Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

METODE PHYSIOEX®️ DAN KOMBINASI DENGAN KONVENSIONAL DALAM PRAKTIKUM FISIOLOGI RESPIRASI MAHASISWA KEDOKTERAN : SUATU PERBANDINGAN Rahman, Devi Aulia Putri Nurindah; Pateda, Sri Manovita; Pantow, Sefry M.; Yusuf, Muhamad Nur Syukriani; Monayo, Edwina Rugaiah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54495

Abstract

Penguasaan praktikum fisiologi respirasi sangat penting bagi mahasiswa kedokteran karena berhubungan langsung dengan pemahaman fungsi vital sistem pernapasan. Laboratorium virtual PhysioEx® telah digunakan sebagai media utama praktikum, namun hasil evaluasi menunjukkan tingkat kelulusan dan rata-rata nilai praktikum masih rendah. Praktikum konvensional memberikan penjelasan konseptual dam pengalaman langsung dalam pengukuran parameter fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran praktikum fisiologi respirasi yang lebih efektif, dengan membandingkan penggunaan PhysioEx® saja dengan kombinasi praktikum konvensional dan PhysioEx® pada mahasiswa kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian menggunakan rancangan true experimental dengan desain pretest–posttest control group pada 58 mahasiswa yang dibagi secara acak menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Penguasaan praktikum diukur menggunakan tes pilihan ganda pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif dan dengan uji paired t-test, Wilcoxon, independent t-test, dan Mann–Whitney U sesuai hasil uji normalitas. Kedua kelompok menunjukkan peningkatan skor yang signifikan antara pretest dan posttest, menunjukkan bahwa baik PhysioEx® tunggal maupun kombinasi metode mampu meningkatkan penguasaan praktikum. Namun, uji perbandingan antar kelompok pada nilai posttest menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p < 0,05). Kombinasi praktikum konvensional dan PhysioEx® lebih efektif dibandingkan penggunaan PhysioEx® saja dalam meningkatkan penguasaan praktikum fisiologi respirasi mahasiswa kedokteran.
GAMBARAN PENDERITA DIABETES MELITUS GESTASIONAL DI RSUD Dr. M.M DUNDA LIMBOTO Sulistia, Yunika; Basir, Ita Sulistiani; Yusuf, Muhamad Nur Syukriani; Yusuf, Nur Ayun R.; Indra, Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55287

Abstract

Diabetes Melitus Gestasional (DMG) merupakan gangguan toleransi glukosa yang pertama kali terdeteksi selama kehamilan dan berpotensi menimbulkan komplikasi pada ibu maupun janin. Data mengenai gambaran karakteristik penderita DMG di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penderita Diabetes Melitus Gestasional di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto berdasarkan usia ibu, tingkat pendidikan, indeks massa tubuh (IMT), paritas, usia kehamilan saat diagnosis, dan komplikasi yang dialami ibu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Variabel penelitian adalah penderita Diabetes Melitus Gestasional dengan subvariabel usia ibu, tingkat pendidikan, IMT, paritas, usia kehamilan, dan komplikasi. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh ibu hamil yang terdiagnosis Diabetes Melitus Gestasional dan tercatat dalam rekam medis RSUD Dr. M.M Dunda Limboto periode Januari 2024-Mei 2025 sebanyak 22 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi data sekunder, dan analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita DMG berada pada usia 20-35 tahun (54,5%), berpendidikan SD (40,9%), memiliki IMT obesitas (40,9%), dan berstatus multipara (54,5%). Mayoritas responden terdiagnosis pada trimester III kehamilan (77,3%). Komplikasi yang paling banyak ditemukan adalah preeklamsia (40,9%). Disimpulkan bahwa penderita DMG di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto didominasi oleh ibu dengan usia reproduktif, pendidikan rendah, status gizi obesitas, dan diagnosis pada trimester akhir kehamilan. Diperlukan peningkatan skrining dan edukasi kesehatan untuk mencegah komplikasi DMG.