Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penambang Emas Skala Kecil di Desa Anggai Kecamatan Obi Firman Firman; Erwinsyah Tuhuteru; Ishak Ishak; Almun Madi; George Belly Sahetapy
Journal Of Khairun Community Services Vol 2, No 1 (2022): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v2i1.4183

Abstract

Pengelolaan lingkungan pada kegiatan penambangan emas skala kecil (PESK) merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Limbah dari kegiatan pertambangan emas dengan pengolahan menggunakan metode amalgamasi ataupun metode sianidasi jika dibiarkan atau dibuang ke badan air alami, seperti sungai akan mencemari air permukaan dan tanah. Limbah merkuri (Hg) ataupun sianida dapat dilepas ke lingkungan perlu dilakukan pengelolaan terlebih dahulu untuk dipastikan kandungannya sudah memenuhi baku mutu lingkungan (khususnya sianida 0,5 mg/L). Kegiatan PKM Edukasi kesadaran pengelolaan lingkungan pada kelompok PESK di Desa Anggai Kecamatan Obi perlu dilakukan. Edukasi kesadaran ini dilakukan melalui video edukasi, pengarahan di lapangan cara membuat sediment pond (kolam pengendap), penerapan fitoremediasi menggunakan tanaman lokal (rumput, eceng gondok, dan kangkung) untuk menyerap kandungan logam berat serta sianida dalam limbah buangan pengolahan atau penambangan. Selain itu dibagikan stiker edukasi tentang pentingnya kesadaran menjaga lingkungan. Kegiatan PKM edukasi kesadaran pengelolaan lingkungan ini diharapkan menumbuhkan kepeduliaan untuk menjaga lingkungan hidup karena bagaimanapun kandungan emas di Anggai suatu saat akan habis (terkategori non-renewable resources) tetapi kehidupan masyarakat di Anggai akan terus berlangsung. Kesadaran pengelolaan lingkungan akan menjaga kehidupan masa depan, khususnya sumberdaya air dan tanah yang rawan terkontaminasi bahan pencemar. 
Sosialisasi Pemetaan Potensi Bahan Galian Non-Logam dan Batuan di Kelurahan Tarau, Kecamatan Ternate Utara Firman Firman; Amrih Halil; George Belly Sahetapy; Syarifullah Bundang; Anas Abdul Latif; Almun Madi
Journal Of Khairun Community Services Vol 2, No 2 (2022): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v2i2.5319

Abstract

Sosialisasi pemetaan potensi bahan galian non-logam dan batuan di Kelurahan Tarau Kecamatan Ternate Utara adalah bagian dari peningkatan edukasi terhadap masyarakat akan pentingnya inventarisasi potensi kelurahan serta rekomendasi terhadap pemerintah Kota Ternate terkait pentingnya industri yang menambang batuan memiliki SIPB. Program pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi pemetaan potensi bahan galian non-logam dan batuan di Kelurahan Tarau Kota Ternate dilaksanakan selama 1 hari kepada masyarakat dan perangkat kelurahan. Metode sosialisasi menggunakan metode penyampaian langsung dan dilanjutkan dengan diskusi seputar rencana pelaksanaan pemetaan di lapangan. Sosialisasi pemetaan potensi bahan galian non-logam dan batuan terhadap masyarakat dan perangkat Kelurahan Tarau sehingga mereka mendapatkan informasi yang utuh terkait inventarisasi potensi kelurahan serta wajibnya para pelaku industri penambangan batuan memiliki legalitas dalam bentuk SIPB yang kewenanganannya telah dilimpahkan di daerah sesuai Perpres Nomor 55 Tahun 2022. Pemetaan potensi bahan non-logam dan batuan akan dilakukan dengan pengambilan data lapangan menggunakan GPS berupa koordinat (x,y) dan elevasi serta pembuatan peta menggunakan software Arcgis sehingga didapatkan peta potensi kelurahan dari segi bahan galian yang harapannya dapat dikonversi menjadi potensi ekonomi dimasa depan. Selain itu, peta akan menjadi data bagi pemerintah Kelurahan Tarau Kota Ternate terkait inventarisasi bahan galian batuan dan non-logam.Kata kunci: batuan, Kelurahan Tarau, non-logam, SIPB, sosialisasi
ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS UDARA PADA SISTEM VENTILASI TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA DI PT. NUSA HALMAHERA MINERALS Iksan Muksin Adam; Nurany Nurany; Anas Abdul Latif; George Belly Sahetapy
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.5777

Abstract

Dalam metode tambang bawah tanah penting adanya sistem ventilasi yang baik, ventilasi merupakan upaya pengontrolan terhadap kualitas dan kuantitas udara pada aliran udara di penambangan bawah tanah. Pengukuran dilakukan secara kuantitatif di lapangan berupa data Psikometri, luas lubang bukaan, velocity, dan Pressure Vent duct. Kualitas dan kuantitas udara di tambang bawah tanah kencana dikaji dengan memperhitungkan nilai Thermal Work Limit, debit udara yang masuk dan keluar serta kehilangan energi (head loss) pada secondary fan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, ada 7 front yang berada pada zona aklimatisasi yang berada pada rentang nilai 140 – 219 dan 2 front yang berada pada zona buffer yang berada pada rentang nilai 116 – 139, 2 front berada pada zona buffer dikarenakan win speed yang sampai ke face rendah. Hasil pengolahan data debit udara secara kondisi aktual dan simulasi diperoleh udara di jalur exhaust lebih besar dibandingkan dengan udara di jalur fresh air, hal ini dikarenakan adanya kebocoran pada vent door yang membatasi antara jalur fresh air dan exhaust. Hasil pengolahan data pressure Vent duct pada 4 front diperoleh adanya banyak perubahan lintasan dan kebocoran serta jarak motor fan ke face yang jauh secara aktual hal ini menyebabkan udara yang sampai di face juga berkurang, hasil secara aktual dan teori jika dikomparasikan akan mengalami perbedaan karena secara teori jalur Vent duct lurus hasilnya yaitu pada teori di front KNF SB14B SILL dengan jarak 400 m dan pada kondisi aktual adalah 309 m, udara yang seharusnya sampai di face secara teori adalah 35.21 m3/s namun pada kondisi aktual adalah 15.05 m3/s. pada front K1 SB07B UC01 Teori 400 m dan 35.21 m3/s, aktual 320 m dan 13.66 m3/s, front KL SB10A UC03 Teori 400 m dan 26.72 m3/s, aktual 382 m dan 13.66 m3/s  dan front K2 SB09H UC01 Teori 350 m dan 28.62 m3/s, aktual 331 m dan 12.16 m3/s.Kata kunci: Ventilasi, Psikometri, Debit Udara, Vent duct, Head Loss   
Sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama Almun Madi; George Belly Sahetapy
Journal Of Khairun Community Services Vol 3, No 2 (2023): Journal of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v3i2.6752

Abstract

Kota Ternate merupakan Kota yang berada di Gunung Gamalama, memiliki beragam potensi alam salah satunya adalah kawasan ekowisata pendakian Gunung Gamalama. Peta pendakian dengan informasi yang sistematis dan akurat sehingga mempermudah kegiatan pendakian gunung dan memperkecil kemungkinan pendaki tersesat di gunung. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) perlu dilakukan sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama, jalur pendakian yang akan menjadi kajian dalam PKM adalah jalur Moya, Kecamatan Ternate Tengah. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh Kelompok pencinta alam, dari kalangan mahasiswa maupun umum. Data yang digunakan dalam pengembangan peta jalur pendakian ini adalah data tracking jalur pendakian gunung, data koordinat dan ketinggian pos pos pendakian gunung, data akses transportasi menuju basecamp pendakian gunung, data waktu tempuh pendakian gunung, informasi perijinan dan syarat mendaki gunung serta dokumentasi foto untuk menggambarkan kondisi jalur pendakian.  Perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Earth Pro dan ArcGIS 10.7 yang digunakan untuk pengolahan data pemetaan dan hasil pengolahan data disajikan peta dan akan disosialisasikan kepada masyarakat Kelurahan Moya.
Sosialisasi dan Pendampingan Masyarakat Kelurahan Tosa Kecamatan Tidore Timur dalam Pengujian Kualitas Air Firman Firman; Anas Abdul Latif; George Belly Sahetapy; Ayyub Abd Hamid; Zamroni I. DJ Camari; Darmansyah Adriyan
Journal Of Khairun Community Services Vol 3, No 2 (2023): Journal of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v3i2.6529

Abstract

Air merupakan kebutuhan esensial bagi manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, air dibagi menjadi 4 kelas, yaitu kelas 1 (air baku air minum), kelas 2 (air yang digunakan untuk prasarana atau sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, mengairi pertanaman), kelas 3 dan 4 (air yang digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, mengairi pertanaman). Masyarakat Kelurahan Tosa Kecamatan Tidore Timur menggunakan air untuk berbagai keperluan seperti pada pembagian kelas tersebut. Air yang digunakan oleh masyarakat pada wilayah tersebut berasal dari air sumur, dan mata air. Selain itu, ada potensi air panas Akesahu yang menjadi salah satu wilayah tujuan wisata. Kesadaran masyarakat untuk hidup sehat perlu ditumbuhkan termasuk mengetahui kualitas air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang penting untuk diupayakan dalam bentuk layanan masyarakat. Kualitas air yang menjadi penting untuk diketahui yaitu kualitas fisik, meliputi identifikasi warna, bau, rasa, serta pengujian menggunakan pH meter untuk mengetahui nilai pH, TDS, DHL atau EC serta temperatur. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan masyarakat Kelurahan Tosa Kecamatan Tidore Timur dalam pengujian kualitas air dilakukan sebagai layanan masyarakat dari kampus dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi pentingnya pengujian kualitas air yang digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup serta air panas Akesahu merupakan layanan masyarakat untuk membangun pola hidup sehat serta kelengkapan data potensi kelurahan terkait klasifikasi panas bumi Akesahu. Kegiatan pendampingan langsung dalam pengujian kualitas air merupakan transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat. Air sumur yang ada di Kelurahan Tosa umumnya sangat terpengaruh air hujan yang menunjukan airnya berasal dari akuifer bebas serta keruh saat hujan turun. Air panas Akesahu masih sangat rendah temperaturnya, pengukuran insitu di lapangan saat siang hari temperaturnya 37oC.   Kata kunci: Akesahu, Kelurahan Tosa, kualitas air, panas bumi, pH
EDUKASI WARISAN GEOLOGI TALAGA NUSA-BACAN SEBAGAI POTENSI GEOWISATA KEPADA SISWA SMA NEGERI 7 KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Madi, Almun; Arif, Abdul Kadir D; firman, firman; Haya, Arbi; Alkatiri, Hilda; Bundang, Syarifullah; Sahetapy, George Belly
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 4, No 1 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i1.857

Abstract

Talaga Nusa-Bacan merupakan objek wisata danau dan perbukitan yang sangat eksotik. Terletak di Pulau Bacan, Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan. Bentang alam Talaga Nusa-Bacan sangat beragam dan unik yang berpotensi sebagai geosite atau geowisata. Sampai saat ini pengembangan potensi pariwisata di kawasan Talaga Nusa-Bacan belum mempertimbangkan sumber daya warisan geologi (geoheritage). Informasi dan pengetahuan masyarakat tentang keberagaman geologi Talaga Nusa-Bacan belum tersampaikan secara baik. Menanggapi hal tersebut, sangat diperlukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), terutama kepada siswa SMA yang bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan ilmiah terkait keberagaman geologi Talaga Nusa-Bacan. Pada kegiatan pengabdian ini melibatkan siswa-siswi SMA Negeri 7 Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan disampaikan melalui program edukasi dalam bentuk sosialisasi terkait potensi keunikan situs-situs geologi dengan tema geowisata. Metode dan tahapan pelaksanan kegiatan pengabdian ini diawali dengan studi literatur terkait potensi geowisata di  Talaga Nusa Bacan, selanjutnya menyusun materi dan panduan kegiatan, kemudian melakukan edukasi dalam bentuk sosialisasi disertai dialog interaktif yang melibatkan siswa-siswi SMA 7 Halmahera Selatan secara langsung di lapangan (objek wisata Danau Nusa-Bacan). Dari kegiatan ini, para siswa mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keberagaman geologi yang terdapat di Talaga Nusa-Bacan
ANALYSIS OF LIMESTONE QUARRY SLOPE STABILITY, NIMBOKRANG DISTRICT, JAYAPURA REGENCY, PAPUA, INDONESIA Marcell Fandy, Patrick; Hutagalung, Minar Julita; Tambing, Frans Simbol; Belly Sahetapy, George; Sanggamele, Herlina
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Sains Dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v5i3.2375

Abstract

Slope stability analysis generally uses the concept of factor of safety (FoS) value using several whole rock parameters. The slope stability analysis method that will be used in this research is the slope stability analysis method in open pit mines based on rock mass classification with the Rock Mass Rating (RMR) system and the Geological Strength Index (GSI) system and analyses the potential for landslides that can occur on slopes at that location with kinematics and limit equilibrium methods so that the type of landslide can be determined based on the intensity of the geological structure on the slope of the CV. Inti Jaya open pit limestone mine, in Wahab Village, Nimbokrang District, Jayapura Regency. This research aims to provide information on the current condition of the slope whether it is by safety standards, make slope engineering improvements and redesign safe slopes if unstable slope conditions are found. Research on the stability of limestone slopes begins with the collection of field data and rock samples. Furthermore, sample testing was carried out to obtain physical and mechanical properties and weighting of rock masses, which were then analysed to obtain the characteristics and quality of rock masses that would be applied using the finite element method with Slide 6 from Rocscience to determine the Factor of Safety (FK) and the design of safe slope geometry. The RMR value for slope 1 is 62, slope 2 is 61, and slope 3 is 62. So it can be concluded that the rock is included in rock mass class 2 with good quality. Based on the analysis of potential avalanche types, the three slopes have non-arc avalanche types. From the analysis carried out using Rocscience Slide 6.0 software, the FoS value for slopes in original, dry, and saturated conditions is obtained, where on slope 1: FoS in original conditions is 0.935, FoS in dry conditions is 1.619, and FoS in saturated conditions is 0.671. Then slope 2: FoS in original condition is 0.896, FoS in dry condition is 1.457, and FoS in saturated condition is 0.806. Slope 3: FoS in original condition is 3.490, FoS in dry condition is 4.199, and FoS in saturated condition is 3.368. So it can be concluded that slopes 1 and 2 are unsafe or unstable in original and saturated conditions so that landslides can occur. In the analysis of the FoS value of the actual condition of the slopes in the field using the Hoek & Brown method, the FoS value of slope 1 is 0.387, the FoS value of slope 2 is 0.579, and the FoS value of slope 3 is 1.272, it can be seen that the actual condition of the slopes in the field is slopes 1 and 2 in an unsafe or unstable state. Improvements must be made to the slope geometry to maintain the stability of the slope to remain safe or stable. The recommended improvement is to create a new working level for slopes 1 and 2, with steep height and large rock porphyry.
ANALISIS POTENSI PEMANFAATAN BATU GAMPING DI DESA DAEO, KABUPATEN PULAU MOROTAI Firman, Firman; Bundang, Syarifullah; Sahetapy, George Belly
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9060

Abstract

Secara geologi, Pulau Morotai khusushnya Desa Daeo didominasi oleh batu gamping. Batu gamping banyak dijumpai tersingkap di beberapa titik pada Desa Daeo dengan ketebalan singkapan bervariasi. Batu gamping sebagai batuan karbonatan dapat dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti bahan baku semen, bahan konstruksi, pupuk pertanian, penjernih air, kosmetik, bahan pengolahan biji logam dan lain-lain. Metode pengumpulan data pada penelitian dengan melakukan observasi lapangan berupa pengambilan titik koordinat, pengambilan sampel batu gamping, preparasi sampel dan pengujian sampel dengan X-Ray Fluorescence (XRF). Data penelitian kemudian diolah dan dianalisis untuk mengetahui potensi pemanfaatan batu gamping di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 3 sampel batuan dengan komposisi kimia batuan masing-masing sampel MRT 1             0.52% Fe2O3, 4.56% MgO, 40.32% CaO, 0.28% SiO2, 0.01% MnO, MRT 2 0.36% Fe2O3 ,4.42% MgO, 43.53% CaO, 0.17% SiO2, 0.01% MnO dan MRT 3 0.50% Fe2O3 , 4.88% MgO, 40.08% CaO, 0.25% SiO2,0.01% MnO. Potensi pemanfaatan batugamping di Desa Daeo, Morotai untuk bahan bangunan, bahan penstabil jalan, dan bahan baku pupuk di sektor pertanian.
Sosialisasi Pemanfaatan Dan Perlindungan Kawasan Karst Bokimaruru Madi, Almun; ', Firman; Belly Sahetapy, George; Bundang, Syarifullah; Delila, Alifianty
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i2.9478

Abstract

Karst Bokimaruru adalah salah satu objek wisata dengan ekosistem karst yang kompleks. Terletak di desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah. Ekosistem karst yang terdapat di Bokimaruru sangat beragam dan unik yang berpotensi sebagai salah satu kawasan geopark. Sampai saat ini kawasan karst Bokimaruru yang memiliki gua, dan sungai sangat ramai di kunjungi oleh para wisatawan. Tetapi informasi dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan dan perlindungan karst Bokimaruru belum tersampaikan secara baik. Selain itu, saat ini Karst Bokimaruru merupakan wilyah terdampak aktivitas pertambangan. Dengan demikian, sangat diperlukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), terutama kepada masyarakat desa Sagea dan komunitas pengelolah wisata karst Bokimaruru. PKM ini bertujuan memberikan informasi dan pengetahuan ilmiah terkait pentingnya perlindungan karst Bokimaruru. Kegiatan PKM ini melibatkan masyarakat dan komunitas pengelola Bokimaruru. Kegiatan dalam bentuk sosialisasi terkait ekosistem karst yang harus dilindungi. Metode dan tahapan pelaksanan kegiatan PKM ini diawali dengan studi literatur terkait ekosistem karst, selanjutnya menyusun materi dan panduan kegiatan, kemudian melakukan sosialisasi disertai dialog interaktif yang melibatkan komunitas pengelola Bokimaruru secara langsung di lokasi wisata Bokimaruru, selain itu juga dilakukan penyebaran stiker yang berisikan ajakan melindungi Bokimaruru di rumah-rumah warga desa Sagea.
ANALISIS POTENSI PEMANFAATAN BATU GAMPING DI DESA DAEO, KABUPATEN PULAU MOROTAI Firman, Firman; Bundang, Syarifullah; Sahetapy, George Belly
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9060

Abstract

Secara geologi, Pulau Morotai khusushnya Desa Daeo didominasi oleh batu gamping. Batu gamping banyak dijumpai tersingkap di beberapa titik pada Desa Daeo dengan ketebalan singkapan bervariasi. Batu gamping sebagai batuan karbonatan dapat dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti bahan baku semen, bahan konstruksi, pupuk pertanian, penjernih air, kosmetik, bahan pengolahan biji logam dan lain-lain. Metode pengumpulan data pada penelitian dengan melakukan observasi lapangan berupa pengambilan titik koordinat, pengambilan sampel batu gamping, preparasi sampel dan pengujian sampel dengan X-Ray Fluorescence (XRF). Data penelitian kemudian diolah dan dianalisis untuk mengetahui potensi pemanfaatan batu gamping di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 3 sampel batuan dengan komposisi kimia batuan masing-masing sampel MRT 1             0.52% Fe2O3, 4.56% MgO, 40.32% CaO, 0.28% SiO2, 0.01% MnO, MRT 2 0.36% Fe2O3 ,4.42% MgO, 43.53% CaO, 0.17% SiO2, 0.01% MnO dan MRT 3 0.50% Fe2O3 , 4.88% MgO, 40.08% CaO, 0.25% SiO2,0.01% MnO. Potensi pemanfaatan batugamping di Desa Daeo, Morotai untuk bahan bangunan, bahan penstabil jalan, dan bahan baku pupuk di sektor pertanian.