Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Mandiri Dalam Pupuk: Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Desa Lumahan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hodijah, Siti; Rahmadi, Selamet; Parmadi, Parmadi; Parkhurst, Helen; Nurjanah, Rahma; Asfahani, Fadwa Rhogib; Afrianitas, Suci
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/bgp4w056

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Lumahan dengan tujuan untuk mengatasi tantangan lingkungan dan ekonomi terkait limbah sekam padi yang selama ini menjadi sumber pencemaran dan potensi yang terbuang sia-sia. Program ini mengadopsi metode “Mandiri dalam Pupuk,” sebuah pendekatan inovatif yang mengubah limbah sekam padi menjadi pupuk organik, yang diharapkan mampu mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan ekonomi lokal. Pendekatan yang diterapkan dalam program ini meliputi kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan intensif. Program ini juga menggunakan teknologi pengelolaan limbah sederhana untuk memastikan efisiensi proses dan efektivitas hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan partisipasi masyarakat Desa Lumahan dalam mengolah limbah sekam padi. Masyarakat yang sebelumnya membakar atau membuang sekam kini telah terlibat aktif dalam memproduksi pupuk organik, yang mulai digunakan dalam pertanian desa. Program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah desa dan beberapa mitra, yang turut mendorong keberlanjutan program. Dampak positif lainnya adalah penurunan ketergantungan pada pupuk kimia, yang diiringi peningkatan kesadaran akan pentingnya praktik ramah lingkungan.
INVESTASI HIJAU: TRANSFORMASI SAMPAH ORGANIK MENJADI ASET LINGKUNGAN MELALUI TEKNIK MENABUNG SAMPAH Hastuti, Dwi; Hardiani, Hardiani; Rahmadi, Selamet; Nurjanah, Rahma; Hodijah, Siti; Aidillah Amri Lubis, Wahdan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.17-30

Abstract

Strategi pengelolaan sampah organik menjadi krusial karena keberlanjutan lingkungan menjadi semakin penting. Mengubah sampah organik menjadi sumber daya yang berharga mendorong investasi ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah kampanye “Menabung Sampah” di Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Inisiatif ini memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan mendorong transformasi ekonomi di daerah pedesaan. Urgensi program ini berasal dari masalah sampah yang terus meningkat, yang menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan yang serius jika diabaikan. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong penduduk desa mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab menggunakan metode yang kreatif dan berkelanjutan. Melalui tindakan menabung sampah, masyarakat dapat menyadari nilai sampah organik, yang sebelumnya dianggap tidak berharga. Program ini bertujuan untuk mengurangi pembuangan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, dan menghasilkan nilai ekonomi dengan mengubah sampah organik menjadi produk seperti kompos dan bahan bakar alternatif. Selain menguntungkan lingkungan dan penduduk setempat, proyek ini berfungsi sebagai model untuk investasi berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah lain.
PROSPEK PENDIRIAN BPR DI KOTA JAMBI Safri, Muhammad; Rahmadi, Selamet
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 8 No. 4 (2013): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.241 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v0iApril.1693

Abstract

Keberadaan BPR di Kota Jambi sebagai pengganti ketidak mampuan bank-bank umum dalam menjangkau UMKM yang cukup tersebar keberadaannya sebagai akibat keterbatasan biaya operasional yang dimiliki, ketiadaan tenaga secara khusus yang memiliki kemampuam memahami karakteristik UMKM yang pada umumnya belum bankable dan hanya sebagian yang feasible dalam hal kriteria perbankan. Keterbatasan tersebut semakin mendorong perlu adanya pengembangan lembaga keuangan mikro dalam bentuk BPR di Kota Jambi dan keberadaannya dirasa memiliki prospek yang cukup baik dalam mendukung pengembangan UMKM. Prospek keberadaan BPR di Kota Jambi dapat ditinjau dari beberapa aspek yaitu :1. Aspek pemasaran yang meliputi : pemasaran produk (kredit) dan kekuatan pesaing.2. Aspek manajemen yang meliputi : sumberdaya manusia dan pengalaman yang dimiliki serta pertimbangan lainnya.3. Aspek sosial ekonomi yang meliputi : tersedianya sarana dan prasarana, meningkatnya pendapatan masyarakat dan membuka kesempatan kerja.4. Aspek keuangan/finansial yang meliputi : Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), waktu pengembalian (Payback period) dan Break Even Point (BEP).Berdasarkan hasil temuan dalam studi kelayakan pendirian Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Jambi dilihat dari : aspek pemasaran, aspek manajemen, aspek sosial ekonomi, aspek finansial dan persepsi masyarakat (UMKM) diperoleh hasil bahwa BPR layak (feasible) untuk didirikan dan sebaiknya di kelola/didirikan oleh pemerintah Kota Jambi. Keberhasilan mendirikan BPR di Kota Jambi akan memberi peluang tersedianya dana bagi pengembangan aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat secara umum atau UMKM khususnya. Pengembangan aktivitas ekonomi diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian Kota Jambi, membuka kesempatan kerja yang lebih luas, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum maupun UMKM khususnyaKata Kunci : BPR,UMKM
ANALISIS PEMETAAN KINERJA KEUANGAN KABUPATEN/KOTA PROPINSI JAMBI Rahmadi, Selamet
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 8 No. 4 (2013): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.484 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v0iApril.1697

Abstract

Peningkatan penerimaan, khususnya PAD harus terus diupayakan. Peningkatan penerimaan PAD di propinsi/kabupaten/kota akan sangat menentukan kelangsungan pembangunan, menentukan tingkat ketergantungan terhadap pemerintahan yang lebih tinggi. Penerimaan PAD, digunakan propinsi/kabupaten/kota untuk membiayai belanja yaitu : belanja modal, belanja operasi dan belanja tak terduga. Kinerja PAD dalam membiayai belanja dapat diukur dengan menggunakan pendekatan share dan growth dan sekaligus menentukan bagaimana kemampuannya (pemetaan keuangan daerah).Selama tahun 2009-2012, pemetaan kinerja keuangan kabupaten/kota di Propinsi Jambi, khususnya PAD dalam membiayai total belanja ternyata ada tujuh (7) Kabupaten/kota yang dalam kondisi belum ideal yaitu : Kota Jambi, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari. Sementara empat (4) kabupaten kinerja keuangannya masuk dalam kondisi paling buruk yaitu : Kabupaten Tanjungjabung Timur, Kabupaten Tebo, Kabupaten Bungo dan Kabupaten Merangin. Pemetaan kinerja keuangan kabupaten/kota di Propinsi Jambi yaitu PAD dalam membiayai belanja operasional,belanja modal dan belanja tak terduga ada tujuh (7) Kabupaten/kota yang dalam kondisi belum ideal yaitu : Kota Jambi, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Kota Sungai Penuh, Kabupaten sarolangun, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari. Sementara empat (4) kabupaten kinerja keuangannya masuk dalam kondisi paling buruk yaitu : Kabupaten Tanjungjabung Timur, Kabupaten Tebo, Kabupaten Bungo dan Kabupaten Merangin.* Key Word : PAD, Total Belanja
DISPARITAS KEUANGAN DAERAH KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAMBI Rahmadi, Selamet
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 6 No. 3 (2011): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.946 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v0iApril.2214

Abstract

Sumber penerimaan 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi selama tahun 2005-2010 dari PAD, dana perimbangan, bagi hasil pajak, DAU, DAK dan penerimaan lain yang sah memiliki kesenjangan atau disparitas termasuk kedalam golongan antara rendah (< 0,30) dan sedang (0,30 – 0,40). Khusus penerimaan bagi hasil bukan pajak terdapat 9 Kabupaten/Kota termasuk kedalam golongan ketimpangan atau disparitas rendah, sedang dan 1 Kabupaten yaitu Kabupaten Bungo termasuk kedalam golongan ketimpangan atau disparitas tinggi (> 0,40). Kata-Kata Kunci : Sumber Penerimaan Daerah, Kesenjangan atau Disparitas
PENINGKATAN BELANJA MODAL DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PENINGKATAN BELANJA ASET DAN PAD PROVINSI JAMBI Rahmadi, Selamet; Safri, Muhammad
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 9 No. 1 (2014): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.134 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v9i1.2310

Abstract

Belanja modal sebagai bentuk investasi pemerintah dalam pembangunan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya. Peningkatan belanja modal dilakukan untuk menambah aset milik daerah dan dapat dijadikan alat meningkatkan penerimaan daerah, khususnya PAD. Melihat pentingnya belanja modal dalam meningkatkan belanja aset dan PAD, maka penelitian ini bertujuan :  untuk menganalisis besarnya alokasi belanja modal yang dilakukan pemerintah Provinsi Jambi, menganalisis hubungan peningkatan belanja modal terhadap peningkatan belanja aset daerah Provinsi Jambi dan menganalisis hubungan peningkatan belanja aset daerah dan belanja modal Provinsi Jambi terhadap  penerimaan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan selama tahun 2005-2014, diketahui bahwa alokasi belanja modal Provinsi Jambi didominasi untuk belanja penyediaan infrastruktur yaitu sarana dan prasarana dalam bentuk belanja jaringan, irigasi dan jaringan, gedung dan bangunan serta peralatan dan mesin. Peningkatan belanja modal berhubungan positif dan mampu meningkatkan aset daerah Provinsi Jambi, kecuali pada aset tetap lainnya yang negatif. Belanja modal, aset peralatan dan mesin, gedung dan bangunan serta jalan, irigasi dan jaringan tahun tertentu berhubungan positif dan dapat dijadikan sebagai sumber utama dalam meningkatkan penerimaan PAD Provinsi Jambi, sementara aset tanah dan aset tetap lainnya tidak. belanja modal, aset tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, jaringan dan  irigasi serta aset tetap lainnya untuk tahun sebelumnya tidak dapat dijadikan sebagai faktor utama dalam meningkatkan penerimaan PAD Provinsi Jambi. * Key Word : Belanja modal, Belanja Aset,  PAD
Analisis Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Provinsi Jambi Mustakim, Fajar R; Hidayat, Muhammad Syurya; Rahmadi, Selamet
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/paradigma.v11i1.4111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) tingkat efektivitas penerimaan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jambi; 2) tingkat elastisitas penerimaan pajak kendaraan bermotor terhadap PDRB; 3) faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jambi. Data yang digunakan adalah data sekunder tingkat Provinsi Jambi selama Tahun 2000 – 2013. Analisis dilakukan secara deskriptif dan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh jumlah penduduk, jumlah kendaraan bermotor dan PDRB terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) Tingkat efektifitas realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor Provinsi Jambi selama Tahun 2000-2013 secara rata-rata tergolong dalam kategori sangat efektif, 2) Tingkat elastisitas realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor terhadap PDRB atas dasar harga konstan tahun 2002 di Provinsi Jambi selama tahun 2000-2013 secara rata-rata menunjukkan kategori elastis; 3) Secara simultan, jumlah penduduk, jumlah kendaraan bermotor dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor. Secara parsial, hanya jumlah kendaraan bermotor yang berpengaruh signifikan sedangkan jumlah penduduk dan PDRB tidak berpengaruh signifikan Kata kunci: kendaraan bermotor, efektivitas pajak, elastisitas pajak REFERENCES Anonim. 2004. Undang-Undang No. 32 tentang Pemerintahan Daerah. Anonim. 2004. Undang-Undang No. 33 tentang perimbangan kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Anonim. 2008. Undang-Undang No. 12 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Anonim. 2009. Undang-Undang No. 28 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Anonim. 2012. Peraturan Gubernur Jambi No.17 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun 2012. Anwar, Khaeril. 2014. Analisis Kontribusi dan Potensi Pajak Kendaraan Bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanudin. Makasar. Bastian, Indra. 2009. Sistem Perencanaan dan Penganggaran Pemerintahan Daerah di Indonesia. Salemba Empat. Jakarta. Davey, K. 1998. KeuanganPemerintah Daerah di Indonesia, UI- Press, Jakarta. Desmawati,A; Zamzami,Z; Zulgani, Z. (2014). Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap pendapatan asli daerah kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 3(1): 49-58 Devas, Nick., Brian Binder, Anne Booth, Kenneth Davey and Roy Kelly, 1989. Keuangan Pemerintahan Daerah di Indonesia. Universitas Indonesia. Jakarta. Dewi, Kemala. 2009. Analisis faktor- faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Provinsi Bengkulu. Thesis, FE - UNIB. Bengkulu. Ghazali, Imama. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang. Badan Penerbit UNDIP. Halim, Abdul. 2002. Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat. Jakarta. Halim, Abdul.2007. Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah : Pengelolaan Keuangan Daerah. Edisi Kedua. Cetakan Pertama. Yogyakarta. UPP AMP YKPN. Hariadi, Pramono dan Restianto, Yanuar. 2010. Pengelolaam keuangan Daerah. Salemba Empat. Jakarta. Heriberta, H. (2012). Analisis Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Kota Jambi 2001 - 2009. Jurnal Paradigma Ekonomika; 1(5) Ibrahim, I; Hodijah,S. (2014). Analisis Pajak Hotel dan Restoran Kabupaten Sarolangun. Jurnal Paradigma Ekonomika; 9(2). Ismail, Rochadi Riyan. 2012. Analisis Efektivitas, Kontribusi, dan Potensi Pajak Kendaraan Bermotor Sebagai Pendapatan Asli Daerah Pada Badan Keuangan Daerah Provinsi Gorontalo. Jurnal. UNG. Gorontalo. Mahmudi. 2010. Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. UPP STIM YKPN. Yogyakarta. Mankiw, N. Gregory. 2003. Pengantar Ekonomi. Erlangga. Jakarta. Mudrajad, Kuncoro. 2012. Perencanan Daerah Bagaimana Membangun Ekonomi Lokal Kota dan Kawasan. Salemba Empat. Jakarta. Musgrave. 1991. Keuangan Negara (teori, Praktek). Erlangga. Jakarta. Nurhayani,N. (2014). Perkembangan pola transformasi struktur produksi regional dan dampaknya terhadap penerimaan pajak daerah Kabupaten Sarolangun. Jurnal Paradigma Ekonomika; 9(1). Rahmadi, Selamet, dan Artis, Dearmi. 2003. Analisis Elastisitas Penerimaan Asli Daerah terhadap Pembiayaan Pembangunan di Provinsi Jambi. Jurnal. FE- UNJA. Jambi. Salamah, Umi. 2012. Analisis Realisasi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Sebagai Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus pada UP3AD SAMSAT Surakarta). Skripsi FE-USM. Surakarta. Sugiarto. 2007. Ekonomi Mikro Sebuah kajian Komprehensif. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung. Sunandar, Andri. 2006. Analisis Faktor -faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak kendaraan bermotor Kabupaten Kulonprogo. Skripsi FE-UII. Yogyakarta. Suparmoko. 2001. Ekonomi Publik (Untuk Keuangan dan Pembangunan Daerah) edisi1. Andi. Yogyakarta. Wasistiono, Sadu. 2010. Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah. Gaza Publishing. Bandung. Arditia, Reza. 2012. Analisis Kontribusi Dan Efektivitas Pajak Daerah sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya. Surabaya : Fokus Ekonomi Vol. 3 No. 1 Mei 2012 : 1 -24 Siregar, Amri. (2009). Efektifitas Pajak Dan Retribusi Daerah Sebagai Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara. Medan : Fokus Ekonomi Vol. 3 No. 2 Juli 2010 : 1-18. Warni,E; Firmansyah,F; Zulgani, Z. (2014). Analisis Retribusi Pelayanan Parkir di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(4): 213
Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal pada kabupaten/kota di Provinsi Jambi Vanesha, Venny Tria; Rahmadi, Selamet; Parmadi, Parmadi
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.725 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v14i1.6609

Abstract

This study aims to analyze the development of Local Own-Source Revenue (PAD), General Allocation Fund (DAU), Spesific Allocation Fund (DAK), and capital expenditure as well as the influence of PAD, DAU and DAK on capital expenditure in districts/cities in Jambi Province. Data is sourced from the Directorate-General of Regional Fiscal Balance, the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Data were analyzed using panel data regression models. The results of the study found that simultaneously PAD, DAU, DAK had a significant effect on capital expenditure. However, only partially the DAU influences the capital expenditure of districts/ cities in Jambi Province.
Analisis kluster Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi berdasarkan indikator pembangunan Rahmadi, Selamet
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpe.v16i2.12561

Abstract

The purpose of this study is to classify Regencies and Cities in Jambi Province based on HDI, economic growth, percentage of population growth, percentage of poor population, percentage of open unemployment rate and Gini ratio. To answer these objectives the hierarchical method used is Average Linkage (Between Groups). The of analysis were obtained, two clusters could be formed, where group 1 consisted of 10 Regencies and Cities, group 2 consisted of 1 Regencies.  
Determinan Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Pulau Sumatera Rahmadi, Selamet; Setia Devi Siregar, Rida; Rosmeli, Rosmeli
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 19 No. 4 (2024): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine and analyze the dynamics of the development of income inequality as well as the influence of GRDP, population, inflation, HDI, and IP-ICT on income inequality in provinces on the island of Sumatra in 2018–2022. To answer this objective, a descriptive model was used: panel data regression analysis using a random effect model for the period 2018–2022 and 10 provinces on the island of Sumatra. The research results show that the development of income inequality in each province on the island of Sumatra fluctuates except for the Bangka Belitung Islands, which continues to decline during the research year period. The GRDP variable has a positive and significant effect on income inequality; the population variable has a positive and insignificant effect on income inequality; the inflation variable and the human development index have a negative and insignificant effect on income inequality; and the information and communication technology development index variable has a negative and significant effect on income inequality in Sumatra.