Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

TRANSFORMASI TATA KELOLA MINYAK TRADISIONAL: STRATEGI FORMALISASI INKLUSIF BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI INDONESIA Sulastini; Adhi Surya; Anovan Ashari
Jurnal Humaniora & Sosial Sains Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan minyak mentah secara tradisional merupakan praktik ekstraksi hidrokarbon yang dilakukan oleh masyarakat lokal menggunakan teknologi sederhana di berbagai wilayah cekungan minyak tua di Indonesia, seperti Bojonegoro, Blora, Musi Banyuasin, dan Jambi. Meskipun secara regulasi praktik ini dikategorikan ilegal berdasarkan UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, aktivitas ini tetap bertahan selama puluhan tahun sebagai penopang utama ekonomi masyarakat subsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak multidimensi dari praktik pengelolaan minyak tradisional, menganalisis fenomena tersebut melalui lensa Tragedy of the Commons dan Sustainable Livelihood Framework, serta merumuskan strategi formalisasi yang inklusif. Melalui pendekatan mixed-method yang mengintegrasikan survei statistik, analisis tematik dari diskusi kelompok terpumpun, dan kajian Regulatory Impact Assessment, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan represif pemerintah selama ini terbukti kurang efektif karena mengabaikan ketergantungan ekonomi masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa teknik penambangan dan penyulingan yang dilakukan secara manual menimbulkan risiko keselamatan kerja yang tinggi, degradasi lingkungan akibat tumpahan minyak dan emisi gas berbahaya, serta kerugian negara yang signifikan. Sebaliknya, terdapat potensi besar untuk melakukan integrasi melalui legalisasi bersyarat, adopsi teknologi tepat guna berupa mini topping plant komunal, serta diversifikasi mata pencaharian berkelanjutan. Strategi ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi produksi, menekan emisi lingkungan secara drastis, serta menjamin keselamatan kerja, sekaligus mentransformasi sektor pertambangan tradisional menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi lokal yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
STUDI PERBANDINGAN AGREGAT KASAR BATU PECAH KATUNUN DAN BATU KORAL BIRAYANG PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC TERHADAP UJI MARSHALL adhi surya; Syahdam Ramadhan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penggunaan agregat kasar batu pecah Katunun dan batu koral Birayang pada campuran Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) terhadap karakteristik Marshall. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium berdasarkan standar SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Pengujian meliputi karakteristik agregat, karakteristik aspal, analisis gradasi, dan pengujian Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua agregat memenuhi persyaratan teknis untuk digunakan pada campuran AC-BC. Nilai stabilitas campuran batu koral mencapai 1750 kg, lebih tinggi dibandingkan batu pecah sebesar 1480 kg. Nilai flow, VIM, VMA, dan VFB juga memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Berdasarkan nilai Marshall Quotient, campuran batu koral menunjukkan ketahanan deformasi yang lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa batu koral Birayang berpotensi menjadi alternatif agregat lokal yang efektif untuk konstruksi perkerasan jalan.