Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Hikmah

Dimensi Islam dan Politik: Telaah Historis atas Revolusi Iran 1979 Chaerul Mundzir
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 22 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe article discusses the contact between Islam and politics in the history of Iran's upheaval between 1960-1979. The authoritarian stance of the Shah Pahlavi dynasty and its proximity to the United States caused a wave of protest against it. The wave of protests led by Ayatullah Khomeini gave rise to a political movement known in history as the Iranian Revolution in 1978. This revolution succeeded in overthrowing the Shah Pahlavi dynasty and the establishment of the Islamic Republic of Iran in 1979. The existence of the Islamic Republic of Iran made several form of change in the political structure of the country. The existence of institutions such as the Wilayatul Faqih and the Guardian Council in the Iranian structure is proof of the harmony between Islam and politics in the State of the Mullahs.Keywords: Iran, Revolution, Republic, KhomeiniAbstrakArtikel ini membahas persentuhan antar Islam dan politik dalam sejarah pergolakan Iran dalam tahun 1960-1979. Sikap otoriter masa pemerintahan Dinasti Syah Pahlevi serta kedekatannya dengan Amerika Serikat menyebabkan gelombang protes atas bermunculan. Gelombang protes yang dimotori oleh oleh Ayatullah Khomeini memunculkan sebuah gerakan politik yang terkenal dalam sejarah dengan nama Revolusi Iran pada tahun 1978. Revolusi tersebut berhasil menumbang Dinasti Syah Pahlevi dan menjadi awal berdirinya Negara Republik Islam Iran pada tahun 1979. Eksistensi Negara Republik Islam Iran menjadi wujud perubahan dalam struktur politik negara tersebut. Keberadaan lembaga seperti Wilayatul Faqih dan Dewan Wali dalam struktur pemerintahan Iran menjadi bukti harmoni antara Islam dan politik di Negara para Mullah tersebut.Keywords : Iran, Revolusi, Republik, KhomeiniAbstractThe article discusses the contact between Islam and politics in the history of Iran's upheaval between 1960-1979. The authoritarian stance of the Shah Pahlavi dynasty and its proximity to the United States caused a wave of protest against it. The wave of protests led by Ayatullah Khomeini gave rise to a political movement known in history as the Iranian Revolution in 1978. This revolution succeeded in overthrowing the Shah Pahlavi dynasty and the establishment of the Islamic Republic of Iran in 1979. The existence of the Islamic Republic of Iran made several form of change in the political structure of the country. The existence of institutions such as the Wilayatul Faqih and the Guardian Council in the Iranian structure is proof of the harmony between Islam and politics in the State of the Mullahs.Keywords: Iran, Revolution, Republic, KhomeiniAbstrakArtikel ini membahas persentuhan antar Islam dan politik dalam sejarah pergolakan Iran dalam tahun 1960-1979. Sikap otoriter masa pemerintahan Dinasti Syah Pahlevi serta kedekatannya dengan Amerika Serikat menyebabkan gelombang protes atas bermunculan. Gelombang protes yang dimotori oleh oleh Ayatullah Khomeini memunculkan sebuah gerakan politik yang terkenal dalam sejarah dengan nama Revolusi Iran pada tahun 1978. Revolusi tersebut berhasil menumbang Dinasti Syah Pahlevi dan menjadi awal berdirinya Negara Republik Islam Iran pada tahun 1979. Eksistensi Negara Republik Islam Iran menjadi wujud perubahan dalam struktur politik negara tersebut. Keberadaan lembaga seperti Wilayatul Faqih dan Dewan Wali dalam struktur pemerintahan Iran menjadi bukti harmoni antara Islam dan politik di Negara para Mullah tersebut.Keywords : Iran, Revolusi, Republik, Khomeini
Persepsi Masyarakat Bugis Makassar terhadap Keberadaan Makhluk Halus Chaerul Mundzir; Annisa Chaerul Umari; Helpina Helpina; Ayu Kaswangi; Rendi Renaldi
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21724

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji mengenai persepsi masyarakat bugis makassar terhadap makhluk astral. Suku bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok ini adalah Bahasa dan adat-istiadatnya. Kepercayaan orang Bugis tentang makhluk halus ini sangat diyakini keberadaannya. Makhluk halus merupakan makhluk yang tak kasat mata atau makhluk astral adalah istilah yang digunakan untuk menyebut makhluk hidup yang eksistensinya tidak dapat dijangkau oleh pancaindra manusia.