Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PEMECAHAN MASALAH SISWA Zidan Maulana; Endang Hardi; Romdah Romansyah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.20120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran Biologi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Baregbeg. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah yang mencakup indikator memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan solusi, dan mengevaluasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari pretest sebesar 52,13 menjadi 78,25 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,63 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Proses pembelajaran berbasis masalah mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, serta pemahaman konseptual yang lebih mendalam. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model PBL secara konsisten untuk memperkuat pembelajaran kontekstual dan kolaboratif di kelas. Kata kunci: Pembelajaran aktif, Pemecahan Masalah, Problem Based Learning (PBL)
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS TPACK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Novita Permatasari; Toto Toto; Endang Hardi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8590

Abstract

Pembelajaran di Indonesia pada abad 21 menuntut siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis karena pembelajaran saat ini tidak cukup hanya dengan memiliki kemampuan mengingat saja namun harus mampu menganalisis, memecahkan masalah, mengidentifikasi serta mengembangkan penalaran yang dimiliki. Selain itu, pembelajaran di Indonesia juga harus mampu mengikuti perkembangan digitalisasi di abad 21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis TPACK terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari s.d bulan Juli 2022. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Baregbeg. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas X IPA 1 sebanyak 34 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan desain penelitian One-Grup Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis berupa pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Z. Hasil penelitian diperoleh Zhitung ˃ Ztabel yaitu 3,42 ˃ 1,65. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis TPACK terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. 
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT KEBERHASILAN BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA PLUS AL-HASAN BANJARSARI Aprillia Risma Dila; Yoyon Sutresna; Endang Hardi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.19891

Abstract

Inti permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu hambatan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hambatan belajar siswa pada mata Pelajaran biologi. Waktu penelitian dari bulan Januari sampai Mei 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh fase E (kelas X) di SMA Plus Al-Hasan Banjarsari. Sampel yang digunakan yaitu fase E.1 dengan Jumlah 20 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa non-tes dalam bentuk lembar kuesioner yang mengacu pada indikator hambatan belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan skala likert dianalisis secara deskriptif dengan melihat persentase lembar kuesioner siswa. Hasil penelitian menunjukan adanya hambatan belajar siswa dalam mata Pelajaran biologi kelas X SMA. Hal ini ditunjukan dengan perolehan skor hambatan belajar siswa 68 termasuk dalam kriteria tinggi. Sehingga ditarik Kesimpulan adanya faktor penghambat keberhasilan belajar siswa pada mata Pelajaran biologi. Kata Kunci: Hambatan belajar siswa, Mata Pelajaran Biologi, SMA Plus Al-Hasan Banjarsari