Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Psyche 165 Journal

Person-Organization Fit dan Organizational Citizenship Behavior Karyawan Bagian Produksi PT. X Fikri, Harry Theozard; Rahmadani, Sari; Okfrima, Ria
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i4.304

Abstract

Employees are a company's assets, and as employees they should always develop the resources they have. OCB is an important behavior that every employee must have in an effort to create the best work performance for a company. This research aims to see whether there is a relationship between person organization fit and organization citizenship behavior (OCB) in production employees at PT. The independent variable in this research is person organization fit and the dependent variable is organization citizenship behavior (OCB). The measuring instruments used in this research are the organization citizenship behavior (OCB) scale and person organization fit. The sampling technique in this research used a simple random sampling technique. The sample in this study was 84 production employees at PT. X. validity and reliability test in this study using the alpha cronbach technique where the results of the validity coefficient of the organization fitting coefficient moved from Rix= 0,357 to RIX= 0,726 with a reliability coefficient of α= 0,922 while on the scale of the organization citizenship from rix=0,331 to rix=0,753 with a reliability coefficient of α=0,943. Based on data analysis, a correlation value of 0,758 was obtained with a significance level of 0,000, which means the hypothesis was accepted. This shows that there is a positive and significant relationship between person. This shows that there is a positive and significant relationship between person organization fit and organization citizenship behavior (OCB) of production employees at PT. X. The contribution of the person organization fit variable to organization citizenship behavior (OCB) is 57%.
Perspective Taking dengan Altruisme pada Siswa SMA X Kota Padang Rahmadani, Sari; Irdam; Hardianti, Putri Rizki
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.371

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup secara individual. Namun di jaman sekarang ini, banyak sekali manusia yang kurang peduli terhadap orang lain yang membutuhkan bantuan, bukan hanya orang dewasa, namun juga hal tersebut terjadi pada remaja. Masa remaja merupakan fase transisi dan harus banyak mendapatkan perhatian karena jika salah pergaulan, hal tersebut tentu saja akan merugikan banyak pihak bukan hanya remaja tersebut. Sikap tolong menolong seharusnya sudah dimiliki sejak masa perkembangan usia dini, namun banyak juga remaja yang tidak mempunyai sikap tersebut bahkan sampai mereka tua. Remaja di jaman sekarang ini lebih memilih untuk sibuk dengan diri sendiri bermain gadged dan permainan lainnya yang menyibukkan diri sendiri. Seharusnya siswa dapat saling tolong menolong tanpa memandang satu sama lain, bahkan sampai rela berkorban demi kepentingan individu lain, suatu sikap yang disebut altruisme. Salah satu faktor yang dianggap dapat mempengaruhi altruisme adalah perspective taking. Penelitiannya bertujuan untuk mengetahui secara empirik apakah terdapat hubungan antara Perspective Taking dengan Altruisme pada Siswa SMK X Padang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perspective taking dan altruisme menggunakan metode probability sampling untuk menentukan jumlah sampel. Siswa yang digunakan sebagai sampel penelitian adalah 140 orang. Berdasarkan analisis data, nilai korelasi 0,707 dengan tingkat signifikansi 0,000 diperoleh, yang berarti hipotesis diterima. Ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Perspective Taking dan Altruisme dengan arah positif pada siswa SMK X Padang. Kontribusi efektif dari variabel perspective taking pada altruisme adalah sebesar 49%.
Moral Integrity dengan Academic Dishonesty pada Santri di Pondok Pesantren X Fikri, Harri Theozard; Rahmadani, Sari; Amanda, Silvia
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.502

Abstract

Moral integrity merupakan pilar penting bagi santri dalam menuntut ilmu, dimana tindakan kecurangan akademik tidak hanya mencemarkan reputasi pribadi, tetapi juga menghancurkan inti dari pendidikan yang seharusnya membentuk karakter yang jujur dan bertanggung jawab. Santri yang mengedepankan integritas moral akan selalu menjauhkan diri dari segala bentuk kecurangan akademik, karena mereka menyadari bahwa kesuksesan sejati dinilai bukan hanya dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang jujur dan penuh integritas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara moral integrity terhadap academic dishonesty pada santri di Pondok Pesantren X. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri Pondok Pesantren X yang berjumlah 242. Teknik penelitian ini menggunakan simple random sampling, sampel pada penelitian ini sebanyak 127 santri di Pondok Pesantren X. Alat ukur yang digunakan adalah skala moral integrity dan skala academic dishonesty. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil Koefisien Validitas pada skala moral integrity berkisar antara 0,321 sampai dengan 0,705 dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,930 sedangkan hasil koefisien validitas pada skala academic dishonesty berkisar antara 0,322 sampai dengan 0,755 dengan nilai koefisien reliabilitas 0,950. Berdasarkan hasil analisa data, diperoleh nilai korelasi sebesar -0,565 dengan taraf signifikasi 0,000. Korelasi dengan taraf sedang berarah negatif, artinya jika moral integrity tinggi maka academic dishonesty pada santri semakin rendah. Sebaliknya, jika moral integrity rendah maka academic dishonesty pada santri semakin tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara moral integrity dengan academic dishonesty pada santri Pondok Pesantren X yang berarti hipótesis diterima.