Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai Kearifan Lokal Tradisi Parno Adat pada Generasi Muda Ega Dwi Sandrika; Susi Fitria Dewi; Isnarmi Isnarmi; Ideal Putra
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 2 No 1 (2022): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya nilai-nilai kearifan local tradisi Parno adat dikalangan generasi muda di Kecamatan Hamparan Rawang. Tujuan dari penelitian ini yaitu, pertama untuk Mendeskripsikan wujud dari nilai-nilai tradisi parno adat, kedua untuk mengeksplorasikan faktor-faktor yang melatarbelakangi memudarnya nilai-nilai tradisi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai sepuluh orang informan, melakukan observasi selama satu bulan dan berhasil mengumpulkan documen-dokumen dalam bentuk fhoto-fhoto pelaksanaan tradisi parno adat. uji keabsahan menggunakan triangulasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama tradisi parno memliki nilai-nilai kearifan lokal didalamnya yaitu nilai musyawarah, nilai kesopanan, nilai partisipasi dan gotong yang menjadi pembeda dengan tradisi yang lainya. Kedua yaitu faktor yang melatarbelakangi memudarnya nilai-nilai tradisi parno adat, baik faktor yang berasal dari dalam(internal) seperti kesadaran masyarakat dan pola pikir atau mindset serta faktor yang berasal dari luar (eksternal). Seperti Pengaruh kebudayaan asing, Teknologi, perkembangan jaman dan system pewarisan.
Pelestarian Seni Tradisional Randai dalam Arus Globalisasi: Refleksi Pengalaman Pengabdian Masyarakat di Kenagarian Padang Laweh Malalo, Tanah Datar Syamsir Syamsir; Jumiati Jumiati; Nora Eka Putri; Ideal Putra
Journal of Education on Social Science (JESS) Vol 7 No 2 (2023): Civil Society Development in Globalization Era
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jess.v7i2.539

Abstract

This article was a reflection from experiences of Community Service program among younger generation in Padang Laweh Malalo Village at Tanah Datar Regency. This program was intended to increase the understanding, awareness, and skills the younger generation to the importance of preserving the traditional arts of randai as one of the cultural heritages and at the same time the potential and tourist attraction that has been neglected all this time. This program was inspired by various conditions that indicated the lack of interest, awareness, and skills of the younger generation in preserving this randai art, while on the other hand traditional randai art could be used as an attraction and is a potential for cultural tourism that can be packaged and adapted to the current context. On the other side, the preservation of traditional art like Randai in the face of massive globalization required a comprehensive and multi-faceted approach. This approach included efforts such as documentation, education, partnerships, adaptation, youth engagement, and policy development. Based on this phenomena, various coaching, training and management programs had been done to improve the abilities and skills of the partner groups, especially the youth group who were members of the "Sanggar Seni Salapan Suku" group at Kenagarian Padang Laweh Malalo Tanah Datar, both in terms of knowledge and skills, in order to increase the professionalism of youth groups and it is hope that they could become pioneers and motivators for other youth generations in the development of traditional randai arts.
Pembinaan nilai-nilai adat terhadap anak kemenakan oleh Ninik Mamak Afifa Rifki, Aufi; Putra, Ideal; S, Nurman; Dewi, Susi Fitria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 1 (2024): JECCO: Seventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i1.375

Abstract

Penelitian ini mengelaborasikan pembinaan nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah yang dilakukan oleh ninik mamak, yang bertujuan untuk membina karakter anak kemenakan menjadi lebih baik sesuai dengan filosofi adat tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pembinaan nilai-nilai adat yang dilakukan oleh ninik mamak terhadap anak kemenakan, dan faktor-faktor yang menjadi kendala ninik mamak dalam pembinaan. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan oleh ninik mamak dalam bentuk berdiskusi, menjadi teladan bagi anak kemenakan, pendidikan agama, pengenalan warisan budaya, dan partisipasi dalam upacara adat.
Peranan petani kelapa kopra dalam mendukung pendidikan anak Zakiy, Maulana Az; Bakhtiar, Yusnanik; Ananda, Azwar; Putra, Ideal
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 1 (2024): JECCO: Seventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i1.387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan orang tua yang bekerja sebagai petani kelapa kopra di Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir terhadap pendidikan anak. Jenis penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan metode dekriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian petani kelapa kopra dan staf kantor camat kecamatan Enok. Tahapan analisis data pengumpulan data, data reduction, data display (penyajian data), penarikan kesimpulan. Pada tahapan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian yang peneliti dapat mengenai peranan orang tua dalam pendidikan anak yaitu bagi orang tua yang bekerja sebagai petani kelapa kopra peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak merupakan suatu hal yang penting untuk masa depan anak yaitu dengan cara memberikan motivasi, peran orang tua sebagai guru di rumah, serta keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Faktor penghambat pendidikan anak petani kelapa kopra yaitu kurangnya peran orang tua, tingkat pendidikan orang tua, faktor ekonomi keluarga, dan lingkungan yang kurang baik.
Transformasi Tradisi Etnis Mandailing di Nagari Rabi Jonggor, Kabupaten Pasaman Barat Salsabila, Vania; Ananda, Azwar; S, Nurman; Putra, Ideal
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 1 (2024): JECCO: Seventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i1.397

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan transformasi atau perubahan tradisi Etnis Mandailing di Nagari Rabi Jonggor Kec. Gunung Tuleh Kab. Pasaman Barat. Tujuan penelitian ini yaitu, pertama untuk mengetahui transformasi dari tradisi larangan pernikahan semarga dan transfomasi kesenian gordang sembilan, kedua untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya transformasi tradisi di Nagari Rabi Jonggor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam tentang perubahan dari tradisi larangan pernikahan semarga dan perubahan tradisi kesenian gordang sembilan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 16 informan, yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi yang mengalami transformasi yang paling dominan di Nagari Rabi Jonggor yaitu tradisi larangan pernikahan semarga dan tradisi kesenian gordang sambilan. Masyarakat Nagari Rabi Jonggor telah mengalami pergeseran tradisi dalam pernikahan semarga, menurut hasil wawancara yang dilakukan para pelaku pernikahan semarga membuat pembelaan dengan mengatasnamakan ajaran agama islam. Karena islam tidak melarang pernikahan semarga tersebut apabila tidak senasab. Sedangkan gordang sembilan walaupun banyak mengalami transformasi untuk mengikuti zaman namun peminatnya maih jarang dibandingkan alat musik modern seperti keyboard.
Implementasi kebijakan Pemerintah Kota Padang terhadap anak jalanan Ramadhani, Azahra Vemataraska; Prima Ersya, Muhammad; Isnarmi, Isnarmi; Putra, Ideal
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 4 (2024): Tenth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i4.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan dan mendeskripsikan implementasi kebijakan pemerintah Kota Padang terhadap anak jalanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. jenis data dan sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder, instrumen penelitian wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kebijakan pemerintah Kota Padang terhadap anak jalanan khususnya pada pembinaan anak jalanan sudah berjalan dengan baik, namun masih ada hambatan dalam melaksanakan usaha preventif, represif dan rehabilitasi yang tertera pada Peraturan Walikota No.41 Tahun2017. Hal ini karena rendahnya komunikasi yang dilakukan oleh implementator kepada kelompok sasaran kurangnya koordinasi antar instansi, serta kurangnya partisipasi masyarakat terhadap kebijakan ini. Hambatan dalam pengimplementasiannya terdiri atas aspek komunikasi dan aspek sumber daya manusia. Serta upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan pada pelaksanaan kebijakan ini dilakukan dengan cara melaksanakan patroli dan razia rutin serta memberikan pengarahan dan melakukan kerjasama dengan instansi lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengimplementasian kebijakan pemerintah Kota Padang terhadap anak jalanan sudah berjalan meskipun secara teknik pelaksanaannya pada usaha preventif, represif, dan rehabilitasi yang tertera didalam kebijakan ini belum dilaksanakan secara efektif.
Pelaksanaan wajib belajar 12 tahun pada masyarakat terisolir Gustiawan, Pandri; Putra, Ideal; Ananda, Azwar; Montessori, Maria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 4 (2024): Tenth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i4.586

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan wajib belajar 12 tahun pada masyarakat terisolir khususnya kampung Langgai. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan mewawancarai informan diantaranyan aparat pemerintah, tokoh Pendidikan, dan masyarakat. Hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan beberapa hal yaitu pelaksanaan wajib belajar belajar 12 tahun pada masyarakat terisolir di Langgai Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih Kecamatan Sutera belum terlaksana dan merata secara baik. Faktor penghambat pelaksanaan wajib belajar 12 tahun pada masyarakat terisolir di Langgai terbagi atas 2 yaitu faktor internal berupa motivasi sementara faktor eksternal berupa kondisi wilayah geografis, kondisi ekonomi, lingkungan sosial, lingkungan keluarga, dan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. Upaya pemerintah dalam mewujudkan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun pada masyarakat terisolir di Langgai berupa tersedianya anggaran dari dinas pendidikan untuk bantuan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar, sekolah sudah menerima peserta didik di luar wilayah zonasi, dan bantuan dari pemerintah berupa BOS dan KIP.
ALIH FUNGSI TANAH ULAYAT DI KABUPATEN SIJUNJUNG Utami, Anis; Putra, Ideal; S, Nurman; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 2 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i2.21

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui mengenai faktor yang mempengaruhi beralihnya fungsi tanah ulayat menjadi pertambangan emas ilegal dan bagaimana dampak dari pertambangan emasl ilegal bagi tanah ulayat dan lingkungan di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Data yang diperoleh selama melakukan penelitian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua faktor serta dampak dari adanya pertambangan emas ilegal terhadap tanah ulayat yang ada di Nagari Palangki. Faktor yang mempengaruhi beralihnya fungsi tanah ulayat menjadi pertambangan emas ilegal di Nagari Palangki, yaitu faktor internal dan eksternal. Kemudian ada dua dampak dari pertambangan emas ilegal di Nagari Palangki yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Pengaruh pembelajaran daring terhadap keterampilan mengajar mata kuliah micro teaching pada mahasiswa Ardinata, Noverdi; Putra, Ideal; Isnarmi, Isnarmi; Fatmariza, Fatmariza
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 4 (2024): Tenth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i4.265

Abstract

Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap keterampilan mengajar Mata Kuliah Microteaching Mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Padang Angkatan 2018 dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara pembelajaran daring terhadap keterampilan mengajar mata kuliah microteaching. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,224 yang berarti pembelajaran daring berkontribusi terhadap keterampilan mengajar micro teaching sebesar 22,4 %.
Penyelesaian konflik adat kawin sasuku Marlina, Marlina; S, Nurman; Putra, Ideal; Bakhtiar, Yusnanik
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 4 (2024): Tenth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i4.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyelesaian konflik adat kawin sasuku dan faktor-faktor yang mempengaruhi penyelesaian konflik adat kawin sasuku di Nagari Bisati Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif dengan Metode Deskriptif. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses penyelesaian dalam hukum adat pada kasus perkawinan sasuku terdapat beberapa proses penyelesaian yaitu duduak di rumah gadang dan menghukum anak kemenakan yang melanggar hukum adat atau mencari keputusan adat, dalam hal ini berupa sanksi adat dan hukum buang/sanksi sosial. Dalam penyelesaian konflik adat didalam masyarakat Minangkabau yaitu melalui Kerapatan Adat Nagari sesuai dengan Pasal 15 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari, pada tiap nagari, Kerapatan Adat Nagari membentuk Peradilan Adat Nagari sebagai lembaga penyelesaian sengketa/konflik dalam masyarakat nagari sesuai Adat Salingka Nagari yang bersifat mediasi atau musyawarah dan mufakat.