Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Ketepatan Konsep dan Kelayakan Isi Materi Berdasarkan KI dan KD Pada Buku Teks IPA Kurikulum 2013 Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas VII Yulianti, Siska; Ilmiyati, Nur; Maladona, Adi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.8975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi isi, ketepatan konsep materi, tingkat elaborasi berdasarkan model representasi teks dari buku teks tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Dari hasil analisis relavansi isi materi terhadap silabus pembelajaran kurikulum 2013 pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup ditemukan 10 indikator pembelajaran dengan 8 indikator pembelajaran terakomodasi dan 2 indikator pembelajaran tidak terakomodasi atau 80% materi tergolong baik. Ketepatan konsep materi ditemukan 12 konsep materi dengan 70%  materi memadai, 26% materi kurang atribut dan 4% materi tidak diuntut dalam indikator pembelajaran, ini menunjukan konsep materi pada uku teks tersebut relevan baik. Analisis wacana materi subjek buku teks siswa tersebut menghasilkan representasi mengajar dengan kedalaman level materi elaborasi 4 sehingga cakupan materi tergolong baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran kurikulum 2013, dengan memunculkan 3 motif pembelajaran informing, eliciting dan directing.Kata kunci : Relavansi isi, Ketepatan Konsep, Analisis Wacana Buku Teks, Klasifikasi Makhluk Hidup
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Nining, Nining; Erlin, Euis; Ilmiyati, Nur
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11405

Abstract

Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang menyediakan kesempatan bagi siswa untuk melakukan aktivitas seluas-luasnya dalam belajar. Perancangan kegiatan pembelajaran yang baik diperlukan dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, salah satu caranya adalah dengan memilih model pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas (Hijrah, 2020:1-2). Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatkan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbasis lingkungan pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian dilaksanakan di MAN 6 Ciamis X MIA tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitain dalam penelitian berbentuk “ one grup pretest-postest design”. Penelitian ini menggunakan satu kelompok sampel yaitu seluruh siswa kelas X MIA di MAN 6 Ciamis dengan jumlah siswa 22 orang. Pengambilan data menggunakan instrument soal tes essay sebayak 8 soal dan data yang diperoleh berupa skor hasil belajar. Analisis data menggunakan uji Z dan diperoleh   sebesar 2,88 sedangkan  sebesar 2,33, dengan demikian  > , sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh implementasi model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbasis lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi pencemaran lingkungan. Secara kuantitatif hasil belajar siswa menunjukan peningkatan dengan rata-rata skor pretest dan posttest diperoleh N-gain 0,39 (termasuk kategori sedang).
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE BERBANTUAN FLASH CARD DALAM MELATIH KEMAMPUAN KOLABORATIF Putri, Zahra Nabilah; Warsono, Warsono; Ilmiyati, Nur
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 6, No 2 (2025): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v6i2.14814

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran dan kurangnyaevaluasi mengenai kemampuan kolaboratif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitaspenerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan flash card dalam melatih kemampuan kolaboratif.Waktu penelitian pada bulan Februari sampai Mei 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X IPA SMA Negeri 1Kawali. Sampel yang digunakan yaitu kelas X IPA 1 dengan jumlah 36 peserta didik. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptifmelalui pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan one-shot case study design. Instrumen yangdigunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi berdasarkan indikator yang telah ditentukan. Data yangdiperoleh dengan hasil persentase menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scrambleberbantuan flash card efektif dalam melatih kemampuan kolaboratif peserta didik. Hal ini ditunjukkan pada hasilpersentase rata-rata yang mendapatkan nilai dengan kriteria baik yaitu 30,6%, dan yang mendapat nilai dengan kriteriasangat baik yaitu 69,4%.Kata Kunci: Kemampuan Kolaboratif, Media Flash Card, Model Pembelajaran Kooperatif, Scramble.
Hubungan Fosfat (PO4) terhadap Kekayaan Jenis dan Kelimpahan Fitoplankton (Sebagai Media Belajar Tingkat SMP dan SMA pada konsep Kingdom Protista) ilmiyati, Nur; Maladona, Adi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9380

Abstract

Fitoplankton mempunyai peranan sangat penting di dalam suatu perairan, selain sebagai dasar dari rantai pakan (primary producer) juga merupakan salah satu parameter tingkat kesuburan suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fosfat (PO4) dengan kekayaan jenis dan kelimpahan fitoplankton di Situ Lengkong. Penelitian dilaksanakan di Situ Lengkong Kabupaten Ciamis, penelitian dilakukan dengan metode survai lapangan pada 5 stasiun dan diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian ini menunjukkan kekayan jenis 43 genera fitoplankton dari 4 divisio yaitu Chlorophyta (30 genera), Chrysophyta (7 genera), Cyanophyta (5genera), dan Euglenophyta (1 genus). Kelimpahan yang diperoleh berkisar antara 23146-151684 individu/L, kelimpahan tertinggi pada stasiun III (87.356 individu/L) dan terendah pada stasiun I (57.596 individu/L). Kandungan fosfat berkisar 0,0337 - 0,0557 mg/L fosfat tertinggi pada stasiun V ( 0,0557 mg/L). Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan sangat rendah antara kekayaan jenis dengan fosfat. Begitupun dengan kelimpahan, hasil regresi menunjukkan adanya hubungan yang sangat rendah antara kelimpahan dengan fosfat. Sehingga fosfat tidak terlalu mempengaruhi kekayaan jenis dan kelimpahan.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PADA BUKU TEKS SISWA IPA KELAS VIII UNTUK DIGUNAKAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN MALADONA, ADI; ILMIYATI, NUR
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.4221

Abstract

This study uses a descriptive qualitative approach to analyze Grade VIII science textbooks on the digestive system material in the 2013 Curriculum. The instruments used include the 2013 Curriculum science syllabus, science textbooks, and discourse analysis. Textbooks were analyzed based on content relevance, conceptual accuracy, and material presentation, by identifying 17 learning indicators. The data collection process was carried out through document analysis and observation of textbooks. The collected data were categorized into Pedagogical Content Knowledge (PCK) components such as content knowledge, pedagogical, and pedagogical-content. This study was conducted for one month, starting on October 21, 2024, to analyze and draw conclusions regarding the quality of textbooks. Based on the results of the analysis of Grade VIII science textbooks on the digestive system, it can be concluded that these textbooks generally meet most of the basic competencies set out in the 2013 curriculum, especially Basic Competencies 3.6 and 4.6. This textbook successfully presents 17 of the 19 learning indicators well, covering various important concepts such as digestive organs, nutrition, and the role of enzymes in digestion. ABSTRAKPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis buku teks IPA Kelas VIII pada materi sistem pencernaan dalam Kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan meliputi silabus IPA Kurikulum 2013, buku teks IPA, dan analisis wacana. Buku teks dianalisis berdasarkan relevansi isi, ketepatan konsep, dan penyajian materi, dengan mengidentifikasi 17 indikator pembelajaran. Proses pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dan observasi terhadap buku teks. Data yang terkumpul dikategorikan ke dalam komponen Pedagogical Content Knowledge (PCK) seperti pengetahuan konten, pedagogis, dan pedagogis-konten. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan, dimulai pada 21 Oktober 2024, untuk menganalisis dan menyusun kesimpulan mengenai kualitas buku teks. Berdasarkan hasil analisis buku teks IPA Kelas VIII tentang sistem pencernaan, dapat disimpulkan bahwa buku teks ini secara umum sudah memenuhi sebagian besar kompetensi dasar yang ditetapkan dalam kurikulum 2013, terutama Kompetensi Dasar 3.6 dan 4.6. Buku teks ini berhasil menyajikan 17 dari 19 indikator pembelajaran dengan baik, mencakup berbagai konsep penting seperti organ-organ pencernaan, nutrisi, dan peran enzim dalam pencernaan.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ACTIVE OBSERVATION AND FEEDBACK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN EKOSISTEM KELAS VII SMP Ilmiyati, Nur; Maladona, Adi; Kurniawan, Yudi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32743

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi khususnya pada pokok bahasan ekosistem telah menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi guru yang bersangkutan. Oleh karena itu perlu dicari solusi tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model Active Observation and Feedback terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan ekosistem di kelas VII SMP. Penelitian telah dilaksanakan di SMP mulai dari tanggal 31 Maret sampai tanggal 12 April 2014. Subjek penelitian adalah kelas VII B dengan jumlah siswa 32 orang. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Z. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model Active Observation and Feedback berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari prosentase hasil belajar siswa kelas VII B sebesar 75% dengan kriterian standar deviasi sebesar 11,44, pada uji homogenitas diperoleh skor Fhitung 1,21 dan Fdaftar 1,86 serta pada Zhitung 6,13 dan Ztabel 18,38. Hasil belajar siswa menggunakan model Active Observation and Feedback meperoeh rata-rata 71,09, skor tertinggi 85 dan skor terendah 55. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengunaan model Active Observation and Feedback berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem.
Analisis Penggunaan Model Discovery Learning Berbasis Tugas Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Nur Ilmiyati; Adi Maladona
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3480

Abstract

Model pembelajaran yang berpusat di guru kurangnya partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbasis tugas terhadap hasil belajar kognitif siswa. Waktu penelitian pada tanggal 19 Mei 2025 yang bertempat di salah satu SMA Negeri di Ciamis. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA sebanyak 151 siswa. Sampel yang digunakan adalah kelas X MIA I sebanyak 37 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment. Variabel penelitian terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas (model Discovery Learning berbasis tugas terstruktur) dan variabel terikat (hasil belajar kognitif siswa). Instrumen yang digunakan adalah berupa test tertulis berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal dengan lima option (a, b, c, d, dan e) yang digunakan untuk pretest dan posttest. Data hasil pretest dan posttest diolah secara statistik, sehingga menghasilkan data hasil penelitian dengan rata-rata nilai N-gain 0,74 dengan kategori tinggi, data hasil uji normalitas dengan taraf signifikasi α 1% dihasilkan 2hitung < 2 tabel yaitu 10,02 < 11,33 dengan distribusi normal, kemudian dari data hasil uji Z menghasilkan Zhitung > Z01 yaitu 4,27 > 2,34. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis model Discovery Learning berbasis tugas berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa.
Analisis Keterbacaan Teks Zoologi dan Dampaknya terhadap Pemahaman Mahasiswa: Sebuah Systematic Literature Review Rusyana, Adun; Ilmiyati, Nur; Hardi, Endang
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23682

Abstract

Keterbacaan teks ilmiah merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya pada mata kuliah zoologi yang sarat dengan istilah teknis dan struktur kalimat kompleks. Rendahnya keterbacaan dapat meningkatkan beban kognitif mahasiswa dan menghambat pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterbacaan teks zoologi terhadap pemahaman mahasiswa serta mengidentifikasi strategi peningkatan keterbacaan berdasarkan kajian literatur sistematis.Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA melalui penelusuran artikel pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar[A1] . Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan artikel yang terindeks Sinta untuk memperkaya sumber literatur yang relevan, khususnya dari publikasi ilmiah nasional. Setelah melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 14 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis, dengan rentang tahun publikasi 2013 hingga 2024. [A2] Kriteria inklusi meliputi artikel bereputasi yang membahas keterbacaan, beban kognitif, dan literasi akademik dalam pendidikan sains.Hasil sintesis menunjukkan bahwa indeks Flesch Reading Ease dan Flesch-Kincaid Grade Level merupakan parameter keterbacaan yang paling banyak digunakan dalam penelitian-penelitian terdahulu. Temuan juga menunjukkan bahwa teks dengan tingkat keterbacaan rendah cenderung meningkatkan beban kognitif ekstrinsik dan menurunkan pemahaman konseptual mahasiswa. Selain itu, penggunaan visualisasi multimodal (gambar, diagram, dan infografis) secara konsisten dilaporkan mampu menurunkan beban kognitif ekstrinsik dan meningkatkan retensi serta pemahaman materi secara signifikan.Sebaliknya, penyederhanaan struktur kalimat, pemberian definisi eksplisit, dan penggunaan visualisasi terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan demikian, peningkatan keterbacaan teks zoologi menjadi strategi penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran biologi di pendidikan tinggi.Kata Kunci: beban kognitif, keterbacaan, pemahaman mahasiswa, pendidikan biologi, zoologi