Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PEDAGOGI

Pengaruh Latar Belakang Pendidikan dan Kompetensi Guru Paud Terhadap Proses Pembelajaran Indriani, Fitria D; Kuswanto, Kuswanto
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pengaruh Kompetensi dan Latar Belakang Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Proses Pembelajaran. Jenis penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Proses pembelajaran di kelas adalah inti penyelenggaraan pendidikan yang ditandai oleh adanya kegiatan pengelolaan kelas, penggunaan media dan sumber belajar, dan penggunaan metode dan strategi pembelajaran. Semua tugas tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab guru yang secara optimal kemampuannya menuntut kemampuan guru. Untuk menunjang kompetensi guru seharusnya guru memiliki keahlian khusus yang dipersiapkan oleh program pendidikan keahlian atau spesialisasi, tetapi pada kenyataannya masih banyak profesi guru yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Sehingga guru tersebut kurang berkompeten dan berpengaruh terhadap proses pembelajaran di kelas. Untuk memaksimalkan kompetensi guru yang latar belakang pendidikannya tidak sesuai harus diikutkan dalam program pendidikan dan pelatihan khusus. Sehingga diharapkan guru tersebut dapat memaksimalkan kompetensinya.
Pemahaman Pendidik PAUD Terkait Kompetensi Pedagogik Menurut Konsep Ki Hadjar Dewantara Fikriyah Nurul Mufidah; Kuswanto Kuswanto
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.4929

Abstract

Abstract: The educator is a very important person in the world of education where the learning process with students will determine the future they will live. Especially PAUD educators who will instill various aspects of the foundation in learning to their students. Therefore, the understanding of educators related to one of the competencies that must be possessed, namely pedagogical competence is needed to support good education as professional educators. The pedagogical competence itself is inseparable from an important figure in education, namely Ki Hajar Dewantara who is a well-known figure in the world of education who came to be known as the Father of Indonesian Education who gave birth to a concept of momong, among, and ngemong who until now had an influence in the world. education in Indonesia. The purpose of this study was to find out about educators' understanding of pedagogical competencies according to the Ki Hajar Dewantara concept. By using descriptive analytical qualitative methods by taking various journals and books as a reference. The results obtained are still very lack of understanding of early childhood educators related to pedagogical competence. Which is caused by the lack of PAUD educator insight on teacher competency standards, as well as the lack of implementation of the training or training that he has participated in. Therefore, it is very important for PAUD educators to be able to understand pedagogical competency standards to be able to become professional educators who can educate a qualified generation according to the Ki Hajar Dewantara concept.
Membedah Pemikiran Maria Montessori Pada Pendidikan Anak Usia Dini Dinda Nur Afifah; Kuswanto Kuswanto
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.4950

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pendidikan anak usia dini berdasarkan pemikiran Montessori. Biografi, kurikulum, metode, lingkungan kelas Montessori menjadi pembahasan dalam artikel ini. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa Montessori merupakan seorang wanita pertama Italia lulusan kedokteran. Montessori tertarik pada studi tentang penyakit mental dan gangguan psikologis terhadap anak. Ia membuka sebuah sekolah dengan murid-muridnya yang cacat mental, hingga ia meneliti bagaimana metode pendidikan untuk anak cacat mental. Montessori berkeyakinan bahwa metode yang telah dilakukannya pada anak cacat mental bisa dilakukan juga pada anak-anak normal. Menurut Montessori rentang usia anak 0 sampai 3 tahun merupakan usia dibawah sadar, dan rentang usia 4 sampai 6 tahun mengalami peningkatan ke usia sadar. Kurikulum Montessori terdiri dari tiga bagian yaitu lingkungan praktis, latihan sensorik motorik, dan perkembangan bahasa. Kebebasan, lingkungan yang terstruktur dan teratur merupakan elemen penting dalam metode Montessori. Dan lingkungan kelas Montessori yang terdiri dari prinsip kebebasan, ketertiban, kenyataan dan alam, suasana dan keindahan, bahan-bahan Montessori dan pengembangan kehidupan masyarakat.