Budi Setiawati
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 85 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

AWANG DISTRICT POLICY IMPLEMENTATION OF THE KB VILLAGE PROGRAM EAST BARITO REGENCY (CASE STUDY IN WUNGKUR NANAKAN VILLAGE) Sukma Pandaya; Budi Setiawati
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kebijakan program kampung KB di Kecamatan Awang (Studi kasus pada desa Wungkur Nanakan Kec.Awang Kab.Barito Timur). Kampung KB adalah suatu wilayah setingkat RW, dusub atau setara yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan penduduk, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta sektor terkait yang dilaksanakan secara sistematik dan sistematis dan jua wujud dari pelaksanaan agenda prioritas pembangunan Nawacita ke 3,5 ,dan 8, memenuhi kebutuhan masyarakat dari sisi kewilayahan dan pembinaan karakter bangsa dari keluarga, satuan wiayah setingkat rukun warga, dusun atau setara dengan kriteria tertentu. Penelitian ini mengunakan metode penelitian Studi kasus, dengan pendekataan penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis data dalam situs yang dikembangkan oleh Miles Huberman. Pengumpulan data penelitian diperoleh dari melakukan wawancara terhadap 3 orang informan, dan teknik analisis data yang dingunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi yang di dalamnya ada 3 indikator yaitu: (1. Tranmisi (2. Kejelasan. (3. Konsistensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi kebijakan program kampung KB di kecamatan Awang (Studi kasus pada desa wungkur Nanakan kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur) dapat dikategorikan Terimplementasi. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Program kampung KB
POLICY IMPLEMENTATION OF VILLAGE INFRASTRUCTURE DEVELOPMENT WITH VILLAGE ALLOCATION OF FUNDS IN EMPOWERING POOR COMMUNITIES IN PAKACANGAN VILLAGE, AMUNTAI UTARA SUB-DISTRICT, HULU SUNGAI UTARA REGENCY Ahmad Afdaludin; Budi Setiawati
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kebijakan adalah tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok pemerintah atau sektor swasta untuk mencapai tujuan yang ditentukan dalam keputusan kebijakan sebelumnya. Dana desa sepenuhnya ditujukan untuk memfasilitasi pembangunan dan pemberdayaan desa sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-Undang dan ketetapan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. Dana Desa digunakan untuk membiayai pembangunan desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas hidup, serta penanggulangan kemiskinan. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui dan menganalisa bagaimanakah Implementasi Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Desa Dengan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Di Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan tipe Penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah lima orang informan. Penelitian ini dilakukan dengan Teknik pengumpulan data yaitu dikemukakan oleh Milles Huberman yaitu Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi, dengan pihak – pihak yang terlibat dalam implementasi kebijakan pembangunan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kepala desa, aparat desa dan masyarakat desa berjumlah tiga orang. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara dan data dokumen atau arsip dari Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara. Berdasarkan hasil penelitian maka implementasi kebijakan pembangunan infrastuktur desa dengan alokasi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat miskin di desa pakacangan kecamatan amuntai utara kabupaten hulu sungai utara. Telah Terimplementasi, hal ini dapat dibuktikan dari hasil wawancara dan data dokumen atau arsip dari Desa Pakacangan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara, maka dari itu implementasi kebijakan pembangunan infrastuktur desa dikategorikan sudah Terimplementasi Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, pembangunan infrastruktur
TOURISM OBJECT DEVELOPMENT IN JARO SUB-DISTRICT, TABALONG REGENCY IN PUBLIC SERVICE PERSPECTIVE (CASE STUDY ON LIANG TAPAH CAVE TOURISM, EMBUNG SAWAH, AND LANO WATERFALL) Annisa Fahriyah; Budi Setiawati
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengembangan objek wisata di Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong dalam Prespektif Pelayanan Publik. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendeketan kualitatif dengan jenis penelitian case study research (studi kasus) dan bersifat deskriptif, penelitian kualitatif bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami suatu makna dari berbagai masalah sosial. Populasi dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang. Penelitian ini dilakukan dengan Teknik pengumpulan data yaitu dikemukakan oleh Milles Humberman yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan objek wisata di Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong dalam prespektif pelayanan publik. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pariwisata berjumlah satu orang, Ketua POKDARWIS berjumlah tiga orang, Pengunjung Objek Wisata berjumlah tiga orang. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara dan data dokumentasi atau arsip dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Pengembangan objek wisata di kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong dalam perspektif pelayanan publik di katakan masih belum berkembang. Karena masih belum maksimalnya pengembangan yang dilihat dari perspektif pelayanan publik sebagai acuan untuk meningkatkan pengembangan pada suatu objek wisata. Faktor penghambat pengembangan objek wisata di Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong yaitu, Terbatasnya SDM yang profesional di bidang Pariwisata dalam hal Ekonomi Kreatif dan Strategi Pengembangan Pariwisata, tidak adanya kerjasama dengan pihak swasta, permasalahan dalam status kepemilikan tanah, dan sarana dan prasarana yang belum memadai dikarenakan keterbatasan dana. Kata Kunci : Pengembangan, Objek Wisata, Goa Liang Tapah
POLICY EVALUATION OF VILLAGE FUND MANAGEMENT ON ROAD INFRASTRUCTURE DEVELOPMENT IN MASINTAN VILLAGE, KELUA DISTRICT, TABALONG REGENCY Miftahuljannah; Budi Setiawati
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi Kebijakan pengelolaan dana Desa terhadap pembangunan infrastruktur jalan Di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong adapun Tujuannya adalah untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi kebijakan pengelolaan dana desa terhadap pembanguna infrastruktur jalan Di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten TabalongDana Desa yang bersumber dari anggaran prndapatan belanja Negara yang diperunrukkan bagi desa yang ditrenfer melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah Kebupaten Tabalong dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah pembangunan serta pemberdayaan masyarakat dan pembinaan masyarakat dana desa tersebut diberikan sebagai modal bagi desa untuk mengembangkan wilayahnya dengan kewenangan pengelolaan dan pengaturannya diberikan kepada pemerintah desa untuk menentukan prioritas pembangunan masing masing desaTujuan penulisan ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis Evaluasi Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) wawancara dan 2) dokumentasi. Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dengan cara peneliti mengajukan pertanyaan secara lisan kepada seseorang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pembanguan infrastruktur jalan Di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong Terlaksana dengan Cukup Baik Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Dana Desa, Infrastruktur
THE EFFECTIVENESS OF LICENSING SERVICES AT THE INVESTMENT SERVICE AND ONE STOP SERVICES (DPM-PTSP) EAST BARITO REGENCY Fauzi; Budi Setiawati; Siti Arbayah
JAPB Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik mencakup tiga aspek yaitu pelayanan barang, jasa dan pelayanan administratif. Wujud pelayanan administratif adalah melakukan pelayanan perizinan, baik yang bersifat perizinan dan non perizinan. Dalam pelayanan perizinan telah menerapkan sistem pelayanan terpadu satu pintu. Pemberlakuan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ini diharapkan mampu memangkas waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mengurus perizinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelyanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Barito Timur efektif atau tidak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif kualitatif yaitu mendeskripsikan efektivitas pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Barito Timur . teknikpengumpulan data dengan cara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektivitas Pelayanan perizinan Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) kabupaten Barito Timur sudah efektif. Hasil ini didapat dari dengan nilai rata-rata 58,9% karena masuk pada interval antara 51% - 57%. Kata Kunci : Efektivitas, Pelayanan, Perizinan, Barito Timur
Co-Authors Agus Suhendriyo Ahmad Afdaludin Ahmat Harahap Amalia Amalia Ani Norlatifah Annisa Fahriyah Ayu Apriani Bambang Hermanto Budi Setiawan Dedi Irvansyah Desak Putu Butsi Triyanti Desi Rufita Dewi Rahmah Dina Rusalina Dwi Ria Ade Saputra Elianata Elianata Erni Ekawati Erni Yulianti Farida Dwi Yulianti Fauzi Febri Nur Hayati Firmansyah Firmansyah Fitria Fitria GT Wahyu Ilahi Gusti Ilham Husada Helda Rina Heni Suparti Herliani Herliani Ika Mala Indah Armanda Rahmadani Indah Purnama Dewi Indria Sardianti Putri Indriati Sumarni Irpan Irpan Irwan Saputra Jamaludin Jamaludin Jauhar Arifin Jesika Dwi Yuniarti Kamilah Kamilah Keithran Ali Saragih Kiswanul Arifin Lilis Suryani Listianor Fitri Madonna Maningke Mahrita Mahrita Maimunah Maimunah Miftahuljannah Mira Yulia Rahmah Moh Ridwan Muhammad Jaini Muhammad Noor muhammad Riyandi Firdaus Natanail Tarigan Noor Fadiah Noor Jannah Nopiasari Nopiasari Nor Anisa Norjanah Norjanah Norjannah Norjannah Norlena Oktavianti Nur Cholipah Murni Eki Syaputri Oktavia Dwi Murpramita Lestari Rahmadi Rahmadi Rahmi Hayati Rifka Annisa Rudiah Rudiah Rusman Fauzi Rusminah Rusminah Safrul Rijali Salamah Salamah Samsu Suargana Sarinah Sarinah Serlien Selvia Rani Siti Arbayah Siti Norjauhariah Siti Wardatun Nisa Sri Devi Anggraeni Sri Indarti Sukardi Pakaja Sukma Pandaya Sumardi Sumardi Supian Hadi Supiani Supiani Susiani Susiani Suwandi Suwandi Syamsul Arifin Wahyu Subadi Widea Wati Williana Williana Yogi Saptahadi Yulia Nor Asiva Yunita Anastasia Anin Yunita Sri Rahayu Yuzan Noor Yuzan Noor