Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : proceeding umsurabaya

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENERAPKAN TEORI BRUNNER MELALUI PENDEKATAN RME Rochmatun Nadia; Shoffan Shoffa; Febriana Kristanti
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24073

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 45 Surabaya pada pembelajaran matematika materi bangun ruang menggunakan teori Brunner dengan pendekatan Realistic Mathematic Education. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian 31 siswa-siswi kelas VII G di Sekolah Menengah Pertama Negeri 45 Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes soal uraian dan wawancara. Teknik yang digunakan pada tes yaitu menggunakan aspek penilaian tes kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kriteria ketuntasan minimal ≤75 yang kemudian dilanjutkan dengan wawancara untuk melengkapi data yang telah diperoleh. Hasil tersebut digunakan untuk memilih masing-masing satu siswa dari kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian yang diperoleh dari jawaban siswa dalam menyelesaikan soal, menunjukkan bahwa sebanyak 5 siswa dengan persentase 16,13% memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi, 16 siswa dengan persentase 51,62% memiliki kemampuan komunikasi matematis sedang, dan 10 siswa dengan persentase 32,25% memiliki kemampuan komunikasi matematis rendah. Maka dapat disimpulkan kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah menuju sedang.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATRA (Matematika Terampil dan Kreatif) UNTUK PESERTA DIDIK TINGKAT SMP Alfiyani Yuwanita; Shoffan Shoffa; Febriana Kristanti
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24078

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development(RnD) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Desseminate) yang dimodifikasi menjadi model pengembangan 3D (Define, Design, dan Develop) yang memiliki tujuan untuk mengasilkan bahan ajar interaktif yang terampil dan kreatif (MATRA) dengan menggunakan bantuan website kodular. Bahan ajar MATRA memiliki konten mengembangkan keterampilan belajar dan kreatifitas, hal ini ditunjukan dengan adanya produk kreatif dan evaluasi singkat di akhir pembelajaran. SMP Muhammadiyah 13 kelas VIII-C merupakan subjek uji coba dengan materi yang digunakan yaitu materi Statistika. Data dikumpulkan melalui uji validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi ahli materi dan ahli media untuk mengukur validitas, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas peserta didik untuk melihat kepraktisan, dan angket respon peserta didik untuk mengukur keefeketifan. Hasil analisis yang didapatkan menunjukan bahwa bahan ajar MATRA dengan mengunakan indeks Aiken V didapatkan hasil 0,8689 dengan kategori valid, 164,75 dengan kategori sangat praktis, dan 79,85 dengan kategori sangat efektif. Hal ini menunjukan bahwa bahan ajar MATRA valid, sangat praktis, dan sangat efektif untuk digunakan pada saat kegiatan pembelajaran.
Pengaruh Pembelajran Diferensiasi Terhadap Penurunan Beban Kognitif Peserta Didik Kelas VII Agil wulan Eksanti; Sandha Soemantri; Shoffan Shoffa
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24090

Abstract

Artikel ini menganalisis tentang pengaruh pembelajaran diferensiasi terhadap penurunan beban kognitif peserta didik kelas VII di SMP Negeri 17 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi memiliki pengaruh sebesar 55,6% terhadap penurunan beban kognitif. Hasil analisis regresi linear sederhana dengan persamaan Y = 67,850 + 0,444X menunjukkan bahwa nilai penurunan beban kognitif akan mencapai 67,850 jika tidak dipengaruhi oleh pembelajaran diferensiasi, dan setiap peningkatan pembelajaran diferensiasi akan menurunkan beban kognitif sebesar 0,444. Hasil uji regresi linear sederhana memberikan nilai yang signifikan (0,004 < 0,05), dengan nilai t hitung (3,209) > t tabel (2,074). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran diferensiasi memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap penurunan beban kognitif peserta didik. Analisis lebih lanjut terhadap gaya belajar menunjukkan bahwa hanya gaya belajar visual yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan beban kognitif. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0.022 < 0.05 dan persamaan regresi Y = 62,850 + 0,461X, yang berarti penurunan beban kognitif akan bernilai 62,850 apabila tidak dipengaruhi oleh gaya belajar visual. Setiap peningkatan dalam gaya belajar visual akan diikuti dengan penurunan beban kognitif peserta didik sebesar 0,461. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran diferensiasi berpengaruh terhadap penurunan beban kognitif peserta didik dengan gaya belajar yang berpengaruh adalah gaya belajar visual.
Penerapan Model STAD berbasis Culturally Responsive Teaching dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas III SD Husen Arofi; Shoffan Shoffa; Umi Arsiyati
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SD pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi tradisi dan budaya masyarakat, melalui penerapan model Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas III SDN Margorejo I/403 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 28% pada pra siklus, menjadi 44% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model STAD dengan pendekatan CRT dan media gambar mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, serta menghargai latar belakang budaya peserta didik. Pendekatan ini juga mendorong partisipasi aktif, keterlibatan emosional, dan pemahaman yang lebih baik terhadap materi IPAS.
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR Wilujeng Puri Rahayu; Shoffan Shoffa; Umi Arsiyati
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas VI C di SDN Margorejo 1 Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VI C, dengan objek penelitian berupa sikap kepercayaan diri dan ketuntasan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa secara signifikan. Pada pra siklus, persentase kepercayaan diri siswa hanya sebesar 44% dengan kategori sangat kurang. Setelah dilakukan tindakan, meningkat menjadi 60% pada siklus I (kategori cukup baik), dan mencapai 89% pada siklus II (kategori sangat baik). Peningkatan ini juga diiringi dengan kenaikan ketuntasan hasil belajar siswa dari 46,88% pada pra siklus menjadi 59,38% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Perubahan Wujud Benda melalui Pendekatan Kontekstual Berbantu Model Project Based Learning Fitriatul Laili; Shoffan Shoffa; Umi Arsiyati
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28092

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan pendekatan kontekstual berbasis model Project Based Learning (PjBL) di kelas III SDN Margorejo 1/403 Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil evaluasi belajar siswa pada materi Kenampakan Alam, di mana sebagian siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa kurang aktif dan proses belajar menjadi kurang bermakna. Penerapan pendekatan kontekstual dengan model PjBL diharapkan mampu membuat pembelajaran lebih menarik, bermakna, serta mendorong siswa untuk berpikir kritis dan aktif berpartisipasi. Model ini melibatkan siswa dalam proses pembelajaran secara langsung melalui proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mereka