Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI DIRI Mocodompis, Kyara; Runtu , Chevalier; Kotambunan , Agnes; Bandjolu , Chelsea; Tulung , Josy; Sengkey , Stevi Becher; Wantah , Mario Erick
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 12 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap persepsi diri individu dengan menggunakan kerangka teori identitas sosial, perbandingan sosial, presentasi diri, dan penguatan diri. Melalui pendekatan deskriptif, ditemukan bahwa media sosial memengaruhi cara individu memandang diri mereka sendiri melalui perbandingan sosial, umpan balik, dan identitas sosial. Hasil menunjukkan bahwa interaksi di media sosial dapat memperkuat atau melemahkan persepsi diri, tergantung pada konteks perbandingan dan interpretasi individu. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika psikologis di era digital.
Gangguan Bipolar pada Remaja Lantu, Gloria Natalie; Ginting, Hestria Br; Pantow, Syalomitha; Sembor, Giva Syaloom; Ninda, Herlina Sianly; Sengkey, Stevi Becher; Wantah, Mario Erick
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai usia transisi merupakan usia yang peka terhadap pengalaman gangguan bipolar. Tidak semua remaja mampu untuk melalui perubahan-perubahan yang terjadi pada masa transisi dengan baik, bahkan di antara mereka mulai mengalami berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan. Remaja yang tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi risiko remaja mengalami depresi, bahkan hingga ke tahap memiliki gangguan bipolar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi pada remaja dan mencari tahu bagaimana upaya dalam menyebarkan informasi mengenai permasalahan gangguan bipolar pada remaja. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dan menggunakan penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review dengan jenis scooping review yang merupakan metode dengan cara mengindentifikasi literatur yang ada secara menyeluruh dan mendalam serta memiliki keterkaitan dengan topik yang akan diteliti. Data penelitian literature review merupakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, namun dari data penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang pengertian gangguan bipolar, gejala bipolar, usia penderita bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mendiagnosis gangguan bipolar dan penanganan gangguan bipolar.
Dampak Gangguan Kepribadian Ambang pada Kesejahteraan Individu: Analisis Studi Literatur Wantah, Mario Erick; Sengkey, Steve Bechler; Renwarin, Barbara; Moningka, Grace; Laoh, Meyrillia Christina; Kolondam, Delight; Lamara, Alif
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline Personality Disorder/BPD) adalah gangguan mental serius yang ditandai dengan ketidakstabilan emosi, impulsivitas, dan kesulitan membangun hubungan interpersonal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak BPD terhadap kesejahteraan individu dengan meninjau literatur serta data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita BPD memiliki risiko tinggi untuk mengalami gangguan mental komorbid (60-70%), perilaku impulsif yang berujung pada percobaan bunuh diri (10-15%), dan penurunan kualitas hidup hingga 50% dibandingkan populasi umum. Intervensi psikologis yang komprehensif, seperti terapi regulasi emosi dan dukungan sosial keluarga, terbukti mampu memperbaiki kesejahteraan penderita secara signifikan.
PERMAINAN PLASTISIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELAS B TK CAHAYA KASIH MODAYAG: PLASTICINE GAMES TO IMPROVE FINE MOTOR SKILLS OF GRADE B CHILDREN AT CAHAYA KASIH MODAYAG KINDERGARTEN Watulingas, Hellen F; Wantah, Mario Erick
Thufuli Vol 3 No 1 (2021): Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/thufuli.v3i1.10867

Abstract

The problem encountered at Cahaya Kasih Modayag Kindergarten is the lack of stimulating teachers for children to relax plasticine by squeezing, flattening, feeling, grinding in their fingers. The purpose of this study was to apply plasticine games by forming houses to improve fine motor skills in children at Cahaya Kasih Modayag Kindergarten. The research method is classroom action research (PTK). The subjects of this study were 13 children. The results of the discussion in the first cycle of research were: (31%) because children were able to move their fingers in flattening plasticine. Meanwhile (8%) because there is an increase in the radius. And (61%) because children experience delays in moving their fingers. Then the researcher continued the second cycle (76%) because the child was able to relax. Meanwhile (24%) because the child is able to move his fingers so that it becomes an airplane shape.
PENGARUH KONFORMITAS TERHADAP KENAKALAN REMAJA Wantah, Mario Erick; Tampubolon, Maharani Meylan; Sinaga, Bunga Uli; Timboko, Feybiani; Ole, Jovita Charina; Pantow, Syalomitha; Sengkey, Marselino
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konformitas terhadap kenakalan remaja. Konformitas, sebagai kecenderungan individu untuk menyesuaikan diri dengan norma kelompok, dihipotesiskan memiliki hubungan positif dengan perilaku menyimpang pada remaja. Melalui analisis data kuantitatif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris terhadap pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja, khususnya peran konformitas terhadap teman sebaya.
Gangguan Bipolar pada Remaja Lantu, Gloria Natalie; Ginting, Hestria Br; Pantow, Syalomitha; Sembor, Giva Syaloom; Ninda, Herlina Sianly; Sengkey, Stevi Becher; Wantah, Mario Erick
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai usia transisi merupakan usia yang peka terhadap pengalaman gangguan bipolar. Tidak semua remaja mampu untuk melalui perubahan-perubahan yang terjadi pada masa transisi dengan baik, bahkan di antara mereka mulai mengalami berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan. Remaja yang tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi risiko remaja mengalami depresi, bahkan hingga ke tahap memiliki gangguan bipolar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi pada remaja dan mencari tahu bagaimana upaya dalam menyebarkan informasi mengenai permasalahan gangguan bipolar pada remaja. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dan menggunakan penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review dengan jenis scooping review yang merupakan metode dengan cara mengindentifikasi literatur yang ada secara menyeluruh dan mendalam serta memiliki keterkaitan dengan topik yang akan diteliti. Data penelitian literature review merupakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, namun dari data penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang pengertian gangguan bipolar, gejala bipolar, usia penderita bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mendiagnosis gangguan bipolar dan penanganan gangguan bipolar.
Dampak Gangguan Kepribadian Ambang pada Kesejahteraan Individu: Analisis Studi Literatur Wantah, Mario Erick; Sengkey, Steve Bechler; Renwarin, Barbara; Moningka, Grace; Laoh, Meyrillia Christina; Kolondam, Delight; Lamara, Alif
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline Personality Disorder/BPD) adalah gangguan mental serius yang ditandai dengan ketidakstabilan emosi, impulsivitas, dan kesulitan membangun hubungan interpersonal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak BPD terhadap kesejahteraan individu dengan meninjau literatur serta data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita BPD memiliki risiko tinggi untuk mengalami gangguan mental komorbid (60-70%), perilaku impulsif yang berujung pada percobaan bunuh diri (10-15%), dan penurunan kualitas hidup hingga 50% dibandingkan populasi umum. Intervensi psikologis yang komprehensif, seperti terapi regulasi emosi dan dukungan sosial keluarga, terbukti mampu memperbaiki kesejahteraan penderita secara signifikan.
Bidang Minat Karir Peserta Didik Sebelum dan Setelah Pandami Covid-19 Di SMA Kr.2 Binaan Khusus Tomohon Kauanng, sinta Elisa Jelita; Narosaputra, Dewo Agung Nugroho; Wantah, Mario Erick
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i2.5111

Abstract

The Ministry of Education and Culture has implemented a policy to study and work from home since March 2020. Mas Minister (nickname for the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia) implemented the Study From Home policy as a bridge or preparation for a new normal era. Whereas in early March 2022 President Joko Widodo officially ended the PSBB or Large-Scale Social Restrictions in Indonesia. This research attempts to provide an overview of the differences in the career interest areas of Class X Students before the Covid-19 Pandemic in 2019 and after the Covid-19 Pandemic in 2022. The sample in this study was Class X Students who took part in the Participant Admission Selection New students in one of the Leading Schools in Tomohon City, North Sulawesi, namely at SMA Kr.2 Special Assistance Tomohon. This school requires all of its students to live in dormitories and requires students to have academic and personality advantages, including an IQ score that is more than the High Average or above average. So that a sample of 75 people was obtained consisting of 55 students before the pandemic and 20 students after the pandemic who met the criteria needed in this study. Meanwhile, there was a significant difference in the results, namely that as many as 45% of class X students before the pandemic preferred work related to personal-social, namely work related to personal service, teaching and work that required social skills. Not only that, class X students who entered in 2019 liked the type of job interest that required routine and creative hand skills with a contribution of 50.9%. Whereas in class X students who will enter in 2022, as much as 40% prefer work related to the fields of mechanics & arts, which involve a lot of skills in understanding numbers and symbols or also called computational as much as 50%, so that the type of work that is of greater interest leading to independent work, entrepreneurship or jobs that offer services in the field of digital art as well as jobs that involve assembly and machining skills, both in the form of hard wear and softwear machining.
PENERAPAN PENDEKATAN REBT ( RATIONAL EMOTIF BEHAVIOR THERAPY) DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA DI SMK NEGERI 1 TOMOHON MELALUI KONSELING INDIVIDU Soreh, Frengky; Mambu, Melky; Ginting, Clara; Sahabat, Eugenia; Pontoh, Injilia; Dongkilat, Meyvi; Kasenda, Rinna Yunita; Wantah, Mario Erick
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Edcation (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i3.5186

Abstract

Rasa percaya diri sangatlah membantu bagi semua Individu, selain dapat berinteraksi dengan lebih mudah, percaya diri juga dapat membantu individu untuk dapat berbaur dengan hal yang berkaitan pendidikan. Percaya diri yang rendah dapat mempengaruhi individu dalam mengungkapkan perasaan atau hal yang ingin disampaikan, sering merasa malu karena takut gagal dalam berbagai hal. Contohnya takut gagal sebelum mencoba dan merasa malu memberikan pendapat. Peran guru dalam membimbing dan membantu anak dalam memenuhi tugas dan perkembangan anak agar terpenuhi. Dalam memenuhi tugas dan perkembangan anak yang kurang percaya diri maka perlunya guru bimbingan konseling dalam menangani anak dan membantu untuk meningkatkan rasa kepercayaan anak. Salah satu layanan dalam membangaun rasa percaya diri anak yaitu menggunakan teknik REBT atau (Rational Emotive Behavior Theraphy ) dengan menerapkan layanan konseling individu.
Dampak Terapi Naratif pada Persepsi Realitas dalam Konseling: Analisis Kualitatif Tinentang, Novelia Christine; Silaen, Widia Manisa; Lumuhu, Chalsa Maryam; Kindangen, Kasih Injilia; Kubika, Okriani; Pinangkaan, Angelica Aquila; Temponbuka, Krisnover; Kasenda, Rinna Yunita; Wantah, Mario Erick
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5182

Abstract

Terapi naratif adalah suatu pendekatan konseling yang dilakukan dalam bentuk individu ataupun kelompok dengan mengajak klien agar mau terbuka mengungkapkan pengalamannya dengan bercerita terkait masalah yang dihadapinya. Di dalam konseling, terdapat beberapa langkah yang digunakan dengan terapi naratif. Pertama, mengeksternalisasi masalah. Hal ini dilakukan dengan terlebih dahulu meminta klien mengemukakan nama yang bermakna untuk masalah tersebut. Kedua, menghancurkan narasi lama yang dipenuhi masalah dan menggantinya dengan narasi alternatif yang memiliki fokus berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak terapi naratif pada persepsi realitas dalam konseling. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak terapi naratif pada persepsi realitas dalam konseling sangatlah signifikan. Melalui terapi naratif, klien dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang diri mereka sendiri dan tentang cara mereka memandang dunia di sekitar mereka. Dalam keseluruhan, terapi naratif memiliki potensi besar untuk membantu klien memperbaiki persepsi mereka tentang realitas dan membuka diri pada kemungkinan yang lebih luas.
Co-Authors Adilang, Angriani Aditama, Mint Husein Raya Anissa Glorya Rompis Bandjolu , Chelsea Br. Barus, Anja Falentina Br. Berutu, Heriana Forida Bumulo, Vila Aptiara Dewo Agung Nugroho Narosaputra Dongkilat, Meyvi Ginting, Clara Ginting, Hestria Br Giva Syaloom Sembor Gloria Natalie Lantu Hansang, Cinta Bellatrix Herlambang, Netania Herlina Sianly Ninda Hestria Br Ginting Heydemans, Paul Junawal, Muhammad Iksan Kasenda, Rina Yuanita Kasenda, Rinna Yunita Kauanng, sinta Elisa Jelita Kaunang, Sinta Elisa Jelita Kindangen, Kasih Injilia Kolondam, Delight Kotambunan , Agnes Kubika, Okriani Kuemba, Julivia Nextruce Labosang, Sulistiawati Lamara, Alif Lande, Ananda Christiani Lantu, Gloria Natalie Laoh, Meyrillia Christina Laurens, Delfiawati Lini, Sintike ike Lumuhu, Chalsa Maryam Lumuhu, Chelsy Fatimah Malonda, Tesalonika Mambu, Melky mamonto, Mutiara Havita Manikome , Avril Patricia Mebinta , Jesica Meilysa Jennifer Huntua Melani, Risva Mint Husen Raya Aditama Mocodompis, Kyara Modeong, Dia Puspita Sari Mokoagow, Tata Moningka, Grace Nathazia Michelle Runtuwene Ninda, Herlina Sianly Ntahu, Aldina Ole, Jovita Charina Pandey, Ecachristi Melisa Pangalila, Dominika Pantow, Syalomitha Pauang, Andy Canrika Pigome, Maria Pinangkaan, Angelica Aquila Pontoh, Injilia Putra, Lusius Andre Sutikno Renwarin, Barbara Runtu , Chevalier Sahabat, Eugenia Saragih, Angel Patricia Fandela Sembor, Giva Syaloom Sengkey, Marselino Sengkey, Steve Bechler Silaen, Widia Manisa Sinaga, Bunga Uli Siti Fathimah Soreh, Frengky Stevi Becher Sengkey Sundalangi, Derol Josua Syalomitha Pantow Tambuwun , Stevania Tampubolon, Maharani Meylan Tarente, Orva Tarigan, Widianta Br Tasiam , Anatacia Michelle Temponbuka, Krisnover Timboko, Feybiani Tinentang, Novelia Christine Tulung , Josy Turang, Mayglory Oinori Evrata Umangsangadji, Ferawati Vannessa Virginia Wawo Watulingas, Hellen F