Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perkembangan Kinerja Keuangan Dan Analisis Trend Pada Pt. Fast Food Indonesia Yang Go Publik Di Bursa Efek Indonesia Bagi, Nicky Cahyani; Gaffar, Gaffar; Husain, Siti Pratiwi
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.6841

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan dan trend pada PT Fast Food Indonesia Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan alat analisis yaitu rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas dan rasio aktivitas serta menggunakan analisis ternd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat likuiditas berdasarkan current ratio dan quick ratio tergolong tidak likuid atau perusahaan belum mampu melunasi hutang jangka pendeknya sebelum jatuh tempo.Tingkat solvabilitas berdasarkan DAR dan DER tergolong tidak solvable atau perusahaan belum mampu dalam melunasi hutang jangka panjang.Tingkat profitabilitas berdasarkan ROA dan ROE tergolong kurang efisien atau perusahaan belum mampu meningkatkan laba yang tinggi. Tingkat rasio aktivitas berdasarkan TATO dan FAT tergolong kurang efisien atau perusahaan belum mampu mengelola aset perusahaan untuk memperoleh tingkat penjualan yang lebih tinggi. Berdasarkan analisis trend dilihat dari CR dan QR cenderung mengalami penurunan, DAR dan DER cenderung mengalami peningkatan, ROA dan ROE cenderung mengalami peningkatan dan nilai TATO dan FAT cenderung mengalami penurunan. Kata Kunci:Kinerja Keuangan, Analisis Rasio Keuangan, Analisis Trend
Analisis Perkembangan Kinerja Keuangan Dan Analisis Trend Pada Pt. Fast Food Indonesia Yang Go Publik Di Bursa Efek Indonesia Bagi, Nicky Cahyani; Gaffar, Gaffar; Husain, Siti Pratiwi
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.6206

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan dan trend pada PT Fast Food Indonesia Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan alat analisis yaitu rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas dan rasio aktivitas serta menggunakan analisis ternd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat likuiditas berdasarkan current ratio dan quick ratio tergolong tidak likuid atau perusahaan belum mampu melunasi hutang jangka pendeknya sebelum jatuh tempo.Tingkat solvabilitas berdasarkan DAR dan DER tergolong tidak solvable atau perusahaan belum mampu dalam melunasi hutang jangka panjang.Tingkat profitabilitas berdasarkan ROA dan ROE tergolong kurang efisien atau perusahaan belum mampu meningkatkan laba yang tinggi. Tingkat rasio aktivitas berdasarkan TATO dan FAT tergolong kurang efisien atau perusahaan belum mampu mengelola aset perusahaan untuk memperoleh tingkat penjualan yang lebih tinggi. Berdasarkan analisis trend dilihat dari CR dan QR cenderung mengalami penurunan, DAR dan DER cenderung mengalami peningkatan, ROA dan ROE cenderung mengalami peningkatan dan nilai TATO dan FAT cenderung mengalami penurunan. Kata Kunci:Kinerja Keuangan, Analisis Rasio Keuangan, Analisis Trend
Perbedaan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Covid-19 pada Perusahaan Sektor Infrastruktur Yang Go Public di BEI Japar, Apriliyanti; Gaffar, Gaffar
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 1 (2025): Jambura Accounting Review - February 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jar.v6i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kinerja keuangan diukur melalui lima indikator rasio keuangan, yaitu Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Sampel penelitian terdiri dari 38 perusahaan sektor infrastruktur yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dengan periode pengamatan tahun 2018–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah covid-19 pada ROA, ROE, EPS, DER, dan CR.
Dampak Ekonomi dan Sosial UMKM Kue Sabongi terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Motilango Dunggio, Swastiani; Hasan, Maryam; Salihi, Irvan; Abdussamad, Juriko; Gaffar, Gaffar; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v3i1.1367

Abstract

Kue Sabongi merupakan salah satu produk pangan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Motilango. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana pengembangan produk lokal seperti Kue Sabongi dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat Desa Motilango dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah yang berbasis pada Kue Sabongi, yang tidak hanya mengedepankan aspek produksi tetapi juga pemasaran dan pengemasan. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi Kue Sabongi yang memiliki nilai jual tinggi. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap proses produksi. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mampu memproduksi Kue Sabongi secara mandiri, tetapi juga memahami pentingnya aspek pemasaran dan pengemasan yang menarik. Dalam hal ini, pengemasan produk menjadi salah satu faktor kunci yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Oleh karena itu, dalam pengabdian ini, masyarakat diajarkan cara mendesain kemasan yang menarik serta mencantumkan informasi yang relevan mengenai produk. Dengan demikian, diharapkan produk ini dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Motilango. Selain itu, pengembangan Kue Sabongi juga berpotensi untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan tren pasar yang berkembang. Sabongi Cake is one of the food products that has great potential in improving the economy of the community, especially in Motilango. In this context, it is important to understand how the development of local products such as Sabongi Cake can have a significant impact on community welfare. Thus, this community service aims to assist the Motilango Village community in developing micro, small, and medium enterprises based on Sabongi Cake, which not only prioritizes production aspects but also marketing and packaging. This assistance is expected to improve community skills in producing Sabongi Cake which has high selling value. The method applied in this community service is a participatory approach, where the community is actively involved in every stage of the production process. The results of this assistance show that the community is not only able to produce Sabongi Cake independently, but also understands the importance of marketing aspects and attractive packaging. In this case, product packaging is one of the key factors that can influence consumer decisions to buy. Therefore, in this community service, the community teaches how to design attractive packaging and include relevant information about the product. Thus, it is hoped that this product can become a new source of income for the Motilango Village community. In addition, the development of Sabongi Cake also has the potential to increase the competitiveness of local products in a wider market. Therefore, it is important for the community to continue to innovate and adapt to developing market trends.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Pisang Hasan, Maryam; Salihi, Irvan; Dunggio, Swastiani; Abdussamad, Juriko; Gaffar, Gaffar; Abdussamad, Syahrir
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Mei - Oktober 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v3i1.39

Abstract

Desa Motilango memiliki potensi sumber daya alam berupa pisang pagata yang melimpah. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan sebagai bahan mentah, sehingga tidak memberikan nilai tambah yang signifikan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan pembuatan keripik pisang guna meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. Kegiatan ini menerapkan metode partisipatif yang melibatkan ibu-ibu Dasawisma sebagai mitra lokal dalam seluruh tahapan, mulai dari observasi kondisi desa, pelatihan pembuatan keripik, pendampingan produksi, hingga pelatihan pengemasan dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan keripik pisang dalam tiga varian rasa, serta kemampuan dalam pengemasan dan pemasaran produk. Beberapa peserta bahkan telah berhasil memasarkan produknya di pasar lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong pertumbuhan UMKM berbasis potensi lokal. Motilango Village has abundant natural resource potential in the form of pagata bananas. However, its utilization is still limited to sales as raw materials, so it does not provide significant added value. To overcome this, community service activities were carried out through banana chip making training to increase the economic value of local products. This activity applies a participatory method that involves Dasawisma mothers as local partners in all stages, starting from observing village conditions, chip making training, production assistance, to packaging and marketing training. The results of the activity showed an increase in community skills in producing banana chips in three flavors, as well as the ability to package and market products. Several participants have even succeeded in marketing their products in the local market. This activity is expected to increase community income and encourage the growth of MSMEs based on local potential.
Peran KKN Profesi dalam Mengidentifikasi dan Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan PT TASPEN (Persero) Cabang Gorontalo Ratnasari, Dwi; Subhan, Andi; Solikahan, Eka Zahra; Dunggio, Swastiani; Abdussamad, Juriko; Gaffar, Gaffar; Abdussamad, Syahrir
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Mei - Oktober 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v3i1.40

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT TASPEN Cabang Gorontalo. Dalam konteks ini, motivasi kerja dapat diartikan sebagai dorongan yang dimiliki individu untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya di tempat kerja. Motivasi ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan produktivitas dan kualitas pelayanan yang diberikan oleh karyawan. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji lebih dalam bagaimana motivasi kerja dapat mempengaruhi kinerja karyawan, terutama di perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan seperti PT TASPEN. Metode yang digunakan dalam pengabdianini adalah observasi dan studi kasus selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi. Hasil dari pengabdianini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki motivasi tinggi cenderung menunjukkan produktivitas yang lebih baik serta memberikan pelayanan yang berkualitas kepada nasabah.  Salah satu poin utama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana lingkungan kerja dapat mempengaruhi motivasi karyawan. Dalam pengamatan yang dilakukan, ditemukan bahwa lingkungan kerja di PT TASPEN Cabang Gorontalo terbilang cukup nyaman. Namun, kenyamanan ini justru dapat menjadi bumerang jika tidak diimbangi dengan tantangan yang memadai. Lingkungan kerja yang terlalu nyaman dapat membuat karyawan merasa stagnan dan kurang termotivasi untuk meningkatkan kinerja mereka. This community service project aims to investigate the effect of work motivation on employee performance at the PT TASPEN Gorontalo Branch. Work motivation refers to the drive individuals have to fulfill their duties and responsibilities in the workplace. This motivation is crucial as it directly affects employee productivity and the quality of service provided. Therefore, it is essential to explore how work motivation affects employee performance, particularly in service-oriented companies like PT TASPEN. The methods employed in this project include observation and case studies conducted during the Professional Community Service Program (internship). The findings indicate a significant relationship between work motivation and employee performance. Highly motivated employees typically exhibit greater productivity and deliver higher-quality service to customers.  One noteworthy aspect to consider is the effect of the work environment on employee motivation. Observations reveal that the work environment at PT TASPEN Gorontalo Branch is comfortable. However, this comfort can be counterproductive if not balanced with adequate challenges. An overly comfortable work environment may lead to feelings of stagnation and reduced motivation to enhance performance.
Policy Evaluation of the Governance of Private Higher Education Institutions Under LLDIKTI Region XVI Abdussamad, Juriko; Gaffar; Tui, Fenti Prihatini Dance
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v9i1.91031

Abstract

Coordination and supervision of private universities under LLDIKTI Region XVI still face various challenges in achieving effective governance. This study aims to evaluate and optimize the effectiveness of private university governance under LLDIKTI Region XVI. The research method used is qualitative. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were private university managers in a province. Data analysis was carried out using an inductive approach based on research data. The study results indicate that the effectiveness of private university governance has not reached an optimal level. Four leading indicators contribute to this organization's ineffectiveness: engagement, adaptation, mission, and consistency. Improvements in these four aspects can significantly improve organizational effectiveness. Among the four, engagement significantly influences organizational effectiveness, followed by consistency and adaptation. This study identified three sub-indicators in the consistency aspect. The first sub-indicator is Core values, which include the vision, mission, goals, objectives, and strategies of university governance. The second sub-indicator is agreement, which reflects the unity of the academic community's views on various aspects of university governance. The third sub-indicator is coordination and integration, which measures the extent to which governance runs effectively within the university to drive all organizational units to achieve the established vision. It is concluded that the effectiveness of the governance of provincial private universities under LLDIKTI Region XVI is not yet optimal.
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Boycott Divestment Sunctions (BDS) pada Perusahaan Terdampak yang Go-Public di Bursa Efek Indonesia Lilis Damayanti Sjam Radjak; Gaffar Gaffar; Ayu Rakhma Wuryandini
Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JUMMA'45: Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/jumma45.v4i2.5008

Abstract

This study aims to analyze the differences in financial performance before and after the Boycott Divestment Sanctions (BDS) movement in affected companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Financial performance is measured using three main indicators: Market Value Added (MVA), Economic Value Added (EVA), and Earnings Per Share (EPS). This study used a quantitative method with a purposive sampling technique on 15 companies in the consumer cyclical and consumer non-cyclical sectors that met the criteria for being affected by BDS. Data, consisting of quarterly financial reports for the 2021–2024 period, were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test to determine the differences before and after the BDS. The test results showed that MVA and EVA decreased significantly after the BDS, reflecting a decrease in the company's market value and economic value due to increased risk perception and a decrease in net operating profit after tax (NOPAT). Conversely, EPS showed no significant difference, indicating the company's ability to maintain stable earnings per share despite external pressures. This finding aligns with signaling theory, which states that external events can be negative signals for investors, but market reactions are heavily influenced by company fundamentals and management strategy.
Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah: Studi Kasus di Badan Pengelola Keuangan dan asset Daerah Kota Tidore Kepulauan Jainuddin, Sitna; Gaffar; Mattoasi
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 12 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i12.5193

Abstract

This study aims to analyze the influence of transparency, accountability, and internal control system on the financial performance of regional government. This study uses a quantitative and total sampling technique for data collection. The data analysis technique is descriptive quantitative analysis, utilizing t statistics, f statistics, and the coefficient of determination (adjusted R Square) though IBM SPSS 20 for windows. The result shoe that transparency positively and significantly influences the regional government’s financial performance. Similarly, accountability also positively and significantly influences the regional government’s financial performance. Furthermore, internal control systems positively and significantly influence the regional government’s financial performance as well. Simultaneously, transparency, accountability, and internal control system positively and significantly influence the regional government’s financial performance, with a determinant value of 60,7%, while the remaining 30,3% is due to other factors that are not examined in thid study.
Pengaruh Keahlian, Independensi, dan Etika terhadap Kualitas Audit Pada Inspektorat Kota Gorontalo Wati, Ni Nyoman; Gaffar; Gaffar, Muhammad Ichsan
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1 No 1 (2022): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jamak.v1i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keahlian (X1), Independensi (X2), dan Etika (X3) secara parsial dan simultan (bersama-sama) terhadap Kualitas Audit (Y) di Inspektorat Kota Gorontalo. Penelitian ini bersifat penelitian Kuantitatif, yaitu berusaha untuk menjawab adanya pengaruh variabel Keahlian (X1), Independensi (X2), dan Etika (X3) terhadap Kualitas Audit.Data dihimpun dengan pengamatan yang intens, mencantum angket yang detail, wawancara mendalam terhadap narasumber, juga hasil perhitungan dengan bantuan Path Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keahlian (X1), Independensi (X2), dan Etika (X3) secara simultan berpengaruh terhadap Kualitas Audit (Y) pada Inspektorat Kota Gorontalo dan terdapat variabel luar yang tidak diteliti tetapi mempengaruhi variabel (Y) Variabel Keahlian (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit yang artinya semakin tinggi etika yang dimiliki auditor maka semakin tinggi juga kualitas audit yang dihasilkan, Independensi (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit yang artinya semakin tinggi Independensi yang dimiliki oleh auditor maka semakin tinggi pula kualitas audit yang dihasilkan dan Etika (X3) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit (Y) audit yang artinya semakin tinggi etika yang dimiliki oleh auditor maka semakin tinggi pula kualitas audit yang dihasilkan Pada Inspektorat Kota Gorontalo.