Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Produk Berbasis Hasil Perikanan di Desa Huangobotu Asri Silvana Naiu; Nikmawatisusanti Yusuf; Wila Rumina Nento
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2: December 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v1i2.17413

Abstract

Huangobotu Village, Kabila Bone District, Bone Bolango Regency is a village located in the Tomini Bay area, where the majority of the people work as a fishermen. During the fishing season, the catch of fish is very large, and sometimes some types of fish are not sold while others are sold at minimum prices. Communities can take opportunities in the utilization of fishery products through the processing of fishery products, so that they can help improve the community's economy. The purpose of this service is to improve the community's economy through training in making fishery product-based products which the type of processed fishery products provided during the training in the form of fish nuggets and meatballs.
Pengaruh Subtitusi Tepung Ikan Layang (decapterus sp) Terhadap Formulasi Mie Kering Nurul Reski Amalia; Naiu, Asri Silvana; Yusuf, Nikmawatisusanti
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2023): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2023 - Juli 2023)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v2i1.3

Abstract

Mie kering merupakan jenis makanan hasil olahan tepung terigu yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu mie kering hasil subtitusi tepung ikan layang pada tepung terigu. Perlakuan pada penelitian ini adalah subtitusi tepung ikan layang pada tepung terigu dengan 3 taraf dan 1 kontrol yaitu 0gr, 10gr, 30gr, 50gr. Penelitian ini dirancang menggunakan metode uji Kruskal Wallis dan dilanjut uji Duncan untuk pengujian organoleptik mutu hedonik dan untuk pengujian analisis data proksimat dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) diuji menggunakan ANOVA dan diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa subtitusi tepung ikan layang dengan tepung terigu memberikan pengaruh nyata terhadap semua formula mie kering organoleptik mutu hedonik dan kandungan proksimat mie kering kecuali kadar lemak.
Nilai TVBN dan pH Fillet Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) yang Dilapisi dengan Larutan Kitosan dan Air Kelapa Selama Penyimpanan Dingin Rondonuwu, Theovani Cornelia; Naiu, Asri Silvana; Mile, Lukman
The NIKe Journal VOLUME 12 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v12i3.17047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi konsentrasi air kelapa dan larutan kitosan sebagai pelapis fillet ikan cakalang terhadap nilai TVBN dan pH fillet ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) selama penyimpanan dingin. Penelitian dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor perlakuan yaitu, konsentrasi air kelapa-kitosan (A) terdiri dari empat taraf yaitu, 1) A0 (kontrol); 2) A1 (10:90); 3) A2 (20:80); 4) dan A3 (30:70) dan faktor lama penyimpanan (B) dengan empat taraf yaitu 1) 0 hari; 2) 3 hari; 3) 6 hari dan 4) 9 hari. Metode yang digunakan yaitu mengaplikasikan kombinasi air kelapa dan kitosan sebagai edible coating pada fillet ikan cakalang selama penyimpanan dingin. Parameter yang diuji adalah nilai TVBN dan pH yang dianalisis menggunakan ANOVA two way. Perlakuan yang memberikan pengaruh nyata diuji lanjut Duncan untuk melihat perbedaan antara perlakuan. Hasil uji derajat deasetilasi kitosan adalah 76.52%. Hasil penelitian perlakuan A (kitosan-konsentrasi air kelapa) dan B (lama penyimpanan) berpengaruh terhadap nilai TVBN dan pH, semakin banyak air kelapa yang ditambahkan pada larutan kitosan meningkatkan nilai TVBN dan pH. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan A1 (kitosan 90 dan air kelapa 10%) pada taraf perlakuan B3 (penyimpanan 9 hari) dengan nilai dan nilai TVBN 11.5 mg N/100gr dan nilai pH 7.48.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA KONSERVASI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA TABULO SELATAN KABUPATEN BOALEMO Mile, Lukman; Pasisingi, Nuralim; Koniyo, Yuniarti; Hamzah, Sri Nuryatin; Sulistijowati, Rieny; Naiu, Asri Silvana; ., Juliana; Harmain, Rita Marsuci
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.42023

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Tabulo Selatan Kabupaten Boalemo Kecamatan Mananggu, Boalemo, Provinsi Gorontalo dengan pertimbangan hasil survey penelitian dan permasalahan penanaman mangrove dan pengembangan pemanfaatan rumput laut. Warga setempat belum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal akan pentingnya ekosistem mangrove dan pemanfaatan rumput laut. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Oktober tahun 2024 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat wilayah pesisir Desa Tabulo Selatan dan membantu mereka memaksimalkan potensi sumber daya lokal yang tersedia khususnya mangrove dan rumput laut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, sekaligus memberikan informasi yang relevan bagi pihak-pihak terkait. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi dan aktivitas penanaman bibit mangrove. Keterlibatan masyarakat dalam konservasi mangrove sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak pada kestabilan lingkungan pesisir. Dengan adanya peningkatan permukaan air laut dan frekuensi bencana alam yang lebih tinggi, keberadaan mangrove menjadi semakin krusial. Beberapa komunitas telah memulai inisiatif untuk menanam kembali mangrove, tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem ini. Kata kunci: Ekosistem, mangrove, Desa Tabulo. ABSTRACT Community service was conducted in South Tabulo Village, Mananggu District, Boalemo Regency, Gorontalo Province, based on the findings of research surveys addressing challenges in mangrove planting and the development of seaweed utilization. The local community has yet to acquire optimal knowledge and understanding of the critical role of mangrove ecosystems and the potential benefits of seaweed. Implemented in October 2024, these activities aimed to enhance the awareness of coastal communities in South Tabulo Village while assisting them in maximizing the sustainable use of local resources, particularly mangroves and seaweed. The initiative also sought to improve public understanding of the ecological functions of mangrove ecosystems in maintaining the sustainability of coastal environments and to provide valuable information for relevant stakeholders. The program was conducted in two phases: socialization and practical mangrove seedling planting. Community participation in mangrove conservation is essential, particularly in addressing the challenges of climate change, which significantly impacts coastal ecosystem stability. With rising sea levels and the increasing frequency of natural disasters, the preservation and restoration of mangroves have become more critical than ever. Several community-driven efforts to replant mangroves have emerged, aiming to mitigate existing environmental damage and foster greater awareness of the indispensable role these ecosystems play in coastal resilience and biodiversity conservation. Keywords: Ecosystem, mangrove, Tabulo Village
Karakteristik kimia, zat gizi makro dan nilai sensori kue donat berbahan ubi jalar kuning dan ikan cakalang Siyamin Hunow; Asri Silvana Naiu; Fernandy Djailani
AGROINTEK Vol 18, No 4 (2024)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v18i4.20815

Abstract

Donut is a popular snack found in many countries and is generally made from wheat flour or a combination of flour and potatoes. However, due to the relatively high cost of  these ingredients, an alternative formulation was developed using yellow sweet potato and skipjack tuna. Skipjack tuna fish powder is used as a substitute for yellow sweet potato flour which lacks protein content. The objective of the research was to determine the best donut formula based on nutritional and sensory characteristics. The treatment of the study was the comparison of yellow sweet potato flour and skipjack fish powder with 4 levels of treatment, namely 30% yellow sweet potato: without skipjack fish powder (D0), 24% yellow sweet potato: 6% skipjack fish powder (D1), 18% yellow sweet potato: 12% skipjack fish powder (D2), and 12% yellow sweet potato: 18% skipjack fish powder (D3). The study on chemical characteristics used a completely randomized design which was analyzed using ANOVA.  Sensory analysis was conducted using Kruskal-Wallis and Duncan's test further tested both. The results show that the higher fish powder concentration increases the protein, fat, ash, and textural values, but decreases the donuts' carbohydrate content, aroma, color, and taste. Treatment D1 is the best formula with favorable sensory. It contains 11.79% protein, 4.74% fat, 1.46% ash, 20.70% water, 61.30% carbohydrates, and provides 167,49 calories of energy.
Pemanfaatan Limbah Serabut Kelapa Hasil Pengolahan Kopra sebagai Media Tanam (Cocopeat) Naiu, Asri Silvana; Yusuf, Nikmawatisusanti; Yusuf, Taufiq Ismail
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Mei - Oktober 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v3i1.24

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini memanfaatkan limbah hasil samping pengolahan kopra yaitu serabut  kelapa menjadi serbuk kelapa (cocopeat) sebagai media tanam. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah pelatihan ketrampilan pada masyarakat melalui transfer ilmu dan teknologi tentang teknik penanganan pasca panen pada para pengusaha kopra serta pelatihan mengolah hasil samping pengolahan kopra yaitu serabut kelapa menjadi produk media tanam (cocopeat) melalui pendampingan langsung di lapangan kepada masyarakat.  Hasil dari kegiatan ini, masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan para pemuda, telah mampu memanfaatkan serabut kelapa limbah hasil samping industri kopra menjadi produk media tanam (cocopeat) yang memiliki nilai ekonomis, serta telah mampu meminimalisir penumpukan limbah serabut kelapa di wilayah lingkungan Desa suka makmur The purpose of this community service activity is to utilize waste from copra processing, namely coconut fiber, into coconut powder (cocopeat) as a planting medium. The method used to achieve this goal is skills training for the community through the transfer of knowledge and technology about post-harvest handling techniques for copra entrepreneurs and training in processing copra processing by-products, namely coconut fiber, into planting media products (cocopeat) through direct assistance in the field to the community. The results of this activity, the community, especially housewives and young people, have been able to utilize coconut fiber, a waste from the copra industry, into planting media products (cocopeat) that have economic value, and have been able to minimize the accumulation of coconut fiber waste in the Suka Makmur Village environment.
INOVASI PRODUK KERIPIK DAUN MANGROVE DI DESA TABULO SELATAN MANANGGU, BOALEMO Mile, Lukman; Naiu, Asri Silvana; Nento, Wila Rumina
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2169

Abstract

Inovasi produk keripik daun mangrove di Desa Tabulo Selatan Mananggu bertujuan untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Daun mangrove, khususnya dari spesies Rhizophora mucronata dipilih sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya pesisir di desa tersebut. Di samping itu, jenis mangrove ini memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang tinggi, yang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi konsumen. Proses pengolahan keripik ini melibatkan teknik yang efisien untuk menjaga kualitas dan rasa, serta penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk pangan lokal berbasis potensi sumber daya alam di pesisir, khususnya melalui pemanfaatan daun mangrove sebagai bahan baku keripik. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mencakup pelatihan bagi masyarakat dalam pengolahan, pemasaran, dan manajemen usaha. Melalui sosialisasi dan pelatihan, diharapkan masyarakat dapat memahami cara mengolah daun mangrove menjadi produk yang menarik dan bernilai jual tinggi. Selain itu, inovasi ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, serta berkontribusi pada pelestarian ekosistem mangrove yang penting bagi lingkungan. Hasil dari inovasi ini menunjukkan potensi besar dalam menciptakan produk pangan yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat, serta mampu bersaing di pasar lokal dan nasional. Dengan demikian, keripik daun mangrove diharapkan menjadi salah satu produk unggulan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tabulo Selatan Mananggu dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa keripik daun mangrove memiliki potensi pasar yang baik dan dapat menjadi alternatif produk unggulan desa berbasis kearifan lokal serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.
Formulation and Characterization of Spray Hand Sanitizer from Cuttlefish Bone Chitosan (Sepia sp.) as an Antibacterial Agent Rasyid, Febriyanti; Naiu, Asri Silvana; Mile, Lukman
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.industria.2025.014.01.3

Abstract

AbstractHand hygiene is crucial to prevent infection, while repeated alcohol use risks disrupting the skin barrier. This study formulated a hand sanitizer spray based on cuttlefish bone chitosan and evaluated its physicochemical quality and antibacterial activity against Escherichia coli. Chitosan was isolated through deproteinization, demineralization, and deacetylation, resulting in a 30% yield, 5.23% moisture content, 3.36% ash content, and a 74.78% deacetylation degree. The study used a completely randomized design with chitosan concentrations of 5%, 10%, and 15%. Results were analyzed using ANOVA for pH, viscosity, and inhibition zone. Significant differences were further tested using DMRT at a 5% significance level. The results showed an increase in pH from 8.38 ± 0.10 to 9.26 ± 0.47, viscosity from 750 ± 250 cP to 4517 ± 680 cP, and inhibition zone from 9.07 ± 1.33 mm to 25.43 ± 3.96 mm. The 5% formula had the best spray comfort despite its low activity, the 15% formula produced the most significant inhibition but had high viscosity, while the 10% formula provided the best compromise with potent antibacterial activity and functional viscosity. The pH value at 10% was still above the ideal skin range of 4.5–6.5, so buffer optimization was necessary. These findings confirm the potential of cuttlefish bone chitosan as an effective and environmentally friendly non-alcoholic alternative when pH and rheology are tightly controlled.Keywords: cuttlefish bone chitosan, Escherichia coli, pH, spray hand sanitizer, viscosity AbstrakKebersihan tangan berperan penting dalam pencegahan infeksi, sementara penggunaan alkohol berulang berisiko mengganggu sawar kulit. Penelitian ini merumuskan spray hand sanitizer berbasis kitosan tulang sotong dan mengevaluasi mutu fisikokimia dan aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Kitosan diisolasi melalui deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi yang menghasilkan rendemen 30%, kadar air 5,23%, kadar abu 3,36%, dan derajat deasetilasi 74,78%. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan konsentrasi kitosan 5%, 10%, dan 15%. Hasil dianalisis dengan ANOVA pada parameter pH, viskositas, dan zona hambat. Perbedaan nyata diuji lanjut dengan DMRT pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan pH meningkat 8,38 ± 0,10 hingga 9,26 ± 0,47, viskositas 750 ± 250 cP hingga 4517 ± 680 cP, dan zona hambat 9,07 ± 1,33 mm hingga 25,43 ± 3,96 mm. Formula 5% memiliki kenyamanan semprot terbaik meski aktivitasnya rendah, formula 15% menghasilkan hambatan terbesar namun viskositasnya tinggi, sedangkan formula 10% memberikan kompromi terbaik dengan aktivitas antibakteri kuat dan viskositas fungsional. Nilai pH pada 10% masih di atas rentang ideal kulit 4,5–6,5 sehingga optimasi penyangga diperlukan. Temuan ini menegaskan potensi kitosan tulang sotong sebagai alternatif non-alkohol yang efektif dan ramah lingkungan saat pH serta reologi dikendalikan ketat.Kata kunci: Escherichia coli, kitosan tulang sotong, pH, spray hand sanitizer, viskositas 
Peningkatan Ketrampilan Masyarakat Desa Ilodulunga Kecamatan Anggrek Dalam Pemanfaatan Alat Pasca Panen dan Produk Olahan Rumput Laut Botutihe, Sjahril; Evi Sunarti Antu; Ika Okhtora Angelia; Asri Silvana Naiu; Irawati Abdul; Selvi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2736

Abstract

Pengembangan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan alat pasca panen dan mengolah hasil rumput laut memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi lokal, terutama di daerah pesisir seperti Desa Ilodulunga, Kecamatan Anggrek. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi pasca panen rumput laut dan menciptakan produk olahan yang memiliki nilai jual. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat, dan pelatihan pembuatan produk olahan rumput laut yakni es krim, mie, keripik, karaginan dan permen jelly. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menggunakan alat pasca panen untuk proses pengeringan dan pencucian rumput laut secara efisien. Selain itu, masyarakat juga berhasil membuat beberapa produk olahan rumput laut yang bernilai ekonomis dan berpotensi menjadi produk unggulan daerah. Partisipasi aktif peserta dalam setiap sesi pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap peluang usaha dari rumput laut. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Ilodulunga mampu mengoptimalkan hasil panen rumput laut dan menciptakan sumber pendapatan baru melalui diversifikasi produk olahan.
Pengaruh Substitusi Tepung Buah Lindur (Bruguiera gymnorhizza) terhadap Karakteristik Mutu Kue Kolombengi Husain, Febriyanto; Naiu, Asri Silvana; Dali, Faiza A
The NIKe Journal VOLUME 11 ISSUE 4 | DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v11i5.23936

Abstract

This research aims to determine the best substitution for lindur fruit flour (Bruguiera gymnorhizza) on the quality characteristics of Kolombengi cake. This research consisted of 3 stages, namely making lindur fruit flour (Bruguiera gymnorhizza), formulation of Kolombengi cake and characterization of the organoleptic and chemical quality of Kolombengi cake. The treatment in this research was a concentration of lindur fruit flour (Bruguiera gymnorhizza) of 30%, 40% and 50%, which is a substitute for wheat flour in making kolombengi cakes. Analysis of the data used for chemical testing uses analysis of variance (ANOVA), then the determination of the selected product is carried out using the Bayes test. The research results showed that the kolobengi cake which was substituted with lindur fruit flour with a concentration of 40% was the selected product which contained 12.52% water, 1.12% ash, 5.28% protein, 2.35% fat and 78.74% carbohydrates.