, sosialisasi pendidikan kebencanaan untuk anak-anak di sekolah serta identifikasi kerusakan bangunan sekolah.Kata Kunci: bencana alam, gempa bumi, camp pengungsian, material alam.
PKM KELOMPOK PESK INOVASI KOLAM PENGENDAP SEDIMEN TERINTEGRASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAMBANG MENUJU GOOD MINING PRACTICE DI DESA ANGGAI KECAMATAN OBI Firman, Firman; Abbas, Said Hi; Alkatiri, Hilda; Sagaf, Nurafni; Nurdin, Rahmania
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.6629

Abstract

Desa Anggai memiliki kegiatan penambangan dan pengolahan emas yang dikelola oleh para kelompok penambang emas skala kecil (PESK). Pengolahan emas menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi menghasilkan air limbah yang selama ini belum dikelola. PKM ini bertujuan melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kolam pengendap sedimen terintegrasi pengolahan air limbah tambang menuju good mining practice. Penyuluhan dan pelatihan melibatkan mitra kelompok PESK yang pekerjanya 18 orang. Hasil pre-test mengenai pemahaman mitra mengenai fungsi kolam pengendap sedimen terintegrasi pengolahan air limbah, 72% belum mengetahui fungsinya dan setelah dilakukan penyuluhan serta post-test sebanyak 100% sudah mengetahui fungsi kolam pengendap sedimen. Mitra mampu membuat kolam pengendap sedimen sebanyak 2 kompartemen dengan dimensi lebar x panjang x kedalaman, yaitu 6 x 15 x1,5 m3. Penyuluhan dan pelatihan pengolahan air limbah, pre-test terkait perlunya pengelolaan air limbah tambang sebanyak 55,56% belum mengetahui. Post test setelah penyuluhan menunjukan 94,44% sudah memahami pentingnya pengelolaan air limbah tambang. Pengolahan air limbah tambang dilakukan dengan metode fitoremediasi menggunakan tanaman kangkung dan eceng gondok. Mitra dilatih cara pemantauan kualitas air limbah di kolam pengendap sedimen dan hasil pengukuran insitu yaitu pH 8,5; total dissolved solids (TDS) 197 ppm; EC 335 µS/cm, salinitas 0,01%; serta temperatur 28,5oC. Kata Kunci: air limbah, Desa Anggai, fitoremediasi, kolam pengendap sedimen, PESK, pH