Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

EFFECT OF HUSBAND SUPPORT ON THE QUALITY LIFE POSPARTUM WOMEN AT WORKING IN THE PUBLIC HEALTH MIRI DISTRICT REGENCY OF SRAGEN Deny Yuliawan; Faizah Betty Rahayuningsih; Ambarwati -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.514 KB)

Abstract

Puerperium is the period that begins after delivery of the placenta and ends when the contenttools back as pre-pregnancy state which lasts up to 42 days. The purpose of this study was todetermine the effect of husbands' support for the welfare of puerperal women in the Distric tPuskesmas Miri Sragen. This research is a quantitative study with a cross-sectional studydesign, sample size 41 for women. Sampling technique using proportional sampling techniqueusing a large sample formula Lemeshow et al (1997). Research instrument was a questionnaire(Postpartum Social Support Questionnaire (PSSQ)) and Postpartum Quality of Lifequestionnaire (PQOL). Analysis of the data shows the results of Pearson Product MomentPearson correlation test 4 KF husband's support and total support of her husband, with welfare.P<values>0.05 in KF2, KF3, KF4 and total DS with KF means no significant relationshipbetween the respective domains husband support the welfare puerperal women, but nosignificant association between the husband's support on welfare KF1 with puerperal womenwith p=0.004<0.05, the value of the Pearson Product Moment correlation (r) at KF 1 at 0.438**with interpretation/strength interval indicates that the correlation was positive direction ie from0.40 to 0.599. Meanwhile, a positive value indicates the pattern of the relationship betweenhusband and welfare support is unidirectional (the higher the husband's support, the higher theWelfare). In other words, mothers who have high support of her husband will have a goodwelfare (r=0.438**, p<0.05). So Ho is rejected, meaning that there is the influence of husband'ssupport KF 1 on the welfare of puerperal women in the District Puskesmas Miri Sragen.Keywords: Postpartum, Welfare, husband Support
HUBUNGAN PELATIHAN PERSIAPAN MASA NIFAS DENGAN EFIKASI DIRI IBU NIFAS DI KABUPATEN SRAGEN JAWA TENGAH Faizah Betty Rahayuningsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.853 KB)

Abstract

Upaya peningkatan efikasi ibu nifas dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis dengan meningkatkan dukungan sosial yang signifikan yang diberikan oleh orang lain. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen, dengan pre-eksperimental the static group comparison, dengan longitudinal repeated measure design . Kelompok perlakuan diberikan Pelatihan Persiapan Masa Nifas pada masa hamil. Kelompok kontrol, tidak diberikan pelatihan atau apa adanya di lahan. Total sampel 90. Teknik pengambilan sampel pada kelompok perlakuan dan kontrol, dengan porporsional sampling. Instrumen penelitian menggunakan 28 item Uji Validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan bulan Januari-Februari 2013 pada 15 ibu dari Miri,dan 15 ibu dari Sukodono. Pelatihan diberikan selama 4 jam efektif terbagi atas 6 sesi yaitu sesi pembukaan, sesi pre test, sesi materi pelatihan, diskusi, sesi post-tes dan penutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan persiapan masa nifas efektif dalam meningkatkan efikasi diri ibu nifas. Hasil korelasi Spearman menunjukkan bahwa pelatihan persiapan masa nifas berhubungan dengan efikasi diri ibu nifas (z= 0,248 dan sig 0,005).Kata kunci: Pelatihan persiapan masa nifas , efikasi diri
HUBUNGAN AKTIVITAS IBU NIFAS DENGAN KUALITAS HIDUP IBU NIFAS DI WILAYAH PUSKESMAS MIRI SRAGEN Faizah Betty Rahayuningsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.171 KB)

Abstract

Pendahuluan Perawatan masa nifas merupakan tindakan lanjutan bagi wanita sesudah melahirkan. Adanya perawatan nifas dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupan ibu setelah melahirkan. Hasil studipendahuluan menunjukkan masih ada ibu-ibu nifas yang beranggapan bahwa pada masa nifas tidak boleh banyak bergerak, mereka lebih sering berbaring karena kebanyakan mereka takut bila terlalu banyak bergerakakan membuat keadaanya semakin parah dan memperlambat proses penyembuhan pada masa nifas. keadaan emosi ibu yang terkadang tidak stabil, keterbatasan ibu dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari menjadikan kualitas hidup ibu kurang baik secara paripurna. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara aktivitas ibu nifas dengan kualitas hidup ibu nifas di Puskesmas Miri Sragen. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Jumlah sampel 31 ibu nifas dengan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan checklist untuk aktivitas ibu nifas dan kuesioner Postpartum Quality of Life (PQOL), berjumlah 41 item dari Zhou et al. (2009). Analisis data dengan Pearson Product Moment. Hasil Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata aktivitas ibu 11,12. Aktivitas ibu berhubungan dengan pekerjaan suami, dengannilai p=0,044. Nilai rata-rata pada ke-4 domain adalah hampir sama, namun tertinggi pada domain perawatan anak (4,17), dan terendah pada fungsi (3,58). Uji korelasi aktivitas dengan kualitas hidup ibu nifas sebesar r = 0,478 dengan p=0,018. Kesimpulan Ada hubungan antara aktivitas ibu nifas dengan kualitas hidup ibu nifas di Puskesmas Miri Sragen. Arah hubungan yang diperoleh adalah positif, artinya semakin baik aktivitas ibu nifas semakin baik pula kualitas hidup ibu masa nifas.Kata kunci: Kualitas Hidup, Aktivitas, Masa Nifas.