Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Kualitas Pelayanan AK-1 pada Masa Pandemi COVID-19 terhadap Kepuasan Masyarakat di Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan Yusvita Amalia; Dessy Isfianadewi
Indonesian Journal of Economics, Business, Accounting, and Management (IJEBAM) Vol 1 No 3 (2023): February 2023
Publisher : PT SOLUSI EDUKASI BERDIKARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63901/ijebam.v1i3.12

Abstract

Penelitian magang ini bertujuan untuk menganalisa kualitas pelayanan AK-1 yang terdapat pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan selama COVID-19 terhadap perubahan sistem pendaftarannya berdasarkan indikator tangible (berwujud), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), dan emphaty (empati). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat penerima layanan AK-1 oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan sebanyak 60 responden guna mengetahui kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kualitas pelayanan yang ada pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan sudah memenuhi kriteria pelayanan baik berdasarkan lima indikator tersebut namun belum maksimal.
Pengaruh Total Quality Management terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah dengan Kecepatan Proses Inovasi sebagai Mediasi (Studi Kasus UKM Penatu (Laundry) di Yogyakarta) Libaihaqy; Dessy Isfianadewi
Indonesian Journal of Economics, Business, Accounting, and Management (IJEBAM) Vol 1 No 3 (2023): February 2023
Publisher : PT SOLUSI EDUKASI BERDIKARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63901/ijebam.v1i3.15

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan proses inovasi sebagai mediasi terhadap hubungan total quality management dan operational performance. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah pelaku UKM Penatu (Laundry) di Yogyakarta dan sebanyak 114 responden. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis SEM yang diolah menggunakan software SmartPLS. Total quality management memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap operational performance, kemudian innovation speed memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap operational performance. Kemudian, innovation speed memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam memediasi hubungan antara total quality management terhadap operational performance.
Effect of Innovation Capability on Marmer Supply Chain Performance: Case Study at Amazing Indonesian Alabaster Azka Ainnur Rizki; Dessy Isfianadewi
Indonesian Journal of Economics, Business, Accounting, and Management (IJEBAM) Vol 1 No 5 (2023): June 2023
Publisher : PT SOLUSI EDUKASI BERDIKARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63901/ijebam.v1i5.32

Abstract

Amazing Indonesian Alabaster is an MSME company that managing marble raw materials into (home accessories). This internship was conducted using a quantitative approach. The work analysis unit analysis is on employees with permanent status and non-managerial at Amazing Indonesian Alabaster. Based on the analysis in the internship activities, it shows that: (1) Innovation capability has a positive effect on supply chain performance with a regression coefficient of 0,250; (2) based on arithmetic data the ability to innovate is referred to with an average of 3,52, meaning that the individual factors of employees factor is highly approved to be applied at Amazing Indonesian Alabaster because employees have a high ability to innovate characterized by the progress of innovation activities. Based on arithmetic data, supply chain performance performance is referred to as an average of 3,60, meaning that sales performance is in the category of high high level of sales in this company in the absence of the Covid-19 pandemic.
Optimizing Receiving Operations in the Hospitality Industry: A Case Study of Sensory Validation and Supplier Accountability at Hotel New Saphir Yogyakarta Muhammad Aji Farhan Naja; Dessy Isfianadewi
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i3.6676

Abstract

The purpose of this study is to examine the strategies employed by Hotel New Saphir Yogyakarta in addressing operational challenges within the receiving process, specifically concerning quantitative discrepancies, delivery delays, and quality non-compliance. We adopted a qualitative single case study design, utilizing participant observation over a four-month period and semi-structured interviews with the Chief Accountant, Purchasing Officer, and Receiving Officer. We also analyzed internal documents such as Market Lists, Bin Cards, and invoices to verify procurement accuracy. Our findings reveal that the hotel successfully mitigates procurement risks through a combination of rigorous sensory validation protocols—such as olfactory and gustatory tests for perishable goods—and a graduated three-strike supplier warning system. We found that cross-departmental communication acts as a vital real-time feedback loop, ensuring that discrepancies in weight or quality are addressed through immediate negotiation rather than simple rejection. This research provides original value by highlighting the indispensable role of human sensory expertise as a qualitative filter that complements digital inventory metrics in high-standard hospitality environments. While limited to a single organizational context, the study offers practical implications for practitioners to institutionalize organoleptic standards and structured supplier discipline to safeguard operational integrity.