Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGREGAT

Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Perumahan Kecipir Kota Palangka Raya Layang, Samuel
AGREGAT Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i2.19030

Abstract

Keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi berpengaruh terhadap biaya yang harus disediakan oleh owner baik berupa biaya langsung maupun biaya tidak langsung. Studi kasus dilakukan pada proyek perumahan di Jalan Kecipir Kota Palangka Raya dengan pembiayaan dari KPR BNI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab utama keterlambatan pada proyek perumahan di Jalan Kecipir Kota Palangka Raya dan bagaimana melakukan aksi untuk mengatasi keterlambatan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari owner proyek, staf administrasi, pengawas lapangan, serta beberapa tukang. Instrumrn penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden. Analisis data menggunakan Metode House Of Risk yang berfungsi untuk menganalisa data penyebab keterlambatan. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Metode House of Risk (HOR), ditemukan bahwa tiga penyebab utama keterlambatan pada proyek perumahan KPR-BNI di Jalan Kecipir Kota Palangka Raya adalah adanya kenaikan harga bahan dan material, pekerjaan tambahan, dan perkembangan ekonomi. Permasalahan tersebut dapat diminimalisir dengan cara melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan owner proyek, membuat check list yang komprehensif, menambah jumlah tenaga kerja, ketersediaan dan kecanggih alat bantu kerja untuk mempercepat proses perkerjaan Kata Kunci: Keterlambatan proyek, perumahan, Metode House of Risk
Pemanfaatan Limbah Pasir Sandblasting Sebagai Material Perkerasan Kaku Layang, Samuel; Thathit Suprayogi; Wiratno; Okta Meilawaty; Renna Jessica Sihombing; Frans Putra Ganesa
AGREGAT Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i2.27798

Abstract

This study aims to determine the compressive strength and flexural strength of concrete using Sandblasting Sand waste and to determine whether concrete using Sandblasting Sand waste can be used as a rigid pavement material. To achieve these objectives, experimental research was carried out in the laboratory using 10 beam specimens. The coarse aggregate used was a combination of Banjarmasin Gravel and Merak Gravel with a proportion of 50% each. There are two variations of the mixture, namely a concrete mixture using Tangkiling Sand and a concrete mixture using Sandblasting Sand. From the test results, it was obtained that the concrete mixture using Tangkiling Sand had an average compressive strength of 22.57 MPa and a flexural strength (fs) of 36.33 kg/cm2. The concrete mixture using Sandblasting Sand has an average compressive strength of 26.55 MPa and flexural strength (fs) of 39.40 kg/cm2. Concrete mixtures with proportions of 50% Banjarmasin Gravel and 50% Merak Gravel, both using Tangkiling Sand and Sandblasting Sand do not meet the requirements for use as rigid pavement because they do not meet the minimum flexural strength of 45 kg/cm2 as required.