Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Model Jigsaw Terhadap Keterampilan Menjelaskan Konsep Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Sri Tuti Widiarsari; Adun Rusyana; Anna Fitri Hindriana
Edubiologica: Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi Vol 7 No 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/edubiologica.v7i1.2391

Abstract

Penelitian bertujuan untuk untuk menggambarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan penerapan model jigsaw pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Banjaran, untuk memperoleh data pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII disalah satu SMP Negeri di Banjaran Kabupaten Majalengka yang berjumlah 136 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII F yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen menerapkan model jigsaw. Instrumen penelitian yang digunakan adalah task dan rubric, tes essay dan lembar observasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji t perlakuan dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan diperoleh nilai statistik uji hipotesis memperoleh nilai t = 63,997 dengan Sig. 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap keterampilan menjelaskan pada materi ekosistem di kelas VII SMP Negeri 1 Banjaran. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan pada keterampilan menjelaskan dengan perolehan rata-rata nilai 81,00 diperoleh nilai statistik uji hipotesis yang menunjukan bahwa penerapan model jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan konsep pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Hasil analisis uji hipotesis keterampilan pemecahan masalah dengan nilai rata-rata post test 79,91 menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di Banjaran. Rerata  N-Gain kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan model jigsaw 0,43 termasuk kriteria sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model jigsaw dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII salah satu SMP Negeri di  BanjaranKeywords: Model jigsaw; Keterampilan menjelaskan konsep; Kemampuan pemecahan masalah
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS STEAM TERHADAP MINAT BELAJAR IPA DI SMP Liesdiana, Diaz Pramuditha; Rusyana, Adun; Rachmawati, Jeti
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 6, No 2 (2025): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v6i2.12917

Abstract

Beberapa guru  masih menggunakan metode pembelajaran tradisional khususnya dalam proses pembelajaran IPA. Pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga membuat pembelajaran yang berlangsung menjadi membosankan, siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi dan keterampilan berpikir kreatif relatif rendah, pada akhirnya bermuara pada minat belajar siswa terhadap IPA rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEAM terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 2 Sukadana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment . Sampel yang digunakan adalah kelas IX A sebanyak 27 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian dibatasi pada minat belajar IPA. Instrumen yang digunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa  terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran project based learning berbasis STEAM terhadap minat belajar IPA di SMP Negeri 2 Sukadana, data mean sebelum treatment diperoleh 63.9620 berbeda dengan sesudah treatment yaitu 74.5185 artinya ada perbedaan antara sebelum penerapan model pembelajaran PjBL berbasis STEAM dengan sesudah penerapan. Dilihat dari nilai sig (2 tailed) Levene 1.188 > 0.05 berarti varian data homogeny. Sig (2 tailed) 0.00 < 0.05 berarti H0 di tolak dan H1 diterima.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBASIS HOTS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Ramdan, Aa Nu'man Tazki; Rusyana, Adun; Toto, Toto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.15811

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbasis HOTS terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA 1 di SMAN 1 Baregbeg, yang terdiri dari satu kelas dengan jumlah 24 siswa dengan pengambilan sample purposive sampling. Desain penelitian yang di gunakan One Group Pretest-Posttest Design. Data diolah secara statistik dengan menggunakan uji Z dan N-Gain untuk mengetahui tingkat pengaruh. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes soal essay pretest dan posttest yang telah di validasi secara logis dan empiris. Kesimpulan penelitian ini model Project Based Learning (PjBL) berbasis HOTS berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi dengan tingkat pengaruh peningkatan hasil belajar adalah sekitar 63,46% dilihat dari rata-rata N-Gain dengan rata-rata pretest sebesar 57,16, dan rata-rata posttest sebesar 83,66.
Analisis Keterbacaan Teks Zoologi dan Dampaknya terhadap Pemahaman Mahasiswa: Sebuah Systematic Literature Review Rusyana, Adun; Ilmiyati, Nur; Hardi, Endang
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23682

Abstract

Keterbacaan teks ilmiah merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya pada mata kuliah zoologi yang sarat dengan istilah teknis dan struktur kalimat kompleks. Rendahnya keterbacaan dapat meningkatkan beban kognitif mahasiswa dan menghambat pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterbacaan teks zoologi terhadap pemahaman mahasiswa serta mengidentifikasi strategi peningkatan keterbacaan berdasarkan kajian literatur sistematis.Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA melalui penelusuran artikel pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar[A1] . Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan artikel yang terindeks Sinta untuk memperkaya sumber literatur yang relevan, khususnya dari publikasi ilmiah nasional. Setelah melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 14 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis, dengan rentang tahun publikasi 2013 hingga 2024. [A2] Kriteria inklusi meliputi artikel bereputasi yang membahas keterbacaan, beban kognitif, dan literasi akademik dalam pendidikan sains.Hasil sintesis menunjukkan bahwa indeks Flesch Reading Ease dan Flesch-Kincaid Grade Level merupakan parameter keterbacaan yang paling banyak digunakan dalam penelitian-penelitian terdahulu. Temuan juga menunjukkan bahwa teks dengan tingkat keterbacaan rendah cenderung meningkatkan beban kognitif ekstrinsik dan menurunkan pemahaman konseptual mahasiswa. Selain itu, penggunaan visualisasi multimodal (gambar, diagram, dan infografis) secara konsisten dilaporkan mampu menurunkan beban kognitif ekstrinsik dan meningkatkan retensi serta pemahaman materi secara signifikan.Sebaliknya, penyederhanaan struktur kalimat, pemberian definisi eksplisit, dan penggunaan visualisasi terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, peningkatan keterbacaan teks zoologi menjadi strategi penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran biologi di pendidikan tinggi.Kata Kunci: beban kognitif, keterbacaan, pemahaman mahasiswa, pendidikan biologi, zoologi 
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM LINTAS MINAT PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN GOOGLE MEET Salsabila, Aulia Maghfirotul; Rusyana, Adun; Sopyan, Taupik
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8652

Abstract

Selama pandemi Covid-19 pembelajaran yang berlangsung, baik guru dan siswa sama-sama belajar beradaptasi dengan cara pembelajaran daring. Akan tetapi tidak sedikit siswa yang mengalami kejenuhan, akibatnya minat belajar siswa menurun dan tidak mengikuti pembelajaran dengan baik. Guru berinovasi dalam model pembelajaran selama daring dengan menggunakan media e-learning yaitu google meet. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh minat belajar siswa kelas x program lintas minat pada mata pelajaran biologi dengan menggunakan google meet. Waktu penelitian minggu keempat bulan Mei 2022. Populasi penelitian ini adalah kelas X IPS di SMA N 1 Singaparna. Sampel yang digunakan kelas X IPS 4 sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan angket dan wawancara. Data yang diperoleh dengan angket dideskripsikan, sedangkan hasil wawancara untuk mendukung data kuantitatif setelah dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukan 67,16% tergolong kriteria yang tinggi. Sehingga terdapat pengaruh pada minat belajar siswa kelas x program lintas minat pada mata pelajaran biologi dengan menggunakan google meet. Kata Kunci:  E-Learning, Minat Belajar
KEMAMPUAN KOLABORATIF SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN LUDO BIOLOGI (LUBIO) Yosi Nur Syaima Faiha Tsany; Nur Ilmiyati; Adun Rusyana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.19951

Abstract

Kemampuan kolaborasi merupakan salah satu keterampilan esensial dalam pembelajaran Abad 21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kolaborasi siswa dalam pembelajaran biologi, terutama pada topik komponen ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dengan dukungan media Ludo Biologi (LuBio) terhadap kemampuan kolaborasi siswa. Penelitian dilakukan pada Mei 2025 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan desain one-shot case study. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X (fase E) di SMA Negeri 1 Sindangkasih, dengan sampel sebanyak 39 siswa dari kelas X E4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi non-tes yang disusun berdasarkan indikator kemampuan kolaborasi. Data observasi dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk mengevaluasi tingkat kemampuan kolaborasi siswa setelah penerapan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT dengan bantuan media LuBio memberikan dampak positif terhadap kemampuan kolaborasi siswa, yang terlihat dari peningkatan skor pada aspek-aspek seperti kerja sama tim, komunikasi efektif, pembagian tugas, dan tanggung jawab bersama selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, model TGT berbantuan LuBio dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran alternatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada materi ekosistem.Kata Kunci: Model Kooperatif Team Games Tournament, Ludo Biologi, Kemampuan Kolaboratif, Siswa, SMA Negeri 1 Sindangkasih
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI KOMPONEN EKOSISTEM KELAS X SMAN 3 CIAMIS Rijal Mubarok; Adun Rusyana; Euis Erlin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.19910

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam kemajuan suatu bangsa, dan literasi sains merupakan salah satu aspek yang perlu ditingkatkan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning  (PBL) yang dibantu dengan media Wordwall terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi komponen ekosistem di kelas X SMAN 3 Ciamis. Populasi dan Sampel dari penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X SMAN 3 Ciamis dengan metode Purposive Sampling diperoleh jumlah sampel 28 siswa dari kelas X E 12. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Instrumen berupa tes tulis uraian yang mengacu pada indicator literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL yang didukung oleh media Wordwall berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Zhitung sebesar 2,59 > Ztabel 1,65 (α = 5%), yang berarti hipotesis dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Wordwall Berpengaruh Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Pada Materi Komponen Ekosistem Di Kelas X SMAN 3 Ciamis.