Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL DEMONSTRASI PADA MATERI FLUIDA DI KELAS XI-1 IPA SMA NEGERI 1 PANAWANGAN Adun Rusyana
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.697 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.927

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa (nilai) baik dalam ulangan harian, ulangan semester maupun Ujian Akhir Sekolah, yaitu di bawah nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (6,5). Rendahnya prestasi siswa dimungkinkan salah satunya adalah penggunaan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih berpusat pada guru, sehingga aktifitas siswa tidak optimal. Melalui penerapan model demonstrasi diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa belajar Fisika yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 1 Panawangan dengan jumlah laki-laki 20 orang dan perempuan 24 orang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa hasil observasi dan metode kuantitatif berupa hasil pra test dan pasca test. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, dan masing-masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Temuan penelitian ini sebagai berikut: (1) mnumnya perhatian siswa pada proses pembelajaran meningkat (2) keberanian siswa meningkat (3) Kualitas jawaban siswa meningkat (4) kesungguhan dan kemampuan siswa untuk mengajukan pertanyaan meningkat (5) kemampuan dan kejelian siswa untuk menghindari kesalahan menjawab pertanyaan guru meningkat (6) perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang sulit maupun tidak sulit meningkat (7) siswa yang mengajukan pertanyaan, tanggapan, komentar, saran dan kritik terhadap soal yang diberikan guru meningkat (8) jumlah siswa yang memperoleh peningkatan nilai dari sebelumnya meningkat (9) jumlah siswa yang memperoleh penurunan nilai dari sebelumnya berkurang (10) hasil belajar siswa baik secara individual maupun kelompok mengalami peningkatan, pada siklus pertama dari rata-­rata 5,82 menjadi 7,75 pada siklus kedua, mengalami peningkatan 3,32 %. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Demonstrasi, Fluida
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, BERPIKIR KRITIS, DAN BERPIKIR KREATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ZOOLOGI INVERTEBRATA Adun Rusyana
Wahana Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.228 KB) | DOI: 10.25157/wa.v4i1.389

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya pola ketidakteraturan antara keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan pemahaman konsep pada Zoologi Invertebrata (Rusyana, 2013). Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru Biologi semester III Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tahun akademik 2012/2013 pada salah satu PTS di Priangan Timur  (N=34). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analisis dan teknik analisis jalur dengan model satu persamaan struktural (a single equation path model).Hipotesis penelitian: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir logis, berpikir kritis dan berpikir kreatif; (2) Kemampuan berpikir logis, berpikir kritis, dan berpikir kreatif berpengaruh baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap pemahaman konsep Zoologi Invertebrata. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif saling berhubungan secara tidak signifikan (Pada α=0,01 diperoleh sign >0,05). (2) Kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif berpengaruh secara signifikan baik secara parsial (akan tetapi tidak berpengaruh langsung) maupun bersama-sama terhadap pemahaman konsep Zoologi Invertebrata. Kata Kunci: berpikir logis, berpikir kritis, berpikir kreatif, pemahaman konsep                       Zoologi Invertebrata
Pengembangan Program Perkuliahan Zoologi Invertebrata (P3ZI) Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Adun Rusyana; Nuryani Y. Rustaman
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2011): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v4i2.2628

Abstract

ABSTRACT- A study deals with critical thinking based model for Invertebrate Zoology instruction conducted in Biology Education of Teachers Training College was aimed to improve critical thinking  of the biology prospective teachers.  This study employed       research and development design. This study was intended to mainly provide the         prospective teachers with: a developed model of critical thinking based instructial       program, and its evaluation. The study resulted in a model of critical thinking-based      instructional program used for teaching Invertebrate Zoology. The proposed model has it strength in improving students’ both deductive and inductive thinking skills. In addition, this model is also effective to improve critical thinking in the teaching practice of certain subject covering structural morphology and anatomy. Yet, the developed model has it    limitation in terms of enhancing/promoting students’/trainees’of making assumptions and argu-ments. engembangan Program Perkuliahan Zoologi Invertebrata (P3ZI) Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MEDIA GOOGLE MEET Ewidya Restyana Bunga; Adun Rusyana; Awang Kustiawan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6070

Abstract

Pembelajaran seringkali hanya menekankan pada aktivitas mengingat, memahami dan mengaplikasikan. Tantangan masa depan menuntut pembelajaran harus lebih mengembangkan keterampilan berpikir. Dengan adanya pandemi Covid 19 saat ini , pembelajaran dianjurkan tetap berjalan melalui pembelajaran dalam jaringan (Daring) atau biasa disebut pembelajaran online.Sehingga Guru harus membuat suatu inovasi baru agar pembelajaran dapat mengembangkan keterampilan berpikir kreatif siswa.Tujuan adanya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kreatif siswa setelah diterapkannnya Model Pembelajan Mind Mapping . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode quasi eksperimen dan desain penelitiannya menggunakan One Group Pretest-posttest yang memberikan satu perlakuan terhadap subjek yang sama berupa penggunaan Model Pembelajaran Mind mapping terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa kelas XI IPA 2 SMAN 1 Sukadana dengan melalui media pembelajaran daring menggunakan aplikasi Google Meeting dengan pengambilan sampel yaitu menggunakan tehnik purpose sampling. Adapun sampel yang terpilih adalah kelas XI IPA 2 yang berjumlah 20 siswa untuk dijadikan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah pretest-posttest untuk mengetahui keterampilan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada sub materi sistem saraf melalui pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi Google Meeting.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DENGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ZOOM MEETING Junaidi Sesfao; Budi Setia; Adun Rusyana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hasil belajar kognitif siswa dengan metode tatap muka dan zoom meeting pada siswa Kelas X MIPA di SMA Plus Nashrul Haq Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental (Peneltian Semu) dengan desain penelitian solomon two group design. Populasi dan Sampel penelitian ini adalah Kelas X MIPA SMA Plus Nashrul Haq Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2020-2021. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ialah instrument tes. pengambilan data hasil belajar kognitif siswa dilakukan dengan soal pre test dan post test berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal pada sub materi Ekosistem. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik meliputi Uji T-test untuk menghitung hasil Perbandingan Metode tatap muka dan zoom meeting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung: 1,5 ttabel dan ttabel:2,04 maka sesuai dengan  rumus ttabel ≥    : 2,04 ≥ 1,5 = Ho di terima dan Ha ditolak. Sehingga tidak terdapat perbedaan antara Metode Tatap muka dan Zoom  Meeting terhadap hasil belajar Kognitif siswa kelas X MIPA SMA Plus Nashrul Haq Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI CLASSROOM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA SUB MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 1 KAWALI Rika Novianti; Adun Rusyana; Lia Yulisma
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.42 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6332

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning melalui aplikasi Google Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperimen Design. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi penelitian yaitu siswa kelas X SMA Negeri 1 Kawali yang berjumlah 216 siswa. Sample penelitian ini adalah kelas X IPA 1 dengan jumlah 36 siswa, teknik pengambilan sample secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan berpikir kritis, dengan mengacu pada indikator berpikir kritis menurut Piaw yaitu inferensi, mengenal asumsi, dan interpretasi. Data yang diperoleh diolah secara statistik. Hasil perhitungan uji Z (α = 5% ) pada nilaii gain diperoleh nilai z hitung sebesar 1,92>1,64. Kesimpulan yang diperoleh adalah penerapan Model Problem Based Learning melalui Google Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada sub Materi Pencemaran Lingkungan di SMA Negeri 1 Kawali berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.Kata kunci : PBL, Keterampilan Berpikir kritis, Google Classroom
Pengaruh Model Discovery Learning Berbasis Concept Mapping Terhadap Hasil Belajar Kognitif Nunuy Nur Awaliah; Adun Rusyana; Taupik Sopyan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.99 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i2.5244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbasis concept mapping terhadap hasil belajar kognitif siswa pada sub materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi-Experiment) dan desain penelitian yang digunakan One Group Pretest Postest dengan populasi nya adalah seluruh siswa-siswi kelas X IPA MAN 2 Ciamis tahun ajaran 2019/2020 dengan sampel yaitu kelas X IPA 5 sebanyak 27 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda sebanyak 20 soal. Data yang diperoleh dengan soal diolah secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Zhitung 3,125 ≥ Ztabel 2,33. Disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning berbasis concept mapping berpengaruh sangat signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa pada sub materi pencemaran lingkungan dengan tingkat peningkatan tinggi yaitu sebesar 0,80. Kata Kunci: Discovery Learning, Concept Mapping, Hasil Belajar Kognitif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS LKS TIPE WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Lala Laura Rahman; Adun Rusyana; Lia Yulisma
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.288 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4814

Abstract

 Pembelajaran yang berlangsung secara kaku dan bersifat teacher centered mengakibatkan siswa menjadi tidak aktif selama pembelajaran. Padahal, untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis, diperlukan pembelajaran yang bersifat student centered. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis LKS tipe word square terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada submateri pencemaran lingkungan. Waktu penelitian berlangsung pada bulan april 2020. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X IPA MAN 2 Ciamis. Sampel yang digunakan melibatkan siswa kelas X IPA 1 sebanyak 25 orang yang dipilih menggunakan  teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode Pra-eksperimen design dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah soal berpikir kritis yang berjumlah 20 soal pilihan ganda. Data yang diperoleh dari soal diolah secara statistik dengan menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukan bahwa Zhitung > Ztabel yaitu sebesar 3,00 > 2,33. Hasil temuan tersebut  membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis LKS tipe word square berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada submateri pencemaran lingkungan dengan tingkat pengaruh tinggi yaitu sebesar 0,76.Kata Kunci: Discovery learning, Keterampilan Berpikir Kritis, LKS word square
Penerapan Model Jigsaw Terhadap Keterampilan Menjelaskan Konsep Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Sri Tuti Widiarsari; Adun Rusyana; Anna Fitri Hindriana
Edubiologica Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.362 KB) | DOI: 10.25134/edubiologica.v7i1.2391

Abstract

Penelitian bertujuan untuk untuk menggambarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan penerapan model jigsaw pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Banjaran, untuk memperoleh data pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII disalah satu SMP Negeri di Banjaran Kabupaten Majalengka yang berjumlah 136 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII F yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen menerapkan model jigsaw. Instrumen penelitian yang digunakan adalah task dan rubric, tes essay dan lembar observasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji t perlakuan dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan diperoleh nilai statistik uji hipotesis memperoleh nilai t = 63,997 dengan Sig. 0,000 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap keterampilan menjelaskan pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Banjaran. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan pada keterampilan menjelaskan dengan perolehan rata-rata nilai 81,00 diperoleh nilai statistik uji hipotesis yang menunjukan bahwa penerapan model jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan konsep pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Hasil analisis uji hipotesis keterampilan pemecahan masalah dengan nilai rata-rata post test 79,91 menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Rerata  N-Gain kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan model jigsaw 0,43 termasuk kriteria sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di  BanjaranKeywords: Model jigsaw; Keterampilan menjelaskan konsep; Kemampuan pemecahan masalah
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM LINTAS MINAT PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN GOOGLE MEET Aulia Maghfirotul Salsabila; Adun Rusyana; Taupik Sopyan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8652

Abstract

Selama pandemi Covid-19 pembelajaran yang berlangsung, baik guru dan siswa sama-sama belajar beradaptasi dengan cara pembelajaran daring. Akan tetapi tidak sedikit siswa yang mengalami kejenuhan, akibatnya minat belajar siswa menurun dan tidak mengikuti pembelajaran dengan baik. Guru berinovasi dalam model pembelajaran selama daring dengan menggunakan media e-learning yaitu google meet. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh minat belajar siswa kelas x program lintas minat pada mata pelajaran biologi dengan menggunakan google meet. Waktu penelitian minggu keempat bulan Mei 2022. Populasi penelitian ini adalah kelas X IPS di SMA N 1 Singaparna. Sampel yang digunakan kelas X IPS 4 sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan angket dan wawancara. Data yang diperoleh dengan angket dideskripsikan, sedangkan hasil wawancara untuk mendukung data kuantitatif setelah dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukan 67,16% tergolong kriteria yang tinggi. Sehingga terdapat pengaruh pada minat belajar siswa kelas x program lintas minat pada mata pelajaran biologi dengan menggunakan google meet. Kata Kunci:  E-Learning, Minat Belajar