Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Training and Mentoring on the Utilization of Education Reports in Preparing Teachers’ Work Result Plans at SMP Negeri 20 Lebong Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Apriza Fitriani; Merri Sri Hartati; Hilyati Milla
Galuh International Journal of Community Service and Development Vol 3 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/gijcsd.v3i1.5058

Abstract

This community service activity was conducted through an In-House Training (IHT) program aimed at addressing teachers' limited competence in using the Education Report as a data source for planning the Teacher Work Result Plan (RHK) at SMP Negeri 20 Lebong, Lebong Regency. The program involved teachers as the main participants and was implemented using a participatory and practice-based approach. The stages of the activity included problem identification, material delivery, group discussions, hands-on practice in analyzing Education Report data, and evaluation. The Education Report provided by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology was used as the primary reference for data-based planning. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding and skills in interpreting educational data and formulating more targeted and evidence-based work plans. In addition, the program fostered collaborative and reflective practices among teachers in improving learning quality. This activity demonstrates that structured and sustainable training programs are essential to support data-driven educational planning and continuous improvement in schools.
Digital-Based Social Studies Learning to Improve Social Literacy Students Depi Fibriyanti; Nuning Christana; Hilyati Milla
Jurnal Pendidikan Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CV. Generasi Insan Rafflesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jpr.v4i2.153

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on the world of education, including the process of teaching Social Studies. Digital-based Social Studies instruction is one innovation that can improve the quality of learning while supporting the enhancement of students’ social literacy. This study aims to analyze the implementation of digital-based Social Studies instruction in improving students’ social literacy. The research method used is a qualitative approach in the form of a literature review. Data were obtained from various sources, such as scientific journals, books, and articles relevant to digital learning and social literacy. The results indicate that the use of digital media in IPS instruction can improve students’ ability to understand social phenomena, think critically, communicate effectively, and foster a sense of social responsibility. Additionally, digital-based learning creates a more interactive, engaging, and flexible learning environment. However, its implementation still faces several challenges, such as limited technological facilities, low digital literacy, and teachers’ readiness to utilize digital learning media. Therefore, support for infrastructure, teacher training, and innovative learning strategies are needed so that digital-based social studies learning can run optimally and sustainably improve students’ social literacy.
Pengembangan E-Modul Interaktif pada Materi Persamaan Dasar Akuntansi untuk Memfasilitasi Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas XII SMAN 15 Bengkulu Utara NUR RHOMADONI, INDRA; Milla, Hilyati; Sri Hartati , Merri
Jurnal Edueco Vol. 9 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v9i01.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Interaktif pada materi Persamaan Dasar Akuntansi yang valid dan praktis guna memfasilitasi pemahaman konsep peserta didik kelas XII di SMAN 15 Bengkulu Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dibatasi hingga tahap Develop. Subjek penelitian dalam uji validitas melibatkan Dosen dan Praktisi sebagai validator ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Subjek uji kepraktisan melibatkan Guru mata pelajaran akuntansi dan Peserta Didik kelas XII SMAN 15 Bengkulu Utara sebagai pengguna. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar validasi untuk validator serta angket respon untuk guru dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata persentase skor instrumen untuk menentukan tingkat kevalidan dan kepraktisan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan yang sangat tinggi. Berdasarkan penilaian Dosen dan Praktisi validator, e-modul dinyatakan Sangat Valid dengan rata-rata persentase dari ahli materi sebesar 94,5%, ahli media 92,6%, dan ahli bahasa 90,65%. Dari aspek kepraktisan, e-modul dikategorikan Sangat Praktis berdasarkan respon Guru sebesar 96,00% dan respon Peserta Didik sebesar 97,84%. Penggunaan e-modul ini terbukti mampu memfasilitasi pemahaman konsep peserta didik pada dimensi konseptual, prosedural, dan analitis.
Penggunaan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Di MAN 02 Kepahing Hilyati Milla; Meirani Meirani; Mevaniza Variska
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 13 No 2 (2025): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v13i2.12547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi di MAN 02 Kepahiang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Populasi seluruh siswa kelas XI MAN 02 Kepahiang, Sampel penelitian terdiri Kelompok 3 dan Kelompok 4, kelas eksperimen yang menggunakan model Two Stay Two Stray dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji rata – rata, uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Uji t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,001, yang berarti bahwa penerapan model Two Stay Two Stray memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, model ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran Ekonomi.
Development of a Contextual-Based Mathematics Learning Module to Improve Mathematical Literacy of Seventh-Grade Students at State Junior High School 05 Bengkulu City Yona Christiana; Adi Asmara; Hilyati Milla
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v6i1.558

Abstract

        This study aimed to develop a contextual-based mathematics learning module on algebra material to improve the mathematical literacy of seventh-grade students at SMP Negeri 05 Bengkulu City. The study was motivated by the low level of Indonesian students’ mathematical literacy as reported by the Organisation for Economic Co-operation and Development through the Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, which indicates that most students are still below the minimum competency level. Preliminary observations at the research site also revealed that mathematics learning tends to focus on procedural exercises and abstract problems, with limited connection to students’ real-life contexts. This research employed a Research and Development (RD) approach using the ADDIE model, which consists of the stages of Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. The limited trial subjects involved 29 seventh-grade students and one mathematics teacher. The research instruments included expert validation sheets for material and media, practicality questionnaires for students and teachers, and a mathematical literacy test based on PISA indicators. The results indicated that the developed module met the criteria of high validity, with an average material validation score of 3.50 (very good category), media validation score of 3.025 (good category), and language validation score of 3.86 (very good category). The practicality of the module based on students’ responses obtained an average score of 3.14 (interesting category), while the teacher’s response reached 3.65 (very feasible category). The use of the module improved students’ learning mastery, reaching more than 90%, indicating that the module is valid and practical for use in mathematics learning.
SOSIALISASI TERKAIT MODAL USAHA DI MASYARAKAT DESA KAMPUNG JERUK KECAMATAN BINDURIANG Melati Puspa Sari; Juita Helfiliani; Hilyati Milla
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v4i2.6997

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu kami selaku mahasiswi dan mempunyai kewajiban dalam mengabadikan diri pada masyarakat untuk meng-sosialisasi terkait modal usaha. Salah satu tantangan utama yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM adalah akses dan pengelolaan modal usaha. Modal usaha yang memadai tidak hanya diperlukan untuk memulai usaha tetapi juga untuk mengembangkan dan mempertahankan keberlanjutannya di pasar yang kompetitif. Sosialisasi yang efektif dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai sumber dan mekanisme pendanaan, serta strategi pengelolaan yang efisien. Kegiatan sosialiasi yang dilakukan oleh kami dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang modal usaha. Fokus utama dari program ini adalah untuk mengedukasi pelaku UMKM mengenai berbagai sumber modal yang tersedia, cara mengaksesnya, dan cara mengelola modal dengan baik. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh informasi yang diperlukan tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam praktik usaha mereka. Melalui pendampingan, pelatihan, dan seminar, program ini bertujuan untuk memperkuat kapabilitas ekonomi lokal dan mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. Kata kunci :Mengatur,Modal Usaha,Kepala Curup
Peningkatan Budaya Membaca ( Literasi ) Dalam Masyarakat Di Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu Hilyati Milla; Reni Kusmiarti; Helmarini Helmarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan tehnologi dan komunikasi mengakibatkan kebiasaan membaca masyarakat terhadap suatu bacaan semakin berkurang  Diperlukan sebuah kegiatan yang  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat  tentang manfaat kebiasaan membaca dalam keluarga, Program ini dilakukan di desa Sumber Jaya,  Kampung Melayu Kota Bengkulu Program kegiaatan ini dilakukan atas beberapa tahapan yaitu (1 ) sosialisasi tentang manfaat membaca dalam keluarga , ( 2 ) Pengadaan bahan bacaan  dan membentuk pojok baca di sekolah dan rumah warga. ( 3 ) Mengevaluasi tingkat pemahaman masyarakat dalam membudayakan kebiasaan membaca . Hasil kegiatan ini   sangat bervariasi yaitu : (1 ) Adanya kelompok masyarakat yang sudah menyadari tentang pentingnya dan manfaat membaca  dan  orang tua menyediakan bahan bacaan ( 2) Kelompok masyarakat yang mampu untuk menyediakan bahan bacaan atau pojok baca dirumah mereka tapi mereka tidak peduli tentang menumbuhkan minat baca pada anggota keluarga mereka (3 )Kelompok masyarakat yang menyadari manfaat membaca tapi belum mempunyai kemampuan untuk menyediakan bahan bacaan ( 4 ) Kelompok masyarakat yang belum melaksanakan program kebiasaan membaca  karena  ketidakmampuan mereka menyediakan bahan bacaan dan juga tidak peduli dalam meningkatkan minat baca pada keluarga merekaKeyword :Budaya Membaca , Literasi, Keluarga . Pemahaman
Pengaruh Pengalaman Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 terhadap Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu Azizah Herliana; Hilyati Milla; Ade Irma Suryani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier sederhana. Populasi penelitian berjumlah 136 mahasiswa semester 7 dari 6 program studi FKIP yang telah mengikuti PLP 2 tahun 2025, dengan sampel sebanyak 101 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PLP 2 memiliki nilai rata-rata sebesar 37,39 berada dalam kategori cukup tinggi, dan minat menjadi guru memiliki nilai rata-rata sebesar 35,05 yang juga berada dalam kategori cukup tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 9,725 lebih besar dari t tabel 1,984 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 10,145 + 0,666X, yang menunjukkan pengaruh positif antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,489 menunjukkan bahwa pengalaman PLP 2 memberikan kontribusi sebesar 48,9% terhadap minat menjadi guru, sedangkan sisanya sebesar 51,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Digital Literacy: Understanding Improving Norms and Ethics in the Online Field Hilyati Milla; Rifa'i Rifa'i; Duharman Duharman
Dynamics Social : International Journal of Social Sciences and Communication Vol. 1 No. 2 (2025): International Journal of Social Sciences and Communication
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/dynamicssocial.v1i2.210

Abstract

The purpose of this research is to see how Digital Literacy: Understanding Norms and Ethics in the Online Field. In general, this study aims to assess the extent of understanding and practice of digital ethics in various groups. Measuring interventions (workshops/socialization) in improving ethical behavior online. Identify gaps in areas prone to norm violations, such as privacy breaches, unauthorized uploads, and the spread of hoaxes. Develop a model or recommendation for literacy programs that is grounded in social norms and values. Research methods The form of this research is descriptive, analytical, and critical. Therefore, the author can comprehensively explain how Digital Literacy: Understanding Norms and Ethics in the Online Field. In this study, the author optimally used two data sources related to this research, namely. Primary data sources and secondary data sources. The result of this study is that digital literacy and ethics are effective in reducing hoaxes and hate speech. Strengthening methods include e-learning, digital media, and school literacy movements. The challenges are the limited skills of students, the lack of parental supervision, and the need for teachers who need to continue to develop.