Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Journal of Community Services

Penguatan Penggunaan Bahasa Daerah Pada Generasi Muda Di Kelurahan Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Sri Ningsih; Jumriani Puteri
JCS Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi Februari 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v3i1.4

Abstract

Seiring perkembangan zaman, generasi muda saat ini seringdisebut generasi milenial dimana generasi yang mendapat banyak kemudahan dalam mengakses informasi dari segala hal. Namun sekarang ini, penggunaan bahasa daerah sudah mulai hilang dikalangan generasi milenial dimana fenomena di Desa yang biasanya menjaga kelestarian bahasa daerah pun mulai terjajah dengan pembangunan yang mengarah pada “mengkotakan desa”. Ketika dua atau lebih bahasa bersanding dalam pemakaiannya dimasyarakat yang berdampak pada kedua bahasa itu hidup berdampingan secara berkeseimbangan atau salah satu bahasa menjadi lebih dominan, menjadi bahasa mayoritas, dan menjadi lebih berprestise, sementara yang lain berkondisi serba sebaliknya. Kegiatan sosialisasi penguatan penggunaan bahasa daerah pada generasi muda yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan metode pre, post test dan ceramah & taya jawab maka pada prinsipnya generasi muda Kelurahan Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba tetap mempertahankan bahasa Daerah yaitu Bahasa Bugis yang merupakan bahasa mayoritas digunakan oleh masyakarat Kelurahan Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kab. Bulukumba tetapi tetap diselingi dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa secara umum di Gunakan di Kabupaten Bulukumba
Edukasi Potensi Pariwisata Budaya Pada Makam Raja – Raja Binamu Di Kelurahan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Sri Ningsih
JCS Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Februari 2022
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v4i1.33

Abstract

Kerajaan Binamu adalah kerajaan yang berjasa mempersatukan kerajaan-kerajan kecil di Jeneponto,yaitu kerajaan Tolo, Rumbia, Arungkeke, Bangkala, dan Taroang. Nama Binamu konon berasal darikata Bine (Makassar) yang berarti "bibit padi" karna di daerah Binamu menjadi salah satu tempatpertama dikembangkan padi di persawahan yang di bawa oleh orang Jawa, Kompleks makam raja-raja Binamu dapat menjadi potensi pariwisata budaya yang merupakan suatu komples pemakamanBangsawan kerajaan Binamu di Kabupaten Jeneponto. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukandengan cara memberikan informasi tentang potensi pariwisata budaya makam raja – raja Binamudengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode teknikkomunikatif dengan tiga pendekatan yaitu ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan diskusi. Hasil daripenyuluhan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Hasil evaluasi selamaproses kegiatan berlangsung didapatkan masyarakat telah paham dan tahu potensi pariwisata budayamakam raja – raja Binamu. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat mampumeningkatkan pengetahuan dan kecintaan dalam pengembangan potensi pariwisata budaya makamraja – raja Binamu untuk mewujudkan Kelurahan Bontoramba menjadi salah satu destinasi wisatabudaya di Kabupaten Jeneponto.
PELATIHAN PIDATO BAHASA INGGRIS BAGI MAHASISWA AKADEMI KEBIDANAN TAHIRAH AL BAETI BULUKUMBA Sri Ningsih; Indra Irnanda Reseki
JCS Vol. 3 No. 3 (2021): Edisi October 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v3i3.21

Abstract

For Tahirah Al Baeti Midwifery Academy Bulukumba, competing in an English speech competition is still an obstacle due to the lack of student readiness. This service program tries to provide an initial solution by holding English speech training. Within two days, the training was held using a mentoring method and centered on student training. The assistance was assisted by three students of the DIII Midwifery Study Program at the Tahirah Al Baeti Bulukumba Midwifery Academy to become facilitators. Fourteen students participated in the training and were divided into five groups, each accompanied by one student. Lecturers provide material and feedback on student practice, as well as oversee the course of mentoring. In two days, students learn and practice the pronunciation of speech scripts, articulations, and body language needed in making speeches. They also practice speeches in front of the class at the second meeting. The results achieved were that students seemed more confident and motivated to learn to make speeches which were also seen from the results of the evaluation through the questionnaires they filled out. However, it can be concluded that the two-day training has not been maximal in improving language and speech skills. The implication that can be drawn is the need for more intensive training, in a longer time, and with a more pleasant atmosphere that still needs to be developed.
Edukasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa wisata Di Pulau Pajjenekang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan Sri Ningsih Ningsih
JCS Vol. 4 No. 3 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v4i3.53

Abstract

Pajjenekang Island has its own tradition in commemorating the Islamic New Year and the anniversary of their island. The tradition of traditional art attractions of the Pajenekang Island community called tammung Taung has existed since before Indonesia's independence long at the beginning of the 20th century, in order to celebrate the freedom of the figures on Pajenekang Island. Besides being rich in traditions, Pajenekang Island has environmental problems, namely cleanliness problems, the absence of facilities. waste management makes there is still garbage thrown into the sea. Implementation of this community service with the method of providing education through lecture and question and answer mechanisms. The results of this activity are very useful for increasing the knowledge and skills of the community. The results of the evaluation during the activity process showed that the community had understood and knew how to develop a tourist village on Pajjenekang Island. With this educational activity, it is hoped that it will be able to increase public knowledge so that they can develop the village so that Pajjenekang Island can be achieved as a Tourism Village in South Sulawesi.
Edukasi Kesehatan dan Pendampingan Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Di Lingkungan Bontoramba Kelurahan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Sri Ningsih; Fitri; Rosmina Anisa; Angriyana
JCS Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v3i2.27

Abstract

Pemberian ASI eksklusif sangat bermanfaat bagi bayi dan ibu, demi kelancaran proses menyusui,sangat penting bagi ibu melakukan perawatan payudara setelah proses persalinan. Kegiatan edukasikesehatan dan pendampingan perawatan payudara pada ibu nifas di Lingkungan BontorambaKelurahan Bontoramba Kabupaten Jeneponto ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu nifastentang perawatan payudara pada ibu nifas. Perawatan payudara selama persalinan adalah salah satubagian penting yang harus diperhatikan dalam pemberian air susu ibu (ASI). Pengabdian kepadamasyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang perawatan payudara danpendampingan cara melakukan perawatan payudara dengan jumlah peserta sebanyak 1 orang.Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode teknik komunikatif dengan tiga pendekatan yaituceramah, demonstrasi, tanya jawab dan diskusi. Hasil dari penyuluhan perawatan payudara sangatbermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas. Hasil evaluasi selamaproses kegiatan berlangsung didapatkan ibu nifas telah paham dan tahu bagaimana cara melakukanperawatan payudara yang baik dan benar. Dengan adanya edukasi kesehatan ini, diharapkan mampumeningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang perawatan payudara dan caramelakukan perawatan payudara agar dapat menyusui dan tidak mengalami gangguan dalam prosesmenyusui sehingga program ASI eksklusif dapat tercapai.
Literasi Bahasa Asing Pada Anak – Anak Suku Konjo Di Kajang sri ningsih; Antonius Ali Wutun ali; Ramlan M Ramlan
JCS Vol. 5 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v5i2.70

Abstract

Era globalisasi mengharuskan anak - anak menguasai bahasa Inggris dengan baik. Tuntutan tersebut memotivasi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah internasional atau nasional plus dimana bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa asing. Tidak peduli kondisi psikologis anak – anak, yang terpenting ada lisensi internasional, maka para orang tua akan puas dan percaya pada pendidikan tersebut. Akibatnya, banyak anak yang mengalami frustasi dan bahkan sampai stress. Alih-alih bukannya penguasaan bahasa Inggris yang mereka dapatkan, malah menjadi anak karbitan yang terpaksa berbahasa Inggris. Sehingga pelafalan bunyi dan struktur kalimat bahasa yang mereka ucapkan banyak yang salah. Sebenarnya, perlu adanya pertimbangan bagi para orang tua untuk memasukkan anak mereka pada pendidikan yang bermedia bahasa Inggris. Usia anak merupakan pertimbangan yang penting dalam pembelajaran bahasa asing. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bertujuan untuk menumbuhkan minat budaya membaca anak – anak suku konjo di kajang terhadap Bahasa Asing. Para Anak - anak Suku Konjo diberikan literasi Bahasa Asing melalui pelatihan menggunakan metode storytelling untuk membangun motivasi dan meletakkan dasar literasi berbahasa Inggris yang merupakan asset dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Dalam Pengabdian Masyarakat kali ini, ada 5 tahapan untuk metode yang telah dilalui yang terdiri dari observasi, perencanaan, pelaksanaan, penerapan, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukan anak - anak lebih aktif, memiliki motivasi belajar yang baik, dan percaya diri dalam menggunakan ungkapan bahasa Inggris sederhana kepada teman sebaya. Keywords: Literacy, Foreign Language, Konjo Tribe
Pemberdayaan Pemuda Cinta Bahari Anti Bom dan Bius Ikan (PACARITA) dalam “Public Speaking” Untuk Pencegahan Destructive Fishing di Pangkep Sri Ningsih Sri Ningsih; Aron Arfandy Pananrang Aron Arfandy Pananrang
JCS Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v5i1.80

Abstract

Kabupaten Pangkep adalah salah satu wilayah kepulauan di Sulsel yang memiliki banyak potensi sumberdaya laut dan perikanan. Namun data DKP Sulsel sepanjang 2013-2019 menunjukkan 471 kasus IUU-Fishing dan Destructive Fishing, yang mengakibatkan kerusakan ekosistem laut termasuk di perairan Pangkep. Program komunitas Pemuda Cinta Bahari Anti Bom Dan Bius Ikan (PACARITA) merupakan salah satu inovasi CDK Pangkep yang bertujuan untuk meningkatkan peran generasi muda dalam mencegah Destructive Fishing yang dilakukan dengan sistem kerjasama pentahelix antara masyarakat, pemerintah, akademisi, media dan swasta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking komunitas PACARITA di pulau pa'jenekang sehingga mampu menjadi agent of change. Pelatihan dan pendampingan public speaking ini dikuti oleh 20 pemuda. Metode yang digunakan yaitu ceramah, pemutaran video, diskusi, dan pengumpulan feedback. Hasil pengabdian menunjukan bahwa terjadi peningkatan keterampilan public speaking komunitas PACARITA dengan kategori baik sebanyak 85%. Setelah itu dilakukan pendampingan pemuda PACARITA dalam memberikan edukasi dan sosialisasi Anti Bom dan Bius Ikan pada 3 kelompok nelayan dan 30 pelajar sekolah menengah di Pulau Pa’jenekang. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan dampak positif pada pendayagunaan pemuda PACARITA dalam melakukan upaya pencegahan destructive fishing.
Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata Bagi Siswa SMAN 7 Di Pulau Balang Lompo Kabupaten Pangkep: Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata Bagi Siswa SMAN 7 Di Pulau Balang Lompo Kabupaten Pangkep Sri Ningsih Ningsih; Dirk Sandarupa Dirk Sandarupa; Rusmin Rusmin; Antonius Ali Wutun Antonius Ali Wutun; Ramlan M Ramlan M; Nur Indah Nur Indah; Eka Sapira Rusman Eka Sapira Rusman
JCS Vol. 5 No. 3 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balang Lompo Island is located in Pangkep district has the beauty and abundant marine biodiversity that can attract both domestic and global tourists. This community service (PKM) activity was carried out on 7th Pangkep State High School students aimed at improving English-speaking skills in the field of tourism in response to the needs that can promote tourism development in Pangkep district. The methods used in this activity are in the form of memoirs that include interactive learning on the use of English in the context of tourism. The material presented includes vocabulary in the field of Tourism and writing about the potential tourism in the island of Balang Lompoa. The results of PKM showed a significant improvement in the understanding and application of English tourism among students. They responded positively to interactive and contextual learning methods, which helped them internalize English language skills more effectively. This community commitment is expected to make a positive contribution in preparing the younger generation to face the global challenges in the tourism sector. In addition, strengthening English skills is also expected to open up broader opportunities for students in developing careers and contributing to the development of local communities.
Tingkatkan Kesejahteraan Ibu Melalui Facial Massage Sebagai Upaya Perawatan Prenatal Dan Post Natal Di Kabupaten Bulukumba Erniawati Erniawati; Sumarni; Husnul Khatimah; Ariani; Sri Ningsih
JCS Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facial Massage has long been known to have significant benefits in improving the well-being of pregnant women. This community service program aims to introduce facial Massage as one of the beneficial prenatal and postnatal care practices for the health of pregnant and postpartum women. Through this program, safe and effective facial Massage techniques are taught to the participants. Additionally, information about the benefits of facial Massage in reducing stress, improving blood circulation, and enhancing sleep, all of which are crucial factors in the well-being of pregnant and postpartum women, is provided. Consequently, it is hoped that this program can positively contribute to improving the well-being of women in the community. The community service activities are implemented in pregnant women residing in Padang Village, Bulukumba Regency. The activities utilize the homecare method for conducting massages on pregnant women. The implementation period is in March 2024. The target participants include 5 pregnant women with gestational ages between 20 to 35 weeks and 5 postpartum women. This activity has an impact on the community, especially pregnant and postpartum women who feel more comfortable after receiving facial Massage therapy for approximately 60 minutes.