Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Metode Diskusi Kelompok Terhadap Motivasi dan Daya Serap Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas VII SMPN 1 Bolo Kabupaten Bima Tahun Pelajaran 2021/2022 Uneng, St; Widia, Widia; Ewisahrani, Ewisahrani
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 3, No 1 (2022): JP-IPA: Mei 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v3i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan daya serap siswa melalui penerapan metode diskusi kelompok pada mata pelajaran IPA pada kelas VII SMPN 1 Bolo tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan mengammbil dua kelas sebagai sampel yang berjumlah 54 orang siswa kelas VII SMPN 1 Bolo Kabupaten Bima Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan alasan aktivitas siswa dan motivasi dalam diskusi pada kelas tersebut dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan penelitian ini dilaksanakan pada SMPN 1 Bolo Kabupaten Bima mulai Agustus 2021 sampai Oktober 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai pre- test dan post-test. Hasil tes siswa pada kelas eksperimen seperti terlihat pada hasil perhitungan yaitu 191, 254, 63, dan 149. Sedangkan pada kelas Kontrol hasil perhitungannya yaitu 146, 165, 19 dan 27 Hasil analisis menunjukkan bahwa t hitung = 7.74 dan t tabel = 1.67 dengan demikian t hitung t tabel. Hal ini disebabkan karena penggunaan metode diskusi kelompok dapat membantu siswa dalam menguasai pelajaran IPA dibuktikan dengan hasil analisis data sebesar 7.74 kemusian dikonsultasikan dengan tabel signifikan 5% dengan derajat kebebasan 58, menunjukkan nilai t hitung t tabel. Hal ini dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode diskusi kelompok pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi dan daya serap siswa kelas VII SMPN 1 Bolo Kabupaten Bima Tahun Pelajaran 2021/2022.
Difusi Pada Lapisan Batas Antara Dua Fluida yang Dipanaskan Ewisahrani, Ewisahrani; Nursa’ban, Eva; F, Fathurrahmaniah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 3, No 2 (2022): JP-IPA: Nov 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v3i2.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur koefisien difusi pada peristiwa konveksi dan menentukan nilai koefisien difusi. Sebagai sampel digunakan larutan NaCl dan air. Proses difusi larutan NaCl ke air dilakukan dengan pemanasan. Untuk mengamati difusi larutan NaCl digunakan cahaya laser. Cahaya laser ditembakkan lurus menembus larutan NaCl dan air yang ada di dalam beaker glass. Sebagai sensor cahaya digunakan LDR yang dipasang sejajar dengan cahaya laser. Besarnya intensitas cahaya laser yang diterima LDR berpengaruh terhadap nilai tahanan. Untuk membaca tegangan keluaran digunakan sensor tegangan vernier yang dipasang pada kaki LDR, sehingga nilai tegangan dapat terbaca pada Logger Pro. Analisis data dengan fitting data menurut polinomial orde 8 grafik waktu terhadap tegangan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai koefisien difusi pada larutan NaCl 10 gram/ml, 15 gram/ml, pada berbagai t = 200s, 400s, 600s, dan 800s untuk setiap posisi laser didapatkan bahwa nilai koefisien difusi pada peristiwa konveksi tidak tetap. Ini menunjukan bahwa difusi sangat dipengaruhi oleh suhu dan massa jenis. Adanya beragam nilai koefisien difusi menunjukkan bahwa aliran larutan NaCl tidak dalam keadaan tunak
Potensi Arang Tempurung Kelapa Sebagai Adsorben Pemurnian Minyak Goreng Bekas Fathurrahmaniah, F; Ewisahrani, E; Nursa’ban, Eva
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 3, No 1 (2022): JP-IPA: Mei 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v3i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel arang tempurung kelapa dengan asam teraktivasi terhadap reduksi peroksida minyak goreng bekas. dalam hal meningkatkan tingkat penyerapan, digunakan arang aktif asam. Parameter penelitian adalah pengaruh ukuran serbuk arang dan konsentrasi HCl terhadap absorbansi untuk mereduksi peroksida minyak goreng bekas. Berdasarkan hasil penelitian, ukuran serbuk arang berpengaruh terhadap daya serap untuk mereduksi peroksida, arang penyerap dengan ukuran 80 mesh lebih baik dalam mereduksi peroksida menggunakan coocing oil. Konsentrasi larutan bahan juga mempengaruhi penyerapan karbon, semakin besar konsentrasi maka penyerapan arang aktivator semakin baik. Pada konsentrasi 1,5 M arang dapat mereduksi hingga 60,11%. Hal ini menunjukkan bahwa aktivasi serbuk arang tempurung kelapa yang telah divariasikan ukuran dan konsentrasi larutan yang digunakan sebagai aktivator peroksida dapat mereduksi minyak goreng bekas.
Keefektifan Motode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Peristiwa Alam Pada Siswa Kelas V SDN Inpres Bala Wera Eva Nursa'ban; Ewisahrani Ewisahrani; Fathurrahmaniah Fathurrahmaniah; Lutfin Haryanto
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v4i1.182

Abstract

Materi IPA yang relatif banyak memaksa siswa untuk mengingat materi, sedangkan selama ini guru hanya menggunakan motode konvensional seperti ceramah, tanya jawab, diskusi, sehingga siswa kurang memahami materi yang disampaikan. Motode pembelajaran mind map dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pembelajaran IPA karena motode pembelajaran mind map memungkinkan siswa untuk menghafal berbagai materi dengan cara yang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan penerapan motode pembelajaran peta pikiran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN Inpres Bala Wera. Populasi penelitian ini adalah 62 siswa kelas V SDN Inpres Bala Wera. Desain eksperimen yang digunakan adalah non-equivalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan pilihan ganda dan deskriptif. Data hasil belajar dianalisis dengan uji-t, sedangkan untuk menghitung pengaruh motode peta pikiran digunakan uji N-Gain (normal gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan motode pembelajaran mind map lebih unggul dari hasil belajar siswa yang belajar dengan metode konvensional. Nilai rata-rata postes kelas kontrol adalah 64,91 sedangkan nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 78,21. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung (6,121) t-tabel (1,67) artinya hasil belajar siswa dengan menggunakan motode peta pikiran lebih unggul dari motode konvensional. Hal ini didukung dengan perhitungan N-Gain sebesar 0,49 dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa motode pembelajaran peta pikiran efektif dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas V di sekolah SDN Inpres Bala Wera. Saran yang dapat disampaikan adalah sebaiknya guru mulai menerapkan motode pembelajaran peta pikirian dan memodifikasi motode pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik materi dan kondisi siswa guna meningkatkan hasil belajar siswa.
Hubungan Antara Tingkat Kemandirian Belajar dengan Prestasi Belajar IPA Siswa MTS Al-Falah Nipa Eti Setiawati; Ewisahrani Ewisahrani; Eva Nursa'ban
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i3.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kemandirian belajar dengan prestasi IPA siswa kelas 2 MTs Al Falah Nipa. Kemandirian belajar siswa diukur menggunakan kuesioner dengan lima indikator utama, yaitu perencanaan belajar, pelaksanaan belajar, evaluasi belajar, motivasi mandiri, dan penggunaan sumber belajar. Prestasi IPA diukur melalui tes prestasi yang mencakup soal pilihan ganda dan uraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, dan sampel yang digunakan terdiri dari 54 siswa kelas 2A dan 2B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori kemandirian belajar sedang, dengan sebagian kecil yang memiliki kemandirian tinggi. Korelasi Pearson antara kemandirian belajar dan prestasi IPA menunjukkan nilai r = 0,65, yang menunjukkan hubungan positif yang signifikan. Semakin tinggi tingkat kemandirian belajar, semakin baik prestasi IPA siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pembelajaran di MTs Al Falah Nipa dapat lebih menekankan pada pengembangan kemandirian belajar siswa untuk mendukung pencapaian prestasi akademik yang lebih baik, khususnya dalam mata pelajaran IPA.