Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Al-Maun

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATERI MATEMATIKA ANAK-ANAK RT 06 KAMPUNG BALI MELALUI BIMBINGAN BELAJAR Miftah muthmainah; Loliek Kania Atmaja; Mahdijaya Mahdijaya; Syanurdin Syanurdin
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4749

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk pendidikan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberikan pengalaman lapangan yang mandiri dan rasa tanggung jawab, sebagai kegiatan mandiri terdapat berbagai disiplin yang dilakukan dalam bidang keilmuan dan pendidikan. Sehubungan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang salah satu programnya adalah bimbingan belajar, memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman anak-anak dalam pelajaran Matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendampingan. Bimbingan belajar anak-anak serta pendampingan dalam membantu anak-anak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dengan sampel yang diambil dari RT 06, RW 02, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Sebelum dilaksanakan kegiatan bimbingan belajar, hanya sekitar 18 % atau 6 anak-anak dari total siswa yang mengikuti bimbingan belajar dan setelah program ini dilaksanakan sebagian anak menginginkan adanya pelaksanaan bimbingan belajar yang berkelanjutan meskipun masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah selesai.
MEMBENTUK KARAKTER ANAK MELALUI DONGENG “POHON APEL YANG TULUS” DI SD NEGERI 85 BENGKULU SELATAN Ririn Dwi Puspita; Jenny Dian Lestari; Rahmah Permata; Loliek Kania Atmaja; Ajat Manjato
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4752

Abstract

Dongeng adalah karya sastra yang berupa cerita rekaan, memuat nilai dan pesan moral, dan diturunkan dari satu generasi ke generasi yang lain. Dongeng terbagi atas dua kelompok, yaitu dongeng tradisional dan dongeng fantasi modern. Dongeng mengandung nilai-nilai moral, yaitu nilai moral individual, sosial, dan religi. Mendongeng adalah kegiatan menyampaikan cerita lisan yang menyenangkan dan bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan serta membangun karakter. Mendongeng dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan atau tanpa alat peraga. Mendongeng memiliki beberapa manfaat, antara lain, adalah menumbuhkan sikap proaktif, menambah pengetahuan, melatih daya konsentrasi, meningkatkan keterampilan berbahasa, menumbuhkan minat baca, memicu daya pikir kritis, merangsang imajinasi, fantasi, dan kreativitas, meningkatkan kemampuan kognitif, sosial dan emosi, memberi pelajaran tanpa menggurui, serta mempererat hubungan anak dan orang tua. Adapun sekolah yang dipilih yaitu SD Negeri 85 Bengkulu Selatan, ikut membentuk karakter anak dan menanamkan nilai moral kepada anak melalui dongeng dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk siswa/i SD Negeri 85 BS.
PELATIHAN MEMBACA PUISI PADA SISWA DI SD NEGERI 99 BENGKULU SELATAN DESA PADANG LEBAR KECAMATAN PINO Loliek Kania Atmaja; Ajat Manjato; Jelita Zakaria; Mahdijaya; Hasmi Suyuthie
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v2i1.5010

Abstract

Salah satu sasaran dari program kami dalam hal ini adalah anak-anak dengan rentang usia 8 hingga 15 tahun. Sebab hasil identifikasi kami menunjukkan rentannya daya eksplorasi anak di usia dini, serta minat bahkan daya kenal anak terhadap literasi cenderung minim. Teori yang kemudian menjadi objek kajian kami adalah teori ekplorasi bagi anak, dimana eksplorasi kemudian dapat memberikan kesempatan pada anak untuk melihat, memahami, merasakan, dan pada akhirnya membuat sesuatu yang menarik perhatian mereka. Disamping itu, pengabdian dengan metode ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, dalam hal ini terutama anak-anak atas potensi yang ada pada mereka hingga sekaligus bisa mengembangkannya. Setelah pelatihan membaca puisi ini dilalui oleh anak-anak kondisi mereka menunjukkan progresivitas yang signifikan, rasa percaya diri yang mulanya tidak timbul kini mulai terbentuk, bakat dan minat yang mulanya masih jauh terpendam, kini mulai dengan berani mereka kenali. Anak-anak yang kerap kali oleh beberapa warga masyarakat disepelekan ternyata mampu memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi terlebih dalam unjuk penampilannya diatas panggung, dihadapan banyak khalayak.