Articles
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DENGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ZOOM MEETING
Junaidi Sesfao;
Budi Setia;
Adun Rusyana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/j-kip.v3i2.6887
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hasil belajar kognitif siswa dengan metode tatap muka dan zoom meeting pada siswa Kelas X MIPA di SMA Plus Nashrul Haq Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental (Peneltian Semu) dengan desain penelitian solomon two group design. Populasi dan Sampel penelitian ini adalah Kelas X MIPA SMA Plus Nashrul Haq Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2020-2021. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ialah instrument tes. pengambilan data hasil belajar kognitif siswa dilakukan dengan soal pre test dan post test berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal pada sub materi Ekosistem. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik meliputi Uji T-test untuk menghitung hasil Perbandingan Metode tatap muka dan zoom meeting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung: 1,5 ttabel dan ttabel:2,04 maka sesuai dengan rumus ttabel ≥ : 2,04 ≥ 1,5 = Ho di terima dan Ha ditolak. Sehingga tidak terdapat perbedaan antara Metode Tatap muka dan Zoom Meeting terhadap hasil belajar Kognitif siswa kelas X MIPA SMA Plus Nashrul Haq Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI CLASSROOM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA SUB MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 1 KAWALI
Rika Novianti;
Adun Rusyana;
Lia Yulisma
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (483.42 KB)
|
DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6332
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning melalui aplikasi Google Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperimen Design. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi penelitian yaitu siswa kelas X SMA Negeri 1 Kawali yang berjumlah 216 siswa. Sample penelitian ini adalah kelas X IPA 1 dengan jumlah 36 siswa, teknik pengambilan sample secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan berpikir kritis, dengan mengacu pada indikator berpikir kritis menurut Piaw yaitu inferensi, mengenal asumsi, dan interpretasi. Data yang diperoleh diolah secara statistik. Hasil perhitungan uji Z (α = 5% ) pada nilaii gain diperoleh nilai z hitung sebesar 1,92>1,64. Kesimpulan yang diperoleh adalah penerapan Model Problem Based Learning melalui Google Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada sub Materi Pencemaran Lingkungan di SMA Negeri 1 Kawali berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.Kata kunci : PBL, Keterampilan Berpikir kritis, Google Classroom
Pengaruh Model Discovery Learning Berbasis Concept Mapping Terhadap Hasil Belajar Kognitif
Nunuy Nur Awaliah;
Adun Rusyana;
Taupik Sopyan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.99 KB)
|
DOI: 10.25157/j-kip.v2i2.5244
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbasis concept mapping terhadap hasil belajar kognitif siswa pada sub materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi-Experiment) dan desain penelitian yang digunakan One Group Pretest Postest dengan populasi nya adalah seluruh siswa-siswi kelas X IPA MAN 2 Ciamis tahun ajaran 2019/2020 dengan sampel yaitu kelas X IPA 5 sebanyak 27 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda sebanyak 20 soal. Data yang diperoleh dengan soal diolah secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Zhitung 3,125 ≥ Ztabel 2,33. Disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning berbasis concept mapping berpengaruh sangat signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa pada sub materi pencemaran lingkungan dengan tingkat peningkatan tinggi yaitu sebesar 0,80. Kata Kunci: Discovery Learning, Concept Mapping, Hasil Belajar Kognitif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS LKS TIPE WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Lala Laura Rahman;
Adun Rusyana;
Lia Yulisma
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.288 KB)
|
DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4814
Pembelajaran yang berlangsung secara kaku dan bersifat teacher centered mengakibatkan siswa menjadi tidak aktif selama pembelajaran. Padahal, untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis, diperlukan pembelajaran yang bersifat student centered. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis LKS tipe word square terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada submateri pencemaran lingkungan. Waktu penelitian berlangsung pada bulan april 2020. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X IPA MAN 2 Ciamis. Sampel yang digunakan melibatkan siswa kelas X IPA 1 sebanyak 25 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode Pra-eksperimen design dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah soal berpikir kritis yang berjumlah 20 soal pilihan ganda. Data yang diperoleh dari soal diolah secara statistik dengan menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukan bahwa Zhitung > Ztabel yaitu sebesar 3,00 > 2,33. Hasil temuan tersebut membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis LKS tipe word square berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada submateri pencemaran lingkungan dengan tingkat pengaruh tinggi yaitu sebesar 0,76.Kata Kunci: Discovery learning, Keterampilan Berpikir Kritis, LKS word square
Penerapan Model Jigsaw Terhadap Keterampilan Menjelaskan Konsep Dan Kemampuan Pemecahan Masalah
Sri Tuti Widiarsari;
Adun Rusyana;
Anna Fitri Hindriana
Edubiologica Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.362 KB)
|
DOI: 10.25134/edubiologica.v7i1.2391
Penelitian bertujuan untuk untuk menggambarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan penerapan model jigsaw pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Banjaran, untuk memperoleh data pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII disalah satu SMP Negeri di Banjaran Kabupaten Majalengka yang berjumlah 136 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII F yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen menerapkan model jigsaw. Instrumen penelitian yang digunakan adalah task dan rubric, tes essay dan lembar observasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji t perlakuan dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan diperoleh nilai statistik uji hipotesis memperoleh nilai t = 63,997 dengan Sig. 0,000 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap keterampilan menjelaskan pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Banjaran. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan pada keterampilan menjelaskan dengan perolehan rata-rata nilai 81,00 diperoleh nilai statistik uji hipotesis yang menunjukan bahwa penerapan model jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan konsep pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Hasil analisis uji hipotesis keterampilan pemecahan masalah dengan nilai rata-rata post test 79,91 menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Rerata N-Gain kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan model jigsaw 0,43 termasuk kriteria sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di BanjaranKeywords: Model jigsaw; Keterampilan menjelaskan konsep; Kemampuan pemecahan masalah
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR BERDASARKAN GENDER, USIA, DAN TEMPAT TINGGAL
Adun Rusyana;
Feri Bakhtiar Rinaldi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jpb.v11i1.10156
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir mahasiswa PPG Prajabatan sekaligus untuk menentukan jenis tugas (workable assignments) yang tepat diberikan dosen kepada mahasiswa PPG Prajabatan sesuai dengan karakteristik keterampilan berpikir mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPG prajabatan Prodi.Pendidikan Biologi FKIP Unigal tahun akademik 2022/2023 (N=27).Metoda penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik analisis data: (1) uji mean dan (2) Uji One Sample Test. Hipotesis penelitian: (1) Ha: µ≠1,64; (2) Keterampilan berpikir perempuan dan laki-laki berbeda secara signifikan;(3) Keterampilan berpikir pada berbagai usia adalah berbeda secara signifikan;(4) Keterampilan berpikir antara mahasiswa asal kampung dan kota berbeda secara signifikan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Skor rata-rata keterampilan berpikir mahasiswa adalah berkategori A/superior berpikir kreatif; (2) terdapat perbedaan yang signifikan score ketarampilan berpikir antara perempuan dan laki, antara jenjang usia, dan asal tempat tinggal; (3) perempuan, usia 22-26 tahun, asal kampung lebih tinggi score keterampilan berpikirnya bila dibandingkan dengan laki-laki, usia 27-30 tahun, asal kota. Kata Kunci: Keterampilan berpikir, PPG Prajabatan
Improving Students' Fluent and Flexible Thinking Skills through the Problem-Based Learning (PBL) Model Based on Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) in High School Biology Classes
Rusyana, Adun;
Nugraha, Adi Tri;
Rinaldi, Feri Bakhtiar
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 12, No 2 (2024): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jpb.v12i2.15947
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan berpikir lancar dan keterampilan berpikir luwes siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model PBL berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir lancar dan luwes siswa SMA pada mata pelajaran biologi. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa SMA. Desain penelitian yang digunakan adalan One Group Pretest-Postest Design. Teknik pengolahan data dengan menggunakan aplikasi IBM Statistic SPSS-24 (test of normality, Chi-Square & One Sample Test, Correlation) dan N-gain. Instrumen yang digunakan berupa test essay yang mengacu pada indikator keterampilan berpikir lancar dan keterampilan berpikir luwes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) data keterampilan berpikir lancar lancar berdistribusi tidak normal sedangkan data keterampilan berpikir luwes berdistribusi normal; (2) Asympt signifikansi kedua data <0,05; (3) N-gain kedua data <0,03; (4) koefisien korelasi kedua data (r)= 0,38; (5) Siswa laki-laki (rata-rata gain keterampilan berpikir lancar 12,6 & rata-rata gain keterampilan berpikir luwes 11); (6) Siswa perempuan (rata-rata gain keterampilan berpikir lancar 10,8 & rata-rata gain keterampilan berpikir luwes 12,5). Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Penerapan model PBL berbasis TPACK berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir lancar dan luwes dengan kategori rendah; (2) Keterampilan berpikir lancar memiliki hubungan positif dan signifikan dengan keterampilan berpikir luwes dengan tingkat hubungan rendah; (3) Laki-laki lebih unggul dalam keterampilan berpikir lancar, sedangkan perempuan lebih unggul dalam keterampilan berpikir luwes. Implikasi dalam penelitian ini adalah: (1) perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model pembelajaran PBL berbasis TPACK dalam meningkatkan keterampilan berpikir lancar dan luwes; (2) Perlunya penyesuaian dalam desain model pembelajaran PBL berbasis TPACK dalam mengembangkan keterampilan berpikir lancar dan luwes; (3) perlunya pelatihan bagi guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran PBL berbasis TPACK yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir lancar dan luwes bagi siswa; (4) Guru dan peneliti perlu berkolaborasi secara berkelanjutan untuk memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif; (5) guru harus menyadari adanya keanekaragamn keterampilan berpikir peserta didik; (6) perlunya pemberdayaan pendidikan melalui berbagai pola; (7) perluya pendekatan individualisasi dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa
Kaffah, Wifa Dauly;
Erlin, Euis;
Rusyana, Adun
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11413
ABSTRAKWifa Dauly Kaffah. Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Di SMA Islam Cipasung”. Penyusunan skripsi ini dibawah bimbingan Hj. Euis Erlin, Dra., M.Kes., sebagai pembimbing I dan Dr. H. Adun Rusyana, M.Pd., sebagai pembimbing II.Di abad 21 ini, instansi pendidikan sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan keterampilan siswanya. Dalam proses pembelajaran ini cenderung berpusat pada guru (teacher center) sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa dan menjadi masalah utama dalam pendidikan formal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran PJBL-STEAM terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA Islam Cipasung. Waktu penelitian pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPA di SMA Islam Cipasung. Sampel yang digunakan X IPA 2 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu One Group Pretest-Posttest Design.Variabel penelitian ini dibatasi pada hasil belajar kognitif . Instrumen yang digunakan yaitu tes objektif berupa tes tertulis berbentuk uraian. Hasil penelitian ini menggunakan uji Z analisis uji Z diperoleh Zhitung > Zdaftar dimana Zhitung 3,13 dan Zdaftar 1,65 pada taraf signifikasi 5%. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning berbasis STEAM terhadap hasil belajar kognitif siswa.Kata Kunci : Project Based Learning, Hasil Belajar, STEAM
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA
Sholihah, Elis Siti;
Rusyana, Adun;
Toto, Toto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/j-kip.v4i1.8668
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh dari penerapan Model Discovery Learning berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimen dengan One group pretest posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA 2 dengan teknik purposive sampling. Rerata skor pretest yaitu 42,82. Setelah dilakukan proses pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning berbasis TPACK diperoleh rerata skor posttest 62,58. Kelas X IPA 2, dilihat dari hasil uji normalitas data dan data tersebut berdistribusi normal dengan hasil 11,3. Uji Hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Z pada taraf 1% , hasil penelitian ditunjukan
PENGARUH MODEL PEMBELARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS TPACK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI
Nugraha, Adi Tri;
Rusyana, H Adun;
Kustiawan, H. Awang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11381
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan berpikir kreatif siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMA pada mata pelajaran biologi. Waktu penelitian pada bulan Maret 2023. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA di MA PK Al-Hikmah. Anggota populasi terdiri dari satu kelas dengan jumlah 25 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalan One Group Pretest-Postest Design. Instrument yang digunakan berupa tes tertulis dalam bentuk soal essai yang mengacu pada indikator berpikir kreatif. Data Hasil Penelitian dianilisi secara statistik dengan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji Z. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMA pada mata pelajaran biologi. Hal ini ditunjukan dengan data beridistribusi normal dan uji hipotesis diterima. Berdasarkan perhitungan uji Z diketahui bahwa Zhitung ≥ Z tabel dimana nilai Zhitung 2,62 ≥ 2,33. Sehingga dapat disimpulkan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis TPACK Berpengaruh sangat signifikan terhadap keterampilan berpikir siswa SMA pada Mata Pelajaran Biologi.