Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : IPSSJ

IMPLEMENTASI METODE ACTIVITY BASED MANAGEMENT (ABM) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN PROFITABILITAS: LITERATURE REVIEW Miselin Daekida; Deka Chantika Savana Cinta; Rizky Hafiz Alkazri; M. Afif Al Afuw; Mukhtaruddin
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 April (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan harus mengendalikan biaya produksi dengan lebih baik untuk meningkatkan profitabilitas di pasar yang semakin kompetitif. Salah satu teknik untuk menemukan aktivitas yang tidak bernilai tambah dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara maksimal disebut manajemen berbasis aktivitas, atau Activity-Based Management (ABM). Tujuan dari studi ini adalah untuk mempromosikan penggunaan ABM untuk meningkatkan efektivitas biaya produksi dan profitabilitas. Penelitian ini mengkaji sejumlah studi sebelumnya tentang penggunaan ABM di berbagai sektor ekonomi dengan menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR). Temuan studi ini menunjukkan bahwa dengan menghilangkan operasi yang tidak bernilai tambah, penggunaan ABM dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi dan memungkinkan bisnis untuk mengelola sumber daya mereka secara lebih efektif. Hasilnya, Activity-Based Management (ABM) membantu bisnis menjadi lebih menguntungkan dan kompetitif.
INTEGRASI ACTIVITY BASED COSTING DAN ERP TERHADAP DAYA SAING PERUSAHAAN Auliya Izzah Afifah; Natasha Dea Fatharani; Helpiana; Mukhtaruddin
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pengelolaan biaya yang efektif guna meningkatkan keunggulan kompetitif. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Activity-Based Costing (ABC), yang memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan biaya secara lebih akurat berdasarkan aktivitas yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi konsep ABC dalam strategi bisnis untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang membahas penerapan ABC dalam berbagai sektor industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ABC tidak hanya meningkatkan akurasi dalam penghitungan biaya, tetapi juga membantu dalam pengambilan keputusan strategis, seperti penentuan harga, efisiensi proses, dan optimalisasi sumber daya. Selain itu, integrasi ABC dengan konsep bisnis yang tepat dapat meningkatkan transparansi biaya serta memperkuat keunggulan kompetitif perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mempertimbangkan penerapan ABC dalam sistem akuntansi mereka guna mencapai efisiensi yang lebih tinggi dan daya saing yang lebih kuat di pasar.
TRANSPARANSI KEUANGAN DI ERA DIGITAL: STUDI LITERATUR IMPLEMENTASI BLOCKCHAIN DALAM AKUNTANSI Faris Aji Nugraheri; Mukhtaruddin
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transparansi keuangan merupakan elemen penting dalam pengelolaan keuangan, baik di sektor publik maupun swasta. Di era digital, teknologi blockchain muncul sebagai terobosan yang menjanjikan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keamanan dalam sistem akuntansi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi blockchain dalam akuntansi melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap jurnal-jurnal terkemuka yang membahas topik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain dapat meningkatkan transparansi keuangan melalui desentralisasi, sifat data yang tidak dapat diubah (immutability), dan transparansi data yang terdistribusi. Namun, tantangan seperti biaya implementasi dan kompleksitas teknis masih menjadi kendala. Artikel ini menyimpulkan bahwa blockchain memiliki potensi besar untuk mengubah praktik akuntansi, tetapi diperlukan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan regulator untuk mengatasi tantangan yang ada.